cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 826 Documents
Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Pencegahan Dan Upaya Pencegahan Penularan Tuberkulosis Paru Di Rumah Fitria Nurul Mazidah; Wahyu Tri Ningsih; Wahyuningsih Triana Nugraheni; Titik Sumiatin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1922

Abstract

Tuberkulosis Paru adalah penyakit infeksi menular yang hingga kini tetap menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah Kabupaten Tuban. Meskipun berbagai program pengendalian telah dilakukan, angka kejadian Tuberkulosis Paru tetap tinggi. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah rendahnya tingkat pengetahuan keluarga mengenai mekanisme penularan dan upaya pencegahan di lingkungan rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan upaya pencegahan penularan Tuberkulosis Paru yang dilakukan oleh keluarga penderita di rumah. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh keluarga pasien TB paru di wilayah kerja Puskesmas Sumurgung, Kabupaten Tuban, pada Januari 2025, dengan jumlah 59 responden yang ditetapkan melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang digunakan untuk mengukur pengetahuan dan upaya pencegahan keluarga. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan penyajian distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dari keluarga penderita Tuberkulosis Paru memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori baik (54,2%), dan setengah dari keluarga memiliki upaya pencegahan dalam kategori cukup (50,8%). Selain itu, keluarga dengan pengetahuan baik sebagian besar juga menunjukkan upaya pencegahan dalam kategori baik (82,1%).Menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan upaya pencegahan yang dimiliki keluarga penderita Tuberkulosis Paru bervariasi dan tidak terdapat keluarga dengan pengetahuan baik yang memiliki Upaya pencegahan dengan kategori kurang. Secara umum, tingkat pengetahuan keluarga tentang pencegahan dan upaya pencegahan penularan Tuberkulosis Paru di rumah tergolong baik, namun belum optimal. Hal ini menunjukkan perlu adanya edukasi kesehatan yang lebih intensif dan berkelanjutan, agar keluarga mampu menerapkan tindakan pencegahan secara tepat di lingkungan rumah.
Self-Efficacy Lansia Dalam Pengobatan Hipertensi Di Puskesmas Wire Kabupaten Tuban Puspita Aliffia; Teresia Retna Puspitadewi; Yasin Wahyurianto; Su’udi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1923

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius, terutama di kalangan lansia. Penyakit ini dikenal sebagai silent-killer karena sering tidak disadari hingga menyebabkan komplikasi seperti stroke, penyakit jantung koroner, dan gagal ginjal. Tingginya prevalensi hipertensi pada lansia menunjukkan bahwa pengobatannya masih belum optimal. Salah satu faktor penyebabnya adalah rendahnya self-efficacy lansia dalam menjalani pengobatan. Berdasarkan survei awal di Puskesmas Wire, dari 10 lansia penderita hipertensi, 8 orang tidak rutin menjalani pengobatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui self-efficacy lansia dalam pengobatan hipertensi di puskesmas wire. Desain pada penelitian ini deskriptif, populasi penelitian ini adalah seluruh lansia penderita hipertensi yang memeriksakan diri di Puskesmas Wire pada tahun 2024, yaitu sebanyak 396 orang, dengan rata-rata kunjungan sebanyak 33 lansia per bulan. Besar sampel 33 lansia. Menggunakan teknik Total Sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah self-efficacy lansia dalam pengobatan hipertensi. Data yang dikumpulkan melalui kuesioner. Data dianalisis deskriptif dengan tabel frekuensi distribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh lansia berusia 60 – 74 tahun, hampir setengahnya berpendidikan sekolah dasar, dan sebagian besar tidak bekerja. Sebagian besar lansia memiliki self-efficacy tinggi dalam pengobatan hipertensi. Lansia berusia 75 – 90 tahun, berpendidikan rendah, dan tidak bekerja cenderung memiliki self-efficacy rendah. Sebaliknya, lansia yang masih aktif bekerja dan berpendidikan lebih tinggi menunjukkan self-efficacy yang tinggi dalam pengelolaan pengobatan hipertensi. Peningkatan self-efficacy dalam pengobatan hipertensi dapat dilakukan melalui dukungan keluarga, edukasi kesehatan berkelanjutan, serta keterlibatan lansia dalam aktivitas produktif, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan pengobatan dan menurunkan risiko komplikasi.
Pengaruh Kombinasi Terapi Akupresur Dan Terapi Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Desa Tegalsiwalan Didit Reza Fahlusi; Terapi Akupresur; Iin Aini Isnawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1924

Abstract

Hipertensi adalah salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah serius dan seringkali disebut sebagai the silent killer karena gejala pada umumnya tanpa keluhan sehingga penderita tidak mengetahui menderita hipertensi namun kemudian mendapatkan dirinya tersebut sudah terdapat penyakit penyerta atau komplikasi dari hipertensi.Design penelitian ini merupakan pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre post test. Populasi 40 responden, sampel yang diteliti berjumlah 36 responden diambil dengan cara purposive sampling. Metode penelitian ini dilakukan 3 hari berturut-turu setiap pertemuan membutuhkan waktu 15-20 menit. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan SPSS uji paired T Test.Hasil penelitian ini didapatkan nilai tekanan darah lansia penderita hipertensi saat pre-post. Menunjukkan hasil tekanan darah diastol saat pretest mayoritas 161-173, dan tekanan darah sistolik 120-133. sedangkan hasil tekanan darah diastol saat post test 139-154 dan tekanan darah sistolik 99-110. Hasil uji paired T test didapatkan nilai ρ value sebesar 0,000 <0,05. Hal ini menunjukkan ada pengaruh kombinasi terapi akupresur dan terapi relaksasi benson terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di desa tegalsiwalan.Kombinasi terapi akupresure dan terapi relaksasi benson untuk menurunkan tekanan darah karana kedua metodde ini menawarkan pendekatan Holistic dan alami yang didukung oleh penelitian sebelumnya, gabungan dari kedua metode ini menciptakan pendekatan yang kompresif.
Pengaruh Edukasi Oral Hygiene Menggunakan Media Busy Book Terhadap Keterampilan Menggosok Gigi Pada Anak Usia Prasekolah Di TK Zainul Hasan Ahmad Wildan Fahrizi; Rizka Yunita; Alwin Widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1926

Abstract

Keterampilan menggosok gigi merupakan keterampilan yang penting untuk diajarkan pada anak usia prasekolah. Salah satu media yang dapat meningkatkan keterampilan menggosok gigi adalah busy book. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh edukasi oral hygiene menggunakan media busy book terhadap keterampilan menggosok gigi pada anak usia prasekolah di TK Zainul Hasan. Metode penelitian ini menggunakan desain Pre-experimental dengan pendekatan One group pre-post design dengan menggunakan lembar observasi dan modul keterampilan menggosok gigi dengan 1 kali pertemuan setiap hari selama 3 hari berturut-turut. Populasi penelitian ini sebanyak 70 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 responden. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi, keterampilan menggosok gigi pada anak dengan kategori sangat kurang sebanyak 34 responden (56.7%). Setelah diberikan intervensi keterampilan menggosok gigi pada anak meningkat pada kategori sangat baik sebanyak 27 responden (45.0%). Hasil analisis Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan ada pengaruh edukasi oral hygiene menggunakan media busy book terhadap keterampilan menggosok gigi pada anak usia prasekolah dengan nilai p-value = 0.001 < α = 0,05. Edukasi oral hygiene menggunakan media busy book efektif meningkatkan keterampilan menggosok gigi pada anak. Diharapkan dengan diberikan edukasi oral hygiene menggunakan media busy book siswa dapat menambah pengetahuan sehingga dapat mengaplikasikan keterampilan menggosok gigi secara baik dan benar.
Hubungan Antara Intensitas Bullying Dan Kesehatan Remaja SMA Wilayah Kulon Progo Ellen Angelina; Agus Haryanto Widagdo; Santoso; Wiwit Sugiarti; Mamik
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i8.1930

Abstract

Bullying merupakan salah satu bentuk kekerasan yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental remaja. Isu bullying di kalangan remaja merupakan masalah serius yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mental. Penting untuk memahami sejauh mana intensitas bullying memengaruhi kondisi psikologis remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas bullying dengan kesehatan mental pada remaja SMA di wilayah Kulon Progo. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif korelasi antara dua variabel. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan “Cross Sectional” dengan jumlah responden sebanyak 189 siswa SMA di Kulon Progo. Instrumen penelitian berupa kuesioner The Revised Olweus Bully/Victim Questionnare untuk menilai intensitas bullying dan Mental Health Continuum- Short Form untuk menilai kesehatan mental. Hasil: Analisis dengan uji chi-square menunjukkan nilai p-value 0,196 (>0,05). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan signifikan antara intensitas bullying dan kesehatan mental remaja.
Pengetahuan Remaja Putri Tentang Anemia Dengan Pola Makan Di SMP Negeri 3 Semanding Intan Athalia Christine; Wahyu Tri Ningsih; Wahyuningsih Triana N; Su’udi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1931

Abstract

Sebagian besar masyarakat Indonesia cenderung mengonsumsi makanan cepat saji atau makanan rendah gizi tanpa mempertimbangkan kandungan gizinya. Akibatnya, semakin banyak remaja perempuan yang mengalami resiko anemia akibat pola makan yang kurang gizi. Survey awal oleh peneliti di SMP Negeri 3 Semanding di dapati 5 remaja putri memiliki pengetahuan kurang dan 10 remaja putri memiliki pola makan yang buruk. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan pengetahuan remaja putri tentang anemia dengan pola makan di SMP Negeri 3 Semanding. Desain studi ini menggunakan analitik korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswi kelas VII dan VIII SMPN 3 Semanding Tahun 2024/2025 sebanyak 85 siswi dengan besar sampel sejumlah 70 siswi dan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Variabel Independent pengetahuan remaja putri tentang anemia, variabel dependent pola makan. Pengambilan data membagikan kuisioner dan analisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian hampir setengahnya (45,7%) remaja putri memiliki pengetahuan tentang anemia kurang, sebagian besar (75,7%) remaja putri memilik pola makan yang negatif. Hasil uji uji Chi-Square p = 0,001 < 0,05. Hasil tersebut menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan remaja putri tentang anemia dengan pola makan. Pola makan berkaitan erat dengan pengetahuan, artinya tingkat pengetahuan yang kurang maka dapat berdampak pada pola makan remaja yang tidak baik dan tidak teratur. Oleh karena itu edukasi kesehatan rutin mengenai anemia dari instansi pendidikan sangat penting meningkatkan kesadaran remaja putri dalam mencegah resiko anemia.
Tingkat Pengetahuan Keluarga Dalam Pencegahan Penularan Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Tuban Lintang Padharani Atmajaningtyas; Wahyuningsih Triana Nugraheni; Wahyu Tri Ningsih; Teresia Retna Puspitadewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1935

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, terutama menyerang paru-paru. Meski penanggulangan terus dilakukan, kasus TBC Paru di Indonesia masih tinggi. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya pengetahuan keluarga dalam mencegah penularan. Di wilayah Puskesmas Tuban, kasus TBC meningkat dari 51 (2022), menjadi 69 (2023), dan 75 kasus (2024). Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat pengetahuan keluarga dalam pencegahan penularan TBC Paru. Desain pada penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan Crossectional. Populasi penelitian adalah seluruh keluarga pasien tuberkulosis paru tahun 2024 di Pukesmas Tuban berjumlah 75 orang dengan sampel 64 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Variabel penelitian yaitu tingkat pengetahuan keluarga dalam pencegahan penularan tuberkulosis paru. Data diambil dengan kuesioner dan diolah dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruhnya (95%) keluarga penderita Tuberkulosis Paru di Puskesmas Tuban berusia 19–59 tahun, sebagian besar (58%) berpendidikan SMA, dan sebagian besar (55%) memiliki pekerjaan. Namun, hampir setengahnya (41%) keluarga penderita memiliki pengetahuan yang kurang dalam pencegahan penularan TBC. Namun, seluruhnya (100%) keluarga penderita dengan pengetahuan kurang berumur 10–19 tahun, seluruhnya (100%) keluarga penderita berpendidikan SD, dan hampir setengahnya (48%) keluarga penderita dengan pengetahuan kurang memiliki pekerjaan. Upaya menurunkan angka TBC Paru dapat dilakukan melalui motivasi dan konseling selama pengobatan, serta peningkatan penyuluhan, motivasi, dan pelayanan oleh tenaga kesehatan, khususnya kepada keluarga yang memiliki anggota terinfeksi TBC Paru.
Efektivitas Pemberian Kompres Air Hangat Dan Kompres Hangat Jahe Terhadap Penurunan Nyeri Pada Penderita Asam Urat Di Desa Alassumur Lor Besuk Fitratul Aini; Nur Hamim; Nafolion Nur Rahmat
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1936

Abstract

Asam urat adalah suatu penyakit yang berkaitan dengan metabolik dimana kadar asam urat dalam tubuh sudah tidak bisa terkontrol. Nyeri sendi merupakan tanda dan gejala dari penyakit asam urat, nyeri ini sangat menganggu dan menyulitkan banyak orang dan juga dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian kompres air hangat dan kompres hangat jahe terhadap penurunan nyeri pada penderita asam urat. Penelitian ini menggunakan metode pre eksperimental design dengan two group pre post test design, setiap kelompok sebanyak 17 responden Populasi sebanyak 34 responden dengan pengambilan teknik total sampling. Skala data yang digunakan yaitu interval, menggunakan alat ukur lembar observasi Numeric Rating Scale (NRS). Menggunakan uji wilcoxon signed rank test.Hasil dari pre kompres air hangat skala nyeri tertinggi 5 (sangat menyedihkan), sedangkan kompres hangat jahe skala nyeri tertinggi 6 (intens). Hasil dari post kompres air hangat skala nyeri tertingginya 4 (menyedihkan), sedangkan kompres hangat jahe skala nyeri tertinggi 5 (sangat menyedihkan).Diharapkan untuk responden dapat menerapkan kompres air hangat dan kompres hangat jahe sebagai salah satu cara untuk menurunkan nyeri asam urat, selain bahan yang digunakan sangat mudah kompres air hangat dan kompres hangat jahe sangat efektiv dalam menurunkan nyeri asam urat.
Pengaruh Finger Painting Terhadap Perkembangan Kognitif Pada Anak Prasekolah Usia 3-4 Tahun Di PAUD TP Al Ikhlas Desa Plaosan Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo Siti Sulaiha; Dodik hartono; Alwin widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1937

Abstract

Perkembangan kognitif merupakan salah satu teori yang dapat mengungkapkan bagaimana anak mampu beradaptasi dan menginterpretasikan diri pada perkembangan kognitif kemampuan berfikir anak usia 3-4 tahun ialah mengelompokkan benda sesuai warna, membedakan besar kecil bola, membedakan warna. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh finger painting terhadap perkembangan kognitif pada anak prasekolah usia 3-4 tahun.Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian pre experimental design dengan one group pre post test design. Jumlah Populasi sebanyak 30 anak dengan tekhnik pengambilan sample total sampling. Data yang di peroleh yaitu dengan uji Wilcoxon signed rank test.Hasil penelitian ini didapatkan perkembangan kognitif pada saat pre-post. Menunjukkan hasil perkembangan kognitif pada pretest mayoritas kategori mulai berkembang sebanyak 22 anak (73,3%).pada data post test mayoritas kategori mulai berkembang sesuai harapan 23 anak (76,7%). Hasil uji Wilcoxon didapatkan ada pengaruh finger painting terhadap perkembangan kognitif pada anak prasekolah usia 3-4 tahun dengan P value = 0,000.untuk meningkatkan pengetahuan terkait dengan finger painting dengan cara mengaplikasikan setiap pembahasan dan kegiatan yang telah diberikan oleh peneliti yakni finger painting atau melukis menggunakan jari untuk meningkatkan perkembangan kognitif pada anak.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi Lansia Di Desa Karangbong Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo Imroatul Maulidah Ayyub; Ro’isah; Iin Aini Isnawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1938

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah melebihi batas normal >140/90 mmHg. Kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, gagal jantung, dan penyakit ginjal. Faktor-faktor seperti riwayat keluarga, tingkat stres, aktivitas fisik, dan pola makan diduga berperan dalam kejadian hipertensi pada lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi di Desa Karangbong Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo.Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh lansia penderita hipertensi usia 55-64 tahun sebanyak 52 orang, sampel dihitung menggunakan rumus slovin diperoleh 46 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi, lalu dianalisis menggunakan bantuan SPSS 27 dengan uji Spearman Rank untuk analisis bivariat dan regresi logistik untuk analisis multivariat.Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki riwayat keluarga hipertensi (24 orang), tingkat stres sedang (15 orang), aktivitas fisik sedang (24 orang) dan pola makan kurang (22 orang). Terdapat pengaruh signifikan antara riwayat keluarga (p = 0,028), tingkat stres (p = 0,010), dan pola makan (p = 0,022) dengan kejadian hipertensi. Sementara aktivitas fisik tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan (p = 0,520). Dari uji regresi loistik riwayat keluarga merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi kejadian hipertensi dengan nilai signifikan p = 0,048 dan Odds Ratio (OR) = 5,752.Faktor riwayat keluarga, stres, dan pola makan berpengaruh terhadap kejadian hipertensi pada lansia, dengan riwayat keluarga sebagai faktor paling dominan. Intervensi promotif dan preventif yang melibatkan keluarga serta edukasi mengenai gaya hidup sehat sangat diperlukan untuk mencegah hipertensi pada lansia.