cover
Contact Name
Harya Gusdevi
Contact Email
p3m@utb-univ.ac.id
Phone
+6282118357887
Journal Mail Official
p3m@utb-univ.ac.id
Editorial Address
https://sistemik.utb-univ.ac.id/index.php/sistemik/EditorialBoard
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
ISSN : 23373636     EISSN : 25276425     DOI : https://doi.org/10.53580
Core Subject : Engineering,
SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Universitas Teknologi Bandung. Jurnal Sistemik terbit dalam jangka waktu satu tahun sebanyak dua kali yaitu pada bulan Juni dan Desember. Cakupan ilmu yang dibahas dalam Jurnal Sistemik meliputi : 1. Manajemen Industri 2. Modeling & Simulation 3. Sistem Manufaktur 4. Ergonomi 5. Riset Operasi Jurnal Sistemik merupakan jurnal dengan open access atau akses terbuka yang memungkinkan pembaca dapat dengan bebas membaca dan mengakses jurnal ini tanpa dipungut biaya.
Articles 89 Documents
MELAUI SIKAP KERJA DAN STRES KERJA MENDORONG PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN YANG EFEKTIF DI PT. XYZ: - Puspita, Della Yusliawati; Jatnika, Rohman Agus; Indrayani, Rina
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 12 No 2 (2024): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v12i2.117

Abstract

Peranan sikap dan volume kerja yang tidak terkelola akan menurunkan sikap kerja dan menaikan angka stress di PT XYZ, hal ini sering terjadi dan berulang ulang yang akan berdampak pada kinerja sehingga peneliti tertarik unuk melakukan  kajian untuk mengetahui sejauh mana sikap kerja dan stres kerja yang dialami yang akan berdampak pada rendahnya produktivitas kerja karyawan yang kurang efektif dan efisiensi di salah satu PT. XYZ, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana hubungan secara simultan antara sikap kerja dan stres kerja terhadap produktivitas kerja karyawan di line auto cutting PT. XYZ. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif karena metode ini dapat diandalkan dalam melakukan pengukuran objektif dan analisis matematis (statistik) terhadap sampel data yang diperoleh melalui kuesioner, jejak pendapat, tes, atau instrumen penelitian lainnya untuk membuktikan atau menguji hipotesis (dugaan sementara) yang diajukan dalam penelitian, sehingga dapat peneliti simpulkan sikap kerja mendorong kearah positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Menurut hasil uji t yang Ptelah dilakukan, dengan nilai signifikansi 0,000 < dari 0,05 dan t hitung lebih besar dari t Tabel 3.974 > 2.036. Stres kerja tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Hal ini berdasarkan hasil uji t yang telah dilakukan, dengan nilai signifikansi 0,503 > 0,05 dan t hitung sebesar lebih kecil dari t Tabel 0.677 < 2,036. Dan secara simultan sikap kerja dan stres kerja mendorong dan berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh hasil uji F hitung sebesar 8.732 lebih besar dari F Tabel (3.28) dengan taraf signifikansi 0.001 lebih kecil dari 0,05.
IDENTIFIKASI KUALITAS LAYANAN DALAM MENINGKATKAN LOYALITAS PELANGGAN PADA APLIKASI E-WALLET DI KOTA BANDUNG Liani, Rivah Desti; Elthin, Jessyca; Rizal, Akbar Muhammad; Albaith, Arras; Fauziyah, Rahma
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 12 No 2 (2024): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v12i2.118

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mendorong terciptanya berbagai peluang bisnis berbasis internet yang lebih efisien dan efektif. Di Indonesia, pertumbuhan jumlah pengguna internet yang dilaporkan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) setiap tahun semakin mempercepat ekspansi e-commerce. Salah satu inovasi penting dalam ekosistem ini adalah e-wallet, sebuah metode pembayaran non-tunai yang memberikan kemudahan transaksi sekaligus pengalaman pembayaran yang cepat, aman, dan nyaman. Selama pandemi COVID-19, popularitas e-wallet melonjak tajam dengan peningkatan lebih dari 300%, dan pada tahun 2023, penggunaannya terus bertumbuh hingga mencapai kenaikan sebesar 92%. Sebagai bagian dari fintech, e-wallet memainkan peran sentral dalam transformasi digital, menjadikannya pilihan utama masyarakat untuk berbagai kebutuhan transaksi. Namun, agar tetap relevan dan kompetitif, kualitas layanan elektronik atau e-service quality menjadi faktor kunci yang mempengaruhi kepuasan dan loyalitas pelanggan. Dimensi e-service quality seperti efisiensi, keandalan, privasi, serta daya tanggap sangat penting untuk menciptakan hubungan yang berkelanjutan dengan pengguna. Loyalitas pelanggan tidak hanya dipengaruhi oleh pengalaman langsung terhadap layanan, tetapi juga oleh faktor pendukung seperti kesadaran merek, keamanan transaksi, dan program promosi yang menarik. Penelitian terhadap 81 responden di Bandung menunjukkan bahwa e-service quality memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan e-wallet. Penelitian ini menunjukkan bahwa penyedia e-wallet yang terus meningkatkan kualitas layanan digitalnya dapat memperkuat daya saing dan posisi mereka dalam pasar yang semakin kompetitif. Dengan memperhatikan kebutuhan pelanggan, menciptakan inovasi layanan, dan memastikan keamanan dalam setiap transaksi, penyedia e-wallet dapat membangun hubungan jangka panjang yang tidak hanya meningkatkan retensi pelanggan, tetapi juga mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan di era ekonomi digital.
Analysis ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PEMBANGUNAN KANTOR OPERASIONAL DAN BENGKEL KAROSERI MENGGUNAKAN METODE HIRARC: ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PEMBANGUNAN KANTOR OPERASIONAL DAN BENGKEL KAROSERI MENGGUNAKAN METODE HIRARC Yusup, Mahris Muhamad; Siahaan, Jeferson; Jatnika, Rohman Agus
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 12 No 2 (2024): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v12i2.119

Abstract

PT. Surya Pratama Joinindo merupakan salah satu perusahaan konstruksi yang sudah banyak mengerjakan berbagai proyek di Indonesia, perjalanan dalam mengembangkan perusahaan tersebut tidaklah mudah. Pembangunan kantor operasional dan bengkel karoseri merupakan proyek konstruksi yang melibatkan berbagai aktivitas berisiko tinggi, termasuk pekerjaan konstruksi, penggunaan peralatan berat. Untuk memastikan keamanan dan kesehatan para pekerja selama pelaksanaan proyek, analisis risiko yang cermat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis risiko kecelakaan kerja pada pembangunan kantor operasional dan bengkel karoseri menggunakan Metode HIRARC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control). PT. Surya Pratama Joinindo merupakan salah satu perusahaan konstruksi yang sudah banyak mengerjakan berbagai proyek di Indonesia, Berdasarkan keterangan audit & cost control, Risiko tinggi yang terdapat pada setiap lokasi pekerjaan dapat menimbulkan perilaku tidak aman terhadap pekerja. Untuk mengetahui bagaimana identifikasi risiko kecelakaan kerja pada pengerjaan erection baja WF, pemasangan besi, dan pekerjaan pengelasan. Bagaimana penilaian risiko pada pengerjaan erection baja WF, pemasangan besi, dan pekerjaan pengelasan, serta bagaimana pengendalian risiko dengan metode Hazard Identification Risk Assessment and Risk Control (HIRARC). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan 8 jenis bahaya dan 14 risiko yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja ringan sampai dengan kecelakaan kerja extreme pada pembangunan kantor operasional dan bengkel karoseri di PT. Surya Pratama Joinindo.
PERANCANGAN MEJA MESIN CUT OFF DENGAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI PADA BENGKEL LAS X DI KOTA BANDUNG Aprianto, Teguh
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 12 No 2 (2024): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v12i2.120

Abstract

Salah satu mesin yang paling sering digunakan adalah mesin potong. Mesin potong besi yang banyak dikenal sebagai mesin cut off. Fungsi mesin cut off banyak digunakan untuk pemotongan besi siku, besi plat dan besi pejal. Pekerjaan pemotongan besi banyak dilakukan di bengkel las x tak terkecuali bengkel las x. Proses pemotongan dilakukan di bengkel las x dengan memasangkan besi pada tumpuan yang ada di mesin cut off. Untuk memastikan pemotongan dengan benar maka pekerja akan menempatkan besi pada tempat yang telah disediakan. Penggunaan mesin cut off sering kali diletakan pada lantai kerja guna memudahkan pemotongan. Hal ini dapat menimbulkan masalah terkait dengan kesalahan dalam bekerja. Permasalahan yang sering terjadi pada pekerja adalah masalah kesehatan seperti mengalami pegal pada bagian tubuh bagian pinggang, punggung, tangan, lengan, leher, kaki, betis dan perut. Penyebab utama dikarenakan adanya penekan berat badan pada tumpuan anggota tubuh yang digunakan untuk menahan saat bekerja. Dimana tidak terdapat meja mesin cut off. Tidak tersedianya sarana pendukung seperti meja kerja tentunya akan memberikan dampak buruk pada pekerja. Ini akan menjadi pemicu terjadinya kesalahan dalam bekerja. Perancangan meja kerja diawali dengan pengukuran dimensi tubuh dimana hasil perancangan dapat memaksimalkan pekerja. Dimana hasil rancangan diperoleh panjang meja 44,6 cm dari antropometri D25 (dan data dimensi panjang bahu sampai dengan genggaman tangan ke depan). Lebar meja 43,6 cm dari antropometri D17 (data dimensi lebar bahu berdiri / duduk). Tinggi meja 93,33 cm dari antropometri D4 (data dimensi tinggi siku berdiri). Selanjutnya untuk menentukan pandang mata ke mesin dengan ukuran 153,59 cm dari antropometri D2 (dimensi tinggi mata berdiri). Perancangan meja mesin cut off menggunakan pendekatan antropometri diharapkan dapat mendapatkan rancangan meja yang sesuai dengan antropometri pekerja dan dapat meningkatan produktivitas serta menurunkan kelelahan kerja.
USULAN PERBAIKAN LINGKUNGAN KERJA MENGGUNAKAN METODE KAIZEN 5S DI CV. CIARMY CIBADUYUT Melawati, Ridha; Sugiatna, Angling
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 12 No 2 (2024): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v12i2.121

Abstract

CV. Ciarmy Cibaduyut merupakan perusahaan di bidang produksi sepatu jenis PDL. Dalam proses produksi, CV. Ciarmy Cibaduyut dihadapkan dengan beberapa kendala meliputi ketidakteraturan stasiun kerja, kurangnya kesadaran dalam menjaga kebersihan di area kerja, serta kesulitan dalam menemukan alat yang tepat saat dibutuhkan pada proses produksi. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan lingkungan kerja secara menyeluruh dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan perbaikan pada lingkungan kerja dengan menerapkan metode kaizen berdasarkan konsep 5S serta mengetahui dampak dari implementasi 5S terhadap waktu pencarian peralatan kerja. Hasil dari penelitian ini mencakup usulan perbaikan yang diterapkan di CV. Ciarmy Cibaduyut dan menghasilkan penilaian kondisi lingkungan kerja sebelum dan sesudah penerapan 5S yaitu seiri sebesar 20% meningkat menjadi 80% (sangat baik). Seiton sebesar 20% menjadi 80% (sangat baik). Seiso sebesar 25% menjadi 75% (baik). Seiketsu sebesar 0% menjadi 50% (cukup baik). Shitsuke sebesar 40% menjadi 100% (sangat baik). Implementasi dari konsep 5S memberikan dampak pada peningkatan efisiensi waktu rata-rata pencarian peralatan kerja. Sebelum diterapkan, waktu pencarian gegep mencapai 11,91 detik, sementara setelah diterapkan waktu pencarian mencapai 4,58 detik. Selanjutnya peralatan palu dari waktu 12,26 menjadi 4,60 detik, gunting yaitu 12,45 menjadi 4,28 detik, pulpen pola yaitu 12,17 menjadi 4,30 detik dan jarum yaitu 12,30 menjadi 4,28 detik.CV. Ciarmy Cibaduyut merupakan perusahaan di bidang produksi sepatu jenis PDL. Dalam proses produksi, CV. Ciarmy Cibaduyut dihadapkan dengan beberapa kendala meliputi ketidakteraturan stasiun kerja, kurangnya kesadaran dalam menjaga kebersihan di area kerja, serta kesulitan dalam menemukan alat yang tepat saat dibutuhkan pada proses produksi. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan lingkungan kerja secara menyeluruh dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan perbaikan pada lingkungan kerja dengan menerapkan metode kaizen berdasarkan konsep 5S serta mengetahui dampak dari implementasi 5S terhadap waktu pencarian peralatan kerja. Hasil dari penelitian ini mencakup usulan perbaikan yang diterapkan di CV. Ciarmy Cibaduyut dan menghasilkan penilaian kondisi lingkungan kerja sebelum dan sesudah penerapan 5S yaitu seiri sebesar 20% meningkat menjadi 80% (sangat baik). Seiton sebesar 20% menjadi 80% (sangat baik). Seiso sebesar 25% menjadi 75% (baik). Seiketsu sebesar 0% menjadi 50% (cukup baik). Shitsuke sebesar 40% menjadi 100% (sangat baik). Implementasi dari konsep 5S memberikan dampak pada peningkatan efisiensi waktu rata-rata pencarian peralatan kerja. Sebelum diterapkan, waktu pencarian gegep mencapai 11,91 detik, sementara setelah diterapkan waktu pencarian mencapai 4,58 detik. Selanjutnya peralatan palu dari waktu 12,26 menjadi 4,60 detik, gunting yaitu 12,45 menjadi 4,28 detik, pulpen pola yaitu 12,17 menjadi 4,30 detik dan jarum yaitu 12,30 menjadi 4,28 detik.
PENERAPAN PENERIMAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE ACCEPTANCE SAMPLING MILITARY STANDARD 105E (Studi Kasus Pada PT. XYZ) Nadeak, Multi; Artyantia, Dhela
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 12 No 2 (2024): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v12i2.122

Abstract

PT. XYZ adalah perusahaan manufaktur penghasil wiring harness untuk alat berat dan kendaraan roda dua. Komponen wiring harness terdiri dari 70 jenis komponen sehingga banyak material incoming yang defect lolos ke proses produksi. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan ukuran terbaik dalam pengambilan sampling pada bahan baku connector saja dengan menggunakan metode Acceptance Sampling MIL-STD 105E. Kemudian menghitung persentase rata-rata lot yang tidak memenuhi syarat setelah lot ditolak dan rata-rata jumlah inspeksi per lot jika pemeriksaan dilakukan 100 % untuk lot yang ditolak. Selanjutnya penentuan Proses Capability untuk menentukan kemampuan proses bahan baku yang diambil konsisten memenuhi batas rentang kualitas yang diharapkan. Dengan metode MIL-STD 105E mendapatkan hasil Connector 1-1718324-1 dan DTM06-6S-E005 dengan N=80 pcs ditetapkan n=13 pcs dengan Pa=87,8%. Untuk Ac=0 pcs dan Re=1 pcs. Total bahan baku yang diterima adalah 27 lot atau 2160 pcs dan ditolak adalah 23 lot sebesar 1840 pcs. Connector 488-949, DT06-08SC-CE05 dan DT06-2S-CE05 dengan N=100 pcs ditetapkan n=20 pcs dengan Pa sebesar 98%. Untuk Ac=1 pcs dan Re=2 pcs. Total bahan baku yang diterima adalah 35 lot atau 3500 pcs dan ditolak sebesar 2500 pcs. Persentase rata-rata lot yang tidak memenuhi syarat setelah lot ditolak pada connector 1- 1718324-1 dan DTM06-6S-E005 adalah 2,3%. Pada connector 488-949, DT06-08SC-CE05 dan DT06-2S-CE05 sebesar 3,3%. Selanjutnya rata-rata inspeksi per lot dari total inspeksi lot yang ditolak adalah 21 pcs. Pada penentuan Proses Capability connector 1-1718324-1 dihasilkan nilai Cp = 0,50 dan Cpk = 0,24. Connector 488-949 dihasilkan nilai Cp = 0,47, dan Cpk = 0,26. Connector DT06-08SC-CE05 dihasilkan nilai Cp = 0,54 dan Cpk = 0,27. Connector DT06-2S-CE05 dihasilkan nilai Cp = 0,49 dan Cpk = 0,23 dan connector DTM06-6S-E005 dihasilkan nilai Cp = 0,43 dan Cpk = 0,23. Pada penentuan Proses Capability menunjukkan bahwa proses tidak memenuhi spesifikasi karena nilai Cp dan Cpk yang dihasilkan kurang dari 1.
ANALISIS PENGARUH KONSUMSI DAGING AYAM PADA RESIKO PENINGKATAN PENYAKIT PADA MANUSIA DENGAN METODE ANOVA Nurhayati, Ai
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 12 No 2 (2024): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v12i2.126

Abstract

Banyaknya makanan yang beredar di tengah masyarakat bukan berarti semuanya termasuk kategori jenis makanan yang sehat karena tidak semua sumber makanan tergolong higienis. Oleh karena itu sebagai calon konsumen hendaknya selalu bersikap bijak dalam memilih preferensi makanan. Sikap waspada dan penuh kehati-hatian perlu dalam rangka menyaring jenis makanan mana saja yang layak dikonsumsi dan mana saja jenis makanan yang sesungguhnya tidak layak untuk dikonsumsi. Ekstra hati-hati dalam memilih makanan dapat memperkuat daya saring asupan makanan ke dalam tubuh manusia sehingga makanan yang berbahaya tidak dapat masuk ke dalam sistem tubuh manusia. Daging ayam merupakan makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat, namun ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum mengkonsumsi makanan tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh konsumsi daging ayam terhadap resiko peningkatan penyakit pada manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh konsumsi daging ayam terhadap resiko peningkatan penyakit pada manusia. Metode penelitian ini menggunakan metode anova dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daging ayam yang terlalu sering dapat menimbulkan peningkatan resiko penyakit pada manusia seperti pusing, sakit kepala, migrain, vertigo, alergi, mual dan gejala penyakit lainnya. Hal ini dapat diatasi dengan cara mengurangi konsumsi daging ayam untuk beberapa konsumen. Khusus untuk alergi dan vertigo, sebaiknya konsumen menghindari konsumsi daging ayam. Pilihan protein yang bisa dikonsumsi adalah daging sapi, tempe dan tahu. Protein nabati lebih baik jika dibandingkan dengan protein hewani karena protein nabati tidak menimbulkan efek negatif pada kesehatan manusia.
PERANCANGAN ULANG TROLI UNTUK MENGURANGI KELELAHAN KERJA PENGANGKUTAN KERANG PADA MINA SUMBER MAS INDRAMAYU Dinata, Rika Andriyanti; Anggaliya, Pipin; Bachtiar, Aden Puja; Hadhiwibowo, Ari; Dinata, Mega Andriyanti; Utomo, Nino Setyo; Fauziyah, Rahma; Sagara, Moh Rizal Ngambah
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 12 No 2 (2024): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi Produsen Perikanan Hasil Laut Unit Desa “Mina Sumber Mas” Desa ILIR Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu, berperan penting sebagai sarana bagi para nelayan kecil dalam menjual hasil tangkap, khususnya kerang, Saat ini, proses pemindahan hasil tangkap kerang masih dilakukan secara manual. Berdasarkan hasil observasi proses pemindahan hasil tangkap kerang masih dilakukan secara manual yang mengharuskan nelayan mengangkat beban rata-rata beban angkut 17,5 kg dengan jarak 20 meter secara berulang. Aktivitas tersebut berkontribusi terhadap peningkatan kelelahan fisik dan berisiko menyebabkan gangguan musculoskeletal disorder (MSDs), maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja fisik serta merancang alat bantu dengan menggunakan metode Cardiovascular Load (CVL) dan pendekatan Antropometri. Hasil perhitungan Cardiovascular load (CVL) menunjukkan bahwa dari 21 nelayan yang diamati terdapat 10 nelayan membutuhkan perbaikan kondisi kerja, 9 nelayan bekerja dalam durasi singkat, dan 2 nelayan memerlukan tindakan segera akibat konsumsi energi yang melebihi ? 351 kkal/jam, oleh karena itu, diperlukan perancangan alat bantu guna mengurangi beban kerja fisik. Perancangan alat bantu dilakukan dengan metode antropometri yang menghasilkan spesifikasi sebagai berikut: tinggi alat bantu sebesar 110 cm (D4: Tinggi Siku), lebar alat bantu sebesar 48 cm (D17: Lebar Sisi Bahu), panjang pegangan alat bantu sebesar 25 cm (D28: Panjang Tangan), dan lebar pegangan alat bantu sebesar 13 cm (D29: Lebar Tangan). Diharapkan alat bantu ini dapat mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal serta meningkatkan efisiensi kerja nelayan dalam pemindahan hasil tangkap.
ANALISIS RESIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA AREA INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH MENGGUNAKAN METODE HIRARC DI PABRIK TEKSTIL Ramdani, Rama; Siahaan, Jeferson; Setiawati, Tini
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 13 No 1 (2025): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v13i1.135

Abstract

Industri tekstil merupakan salah satu sektor yang berkembang pesat di Indonesia. Seiring dengan perkembangan ini, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi perhatian utama, terutama dalam aktivitas di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). IPAL memiliki peran penting dalam mengolah limbah industri agar tidak mencemari lingkungan, namun di sisi lain, proses pengolahan ini juga memiliki potensi bahaya tinggi yang dapat membahayakan pekerja. Risiko seperti paparan bahan kimia berbahaya, tenggelam, luka bakar, cedera fisik, hingga gangguan pernapasan sering terjadi akibat kurangnya penerapan standar keselamatan kerja. Oleh karena itu, diperlukan analisis risiko yang komprehensif untuk mengidentifikasi dan mengendalikan potensi bahaya di area IPAL. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, serta merancang strategi pengendalian risiko di IPAL PT. XYZ dengan menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 15 pekerja yang beraktivitas di area IPAL. Dari hasil identifikasi, ditemukan 24 potensi bahaya dari 11 aktivitas kerja. Setelah dilakukan analisis risiko, diperoleh hasil bahwa 5 risiko termasuk dalam kategori rendah, 15 risiko masuk dalam kategori sedang, dan 4 risiko berada dalam kategori tinggi. Untuk meminimalisir risiko kecelakaan kerja, dilakukan strategi pengendalian melalui beberapa langkah, di antaranya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), rekayasa teknik, pengendalian administratif, serta evaluasi dan pemantauan berkala. Rekomendasi utama dari penelitian ini mencakup inspeksi rutin sebelum dan sesudah bekerja, peningkatan kesadaran pekerja melalui pelatihan keselamatan kerja, serta penerapan prosedur keselamatan yang lebih ketat di area IPAL. Dengan implementasi pengendalian risiko yang tepat, diharapkan lingkungan kerja di IPAL PT. XYZ dapat menjadi lebih aman, nyaman, dan sehat, serta mampu meningkatkan efisiensi kerja dan mengurangi tingkat kecelakaan kerja di perusahaan.
PERBAIKAN KUALITAS PRODUK DENGAN MENGGUNAKAN METODE STATISTICAL PROCESS CONTROL (SPC) DI PT. XYZ Mahaputri, Elfina Audia; Sugiatna, Angling; Jatnika, Rohman Agus
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 13 No 1 (2025): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v13i1.138

Abstract

Kualitas suatu produk dalam perusahaan yang memproduksi produk garmen dengan brand internasional ternama merupakan hal yang sangat penting karena kualitas produk merupakan salah satu value yang bisa diberikan kepada konsumen. Namun produk garmen yang prosesnya diproduksi secara berrtahap oleh sumber daya manusia, tidak luput dari cacat. Standar kualitas yang tinggi dan keamanan produk yang ketat memerlukan analisis dan tindakan untuk mencapainya. Pada penelitian ini, kedua permasalahan tesebut akan dianalisis menggunakan metode Statistical Process Control (SPC). Metode ini akan menganalisis batas kendali angka cacat dan temuan logam, dibantu oleh beberapa alat kualitas yang biasa digunakan yaitu seven tools untuk menemukan penyebab cacat dan menemukan usulan perbaikan yang dapat memperbaiki proses hingga menurunnya angka cacat produk dan tercapainya target product safety di PT. XYZ. Hasil dari penelitian ini menunjukkan beberapa titik keluar pada batas kendali pada saat dianalisis dengan peta kontrol P, hal ini disebabkan oleh beberapa penyebab khusus yang terjadi di perusahaan. Pareto Diagram menujukkan 4 cacat prioritas yaitu snagging, puckering, dirty dan shading disebabkan oleh mesin yang tidak terawat, SOP yang tidak memenuhi kapabilitas proses, kelalaian pekerja dan lingkungan kerja. Pada analisis product safety terdapat 3 jenis logam yang ditemukan paling banyak yaitu staples, patahan jarum dan aksesoris garmen yang disebabkan oleh tidak adanya SOP yang mengatur pengendalian jarum dengan jelas, ketidakpedulian pekerja dan area kerja yang kurang baik. Usulan perbaikan yang direkomendasikan antara lain pembuatan SOP kerja, penjadwalan maintenance mesin, perbaikan sistem, merotasi posisi karyawan dan pelatihan karyawan.