cover
Contact Name
Alfiandri
Contact Email
alfiandri@umrah.ac.id
Phone
+6281364381234
Journal Mail Official
khidmat.jurnal@umrah.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Dompak, Dompak, Kec. Bukit Bestari, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau 29115
Location
Kota tanjung pinang,
Kepulauan riau
INDONESIA
Khidmat: Journal Community Service
ISSN : 30635527     EISSN : 30634563     DOI : https://doi.org/10.31629/khidmat
Core Subject : Education, Social,
Khidmat: Journal of Community Service adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Pusat Studi Kebijakan dan Tata Kelola Maritim di Universitas Maritim Raja Ali Haji, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Indonesia. Jurnal ini berfokus pada publikasi hasil pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pembangunan berkelanjutan di kawasan maritim. Jurnal Khidmat menerima berbagai tulisan, termasuk artikel penelitian, studi kasus, dan laporan kegiatan pengabdian masyarakat yang berkaitan dengan isu-isu kemaritiman, sosial, ekonomi, dan budaya. Dengan pendekatan interdisipliner, jurnal ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pengetahuan dan praktik di lapangan, serta memfasilitasi pertukaran ide dan pengalaman antara akademisi, praktisi, dan masyarakat. Setiap publikasi dalam Khidmat diharapkan dapat mendorong inovasi dan kolaborasi dalam pengembangan solusi atas tantangan yang dihadapi oleh masyarakat maritim, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran masyarakat dalam pembangunan. Melalui jurnal ini, Pusat Studi Kebijakan dan Tata Kelola Maritim berkomitmen untuk memperkuat peran akademia dalam pengabdian kepada masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 31 Documents
Edukasi Ecoprint Siswa Sekolah Dasar memanfaatkan Bahan Alami dalam upaya meningkatkan Keterampilan Sejak Dini Suryadi Budi Utomo; Iqsan Tiyas Istiqo; Mahardika Yuhana Bayu Putra; Grandis Humaira Muanas; Shofiana Lailatus
Khidmat: Journal of Community Service Vol 1 No 3 (2024): Desember, 2024
Publisher : Pusat Studi Kebijakan dan Tata Kelola Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/khidmat.v1i3.7032

Abstract

Desa Jati, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah merupakan sebuah desa yang terletak dipinggiran kabupaten yakni terletak di Sragen bagian barat yang berbatasan dengan Kabupaten Karanganyar. Meskipun terletak dipinggir kabupaten, namun akses dalam menuju ke kota sudah cukup mudah sehingga teknologi mampu masuk dengan mudah ke desa ini. Desa Jati sudah mulai terdampak dari adanya globalisasi ini, yakni anak-anak muda sekarang mulai kehilangan rasa kepedulian mereka terhadap nilai kebudayaan mereka salah satunya yaitu batik. Dalam mengolah atau mengelola tumbuhan di Indonesia masih belum mampu digunakan secara optimal. Masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan tumbuhan mungkin hanya sebatas penggunaan seperti daun tumbuhan digunakan sebagai pembungkus makanan dan bunga digunakan untuk nyekar dan upacara adat saja dan hal itu belum mampu membuat nilai jual dari bagian tumbuhan tersebut menjadi optimal. Namun kini seiring perkembangan zaman bagian tumbuhan mampu digunakan untuk berbagai hal salah satunya yaitu digunakan sebagai pewarna alami dalam proses pembuatan batik dengan teknik Ecoprint. Hasil Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yakni kegiatan Kuliah Kerja Nyata atau biasa disingkat KKN khususnya pada kelompok 192 memiliki tujuan yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat tentang pemanfaatan bagian dari tumbuhan dan kain menjadi batik menggunakan teknik Ecoprint agar mampu menambah nilai jual dari tumbuhan dan kain khususnya masyarakat sejak usia dini. Pada kegiatan edukasi ini sasaran yang dituju yaitu anak-anak Sekolah dasar pada SD Negeri Jati 1 dan SD Negeri Jati 2 di Desa Jati, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan edukasi Ecoprint di kedua Sekolah Dasar ini dilakukan secara langsung kepada siswa dengan metode demonstrasi secara langsung pembuatan batik Ecoprint dengan menggunakan media totebag sebagai canvasnya oleh kelompok mahasiswa KKN. Dampak dari kegiatan edukasi ini adalah siswa memiliki pengetahuan serta keterampilan akan proses pembuatan batik dengan menggunakan teknik Ecoprint.
Peningkatan Kapasitas Artificial Intelligence dengan Pelatihan Pemanfaatan AI oleh KEMENKOMINFO Muhammad Arief Rahman
Khidmat: Journal of Community Service Vol 1 No 3 (2024): Desember, 2024
Publisher : Pusat Studi Kebijakan dan Tata Kelola Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/khidmat.v1i3.7034

Abstract

Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di Pemerintahan, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia melalui program Digital Talent Scholarship 2024, dirancang untuk meningkatkan kompetensi pegawai pemerintah dalam mengadopsi teknologi AI. Program ini berfokus pada peningkatan pengetahuan teoritis dan keterampilan praktis Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pegawai pemerintah non-ASN mengenai berbagai aspek AI. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memahami konsep dasar AI, berbagai aplikasi praktisnya dalam konteks pelayanan publik, serta etika dalam penggunaan AI untuk memastikan penggunaan teknologi secara bertanggung jawab. Metode pelatihan yang digunakan mencakup sesi pembelajaran online, baik asinkron maupun sinkron. Pada sesi asinkron, peserta diberikan kebebasan untuk mengakses materi pelatihan secara mandiri melalui platform Learning Management System (LMS). Materi ini mencakup video, artikel, dan modul yang memberikan pemahaman dasar tentang AI. Sesi sinkron, yang dilaksanakan melalui video konferensi, memungkinkan interaksi langsung antara pengajar dan peserta, sehingga mereka dapat mendiskusikan penerapan AI dalam skenario nyata yang relevan dengan tugas-tugas pemerintahan. Selain itu, peserta juga diminta untuk menyelesaikan tugas-tugas yang relevan dengan operasi pemerintahan, seperti analisis data menggunakan algoritma AI atau simulasi chatbot untuk layanan publik. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta dalam memahami dan mengimplementasikan teknologi AI. Peningkatan kompetensi ini tidak hanya mendorong efisiensi dalam proses pelayanan publik, tetapi juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas, karena data dapat dikelola dan dianalisis secara lebih baik. Kesimpulan dari program ini menekankan pentingnya pelatihan sebagai langkah strategis dalam upaya transformasi digital pemerintahan. Dengan demikian, diharapkan transformasi digital di sektor pemerintahan dapat berjalan lebih cepat dan merata, mendukung tercapainya pelayanan publik yang lebih baik di Indonesia.
Edukasi Strategi Marketing Wirausaha Produk Roti Lapas Batam (ROPASTAM) Warga Binaan Lapas Kelas II Batam Eva Amalia; Agung Arief Gunawan; Rosie Oktavia Puspita Rini
Khidmat: Journal of Community Service Vol 1 No 3 (2024): Desember, 2024
Publisher : Pusat Studi Kebijakan dan Tata Kelola Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/khidmat.v1i3.7035

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang strategi pemasaran wirausaha kepada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam. Warga binaan yang menjadi fokus kegiatan ini adalah mereka yang terlibat dalam usaha pembuatan roti, dikenal sebagai "Roti Lapas Batam" (Ropastam). Program ini memberikan pelatihan dan bimbingan tentang strategi pemasaran konvensional dan digital, dengan tujuan meningkatkan kemampuan warga binaan dalam memasarkan produk mereka. Produksi roti ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk mengurangi stres selama masa tahanan, tetapi juga menjadi bekal keterampilan yang dapat digunakan oleh warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana. Tema strategi marketing wirausaha dipilih sebagai fokus utama karena potensi untuk memperluas pasar secara signifikan dibandingkan dengan metode pemasaran tradisional. Selain memberikan pengetahuan tentang kewirausahaan, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangkitkan minat dan kreativitas warga binaan dalam mengembangkan ide bisnis lainnya di masa depan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mempersiapkan warga binaan untuk menghadapi tantangan di dunia bisnis yang terus berkembang, terutama di era digital. Pada akhirnya, diharapkan warga binaan dapat mandiri secara ekonomi dan aktif berperan dalam pembangunan masyarakat setelah kembali ke lingkungan sosial.
Implementasi Pendidikan Pancasila dalam Kegiatan Kunjungan Museum sebagai Upaya Penguatan Karakter di Kota Tanjungpinang Tia Aulia; Suci Fitriyani; Mohammad Syuzairi; Mahadiansar Mahadiansar
Khidmat: Journal of Community Service Vol 1 No 3 (2024): Desember, 2024
Publisher : Pusat Studi Kebijakan dan Tata Kelola Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/khidmat.v1i3.7036

Abstract

Kegiatan pengabdian yang bertujuan untuk menginternalisasi nilai-nilai Pancasila melalui kunjungan museum, yang menggunakan pendekatan etnopedagogi—pendidikan berbasis budaya dan kearifan lokal. Pengabdian ini berfokus pada peningkatan peran mahasiswa dalam mengenal dan menanamkan nilai-nilai Pancasila serta kebudayaan yang diwariskan oleh leluhur, melalui pengalaman langsung di museum. Museum dipilih sebagai sarana efektif bagi generasi muda untuk mendalami nilai-nilai luhur bangsa, baik dari segi Pancasila maupun kebudayaan lokal. Metode pengumpulan data dalam pengabdian ini mencakup observasi langsung, wawancara dengan mahasiswa serta pengelola museum, dan studi dokumentasi. Dalam kunjungan ini, mahasiswa diajak untuk tidak hanya melihat artefak dan sejarah, tetapi juga memahami konteks dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dan budaya melalui kunjungan museum dapat dilakukan melalui pembelajaran mandiri dan diskusi kelompok. Kunjungan ini menjadi ajang refleksi bagi mahasiswa/i untuk memahami relevansi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari serta mencintai warisan budaya bangsa. Pengalaman belajar langsung ini diharapkan mampu membentuk karakter generasi muda yang berbudi luhur, cinta tanah air, dan memiliki apresiasi yang lebih tinggi terhadap nilai-nilai kebangsaan.
Pendekatan Partisipatif Dalam Pengelolaan Berkelanjutan Pulau Penyengat Sebagai Destinasi Wisata Budaya Dewi Melinda Hutabarat; Pipit Irawati; Said Zamri; Erva Afriyana; Muhammad Adib Farhan; Firna Putri Az Zahara
Khidmat: Journal of Community Service Vol 1 No 3 (2024): Desember, 2024
Publisher : Pusat Studi Kebijakan dan Tata Kelola Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/khidmat.v1i3.7037

Abstract

Pulau Penyengat adalah warisan budaya Melayu yang memiliki nilai sejarah dan sangat berarti bagi masyarakat Kepulauan Riau. Namun, usaha untuk menjaga dan memanfaatkan warisan budaya ini menghadapi berbagai hambatan, seperti kurangnya pemahaman masyarakat, rendahnya partisipasi komunitas lokal, dan manajemen yang belum efektif. Aktivitas serta komitmen warga bertujuan untuk memberdayakan komunitas lokal dalam melestarikan dan memanfaatkan Pulau Penyengat sebagai kekayaan budaya yang berkelanjutan. Komitmen ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman serta kepedulian masyarakat mengenai nilai sejarah dan potensi Pulau Penyengat, melibatkan partisipasi aktif komunitas lokal dalam kegiatan pelestarian warisan budaya, serta merancang model pengelolaan Pulau Penyengat yang berkelanjutan dan memberikan manfaatnya langsung kepada masyarakat. Kegiatan dilakukan dengan pendekatan partisipatif, meliputi penyuluhan dan pelatihan yang diadakan mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji untuk pemuda dan pemimpin masyarakat mengenai sejarah, budaya, serta potensi Pulau Penyengat, serta pembentukan kelompok masyarakat yang peduli terhadap warisan budaya untuk mendokumentasikan, merawat, dan mempromosikan warisan budaya, serta pendampingan dari pemerintah daerah dan komunitas dalam merumuskan strategi pengelolaan Pulau Penyengat yang bersifat partisipatif. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya Pulau Penyengat, yang terlihat dari terbentuknya komunitas yang peduli dengan warisan budaya serta meningkatnya jumlah pengunjung.
Pengaruh Penggunaan CAD atau CAM terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran CNC Fitrinaldi Fitrinaldi; Khairi Rosadi; Faridl M. Husain; Taufik Hidayat; Desi Rahmatina; Encik Abdulhajar
Khidmat: Journal of Community Service Vol 1 No 3 (2024): Desember, 2024
Publisher : Pusat Studi Kebijakan dan Tata Kelola Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/khidmat.v1i3.7039

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan perangkat lunak Computer-Aided Design (CAD) dan Computer-Aided Manufacturing (CAM) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Computer Numerical Control (CNC) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain kelompok kontrol, melibatkan dua kelas dari SMK Negeri 3 Tanjungpinang, yaitu kelas eksperimen (menggunakan CAD/CAM) dan kelas kontrol (tanpa CAD/CAM). Setiap kelas terdiri dari 34 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata yang lebih tinggi (67,04) dibandingkan kelas kontrol (63,31), dengan selisih signifikan sebesar 3,73 poin. Data statistik juga menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memiliki distribusi nilai yang lebih homogen, dengan standar deviasi lebih rendah (3,06) dibandingkan kelompok kontrol (5,13), yang mengindikasikan efektivitas penggunaan CAD/CAM dalam pembelajaran. Penggunaan CAD/CAM terbukti meningkatkan pemahaman siswa terhadap desain mekanik, visualisasi proses pemesinan, serta kemampuan praktis dalam pemrograman CNC. Integrasi teknologi ini tidak hanya relevan dengan tuntutan Industri 4.0 tetapi juga meningkatkan keterlibatan siswa dan mempersiapkan mereka menghadapi dunia kerja modern. Penulis merekomendasikan penerapan CAD/CAM secara lebih luas dalam kurikulum SMK, dengan dukungan pelatihan guru, investasi perangkat lunak, dan kerja sama dengan industri untuk memperluas peluang magang siswa. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi berbasis Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran CNC untuk meningkatkan efektivitas dan kreativitas siswa.
Peningkatan Kepedulian Lingkungan Siswa SMKN 4 Garut melalui Praktik Pembuatan Lubang Resapan Biopori sebagai Upaya Konservasi Tanah dan Air Swardana, Ardli; Almaudina, Alya Zahira; Laura, Anisya; Rahman, Cahyadi Fadlur; Ulum, Fahmi Saepul; Rahmat, Tino Fauzi
Khidmat: Journal of Community Service Vol 2 No 3 (2025): Desember, 2025
Publisher : Pusat Studi Kebijakan dan Tata Kelola Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/khidmat.v2i3.7400

Abstract

Perubahan iklim, meningkatnya genangan air, dan belum optimalnya pengelolaan sampah organik di lingkungan sekolah menjadikan upaya konservasi tanah dan air sekaligus pendidikan lingkungan bagi siswa semakin mendesak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMKN 4 Garut dengan tujuan meningkatkan kepedulian lingkungan, pengetahuan, dan keterampilan siswa melalui praktik pembuatan lubang resapan biopori sebagai salah satu teknologi konservasi sederhana. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan siswa, guru, dan tim pengabdi dalam tahapan identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga refleksi. Rangkaian kegiatan meliputi observasi awal kondisi sekolah, edukasi dan sosialisasi konsep biopori serta konservasi tanah dan air, pelatihan teknis, praktik langsung pembuatan lubang resapan biopori di titik-titik strategis halaman sekolah, serta evaluasi menggunakan instrumen pretest–posttest, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa tentang biopori dan konservasi lingkungan yang tercermin dari kenaikan skor dan pergeseran kategori pengetahuan ke arah lebih tinggi, diikuti tumbuhnya sikap lebih peduli terhadap pengelolaan sampah organik dan kondisi lingkungan sekolah. Selain itu, terbentuk sejumlah lubang resapan biopori yang berfungsi sebagai sarana resapan air dan media pembelajaran berkelanjutan. Secara keseluruhan, program ini membuktikan bahwa integrasi PAR dan pembelajaran berbasis pengalaman efektif.
Transformasi Limbah Jeruk Menjadi Biomaterial Pektin sebagai Filosofi Inovasi Medis untuk Pencegahan Adhesi Pasca Laparatomi dan Kontribusinya pada Ekologi Maritim Berkelanjutan Nurafni, Fenny; AR, Haznah Faizah
Khidmat: Journal of Community Service Vol 2 No 3 (2025): Desember, 2025
Publisher : Pusat Studi Kebijakan dan Tata Kelola Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/khidmat.v2i3.7928

Abstract

Limbah kulit jeruk yang terus meningkat di berbagai wilayah pesisir berpotensi menurunkan kualitas lingkungan karena aliran limbah organik ke sungai dan laut, sementara dunia medis masih menghadapi persoalan adhesi pasca laparatomi yang menimbulkan nyeri kronis, gangguan kualitas hidup, biaya perawatan tinggi, dan kebutuhan re-operasi. Telaah ini bertujuan merumuskan kerangka konseptual program pengabdian kepada masyarakat pesisir yang memanfaatkan transformasi limbah kulit jeruk menjadi biomaterial pektin sebagai upaya pencegahan adhesi sekaligus pengurangan beban limbah dan pencemaran. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan analisis konseptual-filosofis terhadap penelitian mengenai karakteristik pektin, mekanisme terbentuknya adhesi, pendekatan bioekonomi sirkular, serta perspektif ekologi maritim dan kesehatan masyarakat, yang kemudian disintesis untuk merancang model edukasi, sosialisasi, pelatihan sederhana ekstraksi pektin, serta pendampingan masyarakat dalam pengelolaan limbah jeruk berbasis partisipasi warga. Hasil dan pembahasan telaah menunjukkan bahwa pektin kulit jeruk memiliki sifat fisikokimia, biokompatibilitas, dan biodegradabilitas yang mendukung sebagai kandidat barrier anti-adhesi, sekaligus memperkuat narasi etis tentang tanggung jawab pengelolaan limbah, perlindungan ekosistem pesisir, dan pengembangan ekonomi lokal berbasis inovasi biomaterial. Kesimpulannya, transformasi limbah kulit jeruk menjadi biomaterial pektin berpotensi menjadi basis program pengabdian yang mengintegrasikan peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga, inovasi kesehatan, pengelolaan lingkungan yang lebih baik, serta penguatan ekologi maritim berkelanjutan yang memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat sehingga hasil ini bisa memberikan dampak yang signifikan bagi kebutuhan lingkungan dan sosial dalam implementasinya.
Filosofi Pemanfaatan Enzim Bromelain Hasil Fermentasi Nanas sebagai Agen Bioaktif untuk Bone Healing dan Kontribusinya terhadap Ekologi Maritim Berkelanjutan Gunawan, Rahmad; AR, Hasnah Faizah
Khidmat: Journal of Community Service Vol 2 No 3 (2025): Desember, 2025
Publisher : Pusat Studi Kebijakan dan Tata Kelola Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/khidmat.v2i3.7929

Abstract

Pemanfaatan enzim bromelain yang diperoleh dari fermentasi limbah nanas merupakan wujud pergeseran paradigma dari ekonomi linear menuju bioekonomi sirkular dan bioekonomi biru yang menautkan kesehatan manusia dengan kelestarian ekosistem maritim. Limbah kulit, inti, dan mahkota nanas, yang umumnya dipandang sebagai residu tak bernilai, sesungguhnya kaya akan enzim proteolitik bromelain yang berpotensi sebagai agen bioaktif untuk mendukung proses bone healing. Artikel ini bertujuan menelaah secara filosofis dan ilmiah potensi bromelain hasil fermentasi nanas sebagai agen adjuvan penyembuhan tulang sekaligus sebagai instrumen pengurangan beban limbah agrikultur yang bermuara ke ekosistem pesisir dan laut. Metode yang digunakan adalah telaah pustaka naratif dengan penguatan semi-sistematis melalui penelusuran literatur. Hasil telaah menunjukkan bahwa bromelain fermentasi nanas memiliki aktivitas antiinflamasi, proteolitik, dan imunomodulator yang relevan dengan fase-fase kunci penyembuhan tulang, serta berpotensi diintegrasikan ke dalam berbagai platform biomaterial seperti hidrogel dan scaffold untuk pelepasan lokal yang terkontrol. Pada saat yang sama, fermentasi limbah nanas memungkinkan skema produksi enzim yang mendekati konsep zero-waste, membuka peluang ekonomi pada skala komunitas hingga industri, dan mengurangi aliran limbah organik ke wilayah pesisir. Secara filosofis, pemanfaatan bromelain hasil fermentasi nanas dimaknai sebagai upaya “memulihkan tulang manusia tanpa merusak tulang punggung ekosistem laut”, yang menyatukan agenda inovasi terapi regeneratif, pengelolaan limbah yang berkeadilan ekologis, dan penguatan ekologi maritim berkelanjutan.
Revitalisasi Sarana, Peningkatan Kapasitas Kader, dan Penguatan Kelembagaan di Posyandu Ananda Kecamatan Tanjungpinang Barat Lamidi, Lamidi; Samin, Rumzi; Syuzairi, Mohammad
Khidmat: Journal of Community Service Vol 2 No 3 (2025): Desember, 2025
Publisher : Pusat Studi Kebijakan dan Tata Kelola Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/khidmat.v2i3.7944

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat di Posyandu Ananda Kecamatan Tanjungpinang Barat dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya kapasitas kelembagaan, keterbatasan sarana prasarana, serta minimnya keterampilan kader dalam memberikan layanan kesehatan. Kondisi ini berdampak pada rendahnya efektivitas Posyandu sebagai pusat layanan kesehatan ibu dan anak di tingkat komunitas. Tujuan kegiatan ini adalah merevitalisasi sarana, meningkatkan kapasitas kader, dan memperkuat kelembagaan Posyandu agar mampu berfungsi lebih optimal dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan manajemen administrasi dan teknis kesehatan, pendampingan kader, serta penyediaan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa TV LED, AC, antropometri kit, dan media edukasi visual. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek manajemen kelembagaan, di mana pemahaman pengurus naik dari 28% menjadi 85% dan sistem pelaporan kini dilakukan secara bulanan. Partisipasi masyarakat juga meningkat dari 30% menjadi 70% setelah dilakukan sosialisasi dan penyuluhan kesehatan, disertai dengan meningkatnya cakupan imunisasi dan pemahaman gizi ibu balita. Revitalisasi sarana terbukti meningkatkan kenyamanan layanan dan kualitas pencatatan tumbuh kembang anak, sementara pelatihan kader menghasilkan peningkatan kompetensi dalam komunikasi kesehatan dan layanan berbasis komunitas. Kesimpulannya, program ini berhasil memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan keterampilan kader, serta mendorong partisipasi masyarakat, sehingga Posyandu Ananda dapat bertransformasi menjadi pusat layanan kesehatan komunitas yang mandiri, inklusif, dan berdaya saing.

Page 3 of 4 | Total Record : 31