cover
Contact Name
Zulfah
Contact Email
zulfahasni670@gmail.com
Phone
+6282271279237
Journal Mail Official
zulfahasni670@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja, Bangkinang Kota, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial
ISSN : -     EISSN : 29874475     DOI : https://doi.org/10.70292/pchukumsosial.v2i3.72
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial is published by the PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP (NOMOR : AHU-012686.AH.01.30.Tahun 2023) in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. PCHS is a double blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of Law and Social Science. All publications in the PCHS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial is a national journal with e-ISSN: 2987-4475. Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial publishes articles periodically three a year, in May, September, and January. PCTIF uses Turnitin plagiarism checks, Mendeley for reference management and supported by Crossref (DOI) for identification of scientific paper.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 450 Documents
Klausula Eksonerasi dalam Perjanjian Baku Sebagai Cerminan Ketimpangan Para Pihak dalam Perspektif Undang-Undang Perlindungan Konsumen (Studi Kasus Secure Parking): Penelitian Prabaswara Alifiya Burhani; Freddy Harris; Rita Alfiana
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 2 June - September
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i2.489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan klausula eksonerasi dalam perjanjian baku jasa perparkiran serta mengkaji implikasinya terhadap perlindungan konsumen berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Sumber bahan hukum terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa klausula eksonerasi yang membatasi atau mengalihkan tanggung jawab pelaku usaha kepada konsumen, khususnya dalam jasa perparkiran, bertentangan dengan ketentuan Pasal 18 Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Klausula tersebut juga mencerminkan ketimpangan posisi tawar antara pelaku usaha dan konsumen, sehingga berpotensi merugikan konsumen. Oleh karena itu, klausula eksonerasi dalam perjanjian baku jasa perparkiran dapat dinyatakan tidak sah dan batal demi hukum. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengawasan yang lebih ketat serta penegakan hukum yang efektif untuk menjamin perlindungan konsumen.
Transformasi Kesenian Ledek Dalam Pengembangan Desa Wisata: Kajian Etnokoreologi Di Dusun Wotawati, Gunungkidul: Penelitian Nofandito Prima Ikhsanda Putra; R Danang Cahyo Wijayanto
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 2 June - September
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i2.494

Abstract

Transformasi seni pertunjukan tradisional menjadi salah satu konsekuensi berkembangnya desa wisata berbasis budaya. Kesenian Ledek di Dusun Wotawati, Kalurahan Pucung, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul mengalami perubahan fungsi dari media ritual menjadi atraksi wisata budaya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk transformasi kesenian Ledek, menganalisis faktor-faktor pendorong, dampak yang ditimbulkan, serta proses negosiasi masyarakat dalam mempertahankan nilai-nilai tradisi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnokoreologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi terjadi pada fungsi, durasi, bentuk penyajian, gerak, tata rias, kostum, tata panggung, sasaran penonton, dan interaksi dengan wisatawan. Perubahan dipengaruhi oleh pengembangan desa wisata, kebutuhan adaptasi terhadap wisatawan, serta partisipasi masyarakat. Transformasi memberikan peluang bagi pelestarian budaya dan peningkatan ekonomi masyarakat, namun juga menghadirkan tantangan terhadap keberlangsungan nilai-nilai ritual. Masyarakat mempertahankan keseimbangan tersebut melalui musyawarah dengan membedakan ruang sakral dan ruang pertunjukan wisata.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat UMKM Kuliner di Perhentian Marpoyan Damai dalam Menggunakan Aplikasi Akuntansi Berbasis Cloud dengan Efikasi Diri Komputer Sebagai Variabel Moderasi: Penelitian Roni Chandra; Firmansyah; Andry; Chandra Irawan; Rahma Yulita
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 2 June - September
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i2.495

Abstract

Kemajuan di bidang fintech telah menyediakan solusi seperti aplikasi akuntansi berbasis cloud. Keunggulan utama teknologi ini adalah kemampuan mengakses data kapan saja, di mana saja melalui ponsel pintar, biaya rendah, dan efisiensi tinggi. Bagi usaha mikro, kecil, dan menengah yang di wilayah Marpoyam Damai, aplikasi ini diharapkan dapat secara efektif mengatasi kompleksitas pembukuan manual. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, khususnya survei kuesioner. Tujuannya adalah untuk menggunakan data numerik yang diolah secara statistik untuk menguji hipotesis mengenai pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dan variabel moderasi. Hasil pada penelitian ini adalah persepsi kemanfaatan dan persepsi kemudahan berpengaruh terhadap minat UMKM kuliner di Perhentian Marpoyan Damai dalam menggunakan aplikasi akuntansi berbasis cloud, sedangkan efikasi diri komputer tidak memoderasi persepsi kemanfaatan dan persepsi kemudahan terhadap minat UMKM kuliner di Perhentia Marpoyan Damai dalam menggunakan aplikasi akuntansi berbasis cloud. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, khususnya survei kuesioner. Tujuannya adalah untuk menggunakan data numerik yang diolah secara statistik untuk menguji hipotesis mengenai pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dan variabel moderasi. Hasil pada penelitian ini adalah persepsi kemanfaatan dan persepsi kemudahan berpengaruh terhadap minat UMKM kuliner di Perhentia Marpoyan Damai dalam menggunakan aplikasi akuntansi berbasis cloud, sedangkan efikasi diri komputer tidak memoderasi persepsi kemanfaatan dan persepsi kemudahan terhadap minat UMKM kuliner di Perhentia Marpoyan Damai dalam menggunakan aplikasi akuntansi berbasis cloud.
Perlindungan Hukum Pencipta Lagu Sebagai Pemegang Hak Cipta Akibat Pengunaan Komersial Lagu Tanpa Izin Ferry Ringkop Silitonga; Syafrida Syafrida; Elianta Ginting
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 2 June - September
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i2.501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap pencipta lagu sebagai pemegang hak cipta atas penggunaan komersial lagu tanpa izin, serta mengkaji penegakan hukum terhadap pelanggaran tersebut. Musik sebagai karya intelektual memiliki nilai ekonomi dan nilai moral yang tinggi sehingga memerlukan perlindungan hukum yang memadai. Hak cipta memberikan hak eksklusif kepada pencipta, baik berupa hak moral maupun hak ekonomi, yang timbul secara otomatis sejak ciptaan diwujudkan. Dalam praktiknya masih banyak terjadi pelanggaran, terutama dalam penggunaan komersial lagu tanpa izin, baik di media konvensional maupun platform digital. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekat peraturan perundang-undangan dan studi kepustakaan. Data yang digunakan berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap pencipta lagu dilakukan melalui mekanisme preventif dan represif. Perlindungan preventif meliputi pencatatan ciptaan, perjanjian lisensi, serta pengawasan penggunaan karya, sedangkan perlindungan represif dilakukan melalui gugatan perdata dan sanksi pidana terhadap pelanggaran hak cipta. Selain itu, peran Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) sangat penting dalam mengelola dan mendistribusikan royalti kepada pencipta. Penegakan hukum terhadap pelanggaran hak cipta lagu masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya kesadaran hukum masyarakat, lemahnya pengawasan, serta belum optimalnya kinerja lembaga terkait. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kesadaran hukum, penguatan penegakan hukum, serta optimalisasi peran lembaga terkait untuk menjamin perlindungan yang efektif bagi pencipta lagu.
Analisis Yuridis Wanprestasi Akibat Adanya Sengketa Lahan dalam Perjanjian Kerja Sama Operasi Pertambangan (Studi Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara Nomor : 711/Pdt.G/2022/PN.Jkt.Utr) Nada Bela Alawiyah; Rahmad Sujud Hidayat; Naufal Ilham Ramadhan
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 2 June - September
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i2.505

Abstract

Perjanjian Kerja Sama Operasi (KSO) mengikat para pihak untuk memenuhi hak dan kewajiban sesuai perjanjian. Dalam praktik pertambangan, sengketa lahan dapat menghambat operasional dan menimbulkan wanprestasi, sebagaimana terlihat dalam Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Utara Nomor 711/Pdt.G/2022/PN.Jkt.Utr terkait Perjanjian KSO Produksi Bijih Nikel antara PT Fortino Artha Sejahtera dan PT Aneka Nusantara Internasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis keabsahan KSO berdasarkan KUHPerdata, pertimbangan hukum hakim, serta akibat hukum wanprestasi akibat sengketa lahan. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach), konseptual (conceptual approach), dan kasus (case approach). Bahan hukum primer meliputi KUHPerdata, putusan pengadilan, dan peraturan terkait, sedangkan bahan sekunder berasal dari buku, jurnal, dan literatur relevan. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KSO telah memenuhi syarat sah perjanjian Pasal 1320 KUHPerdata dan mengikat berdasarkan Pasal 1338 KUHPerdata. Sengketa lahan menjadi faktor utama terhambatnya operasi pertambangan sehingga prestasi tidak terpenuhi. Pertimbangan hakim telah mengacu pada ketentuan perjanjian dan wanprestasi, namun masih dapat diperdalam terkait asas itikad baik, pembagian risiko, dan perlindungan hukum para pihak. Akibat wanprestasi dapat berupa tuntutan pemenuhan prestasi, ganti rugi, atau pembatalan perjanjian berdasarkan Pasal 1238, 1243, 1266, dan 1267 KUHPerdata. Kepastian status hukum lahan sebelum kerja sama penting untuk mencegah sengketa dan menjamin kepastian hukum para pihak.
Analisis Hukum Islam Terhadap Percampuran Harta Kekayaan Perkawinan Dalam Kitab Undang - Undang Hukum Perdata (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor 51 K/Ag/2020): Penelitian Shalsa Aullya Puteri; Rahmad Sujud Hidayat; Fikry Latukau
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 2 June - September
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i2.506

Abstract

Perkawinan menimbulkan akibat hukum terhadap harta kekayaan suami dan istri. Pasal 119 KUH Perdata menganut asas percampuran harta (gemeenschap van goederen), sedangkan hukum Islam pada prinsipnya mengakui pemisahan harta antara suami dan istri. Perbedaan tersebut menimbulkan persoalan mengenai kesesuaian asas percampuran harta dengan prinsip hukum Islam dalam kerangka pluralisme hukum di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan percampuran harta dalam KUH Perdata serta meninjaunya dari perspektif hukum Islam. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asas percampuran harta dalam KUH Perdata menyebabkan terjadinya persatuan harta secara otomatis sejak perkawinan berlangsung, kecuali ditentukan lain melalui perjanjian perkawinan. Sebaliknya, hukum Islam menganut prinsip pemisahan harta dan mengakui kepemilikan bersama hanya berdasarkan kerja sama (syirkah). Dalam perspektif pluralisme hukum, kedua sistem hukum tersebut hidup berdampingan di Indonesia. Ditinjau dari keadilan substantif dan prinsip al-'adalah, konsep pemisahan harta dalam hukum Islam dinilai lebih memberikan perlindungan terhadap hak milik serta keseimbangan hak dan kewajiban suami istri.
Analisis Yuridis Keabsahan Kontrak Elektronik di E-Commerce Menurut Pasal 1320 KUHPerdata (Studi Putusan Nomor 629/Pdt.G/2020/PN Jkt.Sel) : Penelitian Nursahada Maharani; Naufal Ilham Ramadhan; Yudi Rijali Muslim
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 2 June - September
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i2.507

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah transaksi perdagangan melalui E-Commerce dan meningkatkan penggunaan kontrak elektronik sebagai dasar hubungan hukum antara penjual dan pembeli. Penelitian ini bertujuan menganalisis keabsahan kontrak elektronik berdasarkan Pasal 1320 KUHPerdata serta penerapannya dalam Putusan Nomor 629/Pdt.G/2020/PN Jkt.Sel. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan spesifikasi deskriptif-analitis dan pendekatan kualitatif yang didukung analisis kasus. Bahan hukum primer terdiri atas peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, sedangkan bahan hukum sekunder meliputi literatur hukum, doktrin, buku, dan artikel jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrak elektronik tetap tunduk pada empat syarat sah perjanjian, yaitu kesepakatan, kecakapan, suatu hal tertentu, dan sebab yang halal. Bentuk elektronik hanya mengubah mekanisme pembentukan kontrak dan tidak menghapus syarat substantif perjanjian. Putusan yang dianalisis menunjukkan bahwa hubungan kontraktual lahir melalui pemesanan dan pembayaran elektronik, sedangkan sengketa berkaitan dengan pelaksanaan kewajiban kontraktual, bukan keabsahan kontrak. Bukti elektronik juga mendukung pengakuan hukum terhadap transaksi tersebut.
Peran Karang Taruna dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Kalangan Remaja Perspektif Hukum dan Pemberdayaan Sosial di Desa Mandala Fatin Hamamah; Yuliana Saryip; Bambang Herman; Tubagus Aditya Syarief; Ingka Harsani Nasution
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 2 June - September
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i2.513

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja desa menjadi persoalan serius yang mengancam masa depan generasi bangsa. Karang Taruna sebagai organisasi sosial kepemudaan di tingkat desa memiliki posisi strategis dalam upaya pencegahan, namun perannya dalam konteks hukum dan pemberdayaan sosial belum dikaji secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran Karang Taruna sebagai instrumen pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja desa dari perspektif hukum dan pemberdayaan sosial, serta mengidentifikasi hambatan dan faktor pendukung efektivitas peran tersebut.: Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan sosiologis hukum. Bahan hukum dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif-deskriptif. Karang Taruna memiliki legitimasi hukum yang kuat berdasarkan Permensos Nomor 25 Tahun 2019 dan UU Kepemudaan untuk berperan aktif dalam pencegahan narkoba di desa. Program penyuluhan, pendampingan, dan pemberdayaan yang dijalankan Karang Taruna terbukti efektif mengurangi paparan narkoba pada remaja desa, meskipun masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, dan dukungan kelembagaan.
Persepsi Masyarakat terhadap Kemudahan dan Kecepatan Pelayanan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Tenggarong Bambang Ribut Wibowo; M. Dudi Hari Saputra
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 2 June - September
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i2.514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis persepsi masyarakat terhadap kemudahan dan kecepatan pelayanan di Mall Pelayanan Publik (MPP) Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Meskipun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala, seperti antrean pelayanan pada jam-jam tertentu, keterbatasan pemahaman masyarakat terhadap prosedur pelayanan, serta perbedaan persepsi masyarakat terhadap kualitas pelayanan yang diterima. Metode dalam penelitian ini enggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang terdiri atas masyarakat sebagai pengguna layanan, petugas pelayanan, serta pihak pengelola MPP Tenggarong. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap kemudahan pelayanan di Mall Pelayanan Publik Tenggarong secara umum positif. Hal tersebut terlihat dari prosedur pelayanan yang relatif sederhana, persyaratan administrasi yang jelas, tersedianya berbagai jenis layanan dalam satu lokasi, kemudahan memperoleh informasi, serta fasilitas pelayanan yang cukup memadai. Dari aspek kecepatan pelayanan, masyarakat menilai bahwa waktu penyelesaian pelayanan telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) untuk sebagian besar jenis layanan. Petugas pelayanan dinilai cukup responsif, ramah, dan mampu memberikan penjelasan yang mudah dipahami. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala, antara lain meningkatnya waktu tunggu pada jam pelayanan yang padat, gangguan sistem jaringan atau aplikasi pelayanan yang sesekali terjadi, serta masih ada masyarakat yang belum memahami tahapan pelayanan sehingga perlu mendapatkan pendampingan dari petugas.
Penerapan Etika Komunikasi Islam dalam Mengatasi Krisis Moral Gen Z di Era Digital: Penelitian Nurmala; Muda Wali; Muslem; Ismuhar; Nailis Wildany
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 2 June - September
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i2.515

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis Penerapan Etika Komunikasi Islam dalam Mengatasi Krisis Moral Gen Z Era Digital. Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan library research atau studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data berasal dari sumber data primer dan sumber data skunder. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kemajuan teknologi digital yang begitu pesat telah membawa pengaruh positif dan negative bagi penggunanya terutama gen Z. Pemanfaatan teknologi dengan baik dan bijak maka dapat mempermudah segala aktifitasnya di era digital ini. Namun kurangnya pemahaman dalam penggunaan teknologi digital malah berdampak buruk bagi pengguna itu sendiri. Kehadiran Gen Z seiring dengan perkembangan teknologi menjadikan merak generasi yang aktif di ruang digital saat ini terutama media sosial. Kurangnya pemahaman penggunaan media sosial yang benar dan beretika menghasilkan tindakan-tindakan yang tidak bermoral di media sosial seperti penggunaan bahasa yang tidak sopan, cyber bullying, penipuan dan lainnya. Dengan memahami prinsip etika komunikasi Islam berperan sebagai pedoman bagi Gen Z untuk berinteraksi secara bermoral di era digital.