cover
Contact Name
Putu Oky Ari Tania
Contact Email
putuoky@uwks.ac.id
Phone
+628155000835
Journal Mail Official
uppp-fk@uwks.ac.id
Editorial Address
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Jl. Dukuh Kupang XXV No.54, Dukuh Kupang, Kec. Dukuhpakis, Kota SBY, Jawa Timur 60225
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran
ISSN : 30260256     EISSN : 30260256     DOI : -
Artikel yang dipublikasi di Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran meliputi bidang Kedokteran dan Kesehatan
Arjuna Subject : Kedokteran - Embriologi
Articles 69 Documents
ANALISIS FAKTOR RISIKO ANEMIA PADA KEHAMILAN PENYEBAB STUNTING PADA ANAK Nanda, Karisa Betha; Anggono, Susan Jocelyn; Tjokro, Vanessa Susanto; Putri, Diah Arrizah; Santoso, Anna Lewi
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 3 (2025): Edisi 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Anemia adalah kondisi konsentrasi hemoglobin (Hb) dalam darah yang lebih rendah dari kadar normal. Anemia pada kehamilan dapat meningkatkan angka terjadinya stunting pada anak. Hal ini dapat terjadi karena ketidakcukupan pemenuhan energi bagi ibu dan janinnya sehingga dapat menyebabkan stunting di kemudian hari. Kejadian anemia pada ibu hamil di Indonesia mencapai angka 48,9%.  Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak yang ditandai dengan tinggi badan kurang dari standar usianya, yang menjadi suatu indikator gizi buruk kronis. Kejadian stunting di Indonesia mencapai angka 21,6%. Tujuan: Menganalisis faktor risiko anemia pada kehamilan penyebab stunting pada anak. Metode: Pencarian jurnal melalui Google Scholar dan Researchgate. Hasil Penelitian: Anemia pada kehamilan dapat menyebabkan stunting pada anak. Kesimpulan: terdapat hubungan antara anemia ibu hamil terhadap kejadian stunting pada anak.
A literature review PERAN MTORC1 DAN HORMON IGF-1: RISIKO OBESITAS PADA DEWASA DARI STUNTING Anggono, Susan; Tjokro, Vanessa Susanto; Putri, Diah Arrizah; Nanda, Karisa Betha; Santoso, Anna Lewi
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 3 (2025): Edisi 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Stunting didefinisikan sebagai kekurangan gizi dalam kurun waktu 1000 hari pertama kehidupan akibat ketidaksesuaian pemberian makanan dengan pemenuhan kebutuhan gizi. Anak dengan stunting memiliki aktivitas mTORC1 yang menurun dibandingkan dengan anak seusianya. Penurunan ini akan menurunkan aktivitas IGF-1 sehingga proses oksidasi lemak menurun dan menyebabkan penumpukan lemak sehingga terjadi obesitas.  Obesitas merupakan penyakit kronis dengan deposit lemak berlebihan pada tubuh yang menyebabkan permasalahan kesehatan. Pada  tahun 2018, sekitar 7,6 juta anak usia sekolah dan 3,3 juta remaja di Indonesia hidup dengan kelebihan berat badan atau obesitas. Tujuan: Menganalisis peran mTORC1 dan IGF-1 pada anak stunting terhadap kejadian obesitas pada dewasa. Metode: Pencarian jurnal melalui PubMed, Google Scholar, serta situs resmi lainnya (WHO, CDC, Kemenkes RI,dll) Hasil Penelitian: Stunting meningkatkan risiko terjadinya obesitas/overweight pada anak-anak. Kesimpulan: Stunting dapat meningkatkan risiko terjadinya obesitas pada saat dewasa.
PREVALENSI OSTEOPOROSIS PADA KEGIATAN PEMERIKSAAN KEPADATAN MASSA TULANG DI KELURAHAN PEJAGAN DAN PANGERANAN (KECAMATAN BANGKALAN) Setiawan, Budhi; Hernanda, Pratika Yuhyi; Utami, Sri Lestari
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 3 (2025): Edisi 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Osteoporosis merupakan masalah kesehatan yang penting, terutama pada wanita Indonesia, karena menyebabkan tulang menjadi keropos, rapuh, dan mudah patah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi osteoporosis yang berhubungan dengan usia dan jenis kelamin pada penduduk lanjut usia di Kelurahan Pejagan dan Pangeranan, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.  Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode penyuluhan mengenai osteoporosis, faktor risiko, pencegahan, dan pengobatannya, serta pemeriksaan massa tulang menggunakan Quantitative Ultrasound OsteoSys (SONOST 3000).  Sebanyak 89 responden dari kedua kelurahan tersebut berpartisipasi dalam kegiatan ini.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi osteoporosis di Kelurahan Pejagan, Pangeranan dan keduanya berturut-turut sebesar 44,2%; 86,3%; dan 67%. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara usia dan jenis kelamin dengan kejadian osteoporosis (nilai p > 0,05).  Sebagian besar responden berusia di atas 50 tahun dan mayoritas berjenis kelamin wanita.  Kesimpulannya, prevalensi osteoporosis di kedua kelurahan tersebut cukup tinggi. Diperlukan  upaya  peningkatan  kesadaran  masyarakat  akan  pentingnya  pencegahan  osteoporosis  melalui  edukasi  dan  penyuluhan  mengenai  gaya  hidup  sehat  untuk  mencegah  osteoporosis.
STUDI LITERATUR: HUBUNGAN ANTARA PEROKOK PASIF DENGAN KEJADIAN KANKER PAYUDARA PADA WANITA Hilungara, Umbu Reku Djawa Tana; Sunaryati, Titiek; Idawati, Ira
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 3 (2025): Edisi 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kanker payudara merupakan keganasan paling umum terjadi di seluruh dunia dan salah satu penyebab utama kematian pada Wanita setelah kanker pernafasan. Salah satu faktor yang menyebakan kanker payudara ialah asap rokok. Penelitian ini memiliki tujuan umuntuk mengetahui adanya hubungan antara perokok pasif dengan kejadian kanker payudara pada wanita. Penelitian ini menggunakan metode literature review yang bersifat deskriptif dengan pengumpulan data/informasi, analisis dan pemecahan masalah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kultur sel yang diekspose dengan asap rokok akan meningkatkan level NF-kB aktif dan memacu ekspresi protein cyclin D, protein yang sangat diperlukan untuk awal pembelahan sel. Dengan sifat yang demikian ini maka senyawa PAH juga akan dapat memicu perkembangan tumor lebih cepat lagi. Kesimpulannya ialah adanya hubungan antara perokok pasif dengan kejadian kanker payudara pada wanita.
TINGKAT KEPUASAN PESERTA DALAM KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT “PERAN IBU TERHADAP KESEHATAN KELUARAGA BERAWAL DARI RUMAH” DI KELURAHAN KENDANGSARI SURABAYA Putriska, Agda Edita; Rahma, Tasya Alfian; Pusparini, Ida Ayu Nandi; Alwiyah, Alwiyah; Nirmalah, Fitrah; Putri, Salma; Elvada, Yasega; Asriansyah, Muhammad Abi; Fikri, Hilmi; Ardiansah, Andikha; Khamidah, Nur
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 3 (2025): Edisi 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Keluarga memiliki peran penting dalam menentukan konsumsi nutrisi yang ada dalam keluarga, terutama ibu. Indonesia yang memiliki budaya patriarki yang menjadikan ibu memiliki peran penting untuk kebutuhan dasar dalam rumah tangga. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi pada ibu serta mengukur Tingkat kepuasan peserta dalam kegiatan pengabdian Masyarakat dengan tema peran ibu terhadap Kesehatan keluarga tentang edukasi nutrisi dan gaya hidup bersih. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah melakukan penyuluhan, kemudian data dikumpulkan secara deskriptif dengan mengukur indikator kepuasan peserta terhadap kegiatan melalui kuesioner. Jumlah peserta pada kegiatan ini berjumlah 50 orang peserta kader Kesehatan Surabaya sehat di kelurahan kendangsari. Kegiatan yang dilakukan adalah dengan memberikan edukasi tentang konsumsi umbi, Kesehatan gigi serta indikator rumah sehat. Selain itu juga dilakukan peragaan cara melakukan cuci tangan dan sikat gigi yang benar. Materi diberikan oleh dosen Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Setelah selesai kegiatan, kader diminta mengisi kuesioner tentang pelaksanaan kegiatan serta harapan untuk kegiatan berikutnya. Hasil dari kuesioner menunjukan bahwa Sebagian besar peserta yakni ibu kader merasa puas terhadap kegiatan yang dilaksanakan. Dari komponen penilaian antara lain pemahaman materi, kesempatan diskusi, ketepatan waktu serta sarana dan prasarana mayoritas peserta kader menilai baik kegiatan yang telah dilaksanakan. Kesimpulan: Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian Masyarakat ini memberikan dampak positif untuk terus melakukan kegiatan serupa sebagai peran dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi.
PENGARUH EKSTRAK KAEMPFERIA PARVILFLORA TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI Putra, I Made Bimantara Febryan; Tjandra, Lusiani
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 3 (2025): Edisi 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kaempferia parviflora  merupakan tanaman herbal yang  digunakan untuk   pengobatan tradisional di Asia Tenggara. Tanaman ini dikenal bermanfaat untuk kesehatan, sebagai antiinflamasi, antioksidan, dan antimikroba. Senyawa bioaktif yang terkandung dalam Kaempferia parviflora, seperti flavonoid dan terpenoid, telah terbukti menunjukkan aktivitas antimikroba terhadap berbagai patogen, termasuk bakteri Escherichia coli. Escherichia coli adalah bakteri gram-negatif yang sering ditemukan dalam saluran pencernaan manusia dan hewan. Penyebaran bakteri ini menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama di negara-negara berkembang.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ekstrak kaempferia parvilflora terhadap pertumbuhan  bakteri escherichia  coli. Metode penelitian eksperimental dengan desain post test only control group  mengunakan teknik difusi rendam 24 jam.Hasil penelitian didapatkan diameter zona hambat sebesar 6,63 mm pada konsentrasi 20%, 7,75 mm pada konsentrasi 40 %,, 10,88 mm pada konsentrasi  60 %,  dan 9,5mm  pada konsentrasi   80%.Pada uji One-way Anova diperoleh nilai  p sebesar 0,000. Kesimpulan  terdapat  pengaruh   ekstrak Kaempferia parviflora  terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli.
HUBUNGAN KEJADIAN KARIES GIGI DENGAN STATUS GIZI PADA ANAK USIA 6-8 TAHUN DI SDN PUTAT JAYA I/377 SURABAYA Nanayanti, Luh Putu Dara; Theodora, Theodora; Kusumaningtyas, Maria Juliati; Wulandari, Atik Sri
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 3 (2025): Edisi 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan secara umum terkait erat dengan kesehatan gigi. Kemampuan tubuh untuk mencerna makanan dengan baik bergantung pada fungsi gigi sebagai organ tubuh. Pertumbuhan dan status gizi pun sangat erat kaitannya. Salah satu masalah kesehatan yang paling umum terjadi pada anak-anak adalah masalah karies gigi dan status gizi mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan karies gigi dengan status gizi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik, dengan pendekatan cross sectional yang merupakan suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor risiko dengan efek, dengan cara pendekatan, observasional, atau pengumpulan data. Populasi pada penelitian ini seluruh anak kelas 1-2 SDN Putat Jaya I 377 Surabaya hadir saat penelitian berlangsung. Analisis data menggunakan Uji Chi Square. Hasil uji statistic dengan Chi Square menunjukkan P value sebesar 0,395 > 0,05 H0 diterima dan H1 ditolak yang artinya tidak terdapat hubungan antara status karies gigi dengan status gizi pada anak usia 6-8 tahun SDN Putat Jaya I 377 Surabaya. Tidak ada hubungan antara karies gigi dengan status gizi siswa-siswi
EFEKTIVITAS TERAPI INFRAMERAH TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA INSISI TIKUS PUTIH JANTAN Rianti, Emillia Devi Dwi; Purbowati, Rini; Ama, fuad
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 3 (2025): Edisi 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka insisi adalah salah satu luka terbuka yang disebabkan oleh pisau bedah, maka diperlukan pengobatan yang pada umumnya menggunakan obat konvensional salah satunya antibiotik secara topikal. Obat-obatan medis dalam penggunaannya dalam jangka panjang akan berefek samping bagi tubuh maka perlunya pemanfaatan pengobatan secara artenatif seperti penggunaan terapi inframerah. Metode, eksperimen dengan metode rancangan acak lengkap dan populasi penelitian tikus putih wistar jantan sebanyak 24 ekor  dengan berat badan 250-300 gram, berusia 2-3 bulan. Luka insisi sepanjang 2 cm dan kedalaman 0,1 mm dan dibagi kedalam beberapa kelompok pemberian terapi,  dengan kelompok kontrol dan perlakuan.   analisa berdasarkan efektivitas penyembuhan luka insisi dengan menggunakan terapi inframerah dan Skor Nagaoka memiliki tiga kriteria dalam menilai penyembuhan luka. Jika waktu penyembuhan luka 14 hari didapatkan skor nagaoka 1 (lambat). Hasil, kelompok kontrol penyembuhan pada hari ke-11 dengan panjang luka 0,5 cm. Kelompok perlakuan P1 (24 cm) pada hari ke-8 dengan panjang luka 0,4 cm, P2 (16 cm) pada hari ke-7 dengan panjang luka 0,5 dan P3 (7 cm) pada hari ke-9 dengan panjang luka 0,5 cm. Skor penilaian Nagaoka, penyembuhan luka P1 : skor 2, P2: skor 2 dan P3 :skor 2.Kesimpulan, pemberian terapi inframerah sangat efektif didalam penyembuhan luka insisi tikus putih jantan dan hasil skor menunjukkan penyembuhan sedang. Penyembuhan dengan terapi inframerah tidak terjadi granulasi yang dapat menimbulkan infeksi. 
OSTEOPOROSIS PADA WARGA KELURAHAN SINGOSARI DAN DESA KARANGKIRING (KECAMATAN KEBOMAS, GRESIK) DENGAN QUANTITATIVE ULTRASOUND Widjaja, Jimmy Hadi; Suryawati, Sianny; Utami, Sri Lestari
Prosiding Seminar Nasional COSMIC Kedokteran Vol 3 (2025): Edisi 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quantitative Ultrasound (QUS) merupakan alat pengukuran kepadatan massa tulang (BMD), yang mudah digunakan untuk pengukuran massal bagi deteksi dini osteoporosis. Penurunan kepadatan mineral dan massa tulang pada osteoporosis akan meningkatkan risiko patah tulang saat struktur dan kekuatan tulang berubah. Tujuan kegiatan PkM di Kelurahan Singosari dan Desa Karangkiring, Kecamatan Kebomas (Gresik) adalah memberikan penyuluhan tentang osteoporosis, BMD, dan pengukurannya, yang hasilnya dapat digunakan untuk menganalisis prevalensinya. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan, pemeriksaan tensi, gula darah, BMD dan konsultasi dokter. Usia dan jenis kelamin sesuai dengan kartu indentitas penduduk. Nilai BMD merupakan hasil pengukuran QUS. Interpretasi osteoporosis berdasarkan nilai BMD pada skor-T. Analsis data yang dilakukan adalah deskriptif, distribusi frekuensi, uji korelasi, dan chi-square. Pevalensi osteoporosis di Kelurahan Singosari, Desa Karangkiring, dan total keduanya berturut-turut adalah 4%, 80%, dan 25,9%. Terdapat korelasi antara usia dengan nilai BMD (nilai p < 0,05), tetapi tidak ada hubungan antara jenis kelamin dengan osteoporosis (nilai p > 0,05). Penambahan usia seiring dengan penurunan kepadatan massa dan mineral tulang baik di Kelurahan Singosari, Desa Karangkiring, dan total keduanya. Perempuan dan laki-laki mempunyai risiko yang sama untuk menderita osteoporosis pada data ketiganya. Hasil prevalensi yang berbeda memerlukan penelitian lebih mendalam terkait faktor-faktor risiko yang berpengaruh terhadap osteoporosis.