cover
Contact Name
Afdhal Ilahi
Contact Email
afdhalilahi08@gmail.com
Phone
+6281277798480
Journal Mail Official
admin@jurnalcenter.com
Editorial Address
Jl. Arifin Ahmad, Kelurahan Tangkerang Barat, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru, Provinsi Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Multidisciplinary Indonesian Center Journal
ISSN : 30322472     EISSN : 30322472     DOI : https://doi.org/10.62567/micjo
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) adalah Jurnal multidisiplin yang membahas dan mengkaji semua disiplin ilmu, seperti: - Humaniora - Ilmu sosial - IPA - Ilmu hukum - Ilmu pendidikan, - Ilmu agama - Ilmu bahasa - Filsafat, - Teknik - Bisnis - Ekonomi - Manajemen - Teknologi informasi - Informatika - Ilmu kesehatan - Keperawatan - Kebidanan - Kedokteran - Pengabdian Masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,035 Documents
TATA CARA HIDUP ORANG MELAYU RIAU: WARISAN BUDAYA YANG LESTARI Trirahmayati, Tiara; Yasnel
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.409

Abstract

The Malay community of Riau is known for its rich culture, which reflects noble values of life passed down through various traditions and ways of life from their ancestors. The principle of "adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah" serves as a guide in their lives, integrating Islamic values into every aspect of their existence. This article aims to examine the way of life of the Malay community in Riau as part of cultural heritage that needs to be preserved, as well as its relevance in the present time. Using a qualitative approach and literature study, this research explores various aspects of Malay Riau culture, such as customs, oral literature, traditional clothing, and how the Malay community preserves the environment. Amid the challenges of globalization and modernization, this article shows that the values within the Malay Riau way of life remain essential in creating a harmonious, cultured, and virtuous society. Efforts to preserve culture through education and cultural festivals are also crucial so that younger generations can continue to appreciate and maintain this cultural heritage.
AKOMODASI BAHASA MASYARAKAT KECAMATAN ALAS SUKU SAMAWA-SASAK-BAJO DALAM RANAH PERDAGANGAN Lani, Raudhatil Maulani; Burhanuddin; Mahsun; Saharudin; Ahmad Sirulhaq
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.414

Abstract

Akomodasi bahasa pertama kali dikembangkan oleh Howard Giles yang berfokus pada penyesuaian tingkatan percakapan, aksen, dan jeda dalam berbicara. Kemudian dikembangkan menjadi teori komunikasi antar budaya. Akomodasi Bahasa merupakan kemampuan untuk menyesuaikan, memoodifikasi, atau mengatur prilaku seseorang dalam merespon orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud pilihan bahasa, mendeskripsikan pola akomodasi bahasa, dan penyimpulan hasil analisis data. Data dikumpulkan dengan metode simak dan teknik sadap sebagai teknik dasarnya, kemudian diteruskan dengan teknik lanjutan berupa teknik simak libat cakap, teknik simak bebas libat cakap, dan teknik rekam. Wujud pilihan bahasa yang digunakan meliputi tunggal bahasa, alih kode, dan campur kode. Pola akomodasi bahasa yang dilakukan suku Samawa melakukan divergensi sebab berperan sebagai mayoritas dan suku asli tersebut. Suku Sasak dan suku Bajo melakukan konvergensi sebab berperan sebagai minoritas dan suku pendatang.
RASIONALISME VS EMPERISME DALAM PERSPEKTIF EPISTEMOLOGI MODERN Trirahmayati, Tiara; Amril Mansur
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.415

Abstract

This article discusses the debate between rationalism and empiricism from the perspective of modern epistemology, aiming to uncover how both approaches have contributed to the development of science and technology. Rationalism asserts that knowledge is acquired through reason and logic, independent of sensory experience, as advocated by philosophers such as René Descartes and Gottfried Wilhelm Leibniz. In contrast, empiricism emphasizes that knowledge arises from sensory experience, as articulated by John Locke, George Berkeley, and David Hume. Although these views are often considered opposing, Immanuel Kant attempted to bridge the gap by proposing that knowledge is the result of the interaction between reason and experience. In the context of modern science, both rationalism and empiricism are no longer viewed as separate poles but rather as complementary, especially in fields such as artificial intelligence and neurobiology. This article demonstrates that the synthesis of rationalism and empiricism provides a more holistic understanding of human knowledge, which is highly relevant to the advancement of science and technology in the modern era. This research employs a descriptive-analytical qualitative approach, examining literature related to rationalism, empiricism, and modern epistemology to analyze their contributions to the formation of knowledge
SEBARAN RUMAH TRADISIONAL DI KECAMATAN PAUH KOTA PADANG DALAM ASPEK KAJIAN GEOGRAFI BUDAYA Febrianto, Hary; Annisa; Desi Eka Putri; Fatma Azahra; Rezi Triputra Candra
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.416

Abstract

Traditional Minangkabau traditional houses are also called Rumah Gadang. Rumah Gadang is a traditional house located in West Sumatra, Indonesia. This traditional house is used by the community as a residence for the Minangkabau people or tribe. Rumah Gadang resembles a ship. Rumah Gadang is also called the traditional bagonjong house (barter house) because it has a roof that has a tall, towering roof, like buffalo horns. In general, every form of traditional house has its own meaning or story, and the Gadang traditional house is no exception. Not only do they have oval roofs, it turns out that traditional Minang Kabau houses, especially those in the city of Padang, have a cart roof in the form of a gable roof. This house is called Rumah Gadang Kajang Padati. This research aims to find out the distribution of traditional houses/old/ancient house types in the Pauh sub-district, Padang City. This research uses observation and literature study methods. This research shows the distribution of traditional houses/old/ancient house types spread across the Pauh sub-district, Padang City. In this research we can also find out the types of traditional houses spread across the Pauh sub-district, Padang City.  
IMPLEMENTASI PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA MELALUI LITERASI HUMANISTIK DI KELAS 5B SD SUPRIYADI 02 SEMARANG Priatini; Filia Prima Artharina; Lilik Puji Rahayu
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.418

Abstract

Keberagaman yang ada di Indonesia menjadi sebuah kekuatan sebagai identitas manusia Indonesia. Pendidikan menjadi sebuah ruang untuk mempertahankan nilai-nilai kebudayaan dan pancasila pada generasi penerus bangsa yaitu peserta didik. Guru sebagai aktor yang bertanggung jawab melakukan transfer nilai dan pengetahuan ini perlu memiliki kompetensi dalam menciptakan proses pembelajaran yang aktif dan bermakna kepada peserta didik. Salah satu pendekatan yang cocok dengan konteks kebudayaan dan keberagaman Indonesia adalah pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Pendekatan ini sesuai dengan ketentuan kurikulum merdeka yang sudah di terapkan di SD Supriyadi 02 Semarang. Pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila untuk materi keberagaman yang ada di Indonesia, guru menggunakan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dan memasukkan unsur literasi humanistik untuk menguatkan cara belajar peserta didik dalam memahami dan mengeksplore latar belakang budaya yang dimiliki peserta didik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses penerapan literasi humanistik pada pembelajaran setidaknya harus mewujudkan beberapa komponen yang ada yaitu berpikir kritis, kreatif, komunikasi dan kolaborasi, serta kematangan kebudayaan yang harus dimiliki oleh peserta didik setelah mengikuti pembelajaran. Pendekatan yang dilakukan oleh guru didukung oleh kegiatan literasi humanistik yang menambah daya kritis siswa untuk memahami dan menganalisa materi pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
PEMIKIRAN KEAGAMAAN DI INDONESIA (ANALISIS TERHADAP KONTESTASI IDEOLOGI KEAGAMAAN) Nurul Aqidatul Izzah; Poppy Hippy; Annor , Barsih; Mahmuddin, Mahmuddin
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.421

Abstract

The royalty of religious followers toward their religion in negative ways tend to bear such exclusive ideology which produces internal conflict among interreligious people. As Indonesia today’s condition, different understanding and religious practice become a big trouble which is hard to unite so that it causes unforthcoming political flames. Fundamental problem about that is a problem related to different understandings toward state and religion relationship. In one hand, it said that religion constitutes part of state but in other hand, both religion and state are different instead of undivided things. Looking at such phenomenon.
IMPLEMENTASI STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KARYAWAN DI PT REZEKI BERKAH SELALU (SOTO H. MAMAT) PADA ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Refsi Meilawati; Dede Iyan Supriatna; Gregoria Eva Dita Kristina Sirait; Toman Golfrid Fridaus Tobing
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi pengembangan sumber daya manusia dalam upaya meningkatkan produktivitas karyawan pada era revolusi industri 4.0. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yang bertujuan untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian serta menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dan perilaku yang diamati. Untuk analisis data, penelitian ini mengaplikasikan analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, diketahui bahwa implementasi strategi pengembangan sumber daya manusia telah diterapkan di PT Rezeki Berkah Selalu melalui penerapan fungsi manajemen yang ketat. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa PT Rezeki Berkah Selalu berada pada posisi yang mengadopsi strategi stabilitas pertumbuhan, mengingat strategi ini memiliki potensi yang kuat dan mampu mengidentifikasi keadaan perusahaan yang solid, memungkinkan perusahaan untuk terus berkembang dengan memanfaatkan kesempatan dan peluang yang ada untuk meraih profit maksimal. Dengan strategi ini, perusahaan dapat mencapai tujuannya melalui pengembangan SDM untuk meningkatkan produktivitas karyawan di era industri 4.0 tanpa perlu mengubah strategi utama perusahaan.
FILSAFAT POSITIVISME DAN ILMU PENGETAHUAN SERTA PERANNYA TERHADAP PENDIDIKAN DI INDONESIA Hasibuan, Nurkhadizah; Amril Mansur
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.425

Abstract

Artikel ini membahas tentang filsafat positivisme dan ilmu pengetahuan serta dampaknya terhadap sistem pendidikan di Indonesia. Positivisme, sebagai salah satu aliran filsafat, sangat menekankan pada pentingnya observasi empiris dan data kuantitatif dalam memperoleh pengetahuan. Pendekatan ini memiliki pengaruh signifikan terhadap kurikulum dan metode pengajaran di Indonesia. Artikel ini juga mengeksplorasi tantangan dan peluang yang dihadapi dalam penerapan positivisme dalam pendidikan di Indonesia.
MASYARAKAT MELAYU RIAU BERBUDAYA Hasibuan, Nurkhadizah; Yasnel
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.427

Abstract

Adat istiadat budaya Melayu Riau merupakan bagian integral dari identitas budaya masyarakat di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai aspek adat istiadat budaya Melayu Riau, termasuk pakaian adat, tarian tradisional, seni ukir, dan anyaman. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakaian adat Melayu Riau, seperti baju kurung dan baju melayu, memiliki makna simbolis yang mendalam dan mencerminkan identitas budaya serta status sosial. Tarian tradisional, seperti tari zapin dan tari lancang, berperan penting dalam menjaga nilai-nilai moral dan etika dalam masyarakat. Seni ukir dan anyaman mencerminkan kreativitas dan keterampilan masyarakat Melayu Riau, serta memiliki nilai estetika dan budaya yang tinggi. Sistem kekerabatan dan pola sosial masyarakat Melayu Riau didasarkan pada nilai-nilai kebersamaan, saling menghormati, dan menjaga keharmonisan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adat istiadat budaya Melayu Riau memainkan peran yang signifikan dalam mempertahankan dan memperkuat identitas budaya masyarakat, serta pemeliharaan dan pelestarian budaya ini sangat penting untuk memastikan keberlangsungannya di masa depan.
REVITALISASI PERMAINAN TRADISIONAL RIAU SEBAGAI LITERASI BUDAYA BAGI ANAK SEKOLAH DASAR Herdila; Yasnel
Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO) Vol. 2 No. 1 (2025): Vol. 2 No. 1 Edisi Januari 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/micjo.v2i1.428

Abstract

Salah satu aset budaya yang harus dilestarikan agar tidak punah adalah permainan tradisional. Selain itu, ada tren permainan anak-anak yang mulai beralih ke daring, seperti permainan latto-latto yang populer. Tentu saja, permainan tradisional yang menekankan nilai-nilai akuntabilitas, kerja sama, kejujuran, dan bahkan penghayatan alam sebagai suatu kualitas sulit untuk bertahan lintas generasi. Mengingatkan masyarakat setempat tentang permainan tradisional dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya permainan tradisional saat ini adalah dua solusi yang disarankan, yang didasarkan pada masalah yang dihadapi oleh mitra perjanjian Tim Pengabdian Masyarakat. Ceramah, demonstrasi, diskusi, dan evaluasi adalah teknik yang digunakan dalam kegiatan ini. Berdasarkan hasil proyek pengabdian kepada masyarakat, para peserta menjadi lebih memahami tentang pentingnya permainan tradisional dan mengetahui strategi untuk melestarikan keberadaan permainan tradisional di masyarakat.

Page 28 of 104 | Total Record : 1035