cover
Contact Name
Sugik
Contact Email
mr.awinwijaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
civilia@anfa.co.id
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Published by ANFA MEDIATAMA
ISSN : -     EISSN : 29618754     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Civilia, Jurnal Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan, sebuah jurnal akademik yang berfokus pada studi kewarganegaraan yaitu pendidikan kewarganegaraan (kurikulum, pengajaran, media pembelajaran, dan evaluasi), pendidikan politik, pendidikan hukum, pendidikan moral, dan pendidikan multikultural. Kami tertarik pada kajian yang melintasi garis disiplin dan berbicara kepada pembaca dari berbagai perspektif teoretis dan metodologis.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 409 Documents
KURANGNYA PENGAWASAN ORANG TUA SEBAGAI WARGA NAGARA YANG BAIK DALAM PENGGUNAAN GADGET PADA ANAK Putri, Amikha Eriska; Putri, Chindy Aulia; Pratiwi, Diah Ayu; Rahmi , Eka Aprillia; Rahmayanti, Jihan; Oktavia, Nurhaliza Hersa; Hudi, Ilham
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 1 (2024): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era globalisasi saat ini, tentunya sangat mudah bagi kita untuk mencari informasi atau berkomunikasi satu sama lain menggunakan gadget. Karena kita memiliki gadget, kita lebih mudah untuk berinteraksi meski dalam jarak jauh, baik dengan saudara maupun teman. Hampir semua kalangan memilikinya baik dari anak-anak maupun orang dewasa. Namun, gadget saat ini berdampak buruk, terutama bagi anak-anak. Dampak negatif dari penggunaan gadget adalah anak cenderung individualistis, sulit bergaul dan ketika kecanduan akan sangat sulit dikendalikan yang pada akhirnya otak anak sulit berkembang karena terlalu sering bermain game. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam memberikan dan mengawasi penggunaan gadget pada anak.Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengetahui dampak penggunaan gadget pada anak; memahami faktor-faktor yang mendukung dan menghambat orang tua dalam mengatasi perilaku anak dalam menggunakan gadget; dan Mengetahui dan memahami peran orang tua terhadap anaknya dalam penggunaan gadget. Data yang terdapat dalam penelitian ini diperoleh dengan tiga cara, yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif, yaitu proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari wawancara, catatan lapangan, dan bahan lainnya sehingga mudah dipahami dan tentunya dapat diinformasikan kepada orang lain.
Peran Pendidikan Kewarganegaraan Dalam Menumbuhkan Kewarganegaraan Aktif Di Kalangan Remaja Amanda, Anjelita; Sani , Shakyla Luthfiyah; Hudi , Ilham; Ningsih , Diah Wahyu; Novita , Dina Cahya
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 1 (2024): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan memainkan peranan penting dalam menumbuhkan kewarganegaraan aktif di kalangan remaja. Namun, implementasinya seringkali dihadapkan pada sejumlah tantangan, seperti kurikulum yang tidak relevan, pendekatan pengajaran yang kurang interaktif, dan minimnya dukungan dari berbagai pihak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam meningkatkan partisipasi remaja, mengidentifikasi permasalahan yang ada, serta mencari solusi efektif untuk meningkatkan partisipasi remaja dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan, yang memanfaatkan sumber yang relevan untuk mendapatkan pemahaman komprehensif tentang topik penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan seharusnya tidak hanya mengajarkan konsep-konsep teoritis, tetapi juga nilai-nilai demokrasi, toleransi, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Kurikulum yang relevan dan metode pengajaran yang inovatif diperlukan untuk memotivasi remaja berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial dan politik. Selain itu, kerjasama antara sekolah, keluarga, dan komunitas juga perlu diperkuat untuk mendukung pendidikan kewarganegaraan yang holistik. Dengan demikian, Pendidikan Kewarganegaraan dapat membentuk remaja yang kritis, bertanggung jawab, dan siap menghadapi dinamika sosial dan politik di masa depan. Rekomendasi kebijakan termasuk pengembangan kurikulum yang relevan, pelatihan intensif bagi pendidik, investasi dalam sumber daya pembelajaran interaktif, dan melibatkan berbagai pihak dalam mendukung pendidikan kewarganegaraan. Kesimpulannya, Pendidikan Kewarganegaraan memiliki potensi besar dalam membentuk generasi muda yang aktif dan berkontribusi dalam membangun masyarakat yang demokratis dan berkeadilan.
PENTINGNYA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN GENERASI MUDA SEBAGAI PEMBERANTAS ANTIKORUPSI Zahra, Raisya Fitria; Livia, Syabina; Della Mawarni S.; Rasita Nabila F.; Valenda, Febby Okta
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 1 (2024): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat korupsi di Indonesia sangat memperhatikan dan berdampak buruk pada hampir seluruh aspek kehidupan. Korupsi akan menghancurkan negara ini cepat atau lambat jika situasi ini terus berlanjut. Korupsi harus dianggap sebagai kejahatan luar biasa, yang pemberantasannya memerlukan upaya luar biasa. Pemberantasan korupsi yang terdiri dari dua bagian utama: (1) Penindakan dan (2) Pencegahan, tidak akan pernah berhasil jika dilakukan oleh pemerintah sendiri tanpa partisipasi masyarakat. Partisipasi mahasiswa dalam pemberantasan korupsi tidak sebanding dengan aktivitas aparat penegak hukum. Kegiatan mahasiswa aktif diharapkan fokus pada pencegahan korupsi di masyarakat dengan membangun budaya anti korupsi. Mahasiswa diharapkan mampu berperan sebagai agen perubahan dan menggerakkan gerakan anti korupsi di masyarakat.
PENTINGNYA PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN BAGI GENERASI MUDA SEBAGAI AGENT OF CHANGE Wahyuni, Dian; Wulandari , Fitri; Rahmadani , Nabila; Fanny , Mutiara Dzakiyyah; Sihombing , Evi Lasmaida; Mailisa , Vamila
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 1 (2024): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kewarganegaraan berperan penting dalam membentuk karakter generasi muda sebagai agen perubahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengeksplorasi dampak pendidikan kewarganegaraan terhadap kesadaran politik, toleransi, dan partisipasi sosial. Hasil menunjukkan bahwa pendidikan ini meningkatkan semangat kebangsaan, pemahaman hak dan kewajiban, serta kemampuan berpikir kritis terhadap isu-isu nasional dan internasional. Generasi muda yang terdidik dalam kewarganegaraan cenderung lebih aktif berpartisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan demikian, pendidikan kewarganegaraan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mendorong kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat dan negara yang lebih baik.
URGENSI PENEMUAN HUKUM DALAM PUTUSAN EKONOMI SYARI’AH Khatimah, Husnul
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 1 (2024): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/civilia.v3i1.2171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya penemuan hukum khususnya untuk kasus yang relatif baru dan terus berkembang seperti sengketa ekonomi syari’ah, disertakan contoh Putusan Mahkamah Agung Nomor 669/K/Ag/2017. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif melalui dokumen-dokumen. Hasil penelitian menjelaskan, pertama: beberapa alasan urgensi penemuan hukum oleh hakim dalam sengketa ekonomi syari’ah yang relative baru bervariasi dan berkembang pesat sehingga dapat menimbulkan sebuah sengketa, yang merupaka persoalan baru dan belum pernah ada aturan, hakim dengan kewenanganya harus menemukan hukum atas perkara yang ditangani nya. Kedua, Putusan Mahkamah Agung memuat penemuan hukum, dengan metode interpretasi penafsiran sosiologis dan metode hukum Islam Ijtihad.
PERUBAHAN STATUS KEWARGANEGARAAN WARGA NEGARA ASING (WNA) MELALUI PROSES NATURALISASI DI INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI NEGARA: STUDI KASUS DAN IMPLIKASI Dharmo, Valerie Angelica; Besar, Besar
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 1 (2024): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/civilia.v3i1.2194

Abstract

Makalah ini membahas tentang salah satu prosedur untuk mendapatkan kewarganegaraan di Indonesia, yaitu naturalisasi, terutama dalam konteks pemain sepak bola asing yang dinaturalisasi untuk memperkuat Tim Nasional. Penelitian ini menguraikan definisi, jenis, peraturan, dan prosedur naturalisasi di Indonesia, serta menganalisis implementasi dan dampak kebijakan naturalisasi tersebut. Proses naturalisasi di Indonesia telah berjalan dengan lancar. Meskipun demikian, proses ini juga menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Untuk memperoleh dampak positif yang maksimal dari naturalisasi, pemerintah disarankan untuk menerapkan seleksi yang ketat, evaluasi yang berkelanjutan, dan tetap fokus pada pengembangan pemain lokal. Adanya kriteria yang jelas dan transparan dalam pemilihan pemain yang akan dinaturalisasi dianggap sangat penting. Dalam konteks keberlanjutan kebijakan naturalisasi, penting bagi pemerintah Indonesia untuk mempertimbangkan dampak jangka panjang dari naturalisasi terhadap perkembangan sepak bola nasional. Walaupun beberapa pemain naturalisasi telah memberikan kontribusi positif, kebijakan ini tidak dianggap sebagai solusi yang komprehensif untuk membangun kekuatan sepak bola Indonesia. Oleh karena itu, perlu adanya evaluasi terus-menerus dan penekanan pada pengembangan bakat lokal agar sepak bola nasional dapat tumbuh secara berkelanjutan dan berdaya saing.
Analisis Legalitas Praktek Perkawinan Dibawah Tangan Dalam Sistem Hukum Perkawinan di Indonesia Perspektif Teori Hans Kelsen Tarimana, Siti Nurul Fatimah
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 1 (2024): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkawinan di bawah tangan di Indonesia tidak sah menurut Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 karena tidak tercatat resmi, meskipun diakomodasi secara administratif oleh Permendagri No. 109 Tahun 2019. Hal tersebut juga jelas bahwa terjadi kontraproduktif antara UU Perkawinan No 1974 Tentang Perkawinan dengan Permendagri No. 109 Tahun 2019. Menurut Teori Murni Hukum Hans Kelsen, hukum harus mengikuti hierarki norma di mana setiap norma mendapatkan validitas dari norma yang lebih tinggi, sehingga perkawinan yang tidak tercatat melanggar prinsip ini dan tidak memiliki validitas hukum. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kesadaran hukum, akses layanan administrasi, dan penyesuaian regulasi untuk memastikan semua perkawinan dicatat dan mendapatkan perlindungan hukum yang penuh.
ANALISIS HUKUM PENGGUNAAN KARYA CIPTA SEBAGAI OBJEK JAMINAN FIDUSIA DI INDONESIA Yumena, Sintia; Hikari, Vionica Aufa; Putri, Salsabila Ghaniah; Hairani, Ranty Wulandari; Ramadhani, Susi
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 1 (2024): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian yuridis terhadap karya cipta sebagai objek jaminan fidusia di Indonesia menawarkan perspektif yang menarik, terutama dalam konteks ekonomi kreatif. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, karya cipta dapat dijadikan objek jaminan untuk mendapatkan pembiayaan tanpa kehilangan hak kepemilikannya. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta juga memberikan perlindungan terhadap hak ekonomi dan hak moral pencipta. Namun, implementasi penggunaan karya cipta sebagai jaminan fidusia menghadapi beberapa tantangan, termasuk penilaian yang akurat, perlindungan hak moral, dan prosedur pendaftaran yang kompleks. Artikel ini membahas implikasi hukum, kendala yang dihadapi, serta solusi untuk mengoptimalkan penggunaan karya cipta sebagai objek jaminan fidusia di Indonesia. Melalui edukasi, penyederhanaan prosedur, dan peningkatan penegakan hukum, diharapkan pemanfaatan jaminan fidusia atas karya cipta dapat mendukung perkembangan industri kreatif dan memberikan manfaat yang optimal bagi pemegang hak cipta dan kreditur.
IMPLEMENTASI KONVENSI INTERNASIONAL TENTANG HAK ASASI MANUSIA DALAM KASUS PELANGGARAN HAM DI INDONESIA Endita, Sazkia Putri; Bramantio , Arya Dwi; Sandani , Monica; Madius , Zeta Angelina; Ramadhani , Susi
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 1 (2024): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia telah menghadapi berbagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM), meskipun telah meratifikasi konvensi internasional seperti ICCPR dan CAT. Penelitian ini menganalisis implementasi konvensi HAM internasional di Indonesia dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitasnya, serta memberikan rekomendasi kebijakan. Metode yang digunakan adalah analisis hukum dan studi kasus dengan meninjau dokumen hukum serta mengevaluasi kasus pelanggaran HAM di Indonesia. Hasil menunjukkan bahwa implementasi konvensi masih terbatas oleh lemahnya penegakan hukum, kurangnya kesadaran masyarakat, dan hambatan politik. Kesimpulan penelitian menekankan perlunya harmonisasi hukum nasional dengan standar internasional dan penguatan mekanisme penegakan hukum. Rekomendasi termasuk perbaikan regulasi dan peningkatan kapasitas institusi penegak hukum.
Evaluasi Tindakan Pemerintahan dalam Kerangka Hukum Nasional Sinta, Silvia; Prayoga, Erindra; Zaki, Repaldy Putra; Nathania, Michelia Alba; Suherman, Asep
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 3 No. 1 (2024): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas transisi perilaku pemerintahan dari yang semula berlandaskan pada kekuasaan hingga berpotensi menuju tindakan pemerasan dalam konteks kerangka hukum nasional. Melalui analisis mendalam berdasarkan data empiris, kasus-kasus nyata, serta doktrin hukum, penulis menggali bagaimana mekanisme pemerintahan yang seharusnya melindungi dan melayani masyarakat dapat tergelincir menjadi alat pemerasan yang melanggar hukum dan norma sosial. Hasil kesimpulan menunjukkan bahwa ketiadaan pengawasan yang efektif, kurangnya transparansi, serta rendahnya kesadaran hukum baik dari pihak pemerintah maupun masyarakat menjadi beberapa faktor utama yang mempengaruhi pergeseran tersebut. Artikel ini menekankan pentingnya reformasi hukum dan penguatan lembaga pengawas untuk memastikan integritas dan akuntabilitas pemerintahan dalam menjalankan tugas dan fungsinya.