cover
Contact Name
Deni Rahman Marpaung
Contact Email
rahmanmarpaung@gmail.com
Phone
+6282248620318
Journal Mail Official
sains.olahraga@gmail.com
Editorial Address
Gedung Fakultas Ilmu Keolahragaan Jurusan Ilmu Keolahragaan Jl. Willem Iskandar Pasar V Medan Estate
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan
ISSN : 23022388     EISSN : 25805150     DOI : https://doi.org/10.24114/so
Core Subject : Health, Science,
Tulisan yang dimuat dalam jurnal Sains Olahraga hanya berkaitan dengan sains olahraga, tidak memuat yang berkaitan dengan pendidikan olahraga.
Articles 183 Documents
PENGARUH PERBANDINGAN PEMBERIAN KOMPRES ES DAN KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP PENURUNAN TINGKAT NYERI DELAYED ONSET MUSCLE SORENESS (DOMS) SETELAH AKTIVITAS EKSENTRIK Sinurat, Rosmi Lasmaria; Sinaga, Fajar Apollo; Harahap, Novita Sari; Ginting, Alin Anggreni; Zulaini
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 10 No. 1: April 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/n2nzwd72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbandingan pemberian kompres es dan kompres air hangat terhadap penurunan tingkat nyeri Delayed Onset Muscle Soreness (DOMS) setelah aktivitas eksentrik pada siswa ekstrakurikuler sepak bola SMA Negeri 1 Silimakuta. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan pretest-posttest control group design. Subyek dalam penelitian terdiri dari 24 siswa yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok kompres es, kelompok kompres air hangat, dan kelompok kontrol, masing-masing berjumlah delapan orang. Pengukuran tingkat nyeri dilakukan menggunakan Visual Analogue Scale (VAS) sebelum dan sesudah perlakuan. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah (One Way ANOVA) untuk mengetahui perbedaan antar kelompok.Uji normalitas menggunakan uji Shapiro-Wilk menunjukkan kompres es 0,095, kompres air hangat 0,093, kontrol 0,067. Jika nilai signifikansi kelompok lebih besar dari 0,05 (p > 0,05) maka data tersebut berdistribusi normal. Selanjutnya hasil uji homogenitas menunjukka bahwa ketiga kelompok memiliki varians yang homogeny dimana nilai signifikansi (p = 0,780 > 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pemberian kompres es dan kompres air hangat terhadap penurunan nyeri otot setelah aktivitas eksentrik. Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan nilai F = 32,689 dengan nilai signifikansi (p = < 0,001 < 0,05). Dengan demikian pemberian kompres es memberikan penurunan tingkat nyeri yang lebih besar dibandingkan dengan kompres air hangat maupun kelompok kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kompres es lebih efektif dalam mengurangi nyeri otot akibat DOMS setelah aktivitas eksentrik. Kata Kunci: Kompres Es, Kompres Air Hangat, DOMS, Aktivitas Eksentrik
PERAN SARANA DAN PRASARANA TERHADAP MOTIVASI BERPRESTASI Ventika Maranata Purba; Marsal Risfandi; Mesnan; Indah Verawati; Deni Rahman Marpaung
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 10 No. 1: April 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/nmjfjj19

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya ketersediaan sarana dan prasarana dalam mendukung kegiatan ekstrakurikuler sepakbola di SMA Negeri 1 Silimakuta. Observasi awal menunjukkan ada beberapa kendala seperti kondisi lapangan yang kurang optimal, keterbatasan alat latihan, dan kelengkapan fasilitas yang belum memadai, yang diduga mempengaruhi motivasi berprestasi siswa. Motivasi berprestasi merupakan faktor penting yang mendorong siswa untuk berlatih secara konsisten dan mencapai hasil terbaik dalam bidang olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran sarana dan prasarana terhadap motivasi berprestasi siswa yang mengikuti ekstrakurikuler sepakbola di SMA Negeri 1 Silimakuta. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah subyek penelitian sebanyak 28 siswa  yang mengikuti ekstrakurikuler sepakbola. Data dikumpulkan melalui angket berupa pernyataan. Instrumen penelitian terdiri dari 20 pernyataan variabel sarana prasarana dan 20 pernyataan variabel motivasi berprestasi, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan SPSS dengan hasil Cronbach’s Alpha sebesar 0,920  dan 0,887. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sarana dan prasarana ekstrakurikuler berada pada kategori baik (mean 16,8) dan motivasi berprestasi siswa berada pada kategori tinggi (mean 17,4). Analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa sarana dan prasarana berperan positif terhadap motivasi berprestasi siswa. Dengan demikian, semakin baik sarana dan prasarana yang tersedia, semakin tinggi motivasi siswa untuk berprestasi dalam kegiatan ekstrakurikuler sepakbola. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil uji normalitas shapiro-wilk diperoleh nilai signifikansi (Sig.) untuk variabel Sarana dan Prasarana sebesar 0,255 dan untuk variabel Motivasi Berprestasi sebesar 0,085. Karena kedua nilai Sig. lebih besar dari 0,05, maka data dinyatakan berdistribusi normal. Kata kunci: Sarana dan Prasarana, Motivasi Berprestasi, Ekstrakurikuler Sepakbola.
HUBUNGAN BALANCED, EYES, ELBOW 90°, DAN FOLLOW THROUGH (BEEF) TERHADAP AKURASI SHOOTING BOLA BASKET Parhan; Gemael, Qorry Armen; Wijaya, Habibi Hadi
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 10 No. 1: April 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/5k8p6r80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara komponen teknik shooting dalam metode BEEF (Balance, Eyes, Elbow 90°, dan Follow Through) terhadap akurasi shooting bola basket pada atlet Club Dynasty Basketball. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subyek penelitian terdiri dari atlet klub yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Standing Stork Test (Blind), Grid Test, analisis Kinovea, Follow Through Test, dan Free Throw Test untuk mengukur variabel penelitian. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, linearitas, serta uji korelasi dan regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara masing-masing komponen BEEF terhadap akurasi shooting, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan teknik BEEF berkontribusi terhadap peningkatan akurasi shooting atlet. Dengan demikian, metode BEEF dapat dijadikan sebagai pendekatan efektif dalam program latihan shooting bola basket. Kata kunci: BEEF, Shooting, Bola basket, Akurasi, Biomekanika.
HUBUNGAN POWER OTOT LENGAN DENGAN HASIL SURVEI PERCAYA DIRI TERHADAP SERVIS ATAS BOLA VOLI Muhamad, Oriza Yasin; Gemael, Qorry Armen; Izzuddin, Deden Akbar
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 10 No. 1: April 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cc0mp810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara power otot lengan dan kepercayaan diri terhadap kemampuan servis atas bola voli pada atlet putri Klub Nakula Karawang tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 30 atlet yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi tes One-Hand Medicine Ball Put untuk mengukur power otot lengan, angket untuk mengukur tingkat kepercayaan diri, serta tes keterampilan servis atas bola voli. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji linearitas, dan uji korelasi Product Moment dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara power otot lengan dengan kemampuan servis atas, terdapat hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dengan kemampuan servis atas, serta terdapat hubungan yang signifikan secara simultan antara power otot lengan dan kepercayaan diri terhadap kemampuan servis atas bola voli. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik power otot lengan dan semakin tinggi kepercayaan diri atlet, maka semakin baik pula kemampuan servis atas yang dihasilkan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah power otot lengan dan kepercayaan diri merupakan faktor penting yang berkontribusi terhadap keberhasilan servis atas dalam permainan bola voli. Oleh karena itu, pelatih disarankan untuk meningkatkan program latihan fisik khususnya kekuatan otot lengan serta memberikan pembinaan mental guna meningkatkan kepercayaan diri atlet.   Kata kunci: power otot lengan, kepercayaan diri, servis atas, bola voli
HUBUNGAN POWER OTOT LENGAN DAN PERCAYA DIRI TERHADAP AKURASI TEKNIK BACK HAND OLAHRAGA BULUTANGKIS PANGESTU, MAYHESA; Gemael, Qorry Armen; Wijaya, Habibi Hadi
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 10 No. 1: April 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sj2q5870

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara power otot lengan dan percaya diri terhadap akurasi teknik backhand pada atlet bulutangkis PB Putra Handayani Bekasi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penguasaan teknik dasar dalam bulutangkis, khususnya teknik backhand, yang dipengaruhi oleh faktor fisik dan psikologis. Power otot lengan sebagai faktor fisik dan percaya diri sebagai faktor mental diduga memiliki kontribusi terhadap peningkatan akurasi teknik tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 25 atlet. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes power otot lengan, angket percaya diri, dan tes akurasi teknik backhand. Analisis data menggunakan bantuan program SPSS yang meliputi uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara power otot lengan terhadap akurasi teknik backhand dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,995 dan nilai signifikansi 0,000; (2) terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara percaya diri terhadap akurasi teknik backhand dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,984 dan nilai signifikansi 0,000; dan (3) terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan secara simultan antara power otot lengan dan percaya diri terhadap akurasi teknik backhand dengan nilai korelasi sebesar 0,991 dan signifikansi 0,000. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa power otot lengan dan percaya diri memiliki hubungan yang sangat kuat terhadap akurasi teknik backhand. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan teknik backhand pada atlet bulutangkis perlu dilakukan melalui latihan fisik yang terprogram serta pembinaan mental yang berkelanjutan. Kata kunci: Power Otot Lengan, Percaya Diri, Akurasi Backhand, Bulutangkis
PERBANDINGAN TINGKAT VO₂ MAX ANTARA MAHASISWA PEROKOK DAN NON-PEROKOK Teguh Jabrani Lubis; Elvana, Ayu; Hasibuan, Nurman; Alin Anggreni Ginting; Siregar, Nurhamida Sari
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 10 No. 1: April 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/xgs5az53

Abstract

Kebugaran kardiorespirasi merupakan indikator penting dalam menilai kondisi kesehatan dan kemampuan fisik seseorang, khususnya pada mahasiswa yang memiliki aktivitas akademik dan fisik yang cukup tinggi. Salah satu faktor yang diduga dapat memengaruhi kebugaran tersebut adalah kebiasaan merokok yang masih banyak ditemukan di kalangan mahasiswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat VO₂ Max antara mahasiswa perokok dan non-perokok. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis deskriptif komparatif dan desain cross-sectional. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 38 mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan stambuk 2023, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri dari 21 mahasiswa perokok dan 17 mahasiswa non-perokok. Pengukuran VO₂ Max dilakukan menggunakan Bleep Test, kemudian data dianalisis menggunakan uji Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata VO₂ Max mahasiswa perokok sebesar 33,00 ml/kg/menit yang termasuk dalam kategori kurang, sedangkan mahasiswa non-perokok sebesar 41,68 ml/kg/menit yang termasuk dalam kategori cukup. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), sehingga dapat dinyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa mahasiswa non-perokok memiliki tingkat kebugaran kardiorespirasi yang lebih baik dibandingkan mahasiswa perokok.   Kata kunci: VO₂ Max, perokok, non-perokok, kebugaran kardiorespirasi
PERBANDINGAN TINGKAT KETERAMPILAN TEKNIK DASAR SEPAK BOLA MAHASISWA ILMU KEOLAHRAGAAN FIK UNIMED BERDASARKAN JALUR MASUK PTN TAHUN 2024 Arya Divana; Ardi Nusri; Nurman Hasibuan; Suranta Pratama Ginting Manik; Deni Rahman Marpaung
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 10 No. 1: April 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/rbjh1688

Abstract

Penguasaan keterampilan teknik dasar sepak bola bagi mahasiswa Ilmu Keolahragaan sebagai penunjang kemampuan praktik di lapangan memegang peranan penting. Selain itu, perbedaan jalur masuk perguruan tinggi negeri (PTN) diduga berpotensi menghasilkan karakteristik mahasiswa yang berbeda, termasuk dalam keterampilan olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tingkat keterampilan teknik dasar sepak bola mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Medan berdasarkan jalur masuk perguruan tinggi negeri (PTN), yaitu SNBP, SNBT, dan Mandiri. Subyek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Ilmu Keolahragaan berjumlah 102 mahasiswa, yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan teknik dasar sepak bola yang meliputi short passing, receiving, dribbling, dan long passing, serta kuesioner untuk mengetahui latar belakang pengalaman sepak bola mahasiswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji OneWay ANOVA setelah memenuhi uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan tingkat keterampilan teknik dasar sepak bola mahasiswa berdasarkan jalur masuk PTN (Sig. = 0,13 > 0,05). Meskipun secara deskriptif terdapat perbedaan nilai rata-rata, di mana mahasiswa jalur SNBT memiliki nilai rata-rata tertinggi sebesar 72,22 diikuti jalur SNBP 68,05 dan jalur Mandiri 67,94 perbedaan tersebut tidak signifikan secara statistik. Dengan demikian, hipotesis penelitian yang menyatakan jalur SNBP lebih unggul tidak terbukti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jalur masuk PTN bukan merupakan faktor utama yang menentukan keterampilan teknik dasar sepak bola mahasiswa, melainkan lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti pengalaman bermain dan intensitas latihan   Kata kunci: Sepak Bola, Jalur Masuk PTN, Mahasiswa Ilmu Keolahragaan
PENGARUH PENERAPAN COLD WATER IMMERSION TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM LAKTAT PADA TUBUH ATLET PASCA LATIHAN Muhammad Fakhri Saleh; Saryono; Muhammad Arief Setiawan
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 10 No. 1: April 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/c16b4x66

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Cold Water Immersion (CWI) terhadap penurunan kadar asam laktat atlet sepak bola U-15 SSB Bina Patra Karawang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 15 atlet aktif. Pengukuran dilakukan pada tiga periode yaitu sebelum latihan, setelah latihan, dan setelah treatment CWI. Hasil menunjukkan rata-rata kadar asam laktat meningkat dari 43 mg/dl sebelum latihan menjadi 277,73 mg/dl setelah latihan, kemudian menurun menjadi 44,4 mg/dl setelah perlakuan CWI. Uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh signifikan antara kondisi setelah latihan dan setelah treatment (p<0,05). Disimpulkan bahwa CWI efektif membantu percepatan pemulihan metabolik pasca latihan intensif. Kata kunci: Cold water immersion, asam laktat, pemulihan, sepak bola, atlet
POTENSI MINYAK ATSIRI CENGKEH DALAM SEDIAAN TOPIKAL UNTUK MENANGANI NYERI PASCA-LATIHAN Sinaga, Fajar Apollo; Sinaga, Rika Nailuvar; Siregar, Tiur Malasari; Muliawan Firdaus
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 10 No. 1: April 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/q25tgp88

Abstract

Nyeri otot tertunda (Delayed-Onset Muscle Soreness/DOMS) merupakan keluhan umum pasca aktivitas fisik intensif yang dapat mengganggu performa dan siklus latihan. Pendekatan topikal dengan bahan alam seperti minyak atsiri cengkeh (Syzygium aromaticum L.) menawarkan alternatif analgesik yang potensial dengan risiko efek samping sistemik minimal. Tujuan penelitian adalah mengetahui efektivitas sediaan topikal krim minyak atsiri cengkeh dalam menurunkan intensitas nyeri DOMS yang diukur dengan Visual Analog Scale (VAS). Penelitian ini menggunakan desain eksperimental semu dengan pretest-posttest control group design. Sebanyak 30 atlet pemula dibagi secara acak menjadi tiga kelompok: (1) kelompok intervensi (krim minyak atsiri cengkeh 10%), (2) kelompok kontrol positif (krim diklofenak 1%), dan (3) kelompok kontrol plasebo (basis krim). DOMS diinduksi dengan protokol lari menurun (downhill running) di treadmill (-10%, 30 menit, 70% denyut nadi maksimal). Intensitas nyeri diukur menggunakan VAS (0–10 cm) pada baseline, 24, 48, dan 72 jam pasca-latihan. Data dianalisis dengan ANOVA dua arah pengukuran berulang (Repeated Measures ANOVA) dan uji post-hoc Bonferroni. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan dalam skor VAS antar kelompok dan antar waktu pengukuran (p < 0,01). Skor VAS memuncak pada 48 jam pasca-latihan di semua kelompok. Kelompok plasebo menunjukkan skor tertinggi (7,2 ± 1,1), sedangkan kelompok minyak atsiri cengkeh (4,7 ± 0,9) dan kelompok diklofenak (4,5 ± 0,8) menunjukkan skor yang secara signifikan lebih rendah (p < 0,01). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok minyak atsiri cengkeh dan kelompok diklofenak pada semua titik pengukuran (p > 0,05). Kesimpulan penelitian adalah sediaan topikal krim minyak atsiri cengkeh 10% efektif menurunkan intensitas nyeri DOMS yang setara dengan diklofenak topikal 1% dan secara signifikan lebih efektif dibandingkan plasebo. Minyak atsiri cengkeh berpotensi sebagai alternatif fitofarmaka topikal yang aman dan efektif untuk penanganan nyeri pasca-latihan. Kata kunci: Krim minyak atsiri cengkeh, DOMS, nyeri otot, analgesik topikal, Visual Analog Scale (VAS)
PENGARUH LATIHAN FORWARD RAISE DAN INCLINE PUSH UP TERHADAP POWER OTOT LENGAN Winda Yuli Pertiwi Siregar; Endriani, Dewi; Hardinoto, Nono; Arima, Putra; Mahmuddin
Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan Vol. 10 No. 1: April 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/2yxkj986

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Latihan Forward Raise Dan Incline Push Up Terhadap Power Otot Lengan Atlet Bola Voli Putri Usia 14-17 Tahun Club TVRI Medan Tahun 2026. Penelitian ini dilakukaan di lapangan bola voli Jasdam I/BB yang berlokasi di Jl Gaperta, Helvetia Tengah, Kec. Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Desain Penelitian ini menggunakan one group pre-test post-test design. Subyek dalam penelitian ini berjumlah 10 orang atlet. Instrumen penelitian ini menggunakan Tes power otot lengan dengan seated medicine ball throw. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah dengan cara pengambilan pre- test, treatment, dan post-test. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 minggu dengan frekuensi latihan 3 (tiga) kali dalam seminggu. Hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan uji-t berpasangan diperoleh thitung sebesar 8,70. Selanjutnya nilai tersebut dibandingkan dengan nilai ttabel  dengan dk= n-1 (10-1=9) pada taraf signifikan α= 0,05 adalah 2,262 hasil uji hipotesis menunjukkan thitung  sebesar 8,70 dan ttabel sebesar 2,262 maka (thitung 8,70 >  ttabel 2,262). Dengan demikian H0 ditolak Ha diterima, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan terhadap Latihan Forward Raise dan Incline Push Up Terhadap Power Otot Lengan Atlet Bola Voli Putri Usia 14-17 Tahun Club TVRI Medan Tahun 2026. Kata Kunci: Pengaruh, Power Otot Lengan, Forward Raise, Incline Push Up