cover
Contact Name
Popon Srisusilawati
Contact Email
po2nss@gmail.com
Phone
+6281323262669
Journal Mail Official
amwaluna@unisba.ac.id
Editorial Address
Syariah Faculty, Universitas Islam Bandung Jalan Tamansari No. 24-26 Kota Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
ISSN : 25408399     EISSN : 25408402     DOI : 10.29313/amwaluna
Core Subject : Economy,
Amwaluna : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah is an academic journal published twice annually (January-July) by Syariah Faculty of Universitas Islam Bandung in cooperation with Asosiasi Pengajar dan Peneliti Hukum Ekonomi Islam Indonesia (APPHEISI). This journal publishes original researches in multi concepts, theories, perspectives, paradigms and methodologies on syariah economic studies. The scope of Amwaluna : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah are (but not limited to): (1) Islamic banking; (2) Syariah Financial; (3) Muamalah; (4) Economic Islam ;(5) Economic ;(6) Accounting; (7) Finance. Any submitted paper will be reviewed by reviewers. Review process employs Double-blind Review that the reviewer does not know the identity of the author, and the author does not know the identity of the reviewers. Amwaluna : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah has become a CrossRef Member since the year 2017.
Articles 122 Documents
Corporate Social Responsibility (CSR) dalam Isu-isu Globalisasi Ekonomi (Studi Tentang Sustainability CSR di Parawisata Pantai Duta Probolinggo) Suib, Mohammad Syaiful; Faizah, Nur Hasanatul
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 3 No. 2 (2019): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/amwaluna.v3i2.6893

Abstract

Community empowerment through corporate social responsibility (CSR) funds has been intensively carried out by the company. As for research conducted: (1) obtaining an overview of CSR programs through empowerment carried out by PT. Jawa Power & PT. YTL East Java effectively; (2) knowing the strategies used so that the results of community empowerment can realize sustainable development. The method used with the qualitative Data used in qualitative includes primary data through observation and interviews and secondary data obtained from reference sources of books, journals, and mass media. Based on the results of CSR-based community empowerment research successfully implemented effectively if carefully planned and established good cooperation from the company and the community. To continue the sustainable development of the community who have been empowered to continue to apply the knowledge that has been gained during the training to be realized through the development of good infrastructure and tourism management systems.
Pola Integrasi Masyarakat dan Pesantren dalam Peningkatan Ekonomi Berbasis Kearifan Lokal Gufran, M Idil; Hairi, Nur
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 3 No. 2 (2019): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/amwaluna.v3i2.6894

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya pesantren yang mampu menghasilkan sumber daya manusia yang berpengetahuan luas, dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar pesantren. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif berdasarkan sumberdata yang diperoleh dari hasil wawncara, pengambilan sample, dan literature view. Menurut Jovanovic integrasi ekonomi merupakan sebuah proses yang dilakukan sekelompok Negara dengan upaya meningkatkan kemakmuran negara. Berdasarakan konsep tersebut, pesantren mencoba mengkaji ulang dan menuangkannya kedalam kehidupan masyarakat sekitar dengan tujuan untuk memperbaiki ekonomi masyarakat, dengan memberikan pelatihan skill maupun penyedia lapangan kerja. Salah satu pesantren yang mengaplikasikan konsep tersebut ialah Pondok Pesantren Nurul Jadid yaitu dengan cara merekrut tenaga kerja dan mengadakan kerjasama dalam bidang usaha yang dibutuhkan pesantren dari masyarakat yang berada disekitar. Oleh karenanya, seberapa dekat hubungan masyarakat dengan pesantren akan sangat menentukan tingkat keberhasilan perekonomian masyarakat di daearah itu sendiri.
Strategi Pemasaran pembiayaan cicilan emas di BSM KCP Dramaga Yaqin, Ahmad Ainul
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 3 No. 2 (2019): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/amwaluna.v3i2.6895

Abstract

Penelitian ini dirancang untuk menemukan strategi pemasaran produk pembiayaan cicilan emas yang tepat hingga mampu untuk memikat nasabah agar tertarik untuk menggunakan cicilan emas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan penelitian pustaka. Dari hasil analisis yang diperoleh adalah Bank X Syariah KCP Dramaga menerapkan strategi pemasaran dengan menggunakan konsep bauran pemasaran yang bisa dikenal 3P yaitu periklanan, penjualan pribadi, publisitas.Kata Kunci: Strategi pemasaran, metode kualitatif, konsep bauran pemasaran.
Tinjauan terhadap pengelolaan manajemen risiko dalam industri kredit kepemilikan rumah syari'ah tanpa bank Yawarman, Adit Adityawarman
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 3 No. 2 (2019): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/amwaluna.v3i2.6896

Abstract

Tinjauan terhadap pengelolaan manajemen risiko dalam industri kredit kepemilikan rumah syariah tanpa bank. Penelitian yang dilakukan oleh penulis dalam hal ini adalah terkait dengan pengelolaan manajemen risiko dalam industry kredit kepemilikan rumah syari’ah tanpa bank yang diterpakan dan dikelolaoleh perumahan Balad Residence Depok.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengelolaan manajemen risiko dalam kredit pemilikan rumah syari’ah non bank di Prumahan Balad Residence, Depok. adapun data skunder yang bersumber dari naskah, catatan, dokumen dan sebagainya, yang ada hubungannya dengan permasalahan yang menjadi obyek penelitian.Manajemen resiko ialah sebagai serangkaian prosedur dan metodologi yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau dan mengendalikan risiko yang timbul dari kegiatan usaha yang dijalankan supaya meminimalisir atau bahkan resiko kerugian dan hal–hal lain yang dapat mempengaruhi perkembangan dari usaha atau bisnis yang dijalani. kredit diartikan sebagai penundaan pembayaran atau pembayaran yang ditangguhkan. KPR syariah (KPRS) merupakan produk dari perbankan syariah dimana KPR ini sudah dimodifikasi dan disesuaikan dengan prinsip syariah. perumahan adalah kumpulan rumah sebagai bagian dari permukiman, baik perkotaan maupun perdesaan yang ada di indonesia, yang dilengkapi dengan prasarana, dan utilitas umum sebagai hasil upaya pemenuhan rumah yang layak huni untuk ditinggali dan ditempati.Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif, data yang dikumpulkan berupa data deskriptif. Proses yang ditempuh menggunakan metode wawancara, dengan bagian perencanaan dan pengelolaan Perumahan Balad Residence, Depok. Analisa data yang digunakan yaitu Reduksi data, yang merupakan proses pemilihan, pemusatan perhatian, pengabstraksian dan pentransformasian data kasar dari lapangan.
Penerapan Prinsip 5C terhadap Tingkat Non Performing Financing (NPF) Eprianti, Nanik
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 3 No. 2 (2019): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/amwaluna.v3i2.6897

Abstract

Pembiayaan merupakan salah satu produk yang banyak diminati msayarakat. Dalam meminimalisir kredit bermasalah, tahapan analisis kredit harus menerapkan prinsip 5 C secara maksimal. Metode penelitian yg digunakan ialah deskriptif pendekatan kualitatif. Sumber data didapat dari data primer yaitu diambil dari annual report dan data sekunder yaitu buku, jurnal dan data yang mendukung dari bank. Hasil analisis perbankan yang ingin menekan tingkat NPF harus memperhatikan prinsip 5C dan menganalisa kredit harus mengutamakan kualitas bukan kuantitas. Selain itu terdapat pilar yang mendukung analisa seperti tiga pilar kelayakan yang menjadi dasar utama dari analisa kelayakan pemberian kredit meliputi :1)Kredibilitas manajemen 2)Kemampuan membayar kembali pembiayaan .3)Agunan dan 5 (Lima) regulator dalam mengurangi risiko kredit diantaranya:1)Otoritas Pemberian Pinjaman, 2) Jenis Kredit dan Distribusi Berdasarkan Kategori yang sesuai kebutuhan dan kemampuan calon nasabah, 3) Proses Penilaian diterapkan sesuai ketentuan prinsip proses pembiayaan, 4) Harga Kredit, 5) Penentuan Maturitas/Jatuh Tempo dilakukan untuk meringankan calon nasabah mengembalikan pinjaman ke bank.
Kesadaran dan Persepsi Usaha Mikro dan Kecil terhadap Crowdfunding Syariah Apriliani, Rahmawati; Ayunda, Anju; Fathurochman, Sarrah Fitriani
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 3 No. 2 (2019): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/amwaluna.v3i2.6898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kesadaran dan persepsi Usaha Mikro dan Kecil di JABODETABEK terhadap pembiayaan permodalan usaha dengan konsep crowdfunding syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kesadaran UMK terhadap pembiayaan crowdfunding baik konvensional maupun syariah masih rendah. Namun persepsi yang cukup baik dan UMK responden berpotensi untuk menggunakan crowdfunding syariah sebagai permodalan usaha di masa depan.
Politik Hukum Islam Kultural dalam Peraturan Tentang Koperasi Syariah di Indonesia Nurjamil, Nurjamil
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 3 No. 2 (2019): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/amwaluna.v3i2.6899

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengelaborasi ajaran Islam kulutral dan pengaruhnya dalam membentuk corak politik hukum Islam di Indonesia serta menentukan arah kebijakan politik hukum Islam di Indonesia dihubungkan dengan diberlakukannya Peraturan Perundang-undangan tentang Koperasi Syariah. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif analitis dengan pendekatan yuridis normatif. Data diperoleh dari penelitian kepustakaan (library research) selanjutnya dianalisis secara kualitatif dan disimpulkan bahwa ajaran Islam kulutral mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam memberi bentuk corak politik hukum Islam di Indonesia yang bersifat heterogen akan tetapi ajaran Islam kultural tidak terlihat begitu kental dalam Undang-Undang Koperasi, justru nilai-nilai Islam diterapkan dalam peraturan-peraturan yang sifatnya lebih rendah dan teknis, yakni peraturan menteri dan fatwa Dewan Syariah Nasional-MUI.
Enhancing Millennial Performance Through Anti-Fraud Strategies: Integrating Deviant Behavior, Work Commitment, and Maqasid Al-Shariah Values Kurniawan, Deden; Abdul Aziz; Larasati, Andini Ayu; Priyanto, Sugeng; Hakim, Abdul
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 9 No. 2 (2025): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/amwaluna.v9i2.5951

Abstract

Examining millennials' views on Indonesia’s ideal future highlights ways to rebuild their trust in democracy and shows their strong rejection of corrupt behavior. This study examines the anti-fraud strategies as a mediating variable and implementation of maqashid al-syariah on millennial employee performance at PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Employing a mixed-methods design, quantitative data were obtained from 140 purposively sampled millennial employees and analyzed using SEM-PLS version 4.0. The qualitative phase utilized semi-structured interviews, analyzed thematically within the normative framework of Maqasid al-Shariah to contextualize ethical considerations. The variables assessed include deviant workplace behavior, work commitment, anti-fraud strategy implementation, and employee performance. Findings demonstrate that deviant workplace behavior negatively and significantly affects both anti-fraud strategy implementation and employee performance, whereas work commitment exerts a positive and significant influence. Additionally, anti-fraud strategies function as a significant mediator in these relationships. The study contributes theoretically by integrating Maqasid al-Shariah principles as a culturally grounded ethical lens for understanding millennial workplace conduct, emphasizing values of amanah (trust) and adl (justice) in mitigating deviance and fostering commitment. The qualitative insights corroborate the quantitative results, underscoring the role of Islamic ethics in reinforcing organizational integrity. This study shows that strong work commitment improves millennial performance and supports anti-fraud efforts, while deviant behavior harms both. Anti-fraud strategies reduce negative behavior and strengthen commitment. Using Maqasid al-Shariah values helps build ethical, trustworthy, and effective organizations.
Is It Legal to Handle Waqf Assets Management on Traditional Territories? Receptie a Contrario and Maslahah Perspectives Himayasari, Neng Dewi; Senjiati, Ifa Hanifia; Maulida, Ira Siti Rohmah; Anshori, Arif Rijal
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 9 No. 2 (2025): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/amwaluna.v9i2.2974

Abstract

Waqf asset management in Indonesia faces significant challenges, particularly in regions where land legality is ambiguous. Communal lands, which often lack formal ownership documentation, complicate the legitimacy and administrative compliance of waqf assets. These issues result in unrecorded waqf assets in financial statements and acquisition reports, undermining transparency and accountability. This study aims to examine the governance challenges faced by nazhir in managing waqf assets located on communal land, with a focus on identifying legal and administrative barriers and proposing practical solutions. A qualitative case study approach was employed in Muslim minority communities in Bali. Data were collected through direct observation and in-depth interviews, and analyzed using descriptive and narrative methods. The findings reveal that nazhir are unable to formally recognize and report waqf assets on communal land due to the absence of policy guidelines and legal frameworks that accommodate such conditions. This gap hinders the application of Islamic corporate governance principles, especially in terms of disclosure and transparency. The study contributes to the discourse on waqf governance by highlighting real-world complexities in asset legitimacy and proposing risk-minimization strategies, such as encouraging local governments to issue temporary management policies. These insights offer valuable guidance for policymakers and waqf practitioners in developing inclusive and context-sensitive governance frameworks.  
Performance of Zakat Institutions: Strategies for Using Financial Technology to Increase Zakat Collection Fadilah, Sri; Fitriah, Epi; Maemunah, Mey; Fauziah, N. Eva; Lestari, Rini; Rosdiana, Yuni
Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 9 No. 2 (2025): Amwaluna: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/amwaluna.v9i2.4022

Abstract

This study aims to analyze the strategies of Zakat institutions in adopting financial technology to optimize ZIS collection. The recognition of the significant potential of the Zakat funds has yet to be fully realized, forming a backdrop for this research. This indicated that the efficiency of the zakat collection did not reach its maximum potential. Various factors contribute to this situation, including challenges in adopting and implementing financial technology, particularly through financial technology (Fintech). Numerous hurdles hinder the effective utilization of financial technology by Zakat institutions. Conversely, embracing and incorporating Fintech, offers various advantages, such as enhancing Zakat governance and optimizing collection processes. Consequently, it is crucial to investigate how zakat institutions respond to financial technology to enhance zakat collection. This research employs a case study methodology and a descriptive analysis research approach, focusing on LAZ Rumah Zakat. The data collection involved documentation and interviews. The findings of this study indicate that the implementation of fintech in LAZ Rumah Zakat is very much needed to support the zakat collection strategy, especially with the use of social media and other technology media. Especially the rapid use of technology as an impact of the COVID-19 pandemic in 2020 and 2021.

Page 10 of 13 | Total Record : 122