cover
Contact Name
Lingga Nico
Contact Email
nicopgsd@unipma.ac.id
Phone
+6285856053202
Journal Mail Official
nicopgsd@unipma.ac.id
Editorial Address
Jl. Setia Budi No.85, Kanigoro, Kec. Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur 63118
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar
ISSN : -     EISSN : 26218097     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Konferensi Ilmiah Dasar merupakan seminar nasional yang diselenggarakan oleh program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas PGRI Madiun. Luaran dari Konferensi Ilmiah Dasar adalah prosiding online pada bidang pendidikan dasar yang sesuai dengan tema seminar yang diselenggarakan. Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar diterbitkan oleh Universitas PGRI Madiun. Focus dan scope jurnal secara umum tetapi tidak terbatas pada sebagai berikut. Pendidikan Dasar Pembelajaran matematika dasar Pembelajaran IPAS sekolah dasar Pembelajaran Bahasa sekolah dasar Teknologi pembelajaran untuk siswa dan guru sekolah dasar Kurikulum sekolah dasar
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 662 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Realistic Mathematic Education (RME) Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas III SDN 01 Klegen Azizah Suwitaningtyas Azzahra; Fauzatul Ma’rufah Rohmanurmeta; Vivi Rulviana
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 3 (2022): Peran PGSD dalam mempersiapkan kurikulum merdeka pada era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model RME terhadap hasil belajar pada pembelajaran tematik siswa kelas III SDN 01 Klegen. Penelitian dilakukan dengan jumlah sampel sebanyak 54 siswa. Metode yang digunakan Quasi Eksperiment dengan desain nonequivalent design control grup. Penelitian ini dilakukan di kelas kontrol dan kelas eksperimen. Berdasarkan hasil pretest dan posttest kelas kontrol mendapatkan nilai rata-rata dIbawah KKM. Sedangkan hasil pretest dan posttest kelas eksperimen mendapatkan rata –rata diatas KKM yaitu dengn minimal 70 dan hasil maksimal 100. Pengujian hipotesis dilakukan dengan teknik Paired Two Sample For Means atau T-Test dengan perolehan   t hitung (-7,508025684)  ≤ t tabel (2,006646805), maka H0 diterima dan H1 di tolak . Selanjutnya Kelas ekpserimen mendapatkan rata-rata. Berdasarkan data diatas nilai t hitung (8,157072188) ≥ t tabel (2,006646805), maka H0ditolak dan H1diterima. Hal tersebut ada hasil yang signifikan terhadap keefektifan hasil belajar pada pembelajaran tematik siswa kelas IIIB.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika pada Materi Pengumpulan Data Melalui Penerapan Model Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) di Kelas V SD Negeri 1 Punggelan Sony Irianto; Atikah Fitriana
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika ranah pengetahuan, sikap dan keterampilan matematika materi pengumpulan data melalui penerpan model kooperatif tipe STAD. Penelitian dilaksanakan di SDN 1 Punggelan, kelas V. Penelitian dilaksanakan dengan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Data pengetahuan diperoleh dari tes evaluasi. Data peningkatan sikap gotong royong dan keterampilan menyelesaikan persoalan matematika diperoleh dari pengamatan langsung dalam kelas. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskripif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada pengetahuan peserta didik dengan presentase ketuntasan 85,72%. Peningkatan pada sikap gotong royong dibuktikan dengan peningkatan skor rata-rata observasi ranah sikap yang diperoleh mencapai 3,21 dengan kriteria baik, dan telah mencapai indikator keberhasilan yang telah ditentukan yaitu sebesar 3 dengan kriteria baik.  Peningkatan keterampilan menyelesaikan persoalan matematika, dibuktikan dengan peningkatan skor pada observasi keterampilan yang diperoleh mencapai 3,27 dengan kriteria sangat baik dan telah mencapai indikator keberhasilan yang ditentukan yaitu skor 3 dengan kriteria baik. Hal tersebut menunjukkan bahwa penerapan model kooperatif tipe STAD (Student Team Achievement Division) dapat  meningkatkan hasil belajar matematika materi pengumpulan data.
Kesulitan Belajar Matematika Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Pada Siswa Kelas III Sekolah Dasar Siti Aminah Nuroniah; Kun Hisnan Hajron
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 3 (2022): Peran PGSD dalam mempersiapkan kurikulum merdeka pada era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa berkesulitan belajar matematika sering melakukan kekeliruan dalam belajar berhitung dan kekeliruan dalam menyelesaikan soal cerita. Kesulitan yang sering dialami oleh siswa yaitu kesulitan saat mengerjakan soal cerita karena kurang mampu memahami maksud soal dan kebingungan saat menentukan operasi hitung yang akan dipakai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kesulitan belajar matematika yang dialami siswa, faktor yang mempengaruhi kesulitan belajar, dan mengungkapkan upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan belajar matematika di kelas III Sekolah Dasar. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Subyek penelitian yaitu siswa kelas III sebanyak 10 orang dan guru kelas III. Prosedur pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, teknik tes dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas III yang berjumlah 10 siswa dari 15 siswa mengalami kesulitan belajar matematika dalam menyelesaikan soal cerita. Kesulitan belajar matematika menyelesaikan soal cerita yang terjadi di kelas III SD meliputi kesulitan memahami konsep, kesulitan dalam keterampilan, dan kesulitan memecahkan masalah. Faktor yang menyebabkan kesulitan belajar matematika berasal dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang berasal dari siswa meliputi IQ atau intelegensi, sikap siswa dalam belajar matematika, motivasi belajar siswa yang masih rendah, kesehatan tubuh yang tidak optimal, dan kemampuan pengindraan siswa yang kurang. Sedangkan faktor eksternal yang berasal dari luar siswa antara lain kurangnya variasi mengajar guru, penggunaan media pembelajaran yang belum maksimal, sarana prasarana di sekolah, serta lingkungan keluarga.
Penerapan Media Smart Card Terhadap Kemampuan Kognitif Pada Pembelajaran IPAS Siswa Kelas IV Di Sekolah Dasar Nabila Mauludfi; Hendra Erik Rudyanto; Fida Rahmantika Hadi
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil observasi yang dilakukan di SDN 3 Tanjung di temukan permasalahan pada penurunan nilai siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS di awal semester. Hal ini dikarenakan beberapa dari siswa yang masih belum sepenuhnya bisa memahami pembelajaran IPAS di awal pelaksanaan kurikulum merdeka yang baru. Hal tersebut dapat dilihat dari penurunan nilai prestasi dari sebelum pemberlakuan pembelajaran IPAS pada kurikulum merdeka dan setelah pembelajaran IPAS pada kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan media smart card terhadap  kemampuan kognitif siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Populasi penelitian sebanyak 3 sekolah dan 38 jumlah pengamat. Metode analisis data menggunakan metode kuasi eksperimen (quasi eksperimental design) dengan dua kelompok yang dipilih acak. Teknik pengumpulan data dan teknik analisis data yaitu kuantitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebelum penggunaan smart card nilai siswa dalam menjawab soal rendah, sementara ketika sudah adanya penggunaan smart card nilai siswa lebih baik. penggunaan smart card dalam pembelajaran IPAS dapat berpengaruh terhadap kemampuan kognitif siswa kelas IV di sekolah dasar.
Pengaruh Media Wordwall Game Quiz terhadap Minat Belajar Siswa Nita Dwi Rahayu; Hartini Hartini; Heny Kusuma Widyaningrum
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 4 (2023): Peran Pendidikan Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media wordwall game quiz terhadap minat belajar siswa kelas V pada pembelajaran topik 9 subtopik 3 pembelajaran 1 di MIN 2 Kota Madiun. Metode semi empiris jenis kuantitatif yang digunakan pada penelitian, partisipan tidak acak merupakan desain penelitian karena memasukkan dua kelas sebagai sempel. Kelas kontrol mengunakan PowerPoint interaktif, sedangkan kelas ekperimen memakai wordwall. Terdapat dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah dukungan permainan kata kunci, sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini ialah minat belajar. Populasi pada penelitian iyalah siswa kelas VC dan VD Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Kota Madiun. Kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang digunakan. Pengujian hipotesis menggunakan independen sample tes. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, post-test memiliki nilai sig. (2-tailed) lebih kecil yaitu Sig. (2-tailed) = 0,000 ˂ ???? = 0,05. Dari hasil pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa minat siswa pada kelas eksperimen menunjukkan peningkatan yang jelas pada hasil belajar tematik. 
Pendidikan karakter anak berkebutuhan khusus melalui gerakan aku istimewa aku indonesia untuk siswa sekolah dasar Rizal Akbar Prihantoro
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 1 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak. Penguatan pendidikan karakter (character education) sangat relevan untuk mengatasi krisis moral yang sedang melanda di negara kita. Krisis tersebut antara lain berupa meningkatnya pergaulan bebas, maraknya angka kekerasan anak-anak dan remaja, kejahatan terhadap teman, pencurian remaja, kebiasaan menyontek, penyalahgunaan obat-obatan, pornografi, dan perusakan milik orang lain sudah menjadi masalah sosial yang hingga saat ini belum dapat diatasi secara tuntas. Dalam paradigma pendidikan kebutuhan khusus keberagaman anak sangat dihargai. Setiap anak memiliki latar belakang kehidupan budaya dan perkembangan yang berbeda-beda, dan oleh karena itu setiap anak dimungkinkan akan memiliki kebutuhan khusus serta hambatan belajar yang berbeda beda pula, sehingga setiap anak sesungguhnya memerlukan layanan pendidikan yang disesuiakan sejalan dengan hambatan belajar dan kebutuhan masing-masing anak. Siswa sekolah dasar yang masih abu-abu karakternya menjadi tantangan untuk melatihnya melalui pendidikan karakter.
Peran Orang Tua Terhadap Keaktifan Belajar dan Hasil Belajar IPS Siswa SD Pada Masa Pandemi Covid-19 Winarni Winarni; Sudarmiani Sudarmiani; Moh Rifai
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 3 (2022): Peran PGSD dalam mempersiapkan kurikulum merdeka pada era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar IPS di masapandemi Covid-19 SDN 1 Pengkol Kabupaten Ponorogo. Penelitian ini merupakan PenelitianTindakan Kelas dengan melibatkan Peran Orang Tua Terhadap Keaktifan Belajar dan Hasil BelajarIPS Siswa Pada Masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 1 Pengkol KabupatenPonorogo dengan jumlah perempuan 30 laki-laki 28 dengan jumlah siswa seluruhnya 58siswa. Desain penelitian kolaboratif,yaitu melibatkan semua orang yang bertanggung jawab untukmeningkatkan pendidikan.Berdasarkan analisis data dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan bahwa ketercapaian hasilbelajar pada pra siklus nilai rata-rata pengetahuan dan ketrampilan belum mencapai KKM sebesar75.Pada siklus I banyak mengalami peningkatan. Nilai rata-rata pengetahuan 90 dan ketrampilan87,8. Dengan siklus II merupakan akhir rangkaian penelitian tindakan dan tidak perlu dilakukansiklus berikutnya. Berdasarkan hasil tindakan yang dilakukan pada pra siklus sampai siklus II dapatdisimpulkan bahwa : (1) Peran Orang Tua Terhadap Keaktifan Belajar dapat meningkatkan BelajarIPS Siswa Pada Masa Pandemi Covid-19, (2) Peran Orang Tua Terhadap dapat meningkatkan HasilBelajar IPS Siswa Pada Masa Pandemi Covid-19 SDN 1 Pengkol Kabupaten Ponorogo tahunpelajaran 2021/2022
Strategi dan Implementasi: Penguatan Karakter di Lingkungan Keluarga Laras Handayaningsih; Altera Ruriyan Pratiwi; Septiana Dyah Ayu Savira; Sani Rohmawati; Fadita Prisilya Kharisma Putri; Endang Sri Maruti
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguatan karakter di lingkungan keluarga merupakan proses penting dalam membentuk kepribadian dan moral anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi dan implementasi penguatan karakter dalam keluarga, serta mengevaluasi dampaknya terhadap perkembangan karakter anak-anak. Metode yang digunakan meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga yang menerapkan nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab, dan empati secara konsisten cenderung memiliki anak-anak dengan kepribadian yang kuat dan perilaku positif. Selain itu,penguatan karakter dalam keluarga membantu anak-anak mengembangkan kemampuan sosial dan emosional yang lebih baik, serta kesiapan yang lebih tinggi dalam menghadapi tantangan hidup. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan seperti kurangnya perhatian dari orang tua dan pengaruh negatif media dan lingkungan luar. Oleh karena itu, penting bagi keluarga untuk menciptakan lingkungan yang mendukung dan konsisten dalam mengajarkan nilai-nilai positif.
Upaya Meningkatkan hasil Belajar IPS Melalui Metode Sosiodrama Pada Siswa Kelas V SDN Dadi 4 Kabupaten Magetan Yeyen Wahyu Novansa; Restu Lusiana; Sucipto Sucipto
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 4 (2023): Peran Pendidikan Dasar Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: mendeskripsikan penggunaan metode sosiodrama, meningkatkan pembelajaran dan menemukan kendala serta solusi dalam peningkatan pembelajaran IPS di kelas V SD. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SDN. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas Kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Tiap siklus mencakup tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi dan tahap refleksi. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan metode sosiodrama dapat meningkatan pembelajaran IPS di kelas V SD.
Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning dengan Bantuan Media Kartu untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Florista Aurora Valentiana
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 5 (2024): Transformasi Pembelajaran Pada Pendidikkan Dasar Integrasi Computational Thinking
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui penerapan model Contextual Teaching and Learning berbantu media kartu kata untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di sekolah dasar dan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning berbantu media kartu kata untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika di Sekolah Dasar. PTK digunakan sebagai metodologi penelitian ini. Cara untuk mengumpulkan data melibatkan observasi dan pengujian. Alat penelitian meliputi lembar observasi instruktur, lembar observasi siswa dan tes  kemampuan  hasil  belajar  siswa.  20 siswa kelas 5 SDN Pintu Jenangan Kabupaten Ponorogo. dijadikan subjek  penelitian. Menurut temuan penelitian, penerapan model CTL secara  tatap muka dengan  kartu  kata  sebagai  alat pelengkap  dianggap berhasil.  Dengan nilai rata-rata pada siklus I sebesar 53,33% dan siklus II sebesar 93.34%, maka kecakapan guru dalam melaksanakan  kegiatan  belajar  mengajar  dengan  menggunakan  model  CTL  dengan penggunaan kartu kata dinilai baik.