cover
Contact Name
Mochmamad Ainur Rhoviq
Contact Email
kopemas@unisma.ac.id
Phone
+6285649867672
Journal Mail Official
kopemas@unisma.ac.id
Editorial Address
Jl. MT. Haryono 193 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
KOPEMAS
ISSN : -     EISSN : 28088182     DOI : -
Core Subject : Social,
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) adalah prosiding untuk memuat artikel ilmiah yang telah diseminarkan. KOPEMAS merupakan seminar nasional tahunan yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Malang
Articles 425 Documents
OPTIMALISASI PEMBERDAYAAN KEWIRAUSAHAAN PEMUDA DILINGKUNGAN PADAT PENDUDUK MELALUI KOLABORASI DENGAN PEMERINTAH DESA DI KOTA DEPOK Narulita Syarweni; Nining Latianingsih; Risya Zahrotul Firdaus
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pengabdian masyarakat yang merupakan kolaborasi pemuda, ibu PKK, pemerintah desa dan politehnik negeri kali ini adalah mengoptimalisasikan peran dan partisipasi pemuda dalam kewirausahaan dalam membentuk kepribadian pemuda yang mandiri, kreatif, inovatif sehingga dapat mengurangi Tingkat pengangguran. Cara yang ditempuh adalah melalui pelatihan dan pendampingan di kampung lio kecamatan pancoran mas depok. Kegiatan dilakukan mulai dari persiapan, sosialisasi, pelatihan sampai dengan kolaborasi luaran yang dihasilkan adalah peningkatan pengetahuan melalui pelaksanaan pembuatan laporan kegiatan yang berisi sejumlah informasi sebagai pertanggung jawaban atas pelaksanaan suatu kegiatan yang telah dilakukan dan pembuatan sabun cuci piring atau sabun mandi atau sabut pakaian dengan menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan sedangkan untuk ibu-ibu PKK adalah pelatihan budidaya ikan lele dengan media sederhana dan pembuatan abon ikan lele dan pendampingan masyraakat yaiatu kegiatan dalam pemberdayaan masyarakat dengan menempatkan tenaga pendamping yang berperan sebagai fasilitator, komunikator dan dinaamisator.
EDUKASI KONSERVASI UNTUK SAKA WANABAKTI PRAMUKA SEBAGAI SUMBER DAYA PENYANGGA USAHA KONSERVASI DI KULON PROGO, YOGYAKARTA Andreas Bandang Hardian; Isman Wiratun; Atiqotul Masna Maula Alfariah; Tania Salsabila Utari; Fitri Ekasari; Anastasia Cahyakusuma Wahyuningtyas; Irhamna Putri Rahmawati; Konselia D. Vera
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konservasi satwa liar tidak akan berhasil tanpa disertai keterlibatan dan edukasi ke komunitas masyarakat kawasan penyangga konservasi. Dalam upaya penyadartahuan dan peningkatan kapasitas generasi muda untuk berkontribusi dalam upaya konservasi, Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja bersama dengan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Brawijaya melaksanakan edukasi konservasi kepada Saka Wanabakti Pramuka Kwarcab Kulon Progo terkait dasar-dasar konservasi dan identifikasi satwa liar selama kurang lebih tiga tahun (2022-2024). Edukasi diberikan dalam format perkemahan diikuti kuliah dan praktikum dengan asesmen yang terukur serta capaian kompetensi dengan batas ambang capaian yang telah ditentukan. Hasil menunjukkan bahwa edukasi konservasi yang dilakukan telah memberikan dampak peningkatan pengetahuan bagi peserta berdasar analisis data asesmen ke peserta dalam rentang penyampaian edukasi selama tiga tahun terakhir. Berdasar hasil dan evaluasi yang dilakukan, metode belajar di lapangan dengan pemberian materi dan sesi praktik menjadi satu pilihan yang efektif dalam memberikan edukasi konservasi kepada generasi muda khususnya komunitas pramuka.
PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN PENTINGNYA LEGALITAS USAHA PADA PETERNAK DI DESA BANGELAN KECAMATAN WONOSARI KABUPATEN MALANG Fahmi Arif Zakaria; Dimas Pratidina Puriastuti Hadiani; Henny Leondro; Muchmmad Fachturrohman; Nur Khoiriyah
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyuluhan dan pendampingan terhadap peternak di Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peternak mengenai legalitas usaha serta pentingnya legalitas usaha dalam mendukung pengembangan pertanian berkelanjutan. Kegiatan ini meliputi penyuluhan tentang perizinan usaha peternakan, pendampingan proses pengajuan izin usaha, dan penerapan praktik peternakan yang ramah lingkungan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran peternak tentang pentingnya legalitas usaha, serta kemudahan dalam akses pasar dan permodalan yang diperoleh setelah memiliki izin usaha. Kegiatan ini berkontribusi dalam menciptakan peternakan yang lebih terorganisir dan mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan di desa tersebut.
PEMBERDAYAAN PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI KUALA LUMPUR MALAYSIA: PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN ADMINISTRASI, HUKUM, DAN MANAJEMEN Nining Latianingsih; Nidia Sofa; Iis Mariam; Meisa Sofia
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia, khususnya di Kuala Lumpur, sering kali menghadapi berbagai tantangan, termasuk ketidak pahaman tentang hak-hak mereka, masalah administratif, serta manajemen keuangan. Artikel ini membahas program pemberdayaan yang dilakukan melalui pendampingan dan pelatihan di bidang administrasi, hukum, dan manajemen untuk meningkatkan kapasitas pekerja migran. Dengan menggunakan metode partisipatif, program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan agar pekerja migran dapat menghadapi tantangan di negara tempat mereka bekerja. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kepercayaan diri para peserta dalam menjalankan hak dan kewajiban mereka sebagai pekerja migran. Melalui pelatihan ini PMI diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mereka dan lebih siap menghadapai tantangan di tempat kerja di Malaysia.
PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT DESA MELALUI PENGEMBANGAN SUSU FERMENTASI DI SENTRA SAPI PERAH KABUPATEN TASIKMALAYA Laras Pratiwi; Putri Dian Wulansari; Agus Supriatman; Juni Sumarmono; Novie Andri Setianto; Rifda Naufalin
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitra sasaran dalam kegiatan pengabdian yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dalam penerapan teknologi tepat guna untuk pengembangan produk susu fermentasi khususnya produk yoghurt. Hasil dari kegiatan pengabdian tersebut kedua kelompok telah berhasil dalam membuat yoghurt dan yoghurt pasta dengan beraneka rasa. Diperlukan dukungan beruoa kemampuan dalam pengelolaan secara ekonomi utamanya dalam menentukan biaya produksi dan harga jual produk. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah mitra sasaran dapat menentukan biaya produksi dan harga jual dari produk yang dimiliki. Metode yang digunakan adalah diskusi, sosialisasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan pada pengabdian ini adalah mitra sasaran mampu menentukan biaya produksi dan harga jual dar produk yang dimiliki. Produk yoghurt drink dengan biaya produksi Rp. 8.550,00 dapat dijual dengan harga Rp. 11.970,00 dan yoghurt pasta dengan biaya produksi Rp. 9.450,00 dapat dijual dengan harga Rp. 13.230,00. Diperlukan peran pemerintah desa, ataupun dinas terkait untuk membantu keberlanjutan kegiatan ini sehingga program yang dilaksanakan dalam berlangsung secara berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PERDESAAN DALAM PENGELOLAAN EKOWISATA CURUG MUNTU MELALUI KOLABORASI PERGURUAN TINGGI DI BANYUMAS Riyatno Riyatno; Agung Wicaksono; Agus Ganjar Runtiko
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Curug Muntu, yang terletak di Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, merupakan salah satu destinasi wisata alam yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ekowisata. Ekowisata adalah bentuk pariwisata yang bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal. Pengelolaan Curug Muntu sebagai program penguatan ekowisata bertujuan untuk memanfaatkan potensi alam yang ada secara berkelanjutan, dengan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat. Desa Ketenger memiliki keanekaragaman hayati yang kaya dan pemandangan alam yang indah. Namun, pengelolaan yang kurang optimal dan kurangnya fasilitas pendukung menjadi tantangan yang harus diatasi. Program ini dirancang untuk mengatasi tantangan tersebut melalui berbagai kegiatan, seperti konservasi lingkungan, peningkatan infrastruktur wisata, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan adanya program penguatan ekowisata ini, diharapkan Curug Muntu dapat menjadi destinasi wisata yang tidak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat Desa Ketenger. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan di kalangan masyarakat dan wisatawan. Pengelolaan Curug Muntu sebagai program penguatan ekowisata di Desa Ketenger telah menunjukkan hasil yang positif dan signifikan. Program ini berhasil meningkatkan jumlah wisatawan, melestarikan lingkungan, dan memberdayakan ekonomi masyarakat lokal. Peningkatan fasilitas wisata dan partisipasi aktif dari berbagai pihak telah memastikan keberlanjutan program ini. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang holistik dan partisipatif, potensi alam yang ada dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, program penguatan ekowisata di Curug Muntu tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Ketenger.
PEMBERDAYAAN PKK DESA ERETAN KULON DALAM MEMANFAATKAN BARANG BEKAS MENJADI MEDIA TANAM TAMAN GIZI KELUARGA Rudiansyah Rudiansyah; Setyo Dwi Widyastuti; Dartiwen Dartiwen; Mohamad Satori; Titik Respati; Hani Burhanudin
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan ibu-ibu PKK dalam memanfaatkan barang bekas sebagai media tanam untuk taman gizi keluarga, yang diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan mengurangi jumlah sampah rumah tangga. Minimnya akses terhadap sayuran segar dan tanaman herbal di tingkat rumah tangga, serta kurangnya kesadaran akan manfaat daur ulang, menjadi latar belakang utama program ini. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan praktek langsung. Ibu-ibu PKK dilatih untuk mengolah barang bekas seperti botol plastik, kaleng, dan ban menjadi pot yang bisa dimanfaatkan untuk menanam tanaman pangan seperti sayuran hijau dan tanaman obat keluarga (TOGA). Kesimpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan Ibu-ibu PKK tentang pengelolaan sampah menjadi media taman gizi keluarga, meningkatnya ketrampilan ibu-ibu PKK dalam menanam tanaman pangan di taman gizi keluarga, tersedianya taman gizi keluarga. Program ini berhasil mendorong inisiatif lokal dalam pengelolaan sampah serta meningkatkan akses keluarga terhadap tanaman pangan segar sebagai wujud menciptakan ketahanan pangan di tingkat keluarga.
PEMBUATAN SABUN CUCI TANGAN DARI JERUK NIPIS SEBAGAI PENCEGAHAN PENYEBARAN PENYAKIT MENULAR DI KALANGAN ANAK-ANAK La Ode Akbar Rasydy; Rohimah Rohimah; Saipullah Pratama; Santi Olivia; Septia Indah Lestari; Shella Raudhatul Jannah
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan siswa di SMKN 8 Kabupaten Tangerang dalam menjaga kebersihan tangan melalui pembuatan sabun cuci tangan berbahan dasar jeruk nipis. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi tentang pentingnya kebersihan tangan, diikuti dengan pelatihan praktis pembuatan sabun. Siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk memfasilitasi pembelajaran yang interaktif. Setiap kelompok diajarkan cara mengukur, mencampur, dan mengemas sabun menggunakan ekstrak jeruk nipis yang memiliki sifat antibakteri. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa siswa berhasil memproduksi sabun cuci tangan yang efektif dan aromatik, serta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama proses pembelajaran. Umpan balik dari peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mereka tentang pentingnya mencuci tangan dan pemanfaatan bahan alami. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah bahwa kegiatan pembuatan sabun cuci tangan tidak hanya memberikan keterampilan praktis kepada siswa, tetapi juga meningkatkan kesadaran mereka akan kesehatan dan kebersihan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat berlanjut dan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun budaya hidup bersih di lingkungan sekolah.
“SEKOLAH ANTI RABIES”: EDUKASI PENGENALAN, PENCEGAHAN, DAN PENANGANAN RABIES PADA SISWA SMA DI KOTA MALANG Ricadonna Raissa; Zelbina Silvia Mirzenti; Tyas Fachrunnisa; Regina Vanesa Tesalonika Prasita Atmaja; Sabrina Choirunnisa; Gretania Residiwati; Reza Yesica; Tiara Widyaputri; Ahmad Amir Akmal Bin Abdul Hamid; Amir Aiman Bin Muhaidin; Fikrie Bin Fakharoll Rodziee
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rabies merupakan penyakit zoonosis yang menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Penyakit ini disebabkan oleh virus rabies yang menyerang susunan saraf pusat dan dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani. Kegiatan Pengabdian Masyarakat Tematik “Sekolah Anti Rabies” ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMA di Kota Malang tentang penyakit rabies dan penanggulangannya. Kegiatan ini meliputi sosialisasi, sesi tanya jawab, serta pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 73,33% meningkat menjadi 87,45% pada post-test, dengan peningkatan sebesar 14,12%. Tingkat kepuasan peserta juga tinggi, menunjukkan efektivitas metode edukasi
PELATIHAN MENDESAIN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK GURU KIMIA DI KOTA MOJOKERTO Suyatno Sutoyo; I Gusti Made Sanjaya; Sophia Allamin; Zainul Arifin Imam Supardi; Beni Setiawan; Ika Ambarwati
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berbasis proyek (Project based learning) merupakan salah satu model pembelajaran yang direkomendasikan dalam kurikulum merdeka karena mampu membekali siswa dengan keterampilan abad 21 serta mewujudkan profil pelajar Pancasila. Tingkat pemahaman dan kemampuan guru kimia di Kota Mojokerto dalam mendesain pembelajaran berbasis proyek masih kurang sehingga diperlukan pelatihan untuk mengatatasi permasalahn mitra tersebut. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di SMAN 3 Mojokerto, pada hari Sabtu, 28 September 2024, diikuti oleh 25 orang guru kimia. Kegiatan diawali dengan penyajian materi pelatihan oleh Tim PKM, dilanjutkan dengan pendampingan pembuatan desain pembelajaran berbasis proyek melalui diskusi dan presentasi. Pada akhir kegiatan dilakukan refleksi dan pemberian angket. Berdasarkan hasil penilaian terhadap produk desain pembelajaran berbasis proyek yang dihasilkan melalui penugasan secara mandiri, peserta pelatihan telah memiliki kemampuan dalam menyusun desain pembelajaran berbasis proyek dengan kategori baik dengan skor rata-rata 85,40. Hasil analisis angket menunjukkan bahwa peserta memberikan respon respon yang sangat baik terhadap pelatihan yang telah dilaksanakan.