cover
Contact Name
Oktavia Rahayu Puspitarini
Contact Email
oktaviarahayu@unisma.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dinamikarekasatwa@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang, Jl. MT Haryono 193, Malang 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)
ISSN : 23383720     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Dinamika Rekasatwa (Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan) Merupakan Jurnal Hasil Penelitian yang Diterbitkan Secara Berkala oleh Fakultas Peternakan Universitas Islam Malang (terbit 2 kali setahun)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 429 Documents
PENGARUH PENGGATIAN TUMPI JAGUNG DENGAN JERAMI BUNGA SEDAP MALAM (Poliantas tuberosa) TERFERMENTASI DALAM PAKAN TERHADAP PERTAMBAHAN BOBOT BADAN DAN KECERNAAN PAKAN DOMBA LOKAL Pradivta Jemy Nur Rahmatullah; Dr. Ir. Usman Ali, MP; Nisa’us Sholikah
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 6, No 2 (2023): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak penggantian tumpi jagung dengan jerami bunga sedap malam yang telah difermentasi dalam pakan terhadap pertambahan bobot badan dan kecernaan pakan pada domba lokal jantan berekor tipis berusia 12-15 bulan. Bahan-bahan yang digunakan melibatkan jerami bunga sedap malam yang telah difermentasi dengan Aspergillus niger, tumpi jagung, bekatul, pollard, konsentrat, dan premix. Penelitian ini menggunakan desain Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, di mana P0 merupakan kelompok kontrol dengan menggunakan pakan lengkap tanpa jerami bunga sedap malam terfermentasi (0%), P1 menggunakan 10% jerami bunga sedap malam terfermentasi, P2 menggunakan 20%, dan P3 menggunakan 30%. Variabel yang diamati meliputi pertambahan bobot badan dan kecernaan pakan. Data yang diperoleh telah diuji dengan metode analisis ragam ANOVA. Temuan dari analisis ragam menunjukkan bahwa substitusi tumpi jagung dengan jerami bunga sedap malam yang telah difermentasi tidak memiliki dampak yang signifikan (P>0,05) terhadap peningkatan berat badan dan kecernaan pakan. Rata-rata peningkatan berat badan untuk setiap perlakuan adalah sebagai berikut: P0: 4,70 Kg/bln, P1: 4,90 Kg/bln, P2: 5,07 Kg/bln, P3: 5,50 Kg/bln, sedangkan pada kelompok adalah K1: 4,23 Kg/bln, K2: 5,30 Kg/bln, K3: 5,60 Kg/bln. Adapun rata-rata kecernaan pakan untuk setiap perlakuan adalah: P0: 30,40%, P1: 30,77%, P2: 31,50%, P3: 31,87%, rata-rata kelompok adalah K1: 28,30%, K2: 28,57%, K3: 36,54%. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan jerami bunga sedap malam yang telah difermentasi tidak memberikan dampak signifikan (P>0,05) terhadap peningkatan berat badan dan kecernaan pakan pada domba lokal. Level terbaik dari penggunaan jerami bunga sedap malam yang difermentasi terdapat pada P3 (30%) dalam hal peningkatan berat badan dan kecernaan pakan.Kata kunci : Domba Lokal; Jerami Bunga Sedap Malam; Fermentasi; Pertambahan Bobot Badan; Kecernaan Pakan
PENGARUH PEMBERIAN FEED ADDITIVE TEPUNG BAWANG DAYAK (Eleutherine bulbosa) MELALUI PAKAN TERHADAP HISTOMORFOLOGI USUS HALUS BROILER Saiful Rijal; Nurul Humaidah; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 6, No 2 (2023): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa)adalah tanaman liar yang sering tumbuh dihutan. Bawang Dayak merupakan tanaman herbal yang mempunyai zat bioaktif bermanfaat seperti flavonoid dan saponin. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pemberian FeedAddittive tepung Bawang Dayak melalui pakan terhadap Histomorfologi Usus Halus.Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tepung Bawang Dayak, pakan dan Day Old Chiks (DOC) Broiler dengan umur 15 hari sebanyak 48 ekor serta alat alat yang digunakan seperti tempat pakan, tempat minum dan kaca objek, mikroskop cahaya, silet,pipet tetes, timbangandan alat tulis.Broiler dipelihara selama 20 hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL).Broiler akan dipelihara selama 35 hari dan dibagi menjadi 4 perlakuan dan 3 ulangan. Setiap unit percobaan terdapat 4 ekor ayam dan setiap perlakuan diberikan campuran tepung Bawang Dayak dengan ketentuan sebagai berikut: P0= pakan komersial (sebagai control), P1= pakan komersial ditambah tepung Bawang Dayak 1,5%, P2= pakan komersial ditambah tepung Bawang Dayak 2,0%, P3= pakan komersial ditambah tepung Bawang Dayak 2,5%. Variabel yang diamati yaitu tinggi vili, lebar vili dan kedalaman crypta. ANOVA digunakan untuk menganalisis data dalam analisis data. Untuk menguji perbedaan antar perlakuan dilakukan uji BNT (Beda Nyata TerkecilHasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung bawang dayak pada pakan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap tinggi vili, lebar vili dan kedalaman crypta. Adapun rata rata nilai Tinggi Vili (µm) yaitu P0=756,39a; P1=774,26b; P2=800,56b; P3=844,72b, sedangkan Lebar Vili (µm) yaitu P0=1512,01a; P1=1623,84b; P2=1635,02b; P3=1668,72b, Kedalaman Crypta (µm) yaitu P0=257,07a; P1=272,36a; P2=291,10ab; P3=345,03b. Kesimpulan penelitian ini adalah penambahan campuran tepung Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa) dalam pakan Broiler pada umur 15 – 35 hari dalam pakan komersil mampu meningkatkan kuantitas ukuran usus halus yang meliputi tinggi vili, lebar vili, dan kedalaman crypta.Kata kunci: broiler, bawang dayak, histomorfologi, usus halus.
ANALISA KUALITAS DAGING SAPI BALI BERDASARKAN UMUR POTONG DI RPH LESTARI, KECAMATAN LIBURENG KABUPATEN BONE PROVINSI SULAWESI SELATAN Andi Kausar Arisandi; Oktavia Rahayu Puspitarini; Irawati Dinasari Retnaningtyas
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sapi Bali merupakan sapi lokal khas Indonesia yang memiliki banyak keistimewaan, salah satunya terletak di kualitas dagingnya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan menganalisa kualitas daging sapi Bali berdasarkan umur potong di RPH Lestari, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Digunakan sebanyak 3 kg bagian has luar dari daging sapi Bali sebagai materi, serta oven, kertas Whatman, kertas grafik, timbangan analitik, 2 buah kaca tebal, wadah/cawan, beban seberat 35 kg, pH meter dan ATK sebagai alat dalam penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) berdasarkan bobot badan. Terdapat 3 perlakuan pada penelitian ini, dengan P1: daging sapi Bali berumur < 1,5 tahun, P2: daging sapi Bali berumur 2-3 tahun, P3: daging sapi Bali berumur > 5 tahun. Setiap perlakuan dilakukan perulangan sebanyak 4 kali. Variabel yang diamati pada penelitian ini adalah bau, warna, nilai pH, kadar air, dan Water Holding Capacity (WHC). Analisis data yang digunakan adalah analisis ragam satu arah dilanjutkan dengan analisis Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) apabila didapati pengaruh. Hasil yang diperoleh untuk rata-rata bau daging sapi Bali adalah P1= 4,00a, P2= 3,75b, dan P3= 2,50c; untuk rata-rata warna daging sapi Bali adalah P1= 3,00c(3), P2= 5,00b(5), dan P3= 7,75a(7-8); untuk rata-rata nilai pH daging sapi Bali adalah P1= 5,53b, P2= 5,38ab, dan P3= 5,31a; untuk rata – rata kadar air (%) daging sapi bali adalah P1= 73,76c, P2= 71,85b, dan P3= 70,92a; dan untuk Water Holding Capacity (WHC) (%) adalah P1= 24,19b, P2=23,95b, dan P3= 21,52a. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh antara umur daging sapi Bali terhadap kualitas daging sapi Bali di RPH Lestari.Kata kunci: daging sapi bali, umur potong daging, studi kasus, kualitas daging.  
PERBEDAAN PERLAKUAN FORCE MOLTING TERHADAP PRODUKSI HATCHING EGG, BERAT BADAN DAN DEPLESI PADA AYAM GRAND PARENT STOCK STRAIN COBB Nurhidayat, Nurhidayat; Wadjdi, Farid; Dinasari, Irawati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan perlakuan force molting terhadap produksi hatching egg, berat badan, dan deplesi pada ayam Grand Parent Stock strain Cobb. Objek penelitian ini berupa indukan ayam grand parent stock umur 62 minggu dengan total populasi sebanyak 3701 ekor yang terbagi ke dalam dua kandang, berikut rincian penyebaran populasi di tiap kandangnya :  kandang 3 (1896 ekor) dan kandang 4 (1805 ekor) yang dipelihara selama 16 minggu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pecobaan dengan menggunakan uji statistik parametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi hatching egg pada perlakuan molting adalah 51.44% dan untuk perlakuan tidak molting 18.20 % atau berpengaruh nyata ( P < 0.05 ) dan hasil untuk mengendalikan berat badan pada perlakuan molting adalah 4203 gram kemudian perlakuan tidak molting 4890 gram atau berpengaruh nyata ( P < 0.05 ). Sedangkan pada deplesi dengan perlakuan molting 0.30 % dan perlakuan tidak molting 0.27 % atau tidak berpengaruh nyata ( P > 0.05 ). Force berpengaruh terhadap hatching egg dan berat badan tetapi tidak memberikan pengaruh pada deplesi.Kata kunci : Force Molting, Hatching Egg, Deplesi, Grand Parent Stock
PENGARUH PENGGUNAAN PAKAN TOTAL MIXED RATION TERHADAP KONVERSI PAKAN DAN INCOME OVER FEED PADA SAPI PERAH LAKTASI Muhammad Asrori; Usman Ali; Umi Kalsum
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 4, No 02 (2021): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh penggunaan konsentrat dalam pakan Total Mixed Ration terhadap konversi pakan dan Income Over Feed Cost pada sapi perah laktasi. Materi penelitian ini adalah sapi PFH berjumlah 9 ekor dengan produksi susu rata – rata 10 liter/ hari. Metode yang digunakan adalah percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) meliputi 3 pakan perlakuan menggunakan pakan konsentrat (P1) 20%, (P2) 30%, dan (P3) 40% dari kebutuhan bahan kering dalam pakan TMR diulang tiga kali dengan pemberian hijauan tebon jagung segar secara adlibitum. Pakan konsentrat diberikan pada sapi sebelum diberi hijauan tebon jagung segar dan silase secara ad libitum. Analisis data menggunakan anova dan dilanjut dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan konsentrat dalam pakan TMR berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konversi pakan dan IOFC, adapun rataan koversi pakan pada P1 = 9.85b, P2 = 9.44ab, P3 = 8.69a, sedangkan rataan IOFC (Rp/ekor) selama 19 hari pada P1 = 995.107,333a, P2 = 1.408.102,667ᵃᵇ, P3 = 1.634.268ᵇ. Kesimpulan penelitian ini semakin besar level penggunaan konsentrat dalam pakan TMR dapat meningkatkan nilai IOFC dan menurunkan nilai konversi pakan. Level penggunan konsentrat 40% dari kebutuhan BK pakan menghasilkan nilai IOFC tertinggi sebesar Rp. 1.634.268, dan menghasilkan nilai konversi pakan rendah sebesar 8,69.Kata Kunci: Sapi Perah, Konversi Pakan, IOFC, Pakan TMR,
PENGARUH PERENDAMAN BERBAGAI KONSESNTRASI INFUSA DAUN SALAM PADA DAGING AYAM PETELUR AFKIR TERHADAP JUMLAH MIKROBA DAN UJI ORGANOLEPTIK Wijaya, Muhammad Riski; Suryanto, Dedi; Retnaningtyas, Irawati Dinasari
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh perendaman berbagai konsentrasi infusa daun salam pada daging ayam petelur afkir terhadap jumlah mikroba dan uji organoleptik. penelitian dilaksanakan di laboratorium terpadu fakultas peternakan Universitas Islam Malang, Malang. Materi yang digunakan pada penelitian ini yaitu daging ayam petelur afkir sebanyak 1.640 gram bagian dada, daun salam, Nutrient agar (NA), aquades. Metode yang digunakan adalah metode percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap, penelitian ini terdiri dari 4 perlakuan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan perendaman infusa daun salam selama 60 menit dengan konsentrasi yang berbeda adapun perlakuanya, P0=0%, P1=10%, P2=20%, dan P3=30%. Data dianalisis menggunakan Analysis Of Variance (Anova), Apabila hasil menunjukkan pengaruh nyata atau sangat nyata maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Hasil penelitian menunjukan perendaman berbagai konsentrasi infusa daun salam pada daging ayam petelur afkir tidak berpengaruh nyata  (P>0,05) terhadap jumlah mikroba, adapun rata-rata total mikroba (CFU/g) Pada P0=7,7x105, P1=6,6x105, P2=5,7x105 ,P3=5,8x105 , Sedangkan terhadap uji organoleptik menunjukan berpengaruh sangat nyata (P<0,01), nilai modus dan notasi uji aroma menghasilkan (P0)=1a, (P1)=3b, (P2)=4c, (P3)=5d. nilai modus pada uji rasa (P0)=1a, (P1)=4b, (P2)=4b, (P3)=5c. nilai modus pada uji kesukaan (P0)=1a, (P3)=2b, (P2)=2b, (P1)=4c dan berdasarkan uji warna (P0)=1a, (P1)=2b, (P2)=2b, (P3)=2b. Kesimpulan pada penelitian ini adalah perendaman infusa daun salam  selama satu jam pada daging ayam petelur afkir tidak mempengaruhi jumlah mikroba jumlah mikroba, sedangkan pada uji organoleptik dengan perendaman sebanyak 10% paling disukai dari segi rasa, aroma, warna,Kata Kunci : ayam petelur afkir, daun salam, jumlah mikroba, uji organoleptik,
PENGARUH TINGKAT PEGGUNAAN DAUN KIAMBANG (Salvinia Molesta) TERFERMENTASI DALAM PAKAN TERHADAP KARKAS DAN LEMAK ABDOMINAL PADA ITIK PEDAGING PERIODE FINISHER Diki Heru Frandika; Umi Kalsum; Sunaryo sunaryo
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 4, No 01 (2021): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis  pengaruh tingkat penggunaan daun kiambang terfermentasi sebagai bahan pakan itik pedaging periode finisher. Materi yang digunakan dalam penelitian ini ialah daun kiambang terfermentasi yang dicampurkan dengan konsentrat KBR 2, jagung kuning, dedak halus dan kapur dan juga itik pedaging periode finisher jenis kelamin jantan dengan bobot badan awal rata-rata 423,75 ± 39,76 gram umur 21 hari sebanyak 80 ekor dengan koefisien keragaman 9,38%. Metode yang digunakan adalah metode percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, tiap ulangan terdiri dari 5 itik (penelitian). Perlakuan yang diberikan adalah R0 = 100% ransum yang terdiri dari konsentrat KBR 2, Jagung kuning, dan dedak halus, R1 =  95% R0 + 5% daun kiambang terfermentasi, R2 = 90% R0 + 10% daun kiambang terfermentasi, R3 = 85% R0 + 15% daun kiambang terfermentasi. Variabel yang di teliti pada adalah persentase karkas dan persentase lemak abdominal. Dari hasil penelitian ini bahwa tingkat penggunaan daun kiambang yang difermentasi dalam pakan menunjukkan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap persentase karkas dan menunjukkan pengaruh yang nyata (P<0,05) pada persentase lemak abdominal itik pedaging periode finisher. Rata-rata dari nilai persentase karkas pada tiap perlakuan adalah R0 = 52,76%b, R1 = 50,22%ab, R2 = 49,49%a, dan R3 = 47,69%a dan nilai persentase lemak abdominal pada tiap perlakuan adalah R0 = 45,61%b , R1 = 42,33%ab, R2 = 40,12%a , dan R3 = 39,10%a. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan  daun kiambang terfermentasi sampai taraf 5% belum nyata menurunkan presentase karkas, tetapi sangat nyata dapat menurunkan presentase lemak abdominal. Kata kunci : Daun kiambang, Fermentasi, Itik hibrida, Persentase karkas Persentase lemak abdominal
PERBEDAAN POLA USAHA PETERNAKAN AYAM PETELUR TERHADAP KELAYAKAN USAHA DI DESA KIDAL KECAMATAN TUMPANG KABUPATEN MALANG Arif Purnama; Sri Susilowati; Dedi Suryanto
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 4, No 02 (2021): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan pola usaha peternakan ayam petelur fase pullet sampai dengan masa puncak pertama pada pola kemitraan dan non-kemitraan di Desa Kidal Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang, Materi yang digunakan yaitu data kuisioner dari 5 peternak pola kemitraan dan 5 peternak pola non kemitraan. Metode penelitian survey, pengambilan data dengan wawancara. Variabel yang diamati yaitu biaya total, penerimaan, keuntungan, BEP, dan RCR. Analisis data menggunakan analisis uji t. Perolehan data yang didapat merupakan hasil analisis dari ternak pola kemitraan dan non pola kemitraa. Hasil analisis uji T menunjukkan bahwa biaya total, penerimaan, keuntungan, BEP Produksi, BEP Harga dan R/C ratio terdapat perbedaan yang sangat nyata per 1000 ekor ayam antara pola kemitraan dan non kemitraan. Berikut hasil rata-rata BEP Produksi pola kemitraan 11.836 dan pola non kemitraan 11.072 BEP Harga pola kemitraan Rp 19.610 dan pola non kemitraan Rp 19.162, R/C ratio pola kemitraan 1,01 dan pola non kemitraan1,05. Kesimpulan pada penelitian ini ialah pola usaha peternakan ayam ras petelur pola kemitraan dan non kemitraan sama-sama menguntungkan berdasarkan biaya total, penerimaan, keuntungan, BEP produksi, BEP harga dan R/C Ratio. Pola usaha peternakan ayam ras petelur pola non kemitraan yang terbaik berdasarkan hasil analisis uji t. Hasil analisa usaha peternakan ayam petelur pola kemitraan dan non kemitraan yang masih menguntungkan maka usaha tersebut layak untuk dikembangkan lebih lanjut, sebaiknya para peternak yang ingin memulai usaha peternakan ayam ras petelur baiknya memulai dengan populasi awal sekitar 1.000 populasi agar mendapatkan balik modal dan membangun kandang sedikit menjauhi pemukiman warga.Kata kunci :pola usaha, kelayakan usaha, ayam petelur
PENGARUH LAMA SIMPAN SEMEN BEKU SAPI BALI TERHADAP KUALITAS MOTILITAS, VIABILITAS, DAN INTEGRITAS MEMBRAN PLASMA Tri Sutrisno; sumartono sumartono; Sri Susilowati
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 7, No 1 (2024): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh lama simpan semen beku Sapi Bali merupakan salah satu dampak dari meningkatnya permintaan daging sapi yang dibekukan. Tujuan penelitian ini, yaitu untuk mengetahui pengaruh lama simpan terhadap motilitas, viabilitas, serta integritas membran plasma pada semen beku sapi Bali. Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu semen beku sapi Bali yang telah disimpan selama 4 tahun (produksi 2018), 3 tahun (produksi 2019), dan 2 tahun (produksi 2020) yang tersimpan di Bank Sperma Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari Malang. Metode dalam penelitian ini , yaitu metode Studi kasus dengan perlakuan lama penyimpanan semen beku sapi Bali dalam nitrogen cair. Terdapat 3 Perlakuan, perlakuan 1 yaitu lama simpan 2 tahun, perlakuan 2 yaitu lama simpan 3 tahun, dan perlakuan 3 yaitu lama simpan 4 tahun. Tiap-tiap perlakuan diulang sebanyak 6 kali untuk mendapatkan nilai yang akurat. Variabel pengamatan meliputi motilitas, viabilitas, dan integritas membran plasma. Data dianalisis dengan statistik, dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan uji ANOVA. Jika terdapat perbedaan, maka dilakukan uji lanjut DMRT (Duncan Multiple Range Test) yang kemudian dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian diperoleh Rata-rata motilitas tertinggi adalah lama simpan 3 tahun yaitu 47,50%, lama simpan 2 tahun sebesar 45,00% dan terendah lama simpan 4 tahun yaitu 41,67%. Rata-rata nilai viabilitas tertinggi adalah  lama simpan 2 tahun sebesar 54,00%, lama simpan 4 tahun sebesar 52,50% dan terendah lama simpan 3 tahun 51,17%. Rata-rata nilai integritas membran plasma tertinggi adalah lama simpan 2 tahun sebesar 53,00%, lama simpan 4 tahun sebesar 49,00%, dan terendah lama simpan 3 tahun sebesar 44,50%.kata kunci: pengaruh lama simpan; semen beku; Sapi Bali; kualitas motilitas; viabilitas; integritas membran plasma.
PENGARUH PENAMBAHAN DOSIS MULTI ENZIM PADA PROSES ENKAPSULASI PROBIOTIK Lactobacillus fermentum TERHADAP KADAR ASAM LAKTAT DAN NILAI pH Zulkifli Saputra; Muhammad Farid Wadjidi; Umi Kalsum
Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal) Vol 3, No 02 (2020): Dinamika Rekasatwa
Publisher : Dinamika Rekasatwa: Jurnal Ilmiah (e-Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh  penambahan dosis multi enzim pada proses enkapsulasi probiotik Lactobacillus fermentum terhadap kadar asam laktat dan nilai pH, sehingga dapat memperoleh dosis multi enzim yang optimal didalam enkapsulasi probiotik Lactobasillus fermentum. Materi yang digunakan penelitian ini adalah isolat bakteri Lactobacillus fermentum, tepung maizena, maltodekstrin, multi enzim, aquades, NaOh, indikator PP, alkohol, larutan buffer. Metode  penelitian yang digunakan adalah eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan pada penelitian ini yaitu penambahan dosis multi enzim P0= (kontrol/ tanpa multi enzim), P1= multi enzim 0,1%, P2= multi enzim 0,2%, P3= multi enzim 0,3% (dengan total sampel 20 gram). Analisis ragam, penambahan multi enzim sebagai nutrisi bagi mikroba dalam probiotik Lactobacillus fermentum tidak berpengaruh nyata terhadap kadar asam laktat. Hasil rataan perhitungan kadar asam laktat pada masing-masing perlakuan adalah P0= 1,110000; P1= 1,080000; P2= 0,990000 dan P3= 0,960000. Analisis ragam, penambahan multi enzim sebagai nutrisi bagi mikroba dalam probiotik Lactobacillus fermentum tidak berpengaruh nyata terhadap nilai pH. Hasil rataan pengukuran nilai pH pada masing-masing perlakuan adalah P0= 4,034; P1= 4,134; P2 = 4,167 dan P3= 4,234. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penambahan nutrisi berupa multi enzim pada proses enkapsulasi probiotik Lactobacillus fermentum tidak perlu dilakukan, mengingat harga multi enzim yang cukup mahal dan tidak berpengaruh pada pertambahan kadar asam laktat,  nilai pH memiliki hubungan dengan kadar asam laktat. Semakin tinggi kadar asam laktat probiotik Lactobacillus fermentum, maka semakin rendah nilai pH. Disarankan perlu adanya penelitian dengan menambahkan bahan lain sebagai nutrisi dari Bakteri Lactobacillus fermentum dalam proses enkapsulasi probiotik dan perlu adanya variabel lainnya. Sehingga dapat menentukan kelebihan dari penambahan multi enzim sebagai nutrisi Lactobacillus fermentum.