cover
Contact Name
Agus Dian Alirahman
Contact Email
permata.bbc@gmail.com
Phone
+6282127692371
Journal Mail Official
permata.bbc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Widarasari III, Tuparev, Sutawinangun, Kedawung, Cirebon City, West Java, Indonesia
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 27466760     DOI : https://doi.org/10.47453/permata.v5i1.2020
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam (Islamic Education Journal) is a National and International Journal that has open-access and is rigorously peer-reviewed and publishes original research articles and scientific discussions on Islamic Education in formal education, non-formal education, and informal education. The journal emphasizes aspects related to the study of Islamic Education in Schools, Colleges, Universities, and other Islamic Education Institutions such as Madrasah (Islamic schools) and Pesantren (Islamic boarding schools), Educational Curriculum, Educational Models and Methods, Educational Technology and Media, Teaching Materials and Educational Learning Resources, Educational Evaluation Systems and other related Islamic Education Sciences. Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam (Islamic Education Journal) invites Scientists, Scholars, Researchers, Practitioners, and Observers, as well as Professionals in the field of Islamic Education from within the country and abroad, to publish their research in our Journal.
Articles 210 Documents
Infiltrasi Dalam Penafsiran Al-Qur`An: Studi Atas Penafsiran As-Syaukani Pada Surat Yusuf Farhati, Wahdah
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/permata.v1i1.55

Abstract

Abstract: Qasas Al-Qur ʻan is one of the main contents of the Qur'an that gives ibrah or lessons for humans. The existence of Muhkam verses and mutasyabih in the Qur'an makes mufassirs try to understand and look for the completeness of a success story not a few mufassirs who use infiltration in its interpretation in order to obtain complete information. This research is present as an effort to uncover infiltration in the commentary book Fath al-Qadir by as-Syaukani and study the implications of infiltration involvement in his interpretation aimed at the story of the prophet Yusuf. Suggestions used are hadith criticism and interpretation. The results of this study published about Fath al-Qadir's interpretation contain infiltration because the discovery of using the hadith dha'if, maudhu 'and israiliyyat, has implications for the interpretation of Ash-Syaukani which uses information available in the Koran and hadith and the ability to visit is valid with the invalid. Keywords: Infiltration; Ash-Syaukani; Tafsir Fath al-Qadir; Qasas Al-Qur`an; da'eef; maudhu; sahih. Abstrak Abstrak: Qasas Al-Qur`an merupakan salah satu pokok isi kandungan Al-Qur`an yang bertujuan memberikan ibrah atau pelajaran bagi manusia. Keberadaan ayat Muhkam dan mutasyabih dalam Al-Qur`an membuat para mufassir mencoba memahami dan mencari-cari kelengkapan dari suatu kisah sehingga tidak sedikit para mufassir yang terjebak pada infiltrasi dalam penafsirannya guna mendapatkan informasi yang lengkap. Penelitian ini hadir sebagai upaya mengungkap infiltrasi dalam kitab tafsir Fath al-Qadir karya as-Syaukani dan mengetahui implikasi dari kehadiran infiltrasi dalam tafsirnya terutama pada kisah nabi Yusuf. Pendekatan yang digunakan adalah kritik hadis dan tafsir. Hasil dari penelitian ini membukitan bahwa tafsir Fath al-Qadir mengandung infiltrasi karena ditemukannya penggunaan hadis dha’if, maudhu’ dan israiliyyat, sehingga berimplikasi pada penafsiran Asy-Syaukani yang mengandung informasi yang tidak ada dalam Al-Qur`an dan hadis serta bercampunya riwayat sahih dengan yang tidak sahih. Kata kunci: Infiltrasi; Asy-Syaukani; Tafsir Fath al-Qadir; Qasas Al-Qur`an; dhaif; maudhu; sahih.
Pengaruh Peer Group terhadap Disiplin Belajar Siswa Barnawi, Barnawi
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2020): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/permata.v1i2.94

Abstract

Based on the results of the initial research, information was obtained that peer groups (peer groups) and student learning disciplines have varied relationships, students feel comfortable with their group friends, students feel alone when joining a non-group, students feel inferior, less active in learning when being grouped with students who are not of their own choice, forming gangs in the class, skipping lessons when learning, and influencing other students to violate the rules of learning in class. This study aims to find the effect of Peer Group on Student Discipline in the Subjects of Islamic Religious Education and Character Class VIII at SMPN 2 Gunung Jati, Cirebon Regency. The research design in this study uses a quantitative approach. The results showed that the R value obtained was 0.410, meaning that the correlation or r value between the peer group variable and student learning discipline was 0.410, this value when interpreted in the coefficient table the r value is classified as "Enough". The KD value (coefficient of determinant) or R2 (R Square) value of 0.168 means that 16.8% of the role of the peer group has a contribution to determining student learning discipline, while the rest is influenced by other variables not examined in this study. Abstrak Berdasar hasil penelitian awal diperoleh informasi bahwa peer group (kelompok teman sebaya) dan disiplin belajar siswa memiliki relasi yang variatif, siswa merasa nyaman dengan teman kelompoknya, siswa merasa sendiri ketika bergabung dengan yang bukan kelompoknya, siswa merasa rendah diri, kurang aktif dalam belajar ketika disatukelompokkan dengan siswa yang bukan pilihannya sendiri, terbentuk geng dalam kelas, bolos ketika pembelajaran, dan mempengaruhi siswa yang lain untuk melanggar tata tertib belajar di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan Pengaruh Peer Group terhadap Disiplin Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VIII di SMPN 2 Gunung Jati Kabupaten Cirebon. Desain penelitian pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan nilai R didapat 0,410 artinya kolerasi atau nilai r antara variabel peer group dengan disiplin belajar siswa sebesar 0,410, nilai ini jika di interpretasikan dalam tabel koefisien nilai r tergolong “Cukup”. Nilai KD (Koefisien Determinan) atau nilai R2 (R Square) sebesar 0,168 artinya bahwa 16,8% peranan peer group mempunyai konstribusi untuk menentukan disiplin belajar siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Efektivitas Supervisi Klinis dalam Meningkatkan Penguasaan Teori Belajar dan Prinsip – Prinsip Pembelajaran yang Mendidik sahrudin, sahrudin
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2020): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/permata.v1i2.116

Abstract

Hasil observasi awal menunjukkan kemampuan guru dalam penguasaan teori belajar relatif masih rendah. Skor yang diperoleh rerata 6,85 dan impangan baku sebesar 0,8. Penelitian ini berupaya mendeskripsikan perubahan kemampuan guru dalam penguasaan teori belajar . Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilakukan untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas guru dalam penguasaan teori belajar dan pembelajaran yang mendidik. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pre and post test design. Hasil penelitian menunjukkan nilai probabilitas atau sig (2-tailed) sebesar 0,000 <0,05, artinya terdapat perbedaan yang siginifikan kemampuan guru dalam penguasaan teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik sebelum dan sesudah dilaksanakan supervisi klinis.
Upaya dan Keberhasilan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengembangkan Moral Anak Tunagrahita Ringan Sekolah Menengah Atas (SMA) di SLB Negeri Budi Utama Cirebon haryati, tuti
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2020): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/permata.v1i2.135

Abstract

The role of Islamic teacher as an educator in realizing human morality who have faith and be pious to Allah SWT, skilled good in character, good in wanner, dicipline, hard working taough, responsible, skilled and aslo healthy in physical and spiritual become important measurement. Success in building learners morality become important reference, wether the teacher success or not in doing their duties. In contitution No 20, 2003 about National Education System, legally give guarantee about special student with that, Islamic teacher obliged to educate the special student (Tunagrahita). How does the teacher educate the spesial student? What are the efforts needed to do in order to that students have morallity in accordance with the aim of education Base on the problem background the writer conduct the research with some aims a) to know the solution to develop tunagrahita students morallity in SLBN Budi Utama Cirebon, b) to know the Islamic teachers efforts in developing tunagrahita studens morallity, c) to know the succes of Islamic teacher in developing Tunagrahita students morallity in SLBN Budi Utama Cirebon. The mthode used in the research is gualitative approaching to understand the phenomena about what research subject experienced, moral values, behaviour, action and other holisticly. The technic of collecting the data by observing, documenting and interviewing. The technic of data analizing Include data reducting, serving and conclusing. The conclusion from the research abut the efforts of Islamic teacher in develop ing Tunagrahita morallity are (1) Using rule methode, (2) Using habitution method some ways to get use to the students to build goog morality are (a) Sholat Dhuha everyday (b) Sholat zuhur toghether (c) Speak politely (d) Greeting and shaking hands with teacher (e) Reading asmaul husna and al-Qur’an (f) Giving advice Abstrak Peran Guru Agama Islam sebagai pendidik dalam mewujudkan moral manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian, berdisiplin, bekerja keras, tangguh dan bertanggung jawab, terampil serta sehat jasmani dan rohani menjadi tolak ukur penting. Kesuksesan dalam mencetak moral peserta didik menjadi acuan penting berhasil tidaknya seorang Guru dalam menjalankan tugasnya. Kita ketahui dalam Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tetang sistem pendidikan Nasional, secara Yuridis telah memberikan jaminan tentang perlunya anak-anak dengan kondisi khusus memperoleh layanan pendidikan yang khusus. Dengan ini tentu Guru Pendidikan Agama Islam berkewajiban mendidik anak berkebutuhan khusus/Tuna Grahita. Lalu bagaimana cara Guru Agama Islam dalam mendidik anak berkebutuhan khusus dan upaya apa saja yang perlu dilakukan agar anak berkebutuhan khusus memiliki moral sesuai dengan tujuan pendidikan dengan kita ketahui bersama pastinya memiliki penanganan tersendiri. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut penulis melakukan penelitian dengan tujuan (a) untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat yang di hadapi guru pendidikan agama islam, serta solusinya dalam mengembangkan moral anak tunagrahita ringan di SLBN Budi Utama Cirebon. (b) untuk mengetahui upaya guru pendidikan agama islam dalam mengembangkan moral anak tunagrahita ringan di SLBN Budi Utama Cirebon (c) untuk mengetahui keberhasilan guru pendidikan agama islam dalam mengembangkan moral anak tunagrahita ringan di SLBN Budi Utama Cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif dimana untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek peneliatian seperti: nilai-nilai moral, perilaku, tindakan, dan lainya secara holistik. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini mengenai upaya Guru Agama Islam dalam mengembangkan moral anak tuna grahita yaitu (1) menggunakan metode keteladanan dan (2) menggunakan metode pembiasaan, adapun cara membiasakan peserta didik untuk membentuk moral yang baik yaitu: (a) Pembiasaan Shalat Dhuha (b) Pembiasaan Shalat Dhuhur secara berjamaah (c) Pembiasaan bertutur kata baik (d) Pembiasaan mengucapkan salam dan mencium tangan guru (e) Pembiasaan membaca asmaul husna dan membaca surat-surat pendek (f) Pemberian Nasihat.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meminimalisir Kenakalan Siswa SD di Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon: Studi Kasus Kenakalan Siswa dan Kegiatan Ekstrakurikuler nurkhotimah, iim
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2020): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/permata.v1i2.149

Abstract

Delinquency of elementary school students, the government and all ranks of education and the Indonesian community must be highly considered and take quick action in handling and overcoming the delinquency of students especially elementary school students. Based on the background of the problem above the authors conducted a study with the aim of: (a) To illustrate the form of delinquency that is currently done by elementary school students in Suranenggala District (b) To find out the cause of changing moral attitudes towards students, (c) To evaluate the role of Islamic religious education teachers anticipate to minimize student delinquency The method used in this study is a qualitative approach that intends to understand phenomena about what is experienced by research subjects such as: religious values, behavior, perceptions, actions, and others, holistically. Data collection is done by observation, documentation, and interview techniques. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The conclusion of this study is that the Role of Islamic Religious Education Teachers in Minimizing the Delinquency of Elementary School Students in Suranenggala District needs cooperation with parents so that the inculcation of Islamic religious values ​​will run optimally. Abstrak Kenakalan siswa sekolah dasar, pemerintah dan segenap jajaran pendidikan serta masyarakat Indonesia harus sangat diperhatikan dan mengambil tindakan cepat dalam penanganan dan penanggulangan kenakalan-kenakalan siswa terkhusus siswa sekolah dasar. Berdasarkan latarbelakang masalah diatas penulis melakukan penelitian dengan tujuan: (a) Untuk menggambarkan bentuk kenakalan yang dewasa ini dilakukan siswa SD di Kecamatan Suranenggala (b) Untuk Mengetahui sebab perubahan sikap moral pada siswa, (c) Untuk Mengevaluasi peran guru pendidikan agama islam melakukan antisipasi untuk meminimalisir kenakalan siswa, Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian seperti: nilai-nilai agama, perilaku, persepsi, tindakan, dan lainnya, secara holistik. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa: Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meminimalisir Kenakalan Siswa SD di Kecamatan Suranenggala perlu adanya kerjasama dengan orang tua sehingga penanaman nilai nilai agama islam akan berjalan maksimal.
Nilai – Nilai Pendidikan Karakter dalam Al-Qur’an Surat Yusuf rozak, abdul
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2020): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/permata.v1i2.150

Abstract

Character education is an effort to build character with the aim that humans have good qualities as exemplified by Rasullah PBUH. While the guidance of Muslims is the Qur'an in which many stories of the Apostle or the nature of the Apostle which explains the Character Education. Based on the background of the above problems the authors conducted research with the aim of: a. know the concept of character education contained in the letter Yusuf, b. the verses contained in the Qur'an letter about character education, c) know the implications in character education. This research uses the Library Research Method (library research) with Qualitative Descriptive Analysis Techniques. As primary data taken from the Qur'an, the interpretation of Al-Misbah, Al-Maraghi and Dr. Tafsir said Ahmad Hatta. Secondary data supporting material for the discussion of this thesis is the literature on moral education and character education related to the contents of the Qur'an letter of Yusuf. The conclusion of the concept of moral education in the Qur'an, the Letter of Joseph is very good to be delivered as a science of character education and practiced in education as an applied science that can be realized in everyday life. So that the purpose of education will be realized and can create genarasi virtuous and good morals. Abstrak Pendidikan karakter merupakan satu upaya pembentukan karakter dengan tujuan agar manusia memiliki sifat yang baik seperti yang telah dicontohkan oleh Rasullah saw. Sedangkan pedoman umat Islam yaitu Al-Qur’an didalamnya banyak kisah-kisah Rasul atau sifat Rasul yang menerangkan Pendidikan Karakter. Berdasarkan latarbelakang masalah diatas penulis melakukan penelitian dengan tujuan: a. mengetahui konsep pendidikan karakter yang terkandung dalam surat yusuf, b. ayat-ayat yang terkandung dalam qur’an surat yusuf mengenai pendidikan karakter, c) mengetahui implikasinya dalam pendidikan karakter Penelitian ini menggunakan Metode Riset Perpustakaan (library reseach) dengan Tehnik Analisis Deskriptif Kualitatif. Sebagai data primer diambil dari Al-Qur’an tafsir Al-Misbah, Al-Maraghi dan Tafsir perkata Dr. Ahmad Hatta. Data skunder bahan pendukung pembahasan skripsi ini yaitu literatur tentang ilmu pendidikan akhlak dan ilmu pendidikan karakter yang berkaitan didalam isi kandungan AlQur’an surat yusuf. Kesimpulan dari konsep pendidikan akhlak dalam Al-Qur’an Surat Yusuf sangat baik untuk disampaikan sebagai ilmu pendidikan karakter dan dipraktikan dalam pendidikan sebagai ilmu terapan yang dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga tujuan pendidikan akan terwujud dan dapat menciptakan genarasi yang berbudi dan berakhlak yang baik.
Dzikir dan Halaqoh dalam Mencegah Radikalisme di Kecamayan Kertasemaya Kabupaten Indramayu: Studi Majelis Dzikir Rijalul ANSOR Kecamatan Kertasemaya Kabupaten Indramayu Hasyim, Arief Rahman
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2021): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/permata.v2i1.153

Abstract

Lately, the issues of radicalism have become an interesting topic in some circles, especially academics. The issue of radicalism has become a topic of discussion in the public domain lately due to the very structured radical movements in Indonesian which are marked by the emergence of new groups, sects, groups and groups in the name of Islam. Based on the background of the problem above, the authors conducted a study with the aim of: (a) To find out the extent of the level of radicalism among the Kertasmaya community, (b) To understand the methods of the ANSOR Dhikr Assembly of Dhikalul in depth in an effort to prevent radicalism. (c) To understand and study the efforts conducted by the ANSOR Rijalul Assembly to be able to stem radicalism in the district. The method used in this research is the researcher uses a qualitative approach. This is based on the problems and objectives to be achieved, namely only trying to describe or describe comprehensively about the data obtained in the field about Radicalism (Study on Dhikr and Halaqoh in Kertasemaya Subdistrict, Indramayu Regency) regarding certain behaviors, events, or places in detail and In-depth data collection is done by observation, documentation, and interview techniques. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The conclusion of this study is that Dhikr and Halaqoh in Preventing Radicalism in Kertasmaya Subdistrict through the Assembly of Dhujalul Ansor. Abstrak Belakangan ini isu-isu radikalisme ini menjadi topik yang menarik di beberapa kalangan, khususnya akademisi. Isu radikalisme ini menjadi perbincangan di ranah publik akhir-akhir ini akibat begitu terstrukturnya gerakan radikal di Indonesia yang ditandai dengan munculnya beberapa, aliran, sekte, kelompok dan golongan baru yang mengatasnamakan Islam. Berdasarkan latarbelakang masalah diatas penulis melakukan penelitian dengan tujuan: (a) Untuk mengetahui sejauh mana tingkat radikalisme dikalangan masyarakat Kertasmaya. (b) Untuk memaham metode-metode Majelis Dzikir Rijalul ANSOR secara mendalam dalam upaya mencegah radikalisme. (c) Untuk memahami dan mempelajari upaya yang diakukan Majelis Rijalul ANSOR untuk dapat membendung radikalisme di kecamatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Hal ini didasarkan pada permasalahan dan tujuan yang hendak dicapai yaitu hanya berusaha untuk menggambarkan atau mendiskripsikan secara komprehensif mengenai data yang diperoleh di lapangan tentang Radikalisme (Studi pada Dzikir dan Halaqoh di kecamatan Kertasemaya Kabupaten Indramayu) mengenai prilaku, peristiwa, atau tempat tertentu secara rinci dan mendalam Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Dzikir dan Halaqoh dalam Mencegah Radikalisme di Kecamatan Kertasmaya melalui majelis Dzikir Rujalul Ansor.
Pengaruh Pendidikan Agama Islam dalam Keluarga dan Budaya Religius Sekolah terhadap Akhlak Karimah Peserta Didik MTs Wathoniyah Japurabakti Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon heriyanto, muhammad
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2020): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/permata.v1i2.156

Abstract

This study aims to answer the problem formulation as follows: (1) To what extent does Islamic religious education in the family affect the morality of the students of MTs Wathoniyah Japurabakti? (2) To what extent does the school's religious culture influence the morality of the MTs Wathoniyah Japurabakti students? (3) Does the extent of Islamic religious education in the family and religious culture of schools affect the morality of the students of MTs Wathoniyah Japurabakti? This research was conducted with a quantitative approach that is descriptive correlational that is looking for relationships and influences of the independent variables of Islamic religious education in the family (X1), school religious culture (X2) with the dependent variable morals karimah (Y), both individually and together, The results showed that each independent variable and the dependent variable had a positive correlation and significant influence, namely Islamic religious education in the family (0.456) and religious school culture (0.373). Together there is a significant relationship between Islamic religious education in the family with the religious culture of the school and the moral mercy with an R value of 0.495, R2 of 0.245. This means that the percentage contribution of the influence of the independent variable (Islamic religious education in the family and religious culture of the school) to the dependent variable (morals of students) is 24.5%. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menjawab rumusan masalah sebagai berikut: (1) Sejauh mana pendidikan agama Islam dalam keluarga berpengaruh terhadap akhlak karimah peserta didik MTs Wathoniyah Japurabakti? (2) Sejauh mana budaya religius sekolah berpengaruh terhadap akhlak karimah peserta didik MTs Wathoniyah Japurabakti? (3) Apakah Sejauh mana pendidikan agama Islam dalam keluarga dan budaya religius sekolah berpengaruh terhadap akhlak karimah peserta didik MTs Wathoniyah Japurabakti?.Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif yaitu deskriptif korelasional yaitu mencari hubungan dan pengaruh variable independen pendidikan agama Islam dalam keluarga (X1), budaya religious sekolah (X2) dengan variabel dependen akhlak karimah (Y), baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama.Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing masing variabel independen dan variabel dependen memiliki korelasi positif dan pengaruh signifikan yaitu pendidikan agama Islam dalam keluarga (0,456) dan budaya religious sekolah (0,373). Secara bersama-sama terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan agama Islam dalam keluarga dengan budaya religious sekolah dengan akhalk karimah dengan nilai R sebesar 0,495, R2 sebesar 0,245. Ini berarti Bahwa persentase sumbangan pengaruh variable independen (pendidikan agama Islam dalam keluarga dan budaya religious sekolah) terhadap variable dependen (akhlak karimah peserta didik) sebesar 24,5%.
Hubungan Layanan Bimbingan Konseling Dengan Kesehatan Mental Siswa Dalam Membentuk Pribadi Anti Radikalisme: Studi Komparasi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kuningan dengan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Jatitujuh Shidqi, Muhammad Husein Lisan; Djubaedi, Dedi; Kurniawan, Asep
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2021): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/permata.v2i1.191

Abstract

Anti-radicalism behavior between religious communities in the school environment, in an effort to maintain a healthy mentality, require assistance from all school members, especially counseling guidance teachers. The objectives of this study: (1) Knowing how student guidance and counseling services, (2) Knowing how the reflection of students 'anti-radicalism behavior (3) Knowing the extent of the relationship between guidance and counseling services with students' mental health in forming a person who is anti-radicalism (4) Knowing the extent to which differences in the effectiveness of guidance services and in forming students' personal anti-radicalism. This research uses quantitative methods. The research subjects were population, all students of class XI at SMAN 1 Jatitujuh and SMKN 1 Kuningan, the sample used refers to the statement of Franken and Wallen (1993: 92). The results of this study: (1) Counseling Guidance Service at SMKN1 Kuningan is in the percentage of 84% for the high category and 16% for the very high category and SMAN 1 Jatitujuh obtained 64% for the high category and 36% for the very high category. (2) The reflection of healthy behavior or mental health at SMKN 1 Kuningan is 88% or as many as 44 students of a total of 50 students are in the very high category and 6 students or 12% are in the high category. Meanwhile, at SMAN 1 Jatitujuh, it was obtained 92% in the very high category and only 8% in the high category. (3) Based on the correlation analysis carried out, the two schools showed positive results, it was true that there was a relationship between counseling guidance services and mental health. (4) In terms of the effectiveness of SMAN 1 Jatitujuh better than SMKN 1 Kuningan, the correlation value was 0.435 versus 0.388 Abstrak Perilaku terhadap radikalisme antar umat beragama di lingkungan sekolah, dalam usaha menjaga mental yang sehat, diperlukan bantuan dari seluruh warga sekolah, lebih khususnya pada guru bimbingan konseling. Tujuan dalam penelitian ini: (1) Mengetahui bagaimana layanan bimbingan dan konseling siswa, (2) Mengetahui bagaimana cerminan perilaku anti radikalisme siswa (3) Mengetahui sejauh mana hubungan antara layanan bimbingan dan konseling dengan kesehatan mental siswa dalam membentuk pribadi yang anti terhadap radikalisme (4) Mengetahui sejauh mana perbedaan efektifitas layanan bimbingan dan dalam membentuk pribadi siswa yang anti terhadap radikalisme. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subyek penelitian berupa populasi, seluruh siswa kelas XI di SMAN 1 Jatitujuh dan SMKN 1 Kuningan, sampel yang digunakan merujuk pernyataan Franken dan Wallen (1993: 92). Hasil penelitian ini: (1) Layanan Bimbingan Konseling di SMKN1 Kuningan berada dalam prosentase 84% untuk kategori tinggi dan 16% sangat tinggi. Sementara di SMAN 1 Jatitujuh diperoleh 64% untuk kategori tinggi dan 36% untuk kategori sangat tinggi. (2) Cerminan perilakuatau mental yang sehat di SMKN 1 Kuningan yaitu 88% atau sebanyak 44 siswa dari total keseluruhan 50 orang siswa berada dalam kategori sangat tinggi dan 6 orang siswa atau 12 % dalam kategori tinggi. Sementara di SMAN 1 Jatitujuh diperoleh 92% dalam kategori sangat tinggi dan hanya 8% untuk kategori tinggi. (3) Berdasarkan analisis korelasi yang dilakukan, kedua sekolah tersebut menunjukan hasil yang positif, benar adanya terdapat hubungan antara layanan bimbingan konseling dengan kesehatan mental. (4) Dalam hal efektifitas SMAN 1 Jatitujuh lebih baik dari SMKN 1 Kuningan, nilai korelasi 0,435 berbanding 0,388.
Konsep Pendidikan Akhlak untuk Komunitas Anak Punk Menurut Pandangan Para Kiyai Cirebon dan Praktisi Pendidikan di Yayasan Wangsakerta Cirebon: (Studi Perspektif Filsafat Pendidikan Paulo Freire) Rochman, Abdul; Fatimah, Siti; Muslihudin, Muslihudin
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 1 (2021): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/permata.v2i1.199

Abstract

Nature school education is an effort to change the behavior and attitudes carried out by various parties or elements of society which aims to increase knowledge, skills and public awareness about natural values ​​and issues of natural problems which in turn can move the community to take an active role in conservation and safety efforts. Environment for the benefit of present and future generations. Nature education can facilitate the achievement of high-level skills such as critical thinking, creative thinking, integrative thinking and problem solving. The concept that is offered from the nature-based school education system is a very interesting concept to explore more deeply. Wangsakerta Nature School, Karangdawa Hamlet, Setupatok Mundu Village, West Java is one of the many Nature Schools that have been established in various regions in Indonesia, located in shady rice fields and plantations, far from vehicle pollution. Abstrak Pendidikan sekolah alam adalah upaya mengubah prilaku dan sikap yang dilakukan oleh berbagai pihak atau elemen masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kesadaran masyarakat tentang nilai-nilai alam dan isu permasalahan alam yang pada akhirnya dapat menggerakkan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian dan keselamatan lingkungan untuk kepentingan generasi sekarang dan yang akan datang. Pendidikan alam dapat mempermudah pencapaian keterampilan tingkat tinggi seperti berfikir kritis, berfikir kreatif, berfikir secara integrative dan memecahkan masalah.Konsep yang ditawarkan dari sistem pendidikan sekolah berbasis alam merupakan konsep yang sangat menarik untuk digali kembali lebih dalam lagi. Sekolah Alam Wangsakerta Dusun Karangdawa Desa Setupatok Mundu Jawa barat merupakan salah satu dari sekian banyak Sekolah Alam yang telah di didirikan diberbagai daerah di Indonesia, yang berlokasi di persawahan dan perkebunan yang rindang, jauh dari polusi kendaraan.

Page 11 of 21 | Total Record : 210