cover
Contact Name
Elfariyanti
Contact Email
uppmakafarma@gmail.com
Phone
+628126933093
Journal Mail Official
uppmakafarma@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tgk. Cik Ditiro Gedung Grha ILon No. 15, Peuniti,Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Sains & Kesehatan Darussalam
ISSN : 28291670     EISSN : 2798088X     DOI : DOI: https://doi.org/10.56690/jskd
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam adalah jurnal ilmiah multidisiplin ilmu yang berkomitmen untuk menyediakan platform berkualitas tinggi bagi peneliti, praktisi, dan akademisi untuk berbagi pengetahuan, temuan, dan inovasi terkini dalam bidang sains dan kesehatan. Jurnal ini diterbitkan dengan frekuensi 2 kali dalam setahun (Juni dan Desember) oleh Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan demi kesejahteraan masyarakat. Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam mencakup berbagai bidang ilmu yaitu: Sains alam dan lingkungan; Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat; Biologi, Kimia dan Fisika terapan; Farmasi dan Farmakologi; Kesehatan Jiwa dan Psikologi; Kesehatan Reproduksi; Nutrisi dan Gizi; Obat Tradisional dan Herbal; Kebidanan dan Keperawatan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 74 Documents
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Dalam Swamedikasi Diare Pada Balita di Desa Karang Bawang Kabupaten Purbalingga Kifyah, Siti Mujaifatul; Fauziah; Indah K, Khamdiyah
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v4i2.146

Abstract

Diare menjadi problematika kesehatan berkepanjangan pada anak dengan angka mortalitas tinggi. Swamedikasi merupakan suatu tindakan dimana seseorang memiliki upaya dalam pengobatannya sendiri dalam menyembuhkan penyakitnya, terutama penyakit diare. Pentingnya pengetahuan ibu tentang penanganan swamedikasi diare bagi anak balita, karena semakin tinggi pengetahuan ibu akan penyakit diare anak serta penanganannya, akan membuat sikap ibu lebih baik dalam melakukan penyembuhan mandiri, atau perawatan swamedikasi diare padaanak. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat pengetahuan, sikap ibu dan hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu dalam swamedikasi diare pada balita di Desa Karang Bawang Kabupaten Purbalingga. Metode yang digunakan ialah deskriptif analitik, dengan pendekatan cross sectional dan merupakan jenis penelitian kuantitatif. Hasil penelitian berdasarkan hasil uji Chi Squere menunjukkan responden berpengetahuan baik sebanyak 88,5% (92 responden), sikap responden baik sebanyak 74% (77 responden), dan adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap ibu dalam swamedikasi diare pada anak balita di Desa Karang Bawang Kabupaten Purbalingga, dengan nilai p= 0,000 dengan tingkat signifikansi adalah 0,005.
Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Kulit Batang Madu (Mangifera indicaL) Terhadap Bakteri Escherichia coli Safrida, Yuni Dewi; Adriani, Azmalina; Trisnawati, Putri
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v4i2.149

Abstract

Tanaman mangga merupakan tanaman yang berpotensi sebagai obat herbal karena mengandung senyawa metabolit sekunder. Kulit batang mangga memiliki kandungan alkaloid dan flavonoid tinggi yang bersifat sebagai antibakteri. Penelitian uji daya hambat ekstrak etanol kulit batang mangga madu (Mangifera indica L) terhadap bakteri Escherichia coli bertujuan untuk mengetahui kemampuan daya hambat ekstrak etanol kulit batang mangga madu terhadap bakteri Escherichia coli pada konsentrasi 25%, 50%, 75%, dan 100%. Metode penelitian yang dilakukan yaitu metode difusi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kulit batang mangga madu yang diperoleh dari desa Lhok Sari diambil secara purposive sampling dengan kriteria bagian batang dan cabang pohon mangga. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium AKAFARMA pada tanggal 22 juni s/d 30 juni 2020. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etanol kulit batang mangga madu pada konsentrasi terkecil yaitu 25%, 50%, dan 75% tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri E.coli dengan daya hambat 0 mm dan pada konsentrasi 100% dapat menghambat pertumbuhan bakteri E.coli dengan daya hambat 10 mm. Kesimpulan yang dapat diambil dari percobaan ini adalah bahwa ekstrak kulit batang mangga madu pada konsentrasi 25%, 50%, dan 75% tidak dapat menghambat pertumbuhan bakteri E.coli dengan daya hambat 0 mm sedangkan pada konsentrasi 100% dapat menghambat pertumbuhan bakteri E.coli dengan daya hambat 10 mm dengan kategori sedang.
Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Daun Tapak Dara (Catharanthus roseus) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli Hardiana, Hardiana; Safrida, Yuni Dewi; Adriani, Azmalina; Azkia, Hanin
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v4i2.152

Abstract

ABSTRAK Tapak dara (Catharanthus roseus) merupakan tanaman yang berpotensi sebagai obat tradisional.Tanaman ini tumbuh liar maupun dibudidayakan sebagai tanaman hias. Tanaman tapak dara mengandung senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, saponin, tanin, triterpenoid, dan flavonoid yang berfungsi sebagai antimikroba, dan antivirus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui diameter zona hambat dari ekstrak etanol daun Tapak dara (Catharanthus roseus) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli dengan konsentrasi ekstrak 60%, 70%, 80%, 90%. Metode yag digunakan yaitu eksperimental secara difusi disk. Hasil penelitian yang didapatkan terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli pada konsentarsi berturut-turut yaitu 60%, 70%, 80%,90% diperoleh zona hambat rata-rata 13,3 mm, 18,6 mm, 20,6 mm, dan 22,6. Berdasarkan hasil, maka dapat disimpulkan bahwa ekstark etanol daun tapak dara mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli yang ditandai dengan adanya zona bening di sekitar Paper disk. Kata Kunci :Daun tapak dara, difusi disk, daya hambat, Escherichia coli, ABSTRACT Tapak dara (Catharanthus roseus) is a plant that has the potential as a traditional medicine. This plant grows wild or is cultivated as an ornamental plant. Tapak dara plants contain secondary metabolite compounds such as alkaloids, saponins, tannins, triterpenoids, and flavonoids that function as antimicrobials and antiviruses. This study aims to determine the diameter of the inhibition zone of ethanol extract of Tapak dara leaves (Catharanthus roseus) on the growth of Escherichia coli bacteria with extract concentrations of 60%, 70%, 80%, 90%. The method used is experimental by disk diffusion. The results of the study obtained on the Growth of Escherichia coli Bacteria at consecutive concentrations of 60%, 70%, 80%, 90% obtained an average inhibition zone of 13.3 mm, 18.6 mm, 20.6 mm, and 22.6. Based on the results, it can be concluded that the ethanol extract of tapak dara leaves is able to inhibit the growth of Escherichia coli bacteria which is indicated by the presence of a clear zone around the Paper disk. Keywords: Tapak dara leaves, disk diffusion, inhibition, Escherichia coli
Formulasi Sabun Mandi Padat Transparan Dari Ekstrak Bunga Kamboja Putih (Plumeria alba L.) Adriani, Azmalina; Mardiana, Rosa; Mukhlisa, Ida; Wahyuna, Nadira Dina; Khairunnisa
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v4i2.153

Abstract

Sabun mandi dengan zat aktif ekstrak bunga kamboja putih (Plumeria alba L) dapat digunakan sebagai zat aktif dalam pembuatan sabun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menformulasikan sabun mandi padat transparan dari ekstrak bunga kamboja putih yang berfungsi untuk membersihkan tubuh dari kontaminasi bakteri, debu dan kotoran lainnya dan dapat melembabkan kulit. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat eksperimental dengan membuat 4 tipe sediaan sabun padat. Yang membedakan yaitu dasar sabun (Kontrol Negatif), sabun padat yang diformulasikan dengan ekstrak bunga kamboja putih pada konsentrasi 1,%, 3% dan 4,5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak bunga kamboja putih dapat diformulasikan dalam bentuk sediaan sabun mandi padat transparan. Konsentrasi ekstrak bunga kamboja yang paling bagus dalam formulasi sediaan sabun mandi padat transparant adalah konsentrasi 4,5%, hal ini dibuktikan pada konsentrasi 4,5% sediaan sabun mandi padat transparant tetap stabil dan tidak tejadi perubahan warna, bau, bentuk dan pH dan tinggi busa yang stabil. Kata kunci: Bunga Kamboja Putih, Sabun Mandi Padat Transparant
Formulasi Sediaan Masker Gel Peel Off Dari Ekstrak Metanol Daun Bidara (Ziziphus spina-christi L.) Aria Suzanni, Mulia; Rinaldi; Isma, Juliya
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v4i2.154

Abstract

Daun bidara (Ziziphus spina-christi L.) diketahui memiliki manfaat sebagai antioksidan, antidiabetes, antimikroba, hemolitik, sedatif, ansiolitik, sifat diuretik, dan analgesik. Ekstrak daun bidara juga terbukti memiliki sifat anti-penuaan serta memberikan efek pencerah kulit, pelembab dan efek viskoelasti. Sehingga ekstrak metanol daun bidara dapat dibuat menjadi sediaan masker gel peel off. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi fisik sediaan masker gel peel off dari ekstrak metanol daun bidara. Metode penelitian yang dilakukan adalah eksperimental laboratorium untuk memformulasi sediaan masker gel peel off dari ekstrak metanol daun bidara dengan 4 kosentrasi yang berbeda yaitu formula F0 tanpa ekstrak metanol daun bidara F1(5%), F2(10%), dan F3(15%). Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli - Agustus 2023 di laboratorium Akademi Analis Farmasi dan Makanan. Sampel daun bidara diambil secara random sampling yang diperoleh di Desa Hulu Pisang Kabupaten Aceh Selatan. evaluasi fisik yang dilakukan adalah organoleptik, homogenitas, viskositas, pH, daya sebar dan waktu sediaan mengering. Hasil sediaan masker gel peel off daun bidara menunjukkan sifat organoleptik yang baik. Hasil uji homogenitas formula F0 homogen dan F1,F2,F3 menunjukkan hasil yang tidak homogen. Hasil uji pH berkisar antara 5,8 sampai 6,4, hasil uji daya sebar 2,5 sampai 3,8 cm, uji waktu mengering berkisar antara 16 menit sampai 30 menit, uji vikositas 241,9 sampai 244,5 cPs. Berdasarkan hasil disimpulkan bahwa sediaan masker gel peel off formula F0,F1,F2,F3 pada uji organoleptik, uji pH dan uji waktu mengering memenuhi syarat dan formula F0, F1,F2,F3 menunjukkan masih terdapat gumpalan (tidak homogen), daya sebar yang tidak lebar dan viskositas terlalu cair dan tidak memenuhi standar yang ditetapkan sesuai SNI 16-4399-1996 dan 16-4380-1996. Kata Kunci : Masker Gel Peel Off, Daun Bidara, Evaluasi Fisik
Formulasi dan Karakterisasi Sabun Padat Transparan Ekstrak Etanol Daun Jambu Biji (Psidium guajava L) Rinaldi; Adriani, Azmalina; Aria Suzanni, Mulia; Elfariyanti
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v4i2.155

Abstract

Sabun padat transparan memiliki bentuknya yang menarik dengan aneka warna dan aroma. Sabun padat transparan memiliki busa lebih lembut, penampakan yang berkilau dan memiliki daya tahan yang lama. Sabun padat transparan dapat ditambahkan senyawa antioksidan, untuk memberi perlindungan terhadap kulit dari paparan radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karaketerisasi sabun padat transparan ekstrak etanol daun Jambu biji (Psidium guajava L) pada konsentrasi ekstrak yang berbeda dan mengetahui sabun padat transparan memenuhi persyaratan uji. Penelitian ini bersifat eksperimental untuk memformulasikan ekstrak etanol daun jambu biji pada konsentrasi eksterak yang berbeda formula F1 (0,5%), F2 (1%), F3 (2%), F4 (4%), dan F5 (8%). Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2024 di Laboratorium AKAFARMA Banda Aceh. Daun jambu biji yang digunakan adalah daun jambu biji yang segar tidak layu, berwarna hijau; posisi daun nodus 3-5 dari pucuk. Daun diuji determinasi tanaman di BRIN. Sediaan sabun dari masing-masing formula diujikan secara organoleptis, pH, stabilitas busa, uji iritasi, Uji kelembaban dan uji hedonic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara organoleptis ke-lima formula berbentuk padat transparan berbau khas ekstrak daun jambu biji dengan warna coklat – hitam. Nilai pH berkisar pH 9,8 – 10,2. Stabilitas busa F1 (81,3%), F2 (77,8%) F3 (86,7%), F4 (86,3%) dan F5 (90,0%). Semua sabun (formula F1-F5) tidak mengiritasi, tingkat kelembaban berkisar antara 2,5% - 6%. Dari semua formula sabun, formula F1 (0,5%) lebih disukai responden karena sediaan yang dihasilkan berbentuk padat yang lebih transparan dan warna yang terang (coklat muda). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun jambu biji (Psidium guajava L.) dapat diformulasikan kedalam sediaan sabun padat trasparan. Kata kunci : Sabun Padat Transparan, daun jambu biji, Formulasi sabun
Karakterisasi Fisiologis Bakteri Asam Laktat Pada Tempe (Rhizopus oligosporus) Safrida, Yuni Dewi; Adriani, Azmalina; Hardiana; Safira, Rifa Risti
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v5i1.156

Abstract

Bakteri Asam Laktat (BAL) merupakan kelompok bakteri yang mampu melakukan proses fermentasi karbohidrat menjadi asam laktat dan telah digunakan sebagai kultur starter dalam fermentasi makanan karena mampu meningkatkan kualitas, lama masa simpan, keamanan, kandungan nutrisi serta rasa secara keseluruhan dari produk makanan tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui jenis bakteri asam laktat (BAL) pada tempe berdasarkan karakteristik fisiologisnya. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Akafarma Banda Aceh menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan uji biokimia yaitu uji katalase, uji motilitas, uji TSIA, dan uji pewarnaa gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga isolat bakteri asam laktat pada tempe yang berpotensi sebagai probiotik yang terdiri dari tiga genus bakteri yaitu Enterococcus, Micrococcus, dan Lactobacillus.
Studi Formulasi Sediaan Masker Gel Peel Off Dari Sari Wortel (Daucus carota L) dan Madu (Mel depuratum) Sebagai Antioksidan Rinaldi; Adriani, Azmalina; Andalia, Rizki; Afna, Zawatul
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v5i1.157

Abstract

Wortel (Daucus carota L.) diketahui memiliki senyawa aktif antioksidan, vitamin C, vitamin A, yang berpotensi dijadikan masker gel peel-off untuk melembabkan kulit. Madu memiliki kandungan vitamin B kompleks, vitamin C, asam amino dan protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sediaan Masker gel peel of dari sari wortel (Daucus carota L.) dan madu (Mel depuratum) serta mengukur aktivitas antioksidannya. Maker gel peel off dalam penelitian ini dibuat sebanyak 3 (Tiga) formula dengan perbandingan persentase sari wortel dan madu masing-masingnya F1 (1:0,5); F2 (3:1,5); dan F3 (5:2,5) serta F0 sebagai pembanding. Parameter yang dievaluasi adalah uji orgnoleptis, homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji waktu kering dan uji antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil uji organoleptis menunjukkan masker gel peel-off pada formula F1 bentuk semi padat (gel) berwarna pink pudar, dan berbau khas wortel, formula F2 dan F3 bentuk semipadat (gel), warna Pink, dan berbau khas wortel. Nilai pH semua formula adalah 7. Semua formula homogen. Hasil daya sebar masker gel peel-off berkisar antara 7,7 - 9,0 cm, memiliki waktu mengering 10-13 menit. Hasil uji antioksidan didapatkan berturut-turut sebesar 148,6
Asesmen Spektrofotometri Flavonoid Dalam Peperomia Pellucida L. Kunth: Studi Perbandingan Polaritas Pelarut Safrina; Riski Andalia; Rasidah; Nanda Arulia
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v5i1.159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kandungan flavonoid pada ekstrak Peperomia pellucida L. Kunth berdasarkan perbedaan polaritas pelarut. Penentuan kadar flavonoid dilakukan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis dengan kuersetin sebagai standar. Ekstraksi sampel dilakukan menggunakan metode maserasi, di mana ekstrak etil asetat (EAE) menghasilkan ekstrak kental sebanyak 13,092 gram dengan rendemen 26,184%, sedangkan ekstrak etanol (EtE) menghasilkan ekstrak cair sebanyak 88,84 gram dengan rendemen 177,68%. Pengukuran dilakukan pada panjang gelombang 431 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% memiliki kadar flavonoid yang lebih tinggi dibandingkan dengan ekstrak etil asetat, yang dikonfirmasi melalui analisis statistik menggunakan ANOVA (p < 0,05). Analisis regresi juga menunjukkan bahwa model EtE memiliki distribusi residual yang lebih baik dibandingkan EAE, menandakan hubungan prediktif yang lebih kuat. Pada model regresi EAE diperoleh nilai intercept sebesar 203,8095 (p = 0,02002) dan slope sebesar 0,07143 (p = 0,33333), yang menunjukkan bahwa kontribusi variabel independen tidak signifikan secara statistik. Sebaliknya, model EtE menghasilkan nilai intercept sebesar 233,571 dengan slope nol, yang semakin menegaskan bahwa etanol lebih efektif dalam mengekstraksi flavonoid. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pemilihan pelarut dalam proses ekstraksi flavonoid dan menunjukkan potensi Peperomia pellucida sebagai sumber antioksidan alami, sehingga dapat dikembangkan lebih lanjut dalam terapi berbasis herbal.
Penetapan Kadar Mineral Kalsium Air Nira Aren Kabupaten Aceh Besar Secara Kompleksometri Adriani, Azmalina; Andalia, Rizki; Hardiana; Mustafa, Irfan
Journal of Science and Health Darussalam Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sains dan Kesehatan Darussalam
Publisher : Akademi Analis Farmasi dan Makanan Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56690/jskd.v5i1.160

Abstract

Air nira aren diketahui memiliki kandungan protein, mineral, dan vitamin. Berbagai mineral penting ditemukan dalam air nira aren seperti Kalium, Kalsium, Fosfor, Besi dan Natrium. Tujuan dilakukanya penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas fisik dan kadar mineral Kalsium dalam air nira aren (Arenga piñata) daerah Seulimum Aceh Besar. Metode analisis kadar kalsium yang digunakan adalah secara titrasi kompleksometri dengan menggunakan larutan standar Etilen Diamin Tetra Asetat (EDTA). Parameter uji pada penelitian ini adalah uji organoleptik, uji pH, uji berat jenis, uji viskositas dan penetapan kadar kalsium. Hasil yang diperoleh dari penelitian uji organoleptik berbau khas alkohol, berasa manis keasaman dan berwarna putih susu. pH air nira aren yaitu 6,5, berat jenis (Bj) yaitu 1,0868 g/mL, viskositas atau kekentalan 5,799