cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
urnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
ISSN : -     EISSN : 29632188     DOI : 10.70570
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC) adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll), Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya. Journal title Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 86 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2024)" : 86 Documents clear
Pelatihan UMKM Di Kelurahan Helvetia Timur Elyzabeth Wijaya; Ester; Tina Linda; Devia Febrina; Agus Susanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memiliki peran penting bagi suatu negara. Keberadaan UMKM akan memberiakan sumbangsih terhadap peningkatan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi suatu negara. UMKM muncul dari orang-orang yang memiliki inisitif dan keberanian dalam mendirikan usaha atau bisnis. Jumlah UMKM di Indonesia terus mengalami peningkatan termasuk di provinsi Sumatera khususnya di kelurahan Helvetia Timur. Banyak potensi yang ada di kelurahan Helvetia Timur yang bisa dimanfaatkan untuk diolah menjadi kegiatan bisnis atau usaha. Untuk menciptakan peluang usaha baru maka diperlukan orang-orang kreatif dan inovatif dalam mengembangkan bisnisnya. Pengabdian ini bertujuan untuk memberiakan motivasi kepada masyarakat agar tertatik untuk mengembangkan potensi yang dimilinya agar dapat menciptakan dan mengembangkan kegiatan usaha atau bisnis baru.
Pengenalan Kelenturan Pada Anak Usia Prasekolah TK Mekar Siwi, Maguwoharjo, Sleman Jacoba Nugrahaningtyas Wahjuning utami; Githa Andriani; Witri Lathifah; Alfi Fajaridwan Syah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kemampuan motorik anak dapat dilihat secara jelas melalui berbagai gerakan salah satunya yaitu menari yang dapat mereka lakukan. Permasalahan yang ada di TK Mekar Siwi adalah belum mengenal mengenai pemahaman kelenturan tubuh dan fungsi ke depannya. Analisis situasi yang dihadapi adalah pemahaman kelenturan tubuh belum ada. Solusi yang ditawarkan adalah memberikan pemahaman mengenai kelenturan tubuh dan memberikan contoh-contoh gerakan kelenturan tubuh. Tujuan pengabdian Masyarakat adalah memberikan gambaran kelenturan pada siswa prasekolah TK Mekar Siwi. Metode memberikan contoh gerak motoric kasar dengan berlari, berjalan dan mengamati mengukur dengan stopwach pada hari Jumat, 24 November 2023 Hasil kelenturan tubuh siswa TK Mekar Siwi dijumpai ada 8 (32%) anak adalah mengalami gangguan kelenturan tubuh. Sedangkan  siswa yang yang memiliki kelenturan tubuh normal  adalah 17 siswa  (68 %) siswa.
Peningkatan Kesehatan Melalui Pemantauan Kesehatan Dan Pemberian Makanan Tambahan Bubur Sehat Kacang Hijau Untuk Menurunkan Hipertensi Busyra Hanim; Zhafiirah; Ferdy; Diana Ayu Safitri; Kurniawan; Putri Adelya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya hidup masyarakat yang mulai berubah seperti mengkonsumsi makanan yang tinggi lemak merupakan salah satu faktor risiko penyebab terjadi nya peningkatan tekanan darah atau hipertensi. Pola makan yang sehat dan seimbang serta mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung antioksidan merupakan salah satu cara yang efektif mencegah hipertensi. Kecambah kacang hijau memiliki kandungan potasium, magnesium, dan seratnya yang bisa menurunkan tekanan darah. Gaya hidup masyarakat yang mulai berubah seperti mengkonsumsi makanan yang tinggi lemak merupakan salah satu faktor risiko penyebab meningkatnya tekanan darah seperti atau hipertensi. Tujuan: Mengetahui manfaat pemberian bubur kacang hijau terhadap tekanan darah sistolik. Metode: melakukan pendekatan kepada masyarakat Desa Parit Baru Kec. Tambang, Kab Kampar, Prov. Riau dan pemeriksaan tekanan darah, serta pemberian makanan tambahan bubur kacang hijau. Sasaran dari kegiatan ini yaitu masyarakat desa Parit Baru Kec. Tambang, Kab Kampar, Prov. Riau. Kegiatan proyek kemanusiaan dilaksanakan di Desa Parit Baru pada hari selasa, 09 Januari 2024. Hasil: Hasil kegiatan masyarakat sangat antusias dengan berlangsung nya kegiatan ini. dilakukan pemeriksaan status kesehatan pada 20 orang. pemeriksaan tekanan darah ditemukan 20 orang mengalami hipertensi, tercapaianya target dengan hasil peserta sudah mengetahui status kesehatan mereka. Kesimpulan: Dalam mendeteksi penyakit tidak menular dapat dilakukan secara rutin karena dalam hal ini, usia maupun jenis kelamin tidak dapat menentukan seseorang dapat mengalami penyakit tidak menular tersebut. Diharapkan masyarakat desa parit baru dapat selalu rutin memeriksakan kesehatannya dan mengonsumsi makanan yang sehat dimana pun termasuk mengonsumsi bubur kacang hijau.
Peningkatan Inisiasi Menyusu Dini Melalui Edukasi Berbasis Keluarga Dalam Upaya Pencapaian ASI Eksklusif Rajia; Wa Ode Hasriati; Hermawati; Wa Ode Sitti Zulaeha
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) adalah salah satu faktor keberhasilan ASI eksklusif, dengan IMD ibu semakin percaya diri untuk memberikan ASI sehingga ibu dapat memberikan ASI eksklusif. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada ibu hamil tentang Inisiasi Menyusu Dini Melalui (IMD) melalui edukasi berbasis keluarga dalam upaya pencapaian ASI Eksklusif. Metode yang digunakan adalah Action Research dengan pendekatan program tindak partisipatif dengan bentuk edukasi kesehatan melalui penyuluhan pada ibu hamil dan keluarga sebanyak 23 peserta. Pelaksanaan pengabdian masyarakat di Wilayah Kelurahan Liabuku Kecamatan Bungi Kota Baubau hasilnya memuaskan, dan hasil yang diharapkan bisa memenuhi. Adapun hasil yang dapat dicapai setelah edukasi adalah 74% pengetahuan ibu kurang pada pretest namun setelah post test pengetahuan ibu menjadi 90%, dan pada evaluasi sikap ibu tentang IMD 100% melakukan IMD dan 100% dukungan keluarga.
Penerapan Cuci Tangan Dengan Benar Untuk Menjaga Kebersihan Dan Mencegah Penularan Penyakit Di SDN 007 Desa Rimbo Panjang Rosita Jamiliana; Samuel Parluhutan Hutabarat; Thania Dwi Yanti; Utari Widianti; Isra Fatima Azzahra; Dedy Aryanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan survei yang dilakukan di SDN 007 Desa Rimbo Panang, Pihak sekolah mengatakan bahwa Siswa/i belum pernah mendapat penyuluhan tentang cara mencuci tangan, dari 3 siswa yang diminta melakukan praktik cuci tangan, mereka tidak dapat melakukan praktik cuci tangan yang baik dan benar, mereka hanya tahu bahwa cuci tangan hanyalah yang penting tangan basah saja. Tujuan : Tujuan dari Pengabdia Masyarakat di SDN 007 Desa Rimbo Panjang yakni untuk meningkatkan pengetahuan Siswa/i dalam mengetahui bagaimana cara memcuci tangan menggunakan sabun dengan benar. Metode : Metode yang digunakan adalah Presentasi, Roleplay dan memutar irama music tentang cuci tangan pakai sabun dengan benar, dan memberikan materi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Hasil : Pelaksanaan pengabdian masyarakat diajukan untuk menambah wawasan tentang pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan mencuci tangan menggunakan sabun dengan benar pada siswa/i di sekolah, adapun manfaat dari kegiatan ini yaitu membantu guru menjelaskan tentang penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk melatih anak secara mandiri memperhatikan kebersihannya agar terhindar dari penularan penyakit. Kesimpulan : Berdasarkan kegiatan Pengabdian yang telah dilaksankan, maka dapat disimpulkan bahwa Para Siswa/i SDN 007 Desa Rimbo Panjang memperoleh tambahan dan pemahaman tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta dapat memahami dan melakukan cara mencuci tangan menggunakan sabun dengan benar.
BAKSOR (Bakso Kelor) Inovasi Makanan Sehat Pencegah Anemia Pada Remaja Putri di Kecamatan Tuban Haura Ilma Nafi’a; Nadya Khoirun Nisa; Kema Azzahra; Khoirunnisa; Lutfatul Khoiriyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia adalah keadaan dimana terjadi penurunan jumlah masa eritrosit yang ditunjukkan oleh penurunan kadar hemoglobin (Kulsum, 2020). Remaja putri kehilangan banyak darah dikarenakan menstruasi yang datang setiap bulannya, sehingga berpotensi mengalami anemia. Pada saat menstruasi banyak zat besi yang dikeluarkan, sehingga disarankan untuk makan sayuran hijau yang mengandung kaya akan zat besi. Berdasarkan data survei, dari 10 remaja putri di Kecamatan Tuban didapatkan hasil bahwa 9 dari 10 remaja memilih lebih suka pada makanan dengan olahan rendah bahkan tanpa sayur seperti pentol, cilok, batagor, cimol, cirambay, mi instan dan masih banyak lagi. Rata-rata mereka mengatakan bahwa olahan makanan sayur hijau lebih membuat mereka bosan dan tidak menarik dari segi rasa. Oleh karena itu, penulis mencoba menghadirkan suatu alternatif lain dalam mengolah sayur daun kelor, yaitu inovasi BAKSOR (Bakso Kelor) sebagai alternatif makanan sehat sekaligus inovasi produk olahan daun kelor sebagai pencegah anemia dan pendukung program gizi seimbang.
Counseling on Antibiotic Medicines for Business Manager Employees at Kimia Farma Pharmacy Surabaya Business Unit Dian Parwati; Siti Solihah; Zulfa Noraini; Teguh Setiawan Wibowo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Medicines are substances intended for the cure, prevention or relief of disease and its symptoms and other uses in humans and animals. Meanwhile, essential minerals and vitamins can be categorized as drugs because they function to improve the condition due to deficiency of an important substance for the body. There are still many problems related to the use of drugs in the community. Lack of information on how to obtain, use, store and dispose of drugs properly is one of the causes of non-optimal treatment, increased drug side effects, reduced quality of life for patients. DAGUSIBU (Get, Use, Save and Dispose) correctly is a slogan introduced by the Indonesian Pharmacists Association (IAI) in an effort to realize the Drug Aware Family Movement (GKSO). which aims as a step to increase public knowledge about Get, Use, Store and Dispose of drugs properly and correctly. Behavior based on knowledge, awareness and positive attitudes is more stable and lasting. Conversely, if behavior is not based on knowledge and awareness, behavior will quickly disappear and can change again. Counseling was conducted to employees of the business manager, HR division, Procurement, Accounts Receivable and ASMAN PMS, most of whose educational qualifications are not in the health sector. So it is expected to benefit from increased knowledge related to DAGUSIBU
Making Soap from Coconut Oil and Canola Oil for Asman Toga Temulawak in Singopadu Village, Tulangan District, Sidoarjo Regency Fitroh Annisaul Mubarokah; Nandyta Rizqy A; Sudiana Putri; Teguh Setiawan Wibowo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One way to prevent skin problems is by bathing with soap after daily activities. Soap can help remove dirt, dust, and sweat from the body completely. The basic ingredients for making soap are fatty acids and alkali. The fatty acids used can be obtained from animals and plants such as coconut oil and canola oil. Both are useful for producing stable foam and producing soap that protects the skin and moisturizes it. This community service aims to train the community or Asman Toga Temulawak group of Singopadu Village in making soap from the herbal ingredients they produce. The methods used in this service are lecture, demonstration and practice together. The results of this community service activity show that the participant or the Asman Toga Temulawak group in Singopadu Village are really enjoyed, excited and enthusiastic about participating in this training because they could make bar soap products from herbs with attractive packaging and then market them as new products from Asman Toga Temulawak.
Pelatihan Pendidikan Inklusi Bagi Guru PAI Di MI Al-Islam Giwangan Yogyakarta Syafitri, Lely Nur Hidayah; Supriati Hardi Rahayu; Fikie Aliya Tahta Aunillah; Muslimah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak guru PAI mungkin tidak memiliki pemahaman mendalam tentang kebutuhan siswa dengan kebutuhan khusus. Kurangnya pengetahuan ini dapat menghambat kemampuan mereka dalam merencanakan dan mengimplementasikan pendekatan inklusif dalam pengajaran PAI. Tujuan dalam kegiatan pelatihan Pendidikan inklusi ini adalah untuk membantu Guru PAI dalam mengatasi kesulitan dalam menciptakan lingkungan kelas yang mendukung dan ramah bagi semua siswa dengan melakukan pelatihan yang diperlukan untuk mendukung siswa dengan kemampuan yang beragam. Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan pelatihan dan workshop bagi guru PAI. Hasil dari pelatihan menunjukan adanya peningkatan kemampuan Guru PAI dalam memetakan siswa sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan masing-masing, sehingga guru PAI bisa mudah menentukan metode dan melakukan evaluasi dalam pembelajaran di kelas sesuai dengan kebutuhan maasing-masing.
Peningkatan Pengetahuan Dan Kesadaran Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Di Tingkat Pra Sekolah Sari, Rury Narulita Sari; Widya Kaharani Putri; Siti Nur Fadilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia pra sekolah merupakan masa keemasan dalam tumbuh kembang anak sehingga perlu ditanamkan nilai-nilai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sehingga diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tumbuh dan berkembang dalam lingkungan yang bersih dan sehat. Lingkungan sekolah merupakan tempat belajar dan bermain, selain itu juga bisa menjadi ancaman penularan penyakit jika tidak dikelola dengan baik. Upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan dapat dimulai dengan cara yang sederhana salah satunya adalah mencuci tangan dengan benar. Indikator yang dipakai sebagai ukuran untuk menilai PHBS di sekolah diantaranya mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, mengkonsumsi jajanan sehat di kantin sekolah, dan membuang sampah pada tempatnya. Pada dasarnya di sekolah telah tersedia tempat mencuci tangan, namun pengetahuan serta penerapan mencuci tangan yang benar belum benar-benar dilaksanakan. Maka, perlu dilakukan pemberian edukasi dan penyuluhan kepada seluruh siswa. TK Sawahan bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Madiun untuk melaksanakan pemberian edukasi dan penyuluhan tentang cara mencuci tangan yang benar. Kegiatan ini diharapkan dapat mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat melalui mencuci tangan dengan benar sehingga tercipta lingkungan sekolah yang sehat.