cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 3046787X     EISSN : 30467179     DOI : https://doi.org/10.57235
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law dengan nomor ISSN terdaftar 3046-787X (Cetak - Print) dan 3046-7179 (Online - Elektronik) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian pada lingkup: 1. Sains, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2. Pendidikan dan Pembelajaran, Penelitian Tindakan Kelas, 3. Hukum, Sosial, Politik, Budaya, Antropologi 4. Akuntansi, Ekonomi, Bisnis, Manajemen SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law diterbitkan 1 tahun 2 kali terbit pada bulan April & Oktober
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 350 Documents
Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Membangun Kesadaran Bela Negara Peserta Didik Terhadap Ancaman Non-Militer di Era Digital Ahyan Mujahidittauhid; Siti Utami; Safira Widiana; Raden Roro Nanik Setyowati; Siti Maizul Habibah
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v3i1.8261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Pancasila dalam membangun kesadaran bela negara peserta didik terhadap ancaman non-militer di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di SMP Negeri 30 Surabaya. Penentuan informan dilakukan melalui teknik purposive sampling dengan mempertimbangkan pihak-pihak yang memiliki pemahaman terhadap fokus penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semiterstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kesadaran bela negara melalui internalisasi nilai nasionalisme, cinta tanah air, dan tanggung jawab warga negara yang diintegrasikan dalam pembelajaran kontekstual berbasis isu digital. Kesadaran bela negara peserta didik tercermin dari kemampuan bersikap kritis terhadap informasi, menyaring konten digital, serta berperilaku bijak dalam penggunaan media sosial. Dengan demikian, Pendidikan Pancasila berkontribusi signifikan dalam membentuk karakter kewargaan peserta didik dalam menghadapi ancaman non-militer di era digital.
Implementasi Zero Trust Architecture pada Sistem Pengaduan Masyarakat Berbasis Web untuk Meningkatkan Keamanan Data dan Akses Pengguna Dedy Kiswanto; Gerhard Hasangapon Parapat
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v3i1.8262

Abstract

Sistem pengaduan masyarakat berbasis web memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta transparansi informasi antara masyarakat dan pemerintah. Namun, permasalahan keamanan data dan akses pengguna masih menjadi tantangan utama, terutama terkait potensi kebocoran data dan penyalahgunaan akses. Oleh karena itu, penerapan konsep Zero Trust Architecture (ZTA) menjadi solusi untuk meningkatkan keamanan sistem melalui mekanisme verifikasi yang ketat. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan menganalisis penerapan Zero Trust Architecture pada sistem pengaduan masyarakat berbasis web guna meningkatkan keamanan data dan kontrol akses pengguna. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan arsitektur, implementasi sistem, dan pengujian keamanan. Sistem dikembangkan dengan fitur utama seperti registrasi, login dengan verifikasi OTP, pengaduan masyarakat, serta kritik dan saran, yang dilengkapi dengan mekanisme autentikasi dan otorisasi berbasis peran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Zero Trust Architecture mampu meningkatkan keamanan sistem melalui validasi berlapis, pembatasan akses, serta perlindungan data pengguna. Temuan ini diharapkan dapat menjadi solusi dalam pengembangan sistem pelayanan publik yang lebih aman, andal, dan terpercaya.
Sintesis dan Karakterisasi Senyawa Kompleks Diamminaperak(I) Klorida [Ag(NH₃)₂]Cl melalui Reaksi Koordinasi Ion Perak dengan Amonia (NH₃) Grace Serephita; Gracemon Aprilia Purba; Nikita Ananda Limbong; Nuraini Natasya; Iis Siti Jahro
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v3i1.8263

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman mekanisme pembentukan ikatan koordinasi pada senyawa kompleks logam, khususnya kompleks perak(I) dengan ligan amonia yang masih terbatas pada pembelajaran laboratorium sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi senyawa kompleks diamminaperak(I) klorida [Ag(NH₃)₂]Cl. Penelitian dilakukan di Laboratorium Kimia Anorganik, Program Studi Kimia, Universitas Negeri Medan menggunakan metode eksperimen laboratorium. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap perubahan fisika dan kimia selama proses reaksi, meliputi perubahan warna, terbentuknya endapan, dan kelarutan. Hasil penelitian menunjukkan terbentuknya endapan putih AgCl yang larut setelah penambahan NH₃ berlebih menghasilkan larutan bening sebagai indikasi terbentuknya kompleks [Ag(NH₃)₂]⁺. Kompleks yang dihasilkan memiliki bilangan koordinasi dua dengan geometri linear. Dengan demikian, sintesis kompleks berhasil dilakukan sesuai teori kimia koordinasi.
Sintesis dan Karakterisasi Kualitatif Senyawa Kompleks Diammintembaga(II) Diklorida [CU(NH₃)₂CL₂] Melalui Metode Kristalisasi dan Uji Pengendapan AgNO₃ Ridha Salsabilah; Arpah Rangkuti; Dermawati Napitupulu; Deola Agnes Nadeak; Iis Siti Jahro
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v3i1.8264

Abstract

Penelitian ini bertujuan mensintesis dan mengkarakterisasi senyawa kompleks Cu(NH₃)₂Cl₂. Sintesis dilakukan melalui reaksi CuCl₂·2H₂O dengan NH₃ 6 M. Proses sintesis meliputi pelarutan CuCl₂·2H₂O dalam air suling, penambahan bertahap NH₃, kristalisasi melalui penguapan dan penambahan etanol, serta pemisahan dan pengeringan kristal. Karakterisasi menggunakan uji pengendapan AgNO₃ untuk memverifikasi keberadaan ion Cl⁻. Diperoleh kristal biru kehijauan seberat 0,66 gram dengan rendemen 39,29% dari massa teoritis 1,68 gram. Transisi warna dari biru tua ke biru pekat dijelaskan oleh Teori Medan Kristal (CFT), di mana perbedaan ligan NH₃ dan H₂O menyebabkan variasi pemisahan energi orbital d, sehingga mengubah panjang gelombang cahaya yang diserap ion Cu²⁺. Uji AgNO₃ memvalidasi keberadaan ion Cl⁻ dalam struktur kompleks, mengonfirmasi keberhasilan sintesis. Penelitian ini memberikan data penting mengenai teknik sintesis dan sifat fisikokimia kompleks Cu(NH₃)₂Cl₂.
Efektivitas Model Micro Teaching Dalam Meningkatkan Keterampilan Dasar Mengajar Mahasiswa PJOK Muhammad Fajar Wahyudi; Rifqi Alfarizi; Ahmad Yani Siregar; Maikel Ginting; Wasit Pepayosa Sinuhaji; Danish Satria; Rafika Ardila
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v3i1.8267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model micro teaching dalam meningkatkan keterampilan dasar mengajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Micro teaching merupakan metode pelatihan mengajar berskala kecil yang memberikan kesempatan kepada calon guru untuk berlatih dalam lingkungan yang terkendali sebelum terjun ke lapangan nyata. Keterampilan dasar mengajar yang menjadi fokus dalam penelitian ini meliputi keterampilan membuka dan menutup pelajaran, menjelaskan materi, bertanya, memberikan penguatan, mengelola kelas, serta menggunakan variasi dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental (one group pretest-posttest design). Subjek penelitian adalah mahasiswa PJOK yang mengikuti mata kuliah micro teaching. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan rubrik penilaian keterampilan mengajar yang dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan pada keterampilan dasar mengajar mahasiswa setelah mengikuti program micro teaching. Peningkatan paling menonjol tampak pada aspek kepercayaan diri, penguasaan materi, dan kemampuan mengelola kelas. Temuan ini mengonfirmasi bahwa model micro teaching efektif digunakan sebagai strategi pelatihan calon guru PJOK dalam mempersiapkan diri menghadapi praktik mengajar sesungguhnya di sekolah.
Efektivitas Konseling Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) Dengan Menggunakan Teknik ABCD Dalam Meningkatkan Kemampuan Mengelola Emosi Peserta Didik Fatherless Shandra Melia Amrih; Fitri Kasih; Citra Imelda Usman
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v3i1.8280

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fenomena rendahnya tingkat kemampuan mengelola emosi peserta didik yang fatherless. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: Gambaran kemampuan mengelola emosi sebelum diberikan konseling REBT dengan menggunakan teknik ABCD pada peserta didik fatherless; Gambaran kemampuan mengelola emosi sesudah diberikan konseling REBT dengan menggunakan teknik ABCD pada peserta didik fatherless; Gambaran efektivitas konseling REBT dengan menggunakan teknik ABCD dalam meningkatkan kemampuan mengelola emosi pada peserta didik fatherless. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest and Posttest, sedangkan teknik pengambilan sampelnya dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu angket, sedangkan untuk analisis data menggunakan interval persentase dan analisis uji-t. Hasil dari penelitian ini adalah Gambaran kemampuan mengelola emosi sebelum diberikan konseling REBT dengan menggunakan teknik ABCD pada peserta didik fatherless berada pada kategori kurang baik; Gambaran kemampuan mengelola emosi sesudah diberikan konseling REBT dengan menggunakan teknik ABCD pada peserta didik fatherless berada pada kategori sangat baik.
Perbedaan Kompetisi Mengajar Mahasiswa PJOK Sebelum dan Sesudah Micro Teaching Hirspel Dikson Ritonga; Hadi Wijaya; Yudha Sihotang; Felix Syahputra Bancin; Martua H Panggabean; Evan Bate’e
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v3i1.8284

Abstract

Fokus utama penelitian ini adalah mengevaluasi secara mendalam efektivitas mata kuliah micro teaching dalam mentransformasi kompetensi mengajar mahasiswa calon pendidik PJOK, dengan cara membandingkan performa mereka sebelum dan sesudah intervensi simulasi. Melalui pendekatan ini, penelitian berusaha mengungkap dampak pembelajaran mikro terhadap penguatan efikasi diri, akurasi pemberian instruksi motorik, serta kematangan pengelolaan kelas, yang pada akhirnya bertujuan untuk memvalidasi peran pelatihan skala kecil tersebut sebagai solusi dalam mengatasi diskrepansi antara teori pedagogi olahraga dan realitas pengajaran di sekolah.
Micro Teaching Berbasis Kesalahan (Error-Based Learning) Dalam Meningkatkan Kemampuan Mengoreksi Gerakan Olahraga Tomi Setiadi; Iren Tasya; Arya Yuhandika; Yogi Van Lee Pernando Purba; M Azmi Dwipa Mayhilmi; Siraj Al Muntasir Billah; Dewi Endriani; Rafika Ardilla
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v3i1.8285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan micro teaching berbasis kesalahan (error-based learning) terhadap peningkatan kemampuan mengoreksi gerakan olahraga pada mahasiswa pendidikan jasmani. Pendekatan error-based learning menempatkan kesalahan sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran, sehingga mahasiswa tidak hanya berfokus pada penguasaan teknik yang benar, tetapi juga dilatih untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memberikan solusi terhadap kesalahan gerak yang terjadi. Dalam konteks micro teaching, mahasiswa diberikan kesempatan untuk melakukan simulasi mengajar dengan skala terbatas, di mana mereka berperan sebagai pengajar yang harus mampu memberikan instruksi dan umpan balik secara tepat. Proses ini memungkinkan mahasiswa mengembangkan keterampilan pedagogik, khususnya dalam hal observasi gerak, analisis kesalahan teknik, serta penyampaian koreksi yang efektif dan sistematis. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest terhadap mahasiswa pendidikan jasmani yang mengikuti kegiatan micro teaching. Instrumen penelitian berupa rubrik penilaian kemampuan mengoreksi gerakan yang mencakup aspek identifikasi kesalahan, analisis penyebab, kejelasan instruksi, dan ketepatan pemberian umpan balik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial untuk melihat perbedaan kemampuan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan mahasiswa dalam mengoreksi gerakan olahraga setelah diterapkan pendekatan error-based learning dalam micro teaching. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kesalahan dapat menjadi alternatif strategi yang efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa pendidikan jasmani, terutama dalam mengembangkan kemampuan memberikan koreksi teknik gerakan secara tepat, kritis, dan terstruktur.
Mikro Teaching Berbasis Kurikulum Merdeka Dalam Mempersiapkan Guru PJOK Profesional Muhammad Rio Febrian; Rifki Fadillah Hutasuhut; Librahman Sihombing; Muhammad Rizki Berutu; Rafika Ardila
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v3i1.8296

Abstract

Perubahan paradigma pendidikan melalui implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) untuk tidak hanya menguasai keterampilan fisik, tetapi juga mampu merancang pembelajaran yang berdiferensiasi dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas praktik micro teaching (pembelajaran mikro) berbasis Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional mahasiswa calon guru PJOK.
Penerapan Micro Teaching Dalam Meningkatkan Keterampilan Mengajar Mahasiswa Pendidikan Jasmani Joy Anju Andreas Silaen; Juni Perdana Tarigan; Kristian Pranata Damanik; Dean Elkana Siahaan; Jan Revian Saragih; Rafika Ardila
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v3i1.8297

Abstract

Micro teaching merupakan salah satu metode latihan mengajar yang digunakan dalam pendidikan guru untuk mengembangkan keterampilan dasar mengajar calon pendidik. Dalam pembelajaran pendidikan jasmani, kemampuan mengajar tidak hanya berkaitan dengan penyampaian materi secara lisan, tetapi juga mencakup kemampuan memperagakan gerakan, mengatur aktivitas siswa, serta memberikan instruksi yang jelas selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran micro teaching dalam meningkatkan keterampilan mengajar mahasiswa pendidikan jasmani. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi Pendidikan Jasmani yang mengikuti mata kuliah micro teaching. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan micro teaching dapat meningkatkan berbagai keterampilan mengajar mahasiswa, seperti kemampuan membuka pembelajaran, menjelaskan materi, memberikan contoh gerakan, mengelola kelas, serta menutup pembelajaran dengan baik.