cover
Contact Name
Muhammad Buchori Ibrahim
Contact Email
mesadajournal@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
mesadajournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pendidikan/Pasar XII Gg. Sayang No. 12 Dusun II Bandar Setia Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, North Sumatra 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Mesada: Journal of Innovative Research
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : -     EISSN : 30643864     DOI : -
The focus and scope of Mesada: Journal of Innovative Research is on various issues in multidisciplinary fields, both as material objects and formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers of interdisciplinary studies to publish their research results in our journal, whose articles focus on: Education Dawah and Communication Philosophy and Ushuluddin Law Economics and Banking Management and Administration Social and Culture Science and Technology Nursing, Midwifery, Medicine, Pharmacy and Public Health Agriculture, Plantation, Fisheries and Animal Husbandry Language, Arts and Literature
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2024): July-December" : 21 Documents clear
Karakteristik Perkembangan Psikomotorik Anak Usia Sekolah TK Annisa Mardatillah; Ramadan Lubis; Faradiba Mega Puan Maharani; Hadiyah Putri; Intan Khairani; Neha Lestari
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 1 No. 2 (2024): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/bvz6j010

Abstract

Perkembangan psikomotorik pada anak usia sekolah TK tergantung lingkungan tempat tumbuh kembang anak mendukung anak untuk bergerak bebas. Perkembangan psikomotorik merupakan bagian dari perkembangan anak yang berkaitan dengan gerak fisik. Jurnal ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik perkembangan spiritualitas anak usia sekolah TK. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pada tahap perkembangan usia dini, anak mulai mengembangkan berbagai aspek dalam dirinya, termasuk aspek spiritualitas yang didalamnya terdapat perkembangan fisik, intelektual, serta perkembangan sosial, emosi dan moral. Di mana penting bagi orang tua, pendidik, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung agar anak dapat mengembangkan spiritualitasnya secara optimal.
Aliran Kalam dan Pokok Pemikirannya Ilham Rahmat; Ilham Putra Pratama; Pangulu Abdul Karim; Zulfiana Herni
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 1 No. 2 (2024): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/acysve19

Abstract

Penelitian ini membahas tentang aliran kalam dan pokok pemikirannya. Fokus utama penelitian ini adalah gambaran umum tentang aliran-aliran kalam yang ada dalam dunia Islam. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah: 1) Pengertian Teologi Islam? 2) Aliran Teologi dalam Islam dan bagaimana pokok pemikirannya? Melalui metode kualitatif dengan penelitian library research (penelitian pustaka). Sumber data utama meliputi buku-buku aliran kalam, serta karya-karya ilmiah terkait aliran tersebut dalam teologi Islam.
Kurikulum PAI dan Pendidikan Perdamaian: Menanamkan Toleransi di Kalangan Siswa Juliani; Muhammad Katon BagasKara; Nadia Azani; Nova Anggraini; Rika Pratiwi
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 1 No. 2 (2024): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/3g4prk36

Abstract

Penelitian ini membahas integrasi pendidikan perdamaian dalam kurikulum pendidikan agama Islam (PAI) untuk meningkatkan toleransi di kalangan siswa. Dalam masyarakat multikultural seperti Indonesia, penanaman nilai-nilai toleransi melalui pendidikan formal menjadi sangat penting untuk mencegah konflik berbasis agama, diskriminasi, dan perpecahan sosial. Kurikulum PAI memiliki potensi besar untuk membentuk sikap menghargai perbedaan, kerukunan antar umat beragama, dan menciptakan lingkungan belajar yang harmonis dan inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi di kelas, wawancara dengan guru PAI, dan analisis dokumen kurikulum yang berlaku. Fokus penelitian ini adalah bagaimana nilai-nilai perdamaian diintegrasikan ke dalam materi ajar, metode pengajaran, serta kegiatan pendukung lainnya seperti diskusi kelompok dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa materi PAI sudah memuat konsep perdamaian dan toleransi, penyampaian nilai-nilai tersebut masih belum optimal dan perlu diperdalam dengan contoh-contoh konkret dari kehidupan sehari-hari. Metode pengajaran seperti dialog interaktif, studi kasus keberagaman, simulasi penyelesaian konflik, dan permainan edukatif efektif dalam menumbuhkan sikap toleransi di kalangan siswa. Selain itu, kegiatan ekstrakurikuler seperti diskusi lintas agama, kunjungan ke tempat ibadah lain, dan proyek sosial bersama dapat memperkuat pemahaman siswa tentang pentingnya menghormati perbedaan. Guru PAI berperan penting dalam membentuk perspektif siswa agar lebih inklusif, kritis, dan bebas dari prasangka. Integrasi nilai-nilai perdamaian dalam kurikulum PAI diharapkan dapat membentuk generasi yang lebih terbuka, damai, dan mampu hidup berdampingan secara harmonis di tengah keberagaman.
Pendidikan Agama Islam sebagai Landasan Spiritual dalam Era Globalisasi Ade Najira Yani; Juliani; Dandi Wijaya; Nurhayati
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 1 No. 2 (2024): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/d8g7yv02

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk memperkuat pemahaman dan pengalaman nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari yang dapat menciptakan individu yang berwawasan global, sehingga mampu bersaing secara global tanpa kehilangan identitas spiritual. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif untuk memahami secara mendalam mengenai pendidikan agama Islam sebagai landasan spiritual dalam era globalisasi. Hasil dari penelitian ini yaitu terbentuknya individu yang memiliki kepribadian kokoh berdasarkan nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, pendidikan  ini sangat penting untuk membentuk individu yang kuat secara spiritual dan mampu menjalani kehidupan dengan nilai-nilai Islam sebagai pedoman. Pendidikan ini juga mempersiapkan individu untuk menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat global tanpa kehilangan nilai-nilai.
Pemanfaatan Game Edukasi untuk Penguatan Materi PAI di Sekolah Menengah Yulia Intan Br. Karo Karo; Juliani; Varisa Nun Andini; Dwi Apriani; Ilham Ramadan Ginting
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 1 No. 2 (2024): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/nx8bp120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan game edukasi dalam penguatan materi Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah menengah. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima informan kunci yangmencakup guru dan siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan game edukasi, seperti "Quiz Islam" dan "SejarahNabi," mampu meningkatkan pemahaman dan minat siswa terhadap materi PAI. Guru mengakui bahwa game edukasi membantumenyajikan konsep abstrak secara interaktif dan menarik, sementara siswa melaporkan kemudahan dalam memahami materi seperti rukun iman dan sejarah Nabi Muhammad. Meskipun hasilnya positif, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan fasilitas teknologi di sekolah dan minimnya pelatihan guru dalam menggunakan perangkat lunak edukasi. Selain itu, ada hambatan terkait aksesibilitas, terutama bagi siswa yang tidak memiliki perangkat pendukung. Analisis data menunjukkan bahwa integrasi teknologi dalam pembelajaran PAI tidak hanya meningkatkan minat belajar, tetapi juga mendorong penguasaan materi secara lebih mendalam. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan lebih lanjut dalam implementasi game edukasi yang relevan dengan kurikulum PAI, dukungan infrastruktur teknologi di sekolah, serta pelatihan berkelanjutan bagi guru. Penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi dalam media pembelajaran untuk menciptakan pengalaman belajar yang efektif danmenyenangkan, khususnya dalam mata pelajaran PAI yang sering dianggap kurang menarik oleh siswa. Dengan demikian, game edukasi dapat menjadi alternatif solusi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital.
Peran Pendidikan Al-Qur’an dalam Kurikulum PAI untuk Membentuk Generasi Qur’ani Ade Irma Yunita Harahap; Juliani; Astina Windiani; Atikah Rahmah Syawalyah Wijaya; Ziyadatu Azriya
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 1 No. 2 (2024): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/c43dch55

Abstract

Artikel ini meneliti peran penting pendidikan Al-Qur’an dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk membentuk generasi Qur’ani di Indonesia. Pendidikan Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai pengajaran kitab suci, tetapi juga sebagai alat untuk membentuk karakter dan moral generasi muda. Melalui pendidikan Al-Qur’an, siswa diharapkan dapat memahami dan menginternalisasi nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci tersebut, sehingga mereka dapat menjadi individu yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, implementasi pendidikan Al-Qur’an menghadapi beberapa tantangan, seperti kurangnya sumber daya, keterbatasan waktu dalam kurikulum, dan perbedaan pemahaman tentang ajaran Al-Qur’an di antara para pendidik. Untuk mengatasi tantangan tersebut, artikel ini menyoroti beberapa strategi pengembangan, seperti penerapan metode pembelajaran yang interaktif, pengintegrasian nilai-nilai Al-Qur’an ke dalam seluruh kurikulum, dan pelatihan bagi guru PAI. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan bahwa pendidikan Al-Qur’an berjalan efektif dalam membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, cerdas spiritual, dan berdampak positif bagi masyarakat.
Pengembangan Modul Interaktif untuk Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Digital Al Hafila Hafiz; Juliani; Demak Sariyani Br Sihotang; Putri Ameylia; Zulfizar
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 1 No. 2 (2024): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/mp2j1b86

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul interaktif yang selaras dengan kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis digital, menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi literatur. Era digital menuntut adaptasi dalam pendidikan agama untuk memenuhi kebutuhan dan harapan peserta didik. Penelitian ini menganalisis berbagai literatur yang mencakup teori pendidikan, teknologi pembelajaran, dan aplikasinya dalam konteks PAI. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa modul interaktif tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Elemen kunci modul ini meliputi interaktivitas tinggi, penggunaan multimedia, dan aksesibilitas yang memadai. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya integrasi nilai-nilai agama dalam konten digital agar modul tetap relevan dan mendukung pembentukan karakter siswa. Pengembangan modul interaktif diharapkan dapat menghadirkan metode pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan, meningkatkan motivasi belajar siswa dalam PAI. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pendidik dan pengembang kurikulum untuk memanfaatkan teknologi dalam menciptakan pengalaman belajar yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan zaman. Dengan demikian, pendidikan agama diharapkan dapat lebih relevan dan berdampak positif bagi generasi muda.
Implikasi Perkembangan Afektif, Kognitif, dan Psikomotorik serta Moral dan Spiritual Peserta Didik dalam Pembelajaran pada Sekolah Dasar Lyna Luthfiyyah Azzahra; Roro Ayu Angeli
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 1 No. 2 (2024): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/vpzm4g97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implikasi perkembangan afektif, kognitif, psikomotorik, serta moral dan spiritual peserta didik dalam pembelajaran di sekolah dasar. Menggunakan metode penelitian kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan afektif, kognitif, psikomotorik, serta moral dan spiritual saling berkaitan dan mempengaruhi efektivitas proses pembelajaran. Dimensi afektif yang positif, seperti motivasi dan sikap yang baik terhadap pembelajaran, dapat meningkatkan keterlibatan dan prestasi siswa. Perkembangan kognitif yang optimal memfasilitasi pemahaman konsep-konsep akademik yang lebih baik, sementara perkembangan psikomotorik mendukung peningkatan keterampilan motorik yang esensial bagi anak usia sekolah dasar. Selain itu, pembentukan nilai moral dan spiritual melalui pembelajaran yang terintegrasi dengan nilai-nilai karakter turut membentuk kepribadian peserta didik yang lebih baik. Implikasi dari temuan ini adalah perlunya pendekatan pembelajaran yang holistik yang memperhatikan seluruh dimensi perkembangan anak agar dapat mencapai tujuan pendidikan yang maksimal. Penelitian ini memberikan rekomendasi kepada pendidik untuk mengintegrasikan berbagai aspek perkembangan ini dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran di sekolah dasar.
Upaya Meningkatkan Relevansi Kurikulum Pendidikan Agama Islam dengan Dinamika Kehidupan Modern Faridsyah Bisyar Hafi; Juliani; Mutia Bonarija; Nily Khatimah; Salsabila Amalia
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 1 No. 2 (2024): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/4a1xef20

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis asimilasi ide-ide pendidikan agama Islam dalam konteks kontemporer dan untuk menilai argumen yang dibuat dan argumen yang dibuat dalam upaya ini. Sangat penting untuk memiliki pemahaman yang mendalam tentang bagaimana prinsip-prinsip Islam dapat diterapkan dalam lingkungan pendidikan yang semakin tenang karena era modern. Kurikulum pendidikan agama Islam yang berada di antara tradisi dan modernitas menuntut adanya adaptasi terhadap kemajuan teknologi dan globalisasi. Inti persoalannya adalah bagaimana memperkuat prinsip-prinsip dasar agama secara lebih bijaksana dan tepat waktu. Namun, dalam konteks ini, ada pula peluang untuk menggunakan teknologi sebagai alat untuk penelitian dan pemahaman Islam yang lebih mendalam. Artikel ini juga mengkaji upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam yang inklusif dan relevan dengan dunia modern.
Pengaruh Kurang Optimalnya Pendidikan Agama Islam Terhadap Pembentukan Karakter Siswa di Indonesia Lisa Seprina Br. Sembiring; Juliani; Ayu Nisa Lestari; Durroh Ma; Dani Kurniawan
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 1 No. 2 (2024): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/j7qb6m68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kurang optimalnya pelaksanaan Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap pembentukan karakter siswa di Indonesia. PAI memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa yang berlandaskan nilai-nilai moral dan agama. Namun, kurikulum PAI yang terlalu berfokus pada teori dan hafalan tanpa penerapan praktis menyebabkan siswa kesulitan menginternalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Keterbatasan waktu pembelajaran PAI turut mengurangi kesempatan siswa untuk mendalami materi dan menerapkan ajaran agama secara mendalam. Minimnya sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat juga memperburuk kondisi ini, sehingga pembentukan karakter siswa menjadi tidak konsisten. Dampaknya, nilai-nilai seperti kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab tidak berkembang secara optimal. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi strategi peningkatan efektivitas PAI, seperti perbaikan kurikulum, penguatan kompetensi guru, integrasi teknologi, dan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan pendekatan yang lebih aplikatif dan kontekstual, diharapkan PAI dapat lebih efektif dalam membentuk generasi muda yang berkarakter kuat dan religius.

Page 2 of 3 | Total Record : 21