cover
Contact Name
Wasis Wuyung Wisnu Brata
Contact Email
wasisbrata@unimed.ac.id
Phone
+6282225497755
Journal Mail Official
pelitaunimed@gmail.com
Editorial Address
Prodi Pendidikan Biologi FMIPA Unimed, Jl. Willem Iskandar Pasar V, Medan 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pelita Pendidikan
ISSN : 23383003     EISSN : 25023217     DOI : 10.24114/jpp.v9i1
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pelita Pendidikan, an electronic journal, provides a forum for publishing the original research articles and review articles from contributors related to biological education research. This journal encompasses original research articles and review articles, including: Learning models Learning assessment Learning media Scientific process skills Scientific literacy Scientific attitude Teaching strategy Thinking skills learning difficulties Moral knowing Teacher professional development
Articles 430 Documents
ANALISIS KEBUTUHAN BAHAN AJAR TAKSONOMI ORGANISME TINGKAT RENDAH TERHADAP CAPAIAN PEMBELAJARAN BERBASIS KKNI Salwa Rezeqi; Wasis Wuyung Wisnu Brata; Dina Handayani; Abdul Rasyid Fakhrun Gani
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v8i2.17697

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan bahan ajar mahasiswa terhadap capaian pembelajaran berbasis KKNI dalam mata kuliah Taksonomi Organisme Tingkat Rendah. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa pendidikan biologi di Universitas Negeri Medan semester V tahun akademik 2018/2019 yang telah mengampu mata kuliah Taksonomi Organisme Tingkat Rendah yang berjumlah 110 orang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif jenis survei dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa angket dan lembar observasi. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa materi yang sulit dipahami mahasiswa adalah protista dan eubacteria karena bersifat mikroskopik sehingga sulit untuk diidentifikasi, sedangkan yang mudah dipahami berupa materi fungi dan pterydophyta dikarenakan sudah bersifat makroskopik dan mudah ditemukan dilingkungan sekitar. Sehingga Kesimpulannya adalah bahan ajar disusun sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dilengkapi dengan lembar kerja mahasiswa berbasis masalah agar membiasakan mahasiswa untuk dapat menganalisis suata masalah berdasarkan fakta dan data.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS SCIENTIFIC APPROACH DI SMA SWASTA UISU MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017 Gepi Dianisa Dalimunthe; Amrizal Amrizal; Sespin Renova; Nina Ratna Siregar
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v5i3.8863

Abstract

This research aimed to know: (1) suitability  of plan of  learning was made by biology teacher with plan of  learning based of curicullum 2013; (2) suitability of the implementing of  biology learning based on scientific approach with the implementation plan of  learning; (3) implementing of learning experience of scientific approach in biology learning; (4) experience learning of scientific approach that is relatively difficult on the implementing of  scientific approach in biology learning; (5) Solution in solving obstacles of implementing learning experience of scientific approach in biology learning .Type of this research was  quantitative descriptive research. The population of this research was the biology teacher of class X and XI which amounted to 2 people and 111 students of class X and XI. Total sample were 2 teachers and 98 students. The research data was taken by observation, questionnaire, interview and documentation.The results showed that: (1) the suitability  of plan of  learning was made by biology teacher with plan of  learning of curicullum 2013 belonging to the category was good (87,63%); (2) the  suitability of the implementing of  biology learning biology learning based on scientific approach with the implementation plan of  learning belonging to the category was quite (74.51%); (3) the implementing of learning experience of scientific approach in biology learning by student overall  was less (48%) With the dominant learning experience was observed (81%) with forms of learning experience in the form of reading, listening, listening and seeing; (4) The learning experience of scientific approach not dominant was associate belonging to the category was less (7%); (5)  Solution to overcome obstacles are provides practice to students to solve problems and states the argument, use media in learning gives reward and provide the learning references to students; doing peer discussionsKeywords:  learning, learning experience, scientific approach.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) PADA MATERI EKOSISTEM Maulida Utami; Uswatun Hasanah
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v4i2.4049

Abstract

Penelitian yang dilakukan di SMA Swasta Esa Prakarsa Selesai ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dengan tipe Student Teams Achievement Division (STAD). Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan memberikan perlakuan kepada kedua kelompok sampel penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Swasta Esa Prakarsa Selesai yaitu sebanyak 2 kelas dengan rata-rata jumlah siswa 40 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah sampel total  berupa sampel yang diambil dari 2 kelas yaitu kelas X1 dan kelas X2 sebanyak 80 orang.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes dalam bentuk objektif tes, yaitu untuk soal pretes dan soal postes sebanyak 30 soal yang masing-masing telah dinyatakan valid dan reliabel. Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan Think Pair Share (TPS) lebih tinggi dari hasil belajar siswa yang diajar denga Student Teams Achievement Division (STAD) dengan hasil pengujian hipotesis diperoleh thitung > ttabel yaitu 2,22 > 1,99 pada taraf , yang berarti dalam penelitian ini Ho ditolak sekaligus menerima Ha. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dengan tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada materi ekosistem di SMA Swasta Esa Prakarsa Selesai tahun pembelajaran 2015/2016.
EFEKTIVITAS METODE MNEMONIK TERHADAP DAYA INGAT PADA MATERI PROTISTA DI KELAS X SMA BUDI MURNI 3 MEDAN TAHUN AJARAN 2017/2018 Susrani Simamora; Hudson Sidabutar; Tonggo Sinaga
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v6i2.10147

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of student biology learning using mnemonic method on protista material in grade X SMA Budi Murni 3 Medan School Year 2017/2018. The population of this study were all students of grade X SMA Budi Murni 3 Medan which amounted to 67 students consisting of two classes namely X A and X B. Sampling in this study was done randomly (random sampling) that is class X A consisting of 32 students. This research is a pre-experiment research. Instruments used to collect data are objective tests in multiple choice that have been tested to try validity, reliability, difficulty and distinguishing power. The instrument used is 25 questions. From the data analysis, students recalled in classical manner that is 70,5%. Based on the results of the data, the effectiveness can be illustrated with individual students' recollections of 15 students having R ≥ 70 (46.87%), 11 students having 60 <R <70 (34.37%) and 6 students having R <60 (18 , 75%). The effectiveness of treatment is not met where t count is greater than ttable that is 15,33> 1,6955 so H1 accepted where there is difference siginfikan between result of posttest and retest. So it can be concluded that the use of methods of mnemonics in protista material in grade X SMA Budi Murni 3 Medan Year Learning 2017/2018 is not effective.Keywords: Mnemonics, Effectiveness, Memory
THE COMPLETENESS, BREADTH AND DEPTH : A COMPARISON BETWEEN INDONESIAN AND CAMBRIDGE HIGH SCHOOL BIOLOGY TEXTBOOKS FOR CIRCULATORY SYSTEM Dahlia Gultom; Syarifuddin Syarifuddin
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Pelita Pendidikan September 2016
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v4i3.6625

Abstract

This study was aimed to compare the completeness, breadth and depth high school biology textbook of Indonesia and Cambridge publisher. The comparison use an instrument based on National Education Standard Agency ( BSNP ) assesment instrument for book evaluation. The topic that compared in this research is Circulatory system. The sample was taken with purposive sampling method. The biology textbook from Indonesian published by Erlangga, Esis and BSE. One Cambridge book’s publisher that is used in several schools, like Singapore, Malaysia, United Kingdom and Indonesia. The result data quantitative showed that the score of textbooks on a sample based on the completeness aspect of Cambridge book’s publisher has score 4 or 100 % , Erlangga book’s publisher has score 4 or 100 %, Esis book’s publisher has score 4 or 100 %, and BSE publisher has score 4 or 100 %. For the breadth aspect score of textbooks are Cambridge book’s publisher has score 4 or 100 %, Erlangga book’s publisher has score 4 or 90 %, Esis book’s publisher has score 4 or 100 %, and BSE publisher has score 4 or 100 %. In the depth aspect score of textbooks are Cambridge book’s publisher has score 4 or 87.5 %, Erlangga book’s publisher has score 4 or 100 %, Esis book’s publisher has score 4 or 100 and BSE publisher has score 4 or 100 %. Hence, can be concluded that all textbooks that had been analyzed have content feasibility with each syllabus.Keywords: Completeness, Breadth, Depth, Textbook, Circulatory System
PENINGKATAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MELALUI PENERAPAN INTEGRASI GROUP INVESTIGATION DAN INKUIRI TERBIMBING BERBASIS LESSON STUDY Muhammad Mifta Fausan; Indah Panca Pujiastuti
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v6i1.8988

Abstract

Pendidikan di abad XXI dihadapkan pada era pengetahuan yang membutuhkan berbagai modal intelektual yang perlu dimiliki oleh siswa. Sebuah realita berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti pada kelas X-IPA 1 MAN 3 Malang memperlihatkan bahwa hasil belajar siswa masih tergolong rendah. Indikator rendahnya hasil belajar biologi tampak dari nilai rata-rata ulangan harian, yaitu  lebih dari 70% siswa yang mendapat nilai di bawah Kriteria Belajar Minimum Sekolah yaitu 75. Salah satu cara yang dapat meningkatkan hasil belajar biologi siswa adalah dengan menerapkan integrasi model pembelajaran Group Investigation dan inkuiri terbimbing berbasis Lesson Study. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor biologi siswa kelas X–IPA 1 MAN 3 Malang. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas berbasis Lesson Study yang dilaksanakan dalam 2 siklus, serta melalui tahapan plan, do, dan see. Hasil belajar yang telah dicapai siswa pada siklus I ke siklus II adalah 80,4 meningkat menjadi 90 (hasil belajar kognitif); 93 meningkat menjadi 98 (hasil belajar afektif); dan 98 meningkat menjadi 99 (hasil belajar psikomotor). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar biologi siswa dari siklus I ke siklus II.
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN Lisnawati Siregar; Novi Fitriandika Sari; Risma Delima Harahap; Ika Chastanti
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v7i2.13360

Abstract

Kecerdasan Intelektual tinggi tidak menjamin seseorang untuk berhasil dalam kehidupannya karena ketidakmampuan dalam meningkatkan kecerdasan. Tujuan penelitian untuk mempelajari hubungan emosional terhadap hasil belajar siswa kelas X SMAS Persiapan A.Nabara. Metode penelitian deskriptif dan kuantitatif dengan sampel penelitian 46 siswa ditentukan dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan angket dan tes objektif untuk hasil belajar. Tehnik analisis data dengan uji motivasi product pearson. Hasil penelitian menunjukkan kecerdasan emosional berdasarkan jenis kelamin perempuan 56% (sedang) dan laki-laki 44% (rendah) dan berdasarkan 5 aspek penelitian tentang aspek mengenal logistik sendiri sebesar 80,9% (tinggi), mengelola log sebesar 74,4% ( sedang), Motivasi diri sendiri sebesar 38,5% (rendah), mengenal orang lain sebesar 47,8% (rendah), dan membina hubungan sebesar 48,3% (rendah). Tingkat keberhasilan hasil belajar siswa adalah 4,35% (kurang baik), 41,3% (cukup baik), 54,3% (baik), dan 0% (sangat baik). Dan nilai koefisien nilai sig (2- tailed) 0,027 <0,05 (α = 5%) dan nilai thitung > t tabel sebesar 0.635 Dan t tabel 0,3610 DENGAN N = 46 Yang Berarti adanya Hubungan Kecerdasan emosional Terhadap hasil temuan belajar Siswa DENGAN Sumbangan kontribusi 40,3% Yang berbanding lurus ANTARA Kecerdasan emosional DENGAN hasil temuan belajar.
ANALISIS FAKTOR KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SISTEM EKSKRESI MANUSIA KELAS XI MIA SMA NEGERI 16 MEDAN Rahmayani Rahmayani; Masdiana Sinambela; Rosida Rosida
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v5i2.8415

Abstract

The objective of this research is to know the student’s learning difficulties in the material of SystemHuman's Excretion from indicator aspects and factors students learning difficulties on the System Human'sExcretion class XI MIA in SMA Negeri 16 Medan year learning 2016/2017. The research design used is descriptivequantitative. Samples was taken by Purposive Sampling which amounts 80 students. Data colletion techniquesused were test and questionnaire. The results of research showed that students were categorized as incomplete.Presentation of student learning difficulties on aspects of learning indicators that are indicators-1 of 52.81% in thecategory of very high difficulty, in indicator-2 of 55.41% in the very high difficulty category, in indicator -3 of 64% inthe category of very high difficulty, in indicator-4 of 52.25% in the category of very high difficulty, in indicator-5 of40.625% in high difficulty category, on indicator-6 of 50.41% is in the category of very high difficulty. The factorsthat cause student learning difficulties in studying the subject matter of human excretion system are health,student attention, interest, motivation, learning standard, subject matter, parent and school atmosphere,intelligence, teacher teaching method and media.Keywords: factor learning difficulties, learning Indicators, learning difficulties
ANALISIS KUALITAS SOAL UJIAN MATA PELAJARAN BIOLOGI DI SMA NEGERI 3 MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017 Nelly Safrida Lubis; Puji Prastowo
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v5i1.8456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran soal ujian biologi berdasarkan ranahkognitif Taksonomi Bloom, persebaran soal ditinjau dari kompetensi dasar dan tingkat kualitas soalberdasarkan aspek konstruksi dan bahasa. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 3 Medan TahunPembelajaran 2016/2017. Jenis penelitiannya adalah deskriptif survey. Populasi dalam penelitian ini ialahseluruh soal-soal UAS biologi semester ganjil pada setiap tingkatan kelas. Soal yang dianalisis masingmasingtingkatan kelas berjumlah 40 soal. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkandokumen soal untuk dianalisis berdasarkan ranah kognitif Taksonomi Bloom, persebaran soal ditinjaudari kompetensi dasar dan tingkat kualitas soal berdasarkan aspek konstruksi dan bahasa. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa: rata-rata sebaran soal biologi pada ranah kognitif berdasarkanTaksonomi Bloom di SMA Negeri 3 Medan adalah 15,8% (C1); 32,5% (C2); 23,3% (C3); 13,3% (C4 dan C5);dan 1,6% (C6). Berdasarkan persebaran soal ujian biologi pada setiap tingkatan kelas ditinjau dariKompetensi Dasar masih belum merata. Sedangkan kualitas soal berdasarkan aspek konstruksidikategorikan sangat baik (73,3%) dan berdasarkan aspek bahasa termasuk kategori sangat baik(98,33%).Kata Kunci : Analisis , Kualitas, Ranah Kognitif, Kompetensi Dasar, Konstruksi, Bahasa
PERBEDAAN HASIL DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL DAN MEDIA GAMBAR PADA SUB MATERI TUMBUHAN PAKU Lanni Febriani Lubis; Riwayati Riwayati
Jurnal Pelita Pendidikan Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v4i2.4020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa dan motivasi belajar siswa  menggunakan media audio visual dan media gambar pada sub materi tumbuhan paku di kelas X SMA PAB 4 Sampali Tahun Pembelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri PAB 4 Sampali tahun pembelajaran 2015/2016 yang berjumlah 101 orang. Sampel penelitian diambil secara  cluster random sampling yaitu mengambil dua kelas sebagai sampel maing- masing kelas berjumlah 32 siswa. Kelas XB menggunakan media gambar dan kelas XC menggunakan media Audio-Visual. Hasil penelitian nilai rata-rata kelas Audio-Visual 81,125 ± 8,45 sedangkan pada kelas gambar 74,87 ± 8,87. Terdapat perbedaan antara media Audio-visual dan media gambar sebesar 6,25. Hasil penelitian motivasi belajar siswa kelas audio visual sebesar 72,29 sedangkan kelas gambar 69,4. Adanya perbedaan hasil belajar ini terbukti melalui pengujian hipotesis  dengan menggunakan uji t-test dan P > 0,05, (thitung 2,89 > ttabel 1,99). Sedangkan motivasi belajar siswa tidak terdapat perbedaan terbukti melalui uji t-test (thitung 0,20 < ttabel 1,99).  Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa menggunakan media audio visual dan media gambar pada sub materi tumbuhan paku di kelas X SMA PAB 4 Sampali Tahun Pembelajaran 2015/2016. Tidak ada perbedaan  motivasi belajar siswa menggunakan media audio visual dan media gambar pada sub materi tumbuhan paku di kelas X SMA PAB 4 Sampali Tahun Pembelajaran 2015/2016. Kata Kunci: Media Audiovisual, Media Gambar, Hasil Belajar Siswa, Motivasi  Belajar

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026): JURNAL PELITA PENDIDIKAN Vol. 13 No. 4 (2025): JURNAL PELITA PENDIDIKAN Vol. 13 No. 3 (2025): JURNAL PELITA PENDIDIKAN Vol. 13 No. 2 (2025): JURNAL PELITA PENDIDIKAN Vol. 13 No. 1 (2025): JURNAL PELITA PENDIDIKAN Vol. 12 No. 4 (2024): JURNAL PELITA PENDIDIKAN Vol. 12 No. 3 (2024): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 12, No 3 (2024): Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2024): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2024): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 11, No 4 (2023): Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2023): Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2023): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 11, No 3 (2023): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 11, No 1 (2023): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 10, No 4 (2022): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 10, No 3 (2022): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 10, No 2 (2022): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 9, No 4 (2021): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 9, No 3 (2021): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 9, No 2 (2021): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 8, No 4 (2020): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 7, No 4 (2019): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 7, No 3 (2019): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 7, No 2 (2019): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 6, No 4 (2018): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 6, No 3 (2018): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 6, No 1 (2018): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 5, No 4 (2017): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2017): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 4, No 4 (2016): Jurnal Pelita Pendidikan Desember 2016 Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Pelita Pendidikan September 2016 Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 4, No 1 (2016): Jurnal Pelita Pendidikan Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Pelita Pendidikan More Issue