cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC)
ISSN : -     EISSN : 30321638     DOI : 10.70570
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) adalah Jurnal Penelitian untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Matematika, Humaniora, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll) Dan Bidang Ilmu Lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 210 Documents
Urgensi Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Tindak Pidana Korupsi La Ode Ghondohi
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v3i1.1591

Abstract

Urgensi dalam sistem penegakan hukum dan sanksi untuk tindak pidana korupsi tidaklah cukup hanya penjatuhan sanksi pidana penjara saja melainkan juga harus dilakukan upaya pengembalian kerugian negara yang ditimbulkan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah kajian hukum terhadap pengembalian kerugian keuangan negara tindak pidana korupsi dan mengapa terdapat penyebab penghambat dalam pengembalian kerugian keuangan negara pada tindak pidana korupsi. Penulisan ini bertujuan agar masyarakat mengetahui cara pengembalian kerugian yang disebabkan oleh pelaku koruptor, sehingga menjadi gambaran agar masyarakat lainnya tidak terjerumus dalam tindak pidana korupsi. Dalam penulisan ini, penulis menggunakan metode yuridis normatif di mana penelitian ini berfokus pada pengolahan data bersumber dari buku dan data-data yang didapatkan secara tidak langsung atau tanpa observasi ke lapangan.
Implementasi Pemanfaatan Media Digital Autispark Pada Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus Di PAUD Isnaini Budi Hastuti; Tri Asmawulan
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v3i1.1596

Abstract

Tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus pada jenjang usia dini telah mengalami masa pembelajaran dengan melibatkan teknologi. Hal ini menunjukkan bahwa teknologi mengambil peran penting dalam pembelajaran. Media digital mengambil peran disini sebagai salah satu sumber utama dalam pembelajaran. Anak usia dini pada dasarnya berada pada tahap praoperasional, dimana dalam perkembangan kognitifnya, anak mulai berpikir lebih jelas, mampu menyimpulkan suatu benda atau kejadian walau tidak berada dalam jangkauan penglihatan, pendengaran, dan jangkauan tangannya. AUTISPARK dirancang secara khusus dengan mempertimbangkan berbagai kebutuhan anak berkebutuhan khusus, serta bantuan dan bimbingan terapis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor pendorong, faktor penghambat serta dampak pembelajaran berbasis media digital bagi anak berkebutuhan khusus pada jenjang usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setidaknya terdapat 4 (fungsi) dalam pemanfaatan media digital AUTISPARK bagi anak berkebutuhan khusus jenjang usia dini, yaitu: fungsi atensi; fungsi afektif; fungsi kognitif; dan fungsi kompensatoris
Analisis Penilaian Kinerja Dan Kompensasi Di Lembaga Kursus Dan Pelatihan (LKP) Mita Anzaningtyas
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v3i1.1612

Abstract

Penelitian ini mengkaji sistem penilaian kinerja dan struktur kompensasi instruktur di Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai sumber akademik dan kebijakan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi dalam penilaian kinerja telah meningkat, dengan 85% LKP di perkotaan mengadopsi sistem manajemen pembelajaran (LMS). Penilaian berbasis kompetensi dan umpan balik siswa menjadi metode utama dalam mengevaluasi kinerja instruktur. Dari sisi kompensasi, mayoritas LKP telah menerapkan sistem berbasis hasil, manfaat tambahan, serta penghargaan non-material untuk meningkatkan motivasi instruktur. Namun, tantangan seperti keterbatasan akses teknologi, kesenjangan standar penilaian antarwilayah, serta pengelolaan umpan balik masih menjadi kendala utama. Temuan ini menyoroti perlunya kebijakan yang lebih inklusif dan peningkatan infrastruktur guna memastikan pemerataan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia
The Influence of Poster Media on Flood Disaster Emergency Response Knowledge in Adolescents Tria Nopi Herdiani; Suhita Tri Oklaini; Septa Putri Utami
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v3i2.1621

Abstract

Floods can damage and destroy homes and farms, displace families, pets and livestock, damage crops, and disrupt agriculture and businesses. This study aims to study the Influence of Poster Media on Emergency Response Knowledge in Facing Flood Disasters among Adolescents at SMPN 11 Bengkulu City. This type of research uses pre-experimental using the One Group Pretest-Posttest design. The population of this study was all students of SMPN 11 Bengkulu City in the 2023/2024 academic year totaling 536 respondents. The sample in this study84 studentsusing Cluster Random Sampling technique. Data collection technique with primary data. Data analysis with univariate analysis, normality testusing kolmogorov smirnov techniqueand bivariateusing the Wilcoxon signed rank test. The results of the study were obtained from 84 respondents before being given poster media material, 2 respondents had Good Knowledge with a percentage (2%), sufficient knowledge 29 respondents with a percentage (35%) and insufficient knowledge 53 respondents with a percentage (63%). From 84 respondents after being given poster media material, 79 respondents had Good Knowledge with a percentage (94%), sufficient knowledge 5 respondents with a percentage (6%) and no respondents with insufficient knowledge. There is an influence of poster media on adolescent knowledge with emergency response in dealing with flood disasters at SMPN 11 Bengkulu City with a ρ value <0.05 or 0.000.
Hubungan Bblr Dengan Kejadian Ikterus Neonatorum Di Ruang Perinatalogi RSUD Dr. M. Yunus Kota Bengkulu Anggi Anggraini; Iwan Suryadi
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v3i2.1633

Abstract

Bayi Berat Badan Lahir Rendah rentan mengalami gangguan pemecahan bilirubin sehingga menjadi mudah terjadi hiperbilirubinemia (kuning). Penelituan ini bertujuan untuk Mempelajari hubungan BBLR dengan kejadian ikterus neonatorum di Ruang Perinatologi RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. Dengan case control design.. populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi yang dirawat di Ruang Perinatologi RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu. sampel diambil dengan cara systematic random sampling sebanyak 220 (110 sampel kasus, 110 sampel kontrol) dengan uji statistik skala kategorik. Hasil penelitian : Ada hubungan signifikan antara BBLR dengan kejadian Ikterus Neonatorum di Ruang Perinatalogi RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu Tahun 2022 dengan nilai Pvalue=0.000, serta responden yang BBLR beresiko 2,359 kali terhadap Ikterus Neonatorum. Diharapkan bahwa ditingkatnya tindakan promotif pencegahan dan pengurangan kejadian ikterus lebih di tekankan sedini mungkin.
Sistem Penanganan Mitigasi Bencana Banjir Soebyakto
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v3i2.1637

Abstract

Sistem mitigasi bencana banjir adalah serangkaian upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana. Banjir terjadi ketika air meluap dari batas normal aliran sungai, anak sungai, atau badan air lainnya, atau terkumpul di daerah yang biasanya kering. Ada dua jenis banjir utama. Banjir genangan terjadi secara perlahan dan berkembang selama beberapa jam atau beberapa hari. Banjir bandang terjadi secara tiba-tiba, sering kali tanpa peringatan, dan biasanya disebabkan oleh hujan lebat. Meskipun banjir tahunan merupakan fenomena alam di banyak bagian dunia, praktik permukiman dan penggunaan lahan manusia telah meningkatkan frekuensi dan ukuran banjir. Banjir juga diperkirakan akan menjadi lebih sering dan parah karena perubahan iklim. Banjir dapat berbahaya dan menyebabkan kerusakan besar pada manusia, lingkungan, dan material bagi masyarakat. Banjir biasanya terjadi ketika hujan yang turun dalam jangka waktu yang lama selama beberapa hari, ketika hujan lebat turun dalam waktu yang singkat, yang menyebabkan sungai atau aliran air meluap ke daerah sekitarnya. Banjir juga dapat terjadi akibat kegagalan struktur pengendali air, seperti tanggul atau bendungan. Penyebab banjir yang paling umum adalah air akibat hujan yang terkumpul lebih cepat daripada kemampuan tanah untuk menyerapnya atau sungai untuk membawanya pergi. Dalam penangan banjir ini kita menggunakan konsep fisika yaitu fluida statis dan dinamis. Bentuk model volume dan luas daerah banjir digunakan konsep matematika
Perlindungan Hukum Terhadap Istri Dalam Pernikahan Poligami dan Implikasinya Terhadap Hak Nafkah Imsaskia Zalzabilha Habibie; Weny Almoravid Dungga; Mohamad Taufiq Zulfikar Sarson
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v3i2.1647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum terkait perlindungan hak nafkah istri dalam pernikahan poligami serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pemenuhan hak nafkah istri pasca perceraian. Dalam konteks hukum Islam dan nasional, suami memiliki kewajiban untuk memberikan nafkah kepada istri sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (PKDRT). Namun, dalam praktiknya, banyak perempuan yang mengalami kesulitan dalam memperoleh hak nafkah mereka, terutama dalam pernikahan poligami dan pasca perceraian. Penelitian ini menggunakan metode yuridis sosiologis dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui studi pustaka dan wawancara dengan pihak terkait, termasuk pasangan suami istri, panitera pengadilan agama, serta masyarakat yang mengalami pernikahan poligami. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif analitis menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap hak nafkah istri dalam pernikahan poligami masih menghadapi berbagai hambatan, baik dari faktor internal maupun eksternal. Faktor internal mencakup sikap istri yang enggan menuntut haknya karena ingin mengakhiri hubungan sepenuhnya dengan mantan suami, serta ketidakmampuan ekonomi suami dalam memenuhi kewajiban nafkah. Faktor eksternal mencakup lemahnya pengawasan pengadilan dalam memastikan pembayaran nafkah dan tidak adanya mekanisme penegakan hukum yang efektif terhadap suami yang lalai dalam menjalankan kewajibannya. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kesadaran hukum melalui edukasi dan sosialisasi, optimalisasi peran aparat penegak hukum dalam penanganan kasus penelantaran nafkah, serta reformasi sistem peradilan agar putusan pengadilan mengenai nafkah dapat dieksekusi dengan lebih efektif.
Efektivitas Hukuman Kebiri Kimia Dalam Sistem Pemidanaan Di Indonesia Febriana; Mohammad R.U. Puluhulawa; Fitran Amrain
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v3i2.1648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan hukuman kebiri kimia bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak dalam perspektif hukum pidana Indonesia serta meninjau efektivitasnya berdasarkan tujuan pemidanaan. Hukuman kebiri kimia yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak menimbulkan perdebatan karena dianggap melanggar hak asasi manusia dan memiliki dampak kesehatan yang signifikan bagi pelaku. Dalam penelitian ini, digunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan legislatif, historis, dan kasus, yang mengandalkan bahan hukum primer dan sekunder untuk menelaah kebijakan pemidanaan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiri kimia belum terbukti efektif dalam menekan angka kejahatan seksual terhadap anak. Selain itu, penerapannya masih menghadapi kendala hukum, etika medis, serta penolakan dari berbagai organisasi hak asasi manusia dan komunitas agama. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pemberatan hukuman penjara dan rehabilitasi sebagai solusi yang lebih sesuai dalam menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak dibandingkan penerapan kebiri kimia yang masih menuai kontroversi.
Faktor Yang Menghambat Proses Pembuktian Hukum Pidana Terhadap Korban Pelecehan Seksual di Lingkungan kampus Faizal Nurkholis; Dian Ekawaty Ismail; Avelia Rahma Y. Mantali
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v3i3.1684

Abstract

Tujuan dari Peneltian ini ialah untuk memastikan bagaimana prosedur pembuktian pidana untuk kasus pelecehan seksual beroperasi di kampus. Menentukan hambatan terhadap proses pembuktian pidana dalam situasi tindak asusila yang umum terjadi di wilayah kampus ialah tujuan lainnya. Peneltian ini memakai teknik Riset hukum empiris yang berasal dari perilaku manusia, termasuk perilaku aktual yang diamati lewat pengamatan langsung dan perilaku verbal yang diperoleh dari wawancara. Temuan studi ini menunjukkan bahwa, meskipun ada undang-undang yang menentang tindak asusila, stigma, kurangnya pengetahuan terkait hukum, dan ketidakberdayaan korban sering kali menyulitkan penegakan hukum ini di area perguruan tinggi. Lebih jauh lagi, banyak kasus tidak dilaporkan karena kekhawatiran akan dampak sosial dan akademisnya. Riset ini merekomendasikan perlunya peningkatan edukasi hukum, penyediaan saluran pelaporan yang aman, serta keterlibatan aktif pihak kampus dalam menciptakan area yang bebas dari tindak asusila
Pengaruh Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak Terhadap Sistem Peradilan Perkawinan Abd. Malik Amrullah Karim; Nur Mohamad Kasim; Julius T. Mandjo
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v3i3.1685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh surat pertanggung jawaban mutlak terhadap system peradilan perkawinan di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian normative dengan pendekatan konseptual, yang dianalis secara dekriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pengaruh SPTJM terhadap sistem peradilan perkawinan di indonesia yaitu, dengan adanya status perkawinan “Kawin Belum Tercatat” menjadikan penanganan perkara terkait permasalahan yang timbul sebagai akibat dari adanya suatu perkawinan menjadi berbeda. Disdukcapil dianggap telah merebut hak Pengadilan Agama dalam melakukan itsbat terhadap suatu pernikahan, serta SPTJM tidak secara langsung dapat dijadikan sebagai alat bukti dalam persidangan, melainkan perlunya pembuktian hukum lebih lanjut terhadap SPTJM tersebut, sehingga dapat menjamin hak-hak anak terhadap kedua orang tuanya. Solusi dari permasalahan yang timbul akibat penerapan SPTJM dalam penerbitan dokumen kependudukan ialah perlunya evaluasi dan pembuatan peraturan lebih lanjut terhadap kebijakan SPTJM ini, dengan memberikan batasan-batasan, sanksi ataupun denda di dalam peraturan tersebut