cover
Contact Name
Agus Dian Alirahman
Contact Email
permata.bbc@gmail.com
Phone
+6282127692371
Journal Mail Official
permata.bbc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Widarasari III, Tuparev, Sutawinangun, Kedawung, Cirebon City, West Java, Indonesia
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
ISSN : -     EISSN : 27466760     DOI : https://doi.org/10.47453/permata.v5i1.2020
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam (Islamic Education Journal) is a National and International Journal that has open-access and is rigorously peer-reviewed and publishes original research articles and scientific discussions on Islamic Education in formal education, non-formal education, and informal education. The journal emphasizes aspects related to the study of Islamic Education in Schools, Colleges, Universities, and other Islamic Education Institutions such as Madrasah (Islamic schools) and Pesantren (Islamic boarding schools), Educational Curriculum, Educational Models and Methods, Educational Technology and Media, Teaching Materials and Educational Learning Resources, Educational Evaluation Systems and other related Islamic Education Sciences. Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam (Islamic Education Journal) invites Scientists, Scholars, Researchers, Practitioners, and Observers, as well as Professionals in the field of Islamic Education from within the country and abroad, to publish their research in our Journal.
Articles 197 Documents
Upaya dan Keberhasilan Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengembangkan Moral Anak Tunagrahita Ringan Sekolah Menengah Atas (SMA) di SLB Negeri Budi Utama Cirebon tuti haryati
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 2 (2020): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The role of Islamic teacher as an educator in realizing human morality who have faith and be pious to Allah SWT, skilled good in character, good in wanner, dicipline, hard working taough, responsible, skilled and aslo healthy in physical and spiritual become important measurement. Success in building learners morality become important reference, wether the teacher success or not in doing their duties. In contitution No 20, 2003 about National Education System, legally give guarantee about special student with that, Islamic teacher obliged to educate the special student (Tunagrahita). How does the teacher educate the spesial student? What are the efforts needed to do in order to that students have morallity in accordance with the aim of education Base on the problem background the writer conduct the research with some aims a) to know the solution to develop tunagrahita students morallity in SLBN Budi Utama Cirebon, b) to know the Islamic teachers efforts in developing tunagrahita studens morallity, c) to know the succes of Islamic teacher in developing Tunagrahita students morallity in SLBN Budi Utama Cirebon. The mthode used in the research is gualitative approaching to understand the phenomena about what research subject experienced, moral values, behaviour, action and other holisticly. The technic of collecting the data by observing, documenting and interviewing. The technic of data analizing Include data reducting, serving and conclusing. The conclusion from the research abut the efforts of Islamic teacher in develop ing Tunagrahita morallity are (1) Using rule methode, (2) Using habitution method some ways to get use to the students to build goog morality are (a) Sholat Dhuha everyday (b) Sholat zuhur toghether (c) Speak politely (d) Greeting and shaking hands with teacher (e) Reading asmaul husna and al-Qur’an (f) Giving advice Abstrak Peran Guru Agama Islam sebagai pendidik dalam mewujudkan moral manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian, berdisiplin, bekerja keras, tangguh dan bertanggung jawab, terampil serta sehat jasmani dan rohani menjadi tolak ukur penting. Kesuksesan dalam mencetak moral peserta didik menjadi acuan penting berhasil tidaknya seorang Guru dalam menjalankan tugasnya. Kita ketahui dalam Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tetang sistem pendidikan Nasional, secara Yuridis telah memberikan jaminan tentang perlunya anak-anak dengan kondisi khusus memperoleh layanan pendidikan yang khusus. Dengan ini tentu Guru Pendidikan Agama Islam berkewajiban mendidik anak berkebutuhan khusus/Tuna Grahita. Lalu bagaimana cara Guru Agama Islam dalam mendidik anak berkebutuhan khusus dan upaya apa saja yang perlu dilakukan agar anak berkebutuhan khusus memiliki moral sesuai dengan tujuan pendidikan dengan kita ketahui bersama pastinya memiliki penanganan tersendiri. Berdasarkan latar belakang masalah tersebut penulis melakukan penelitian dengan tujuan (a) untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat yang di hadapi guru pendidikan agama islam, serta solusinya dalam mengembangkan moral anak tunagrahita ringan di SLBN Budi Utama Cirebon. (b) untuk mengetahui upaya guru pendidikan agama islam dalam mengembangkan moral anak tunagrahita ringan di SLBN Budi Utama Cirebon (c) untuk mengetahui keberhasilan guru pendidikan agama islam dalam mengembangkan moral anak tunagrahita ringan di SLBN Budi Utama Cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif dimana untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek peneliatian seperti: nilai-nilai moral, perilaku, tindakan, dan lainya secara holistik. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan dari penelitian ini mengenai upaya Guru Agama Islam dalam mengembangkan moral anak tuna grahita yaitu (1) menggunakan metode keteladanan dan (2) menggunakan metode pembiasaan, adapun cara membiasakan peserta didik untuk membentuk moral yang baik yaitu: (a) Pembiasaan Shalat Dhuha (b) Pembiasaan Shalat Dhuhur secara berjamaah (c) Pembiasaan bertutur kata baik (d) Pembiasaan mengucapkan salam dan mencium tangan guru (e) Pembiasaan membaca asmaul husna dan membaca surat-surat pendek (f) Pemberian Nasihat.
Implementasi Pembelajaran E-Learning PAI Era Pandemi Covid-19 Wasito Wasito; Achmad Rikza Zakaria
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 2 (2022): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is about to discuss about E-learning of Islamic religious education subjects in the era of the Covid-19 pandemic. The beginning of 2020 spread a dangerous virus, namely Covid-19. The Covid-19 virus has changed all education systems at all levels, and learning activities carried out face-to-face must be replaced with online learning. During the Covid-19 pandemic, PAI teachers at SMKN I Semen Kediri carried out creativity and innovation in learning. Teachers can use learning media such as WhatsApp media, YouTube, PowerPoint, google web on the internet. This study was conducted at SMKN I Semen Kediri Regency, the goal to be achieved, namely the implementation of E-learning on PAI subjects in SMKN I Semen Kediri, and the constraints on the implementation of E-learning on PAI subjects in the Covid-19 pandemic era at SMKN I Semen Kediri. This study is a qualitative research using data collection methods, observation, interviews and documentation. The findings of this study resulted in; first, the implementation of e-learning learning in PAI subjects at SMKN I Semen Kediri by utilizing technology. Among them using WhatsApp media, YouTube media, Google Internet media, Google Classroom, and materials made by yourself with PowerPoint media. Online learning has advantages including it has become a trend today, namely the millennial era, in the era of 4.0, and learning that is not limited to space and time. Second, the obstacles experienced by PAI teachers in terms of delivering material to students, namely the use of the internet network, the lack of understanding of teachers to internet tools, the experience of teaching teachers to deal with changing situations that are usually done face to face.Keyword: Learning; E-learning; Covid-19 Pandemic. Abstrak Penelitian ini hendak membahas tentang pembelajaran e-learning mata pelajaran pendidikan agama Islam pada era pandemi Covid-19. Awal tahun 2020 merebak virus yang berbahaya, yakni Covid-19. Adanya virus Covid-19 merubah semua sistem pendidikan dari segala jenjang, serta kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan secara tatap muka harus digantikan dengan pembelajaran online. Dalam masa pandemi Covid-19, guru PAI di SMKN I Semen Kediri melakukan kreativitas dan inovasi di dalam pembelajaran. Guru dapat menggunakan media pembelajaran seperti media WhatsApp, YouTube, PowerPoint, google web pada internet. Penelitian ini dilakukan di SMKN I Semen Kabupaten Kediri, tujuan yang ingin dicapai, yakni mengenai pelaksanaan pembelajaran e-learning pada mata pelajaran PAI yang ada di SMKN I Semen Kediri, dan kendala implementasi pembelajaran e-learning pada mata pelajaran PAI era Pandemi Covid-19 di SMKN I Semen Kediri. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data, observasi, wawancara dan dokumentasi. Temuan penelitian ini menghasilkan; Pertama, pelaksanaan pembelajaran e-learning pada mata pelajaran PAI di SMKN I Semen Kediri dengan memanfaatkan teknologi. Diantaranya menggunakan media WhatsApp, media Youtube, media Google Internet, Google Classroom, dan materi yang dibuat sendiri dengan media PowerPoint. Pembelajaran online punya keunggulan diantaranya sudah menjadi tren dimasa kini, yakni era milenial, di era 4.0, dan pembelajaran yang tidak terbatas pada ruang dan waktu. Kedua, kendala yang dialami guru PAI dalam hal menyampaikan materi kepada siswa, yaitu ada pada penggunaan jaringan internet, kurangnya pemahaman guru terhadap tools internet, pengalaman mengajar guru untuk menghadapi perubahan situasi yang biasanya dilakukan tatap muka.Kata Kunci: Pembelajaran; E-learning; Pandemi Covid-19.
Implementasi Model Pembelajaran Blended Learning pada Pelajaran PAI Kelas 7 di SMP PGRI 7 Kota Bandung Fadliany Aulia Rahman; Siti Latipah; Hafipudin Hafipudin; Ihsan Nulhakim; Siti Sutiawati
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 2 (2023): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the application of blended learning model in Islamic religious education class 7 at SMP PGRI 7 Bandung City. The research method used is a qualitative approach with a field research approach. The results showed that Islamic religious education teachers at SMP PGRI 7 Bandung City applied a blended learning model in Islamic religious education lessons in grade 7 as a learning solution after the Covid-19 pandemic. This model combines online and offline learning, which is varied with appropriate learning strategies and methods. The implementation of this learning model provides flexibility for students to learn independently, increases interaction between students and teachers, and expands access to learning resources. However, this learning model also has some disadvantages, such as the lack of student engagement during online learning and the gap in access to technology. Nevertheless, the implementation of blended learning model can be an effective solution to improve the quality of Islamic religious education learning at junior high school level.Keyword: Learning Model; Blended Learning; Islamic Education Lessons.
Membangun Mental “Kaya” Melalui Pemahaman Terhadap Hadis Kemiskinan Moch. Fahmi Firmansyah; Siti Nurkaromah
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poverty, ignorance and backwardness are apparently still widely felt by Muslim nations in various parts of the world. This fact is actually ironic, because if you see the glory of Islam and the high teachings of Islam, then Muslims should be a nation that controls world civilization, a nation that is able to build a developed, prosperous, and respectable country; a nation that can help other nations is not assisted by other nations whose majority are non-Muslim citizens. Therefore it is a joint problem and a shared responsibility that we must solve together. The purpose of this writing is to avoid misunderstandings of Muslims in understanding the Prophet's hadith. and then take correct understanding to hold on to practice in daily life. This research is a library research (library research), with a unique approach. It is hoped that with this approach the traditions of the Prophet in particular that appear to support the existence of poverty can be understood more precisely and wisely. The fact is that the essence of Islam is striving to eradicate or at least reduce poverty on earth, both outward poverty and inner poverty / roahniyah / heart / soul, because with a prosperous life physically and spiritually humans can enjoy the gift of life with gratitude and do charity to the maximum extent perhaps, by providing benefits to humans and their environment. Keywords: Prophetic traditions; poverty; prosperity. Abstrak Kemiskinan, kebodohan, dan keterbalakangan ternyata masih banyak dirasakan oleh bangsa muslim di berbagai belahan dunia. Kenyataan ini sebenarnya ironi, sebab jika melihat mulyanya agama Islam dan tingginya ajaran Islam, maka umat Islam pantasnya menjadi bangsa yang menguasai peradaban dunia, bangsa yang mampu membangun negara yang maju, sejahtera, dan terhormat; bangsa yang bisa membantu bangsa lain bukan yang dibantu bangsa lain yang mayoritas warga negaranya non muslim. Oleh karena itu hal tersebut adalah persoalan bersama dan menjadi tanggung jawab bersama yang harus kita pecahkan bersama. Tujuan penulisan ini di antaranya adalah agar tidak terjadi kesalahfahaman umat Islam dalam memahami hadis Nabi saw. dan kemudian mengambil pemahaman yang benar untuk dijadikan pegangan dalam pengamalan di kehidupan sehari-hari. Penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research), dengan pendekatan hermaneunik. Diharapkan dengan pendekatan tersebut hadis-hadis Nabi saw khususnya yang terlihat mendukung eksistensi kemiskinan bisa difahami dengan lebih tepat dan bijaksana. Kenyataannya bahwa hakikatnya Islam berupaya keras untuk menghapus atau paling tidak mengurangi kemiskinan di muka bumi, baik kemiskinan yang sifatnya lahiriyah maupun kemiskinan batiniyah / roahniyah / hati / jiwa, karena dengan kehidupan yang sejahtera lahir batin manusia bisa menikmati anugrah kehidupan dengan bersyukur dan beramal dengan semaksimal mungkin, dengan memberi manfaat kepada manusia dan lingkungannya. Kata Kunci: hadis Nabi; kemiskinan; sejahtera.
Pendidikan Islam Berdimensi Pluralisme Sulpi Affandy
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 3 No 1 (2022): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research discusses about the Islamic education dimension of pluralism. Background of the problem, due to the dimensions of Islamic education is not intact in the teach values the diversity of the learners, so that can lead to learners living in shades of intolerant when living side by side with a plural society-heterogeneous.This study uses a research approach literature review, literature research. The term literature research can refer to the writings or papers complete scientific or part of scientific works such as books, articles, journals, movies, news, writing a product and others, which support the source of research data about the Islamic education-based pluralism.While the source of the research data, the researcher makes use of two data sources, namely primary data source of literature on Islamic education-based pluralism, and the source of data secondary data literature has the power support to the research. While the technique of data analysis, researchers using the technique of content analysis, analysis of inductive, and analysis techniques descriptive and analytical.The results showed that Islamic education dimensionless pluralist is a model of education that are implemented to produce output that education has an awareness of high tolerance, and awareness of mutual respect ripe. Foundation education foundation consists of, the foundation of the theological, philosophical, juridical, psychological and sociological. While the hallmark of Islamic education dimensionless pluralist marked with the life principle of democracy, equality and justice, oriented on humanity, togetherness, and peace, as well as develop an attitude admit, accept, and appreciate cultural diversity.Keyword: Education; Islamic Education; Pluralism. Abstrak Penelitian ini membahas tentang pendidikan Islam berdimensi pluralisme. Latar belakang masalahnya, disebabkan karena dimensi pendidikan Islam dirasa tidak utuh dalam mengajarkan nilai-nilai keberagaman kepada peserta didik, sehingga dapat menyebabkan peserta didik hidup dalam nuansa intoleran ketika hidup berdampingan dengan masyarakat yang plural-heterogen.Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian literature review, literature research. Istilah literature research dapat merujuk pada tulisan-tulisan atau paper-paper ilmiah lengkap atau bagian dari karya ilmiah seperti buku, artikel, jurnal, film, berita, tulisan suatu produk dan lain-lain, yang mendukung sumber data penelitian tentang pendidikan Islam berbasis pluralisme.Sementara sumber data penelitian, peneliti memanfaatkan dua sumber data, yakni sumber data primer kepustakaan mengenai pendidikan Islam berbasis pluralisme, dan sumber data sekunder yang data-data kepustakaannya memiliki daya penunjang terhadap penelitian. Sedangkan teknik analisis data, peneliti menggunakan teknik analisis konten, analisis induktif, dan teknik analisis deskriptif analitik.Hasil penelitian menunjukan bahwa pendidikan Islam berdimensi pluralis adalah sebuah model pendidikan yang dilaksanakan untuk menghasilkan output pendidikan yang memiliki kesadaran toleransi tinggi, dan kesadaran saling menghargai yang matang. Landasan pendidikan pluralis terdiri dari, landasan teologis, filosofis, yuridis, psikologis dan sosiologis. Sementara ciri khas pendidikan Islam berdimensi pluralis ditandai dengan prinsip hidup berdemokrasi, kesetaraan dan keadilan, berorientasi pada kemanusiaan, kebersamaan, dan kedamaian, serta mengembangkan sikap mengakui, menerima, dan menghargai keragaman budaya.Kata Kunci: Pendidikan; Pendidikan Islam; Pluralisme.
Pengaruh Media Linimasa Terhadap Hasil Belajar PAI Siswa di SDN 1 Cipinang Kecamatan Beber Kabupaten Cirebon Casta Casta; Saehu Abas; Omah Mukaromah
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 4 No 1 (2023): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is taken from the problem of the Covid-19 pandemic where all learning activities are diverted to online learning so that in the process there are several obstacles, especially to determine the influence of Whatsapp-based timeline media on PAI learning outcomes.This study aims to determine how well the use of Whatsapp-based timeline media on the learning outcomes of PAI 6th grade students in SDN 1 Cipinang, knowing the learning outcomes of PAI 6th grade students in the application of Whatsapp-based timeline media in SDN 1 Cipinang, and to determine the influence of Whatsapp-based timeline media on the learning outcomes of PAI 6th grade students in SDN 1 Cipinang.This study uses quantitative research method approach with ex-post facto research type, associative causality research design. Data collection using questionnaires given to a sample of 25 students using the validity and reliability of instruments, descriptive, classical assumption Test, simple regression analysis, and hypothesis.The results showed that the media learning timeline based on Whatsapp in SDN 1 Cipinang obtained a percentage value of 78.92% which means it belongs to the category of good. The learning outcomes of 6th grade students at SDN 1 Cipinang, obtained a percentage value of 79.04% which means it belongs to the category of good. The results of the hypothesis test concluded that there is a significant influence of Whatsapp-based timeline media on student learning outcomes indicated by the value of the coefficient thitung 3.121 > ttable, 1.713, then Ho is rejected and Ha is accepted which means there is a significant influence between Whatsapp-based timeline media on student learning outcomes. In conclusion, the use of Whatsapp timeline media has succeeded in improving the learning outcomes of PAI 6th grade students at SDN 1 Cipinang in online learning in the Covid-19 era.Keyword: Timeline Media; Whatsapp Media; Learning Outcomes. Abstrak Penelitian ini diambil dari adanya masalah pandemi Covid-19 dimana seluruh aktivitas belajar dialihkan pada pembelajaran daring sehingga dalam prosesnya mengalami beberapa hambatan terutama untuk mengetahui pengaruh media linimasa berbasis Whatsapp terhadap hasil belajar PAI.Penelitian ini betujuan untuk mengetahui seberapa baik penggunaan media linimasa berbasis Whatsapp terhadap hasil belajar PAI siswa kelas VI di SDN 1 Cipinang, mengetahui hasil belajar pada mata pelajaran PAI siswa kelas VI dalam penerapan media linimasa berbasis Whatsapp di SDN 1 Cipinang, dan untuk mengetahui pengaruh media linimasa berbasis Whatsapp terhadap hasil belajar PAI siswa kelas VI di SDN 1 Cipinang.Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian ex-post facto, desain penelitian asosiatif kausalitas. Pengumpulan datanya menggunakan angket yang diberikan kepada sampel sebanyak 25 siswa dengan menggunakan uji validitas dan reliabilitas instrumen, deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi sederhana, dan hipotesis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa media belajar linimasa berbasis Whatsapp di SDN 1 Cipinang didapat nilai persentase sebesar 78,92% yang berarti termasuk kategori Baik. Hasil belajar siswa kelas VI di SDN 1 Cipinang, didapat nilai persentase sebesar 79,04% yang berarti termasuk kategori Baik. Hasil uji hipotesis diperoleh kesimpulan terdapat pengaruh yang Signifikan dari media linimasa berbasis Whatsapp terhadap hasil belajar siswa ditunjukkan dengan nilai koefisien thitung 3,121 > ttabel, 1,713, maka H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh yang Signifikan antara media linimasa berbasis Whatsapp terhadap hasil belajar siswa. Kesimpulannya penggunaan media linimasa Whatsapp berhasil meningkatkan hasil belajar PAI siswa kelas IV di SDN 1 Cipinang pada pembelajaran daring di era Covid-19.Kata Kunci: Media Linimasa; Media Whatsapp; Hasil Belajar.
Analisis Minat Belajar Siswa Kelas X pada Pembelajaran Akidah Akhlak Pendidikan Agama Islam Siti Maryani; Achmad Junaedi Sitika; Ceceng Syarief
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 2 No 2 (2021): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the context of the analysis of the learning process of aqidah akhlaq Islamic religious education in class X students, the interaction process of students experienced a decrease who were less motivated in learning aqidah. This study reveals that if you want to increase students' interest in learning in class X, and the spirit of students' learning activities, the teacher's ability to provide learning motivation and also student learning responses through class lessons. This research also aims to be able to regenerate interest in student learning, to find out how students' learning activities are, the teacher's ability to provide development and direction about interest in learning, and also to know the learning responses of students through classroom learning. The strategy that can be applied as a teacher is through classroom learning so that the effectiveness of students in being interested in learning Aqidah Akhlah & PAI is better than before. However, teachers as teachers are also required to have creativity and interesting innovations if they want to create a conducive and effective learning atmosphere. Abstrak Dalam konteks analisis proses pembelajaran aqidah akhlaq pendidikan agama Islam pada peserta didik kelas X proses interaksi peserta didik mengalami penurunan yang kurang termotivasi dalam belajar aqidah. Penelitian ini mengungkapkan bahwa jika ingin meningkatkan minat belajar peserta didik di kelas X ini, dan jiwa aktivitas belajar peserta didik, kemampuan guru pun dalam memberikan motivasi belajar dan juga respon belajar peserta didik melalui pelajaran di kelas. Penelitian ini pula bertujuan untuk dapat menumbuhkan kembali minat pada pembelajaran peserta didik, untuk mengetahui bagaimana aktivitas belajar peserta didik, kemampuan guru dalam memberikan pengembangan dan arahan tentang minat belajar, dan juga mengetahui responsi belajar peserta didik melalui pembelajaran di kelas. Strategi yang dapat diterapkan sebagai guru ialah melalui pembelajaran di kelas sehingga efektivitas peserta didik dalam berminat untuk belajar Aqidah Akhlah & PAI menjadi lebih baik daripada sebelumnya. Namun juga demikian, guru sebagai pengajar juga dituntut untuk memiliki kreativitas serta inovasi yang menarik jika ingin menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dan efektif.
Fitrah Manusia dalam Perspektif Al-Qur’an dan Relevansinya dalam Pendidikan Islam Mildan, Abd. Rachman; Khulasoh, Siti
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2024): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human nature (fitrah) is basic potential that Allah Swt has made to each individual, includes a tendency toward truth, faith, and goodness. In the Quran, human fitrah is identified as a core aspect that must be preserved and developed, as highlighted in Surah Ar-Rum [30]:30. This article examines the concept of fitrah from the Quranic perspective, exploring its definition linguistically and terminologically, alongside various manifestations of fitrah such as purity, monotheism (tauhid), and the tendency to accept the truth. The relevance of fitrah in Islamic education is a central focus, emphasizing that education aligned with fitrah can cultivate insan kamil (the complete human) through integrating spiritual, intellectual, and moral values. This Study used a descriptive qualitative method and collects data through literature study. This study was intended to provide a philosophical framework for Islamic education in designing teaching methods that not only focus on academics but also foster holistic character development. The findings are expected to serve as a key reference for educational practitioners in creating balanced approaches to worldly and spiritual aspirations. Keywords: Human Nature, Qur’an; Islamic Education; Insan Kamil; Spiritual Values
Peran Guru Penggerak Terhadap Penerapan Pembelajaran Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Keterampilan Belajar PAI di SDN Timbang Rusmalawati, Eti; Syibromilisi, Syibromilisi; Wardatushobariah, Neng
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2024): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The implementation of Merdeka Curriculum at SDN Timbang aims to create a more flexible and student-based learning environment, but faces challenges in improving students' Islamic Religious Education learning skills. This study aims to identify the role of the Activator Teacher in implementing learning strategies that can increase engagement and Islamic Religious Education learning skills in the elementary school environment. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques through observation, in-depth interviews with Master Teachers, and document analysis related to the Merdeka Curriculum policy. The research findings show that the Activating Teacher plays a role in facilitating interest-based learning, implementing collaboration between students, conducting process-based assessments, and building an inclusive learning environment to support students' emotional well-being. In addition, collaboration with parents is also proven to strengthen students' Islamic Religious Education learning skills in project-based learning. The recommendation from this study is that other elementary schools can strengthen the role of the Activator Teacher as an agent of change in improving Islamic Religious Education learning skills and student learning engagement through the Merdeka Curriculum. Keywords: Activator Teacher; Merdeka Curriculum; Learning Skills; Islamic Religious Education
Integrasi Kurikuler Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan Agama Islam di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kuningan Sopidi, Sopidi; Nugroho, Dimas Aji; Syibromilisi, Syibromilisi
Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 5 No 2 (2024): Permata : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Improving the quality of Islamic education at Madrasah Aliyah requires a holistic approach, one of which is through curricular integration. This research aims to analyze the implementation of synchronization integration in improving the quality of Islamic religious education at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kuningan. The research method used is a qualitative approach, aiming to explain phenomena such as implementation, policies, curricular integration, evaluation, etc., holistically. Data collection includes observation, interviews, and documentation, with data analysis techniques involving data reduction, presentation, and conclusion drawing. Findings indicate that all elements and activities at MAN 1 Kuningan show integration or interdependence, enhancing effective and efficient learning and producing quality students ready to adapt to society. Additionally, curricular integration at MAN 1 Kuningan focuses not only on knowledge transfer but also on character and ethics development. Results show that students not only understand religious concepts but also apply them in daily life, thus forming a strong foundation for achieving Islamic educational goals of intellectual excellence and moral integrity. Keywords: Integration; Curricular; PAI

Page 9 of 20 | Total Record : 197