cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Research Report - Engineering Science
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Research Report - Engineering Science merupakan kumpulan laporan penelitian yang dilakukan oleh para dosen Universitas Katolik Parahyangan, Bandung dalam bidang rekayasa. Penelitian tersebut didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Katolik Parahyangan. Bidang rekayasa mencakup berbagai disiplin ilmu, diantaranya Teknik Sipil, Arsitektur, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Informatika, Matematika dan Fisika. Research Abstract diterbitkan dua (2) kali setiap tahunnya.
Arjuna Subject : -
Articles 270 Documents
KAJIAN POTENSI LIQUIFAKSI BERDASARKAN KONSEP CRITICAL STATE DAN UJI PIEZOCONE PADA SEDIMEN PASIRAN KOTA PADANG Anastasia Sri Lestari; Paulus Pramono Rahardjo; Metta Devi Hartadi; Antony Kesuma
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5636.622 KB)

Abstract

Liquifaksi merupakan suatu kondisi pada massa tanah yang mengalami deformasi secara menerus pada tegangan residual yang rendah, disebabkan oleh terjadinya tekanan air pori yang meningkat yang menyebabkan berkurangnya tegangan effektif dan pada kondisi tertentu mencapai nol.Daerah yang diprediksi rentan terhadap liquifaksi tidak berarti akan terjadi liquifaksi jika terjadi gempa, ada beberapa kriteria yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam memperkirakan kemungkinan terjadinyaliquifaksi diantaranya berdasarkan kriteria geologi , historis, gradasi tanah dan kondisi awal tanah pada saat gempa. Dari beberapa kriteria hasil penelitian saling melengkapi dan memberikan suatu hal baru dari hasil penelitian yang telah dibuat oleh beberapa peneliti lain.Berdasarkan laporan USGS ( United States Geological Survey ), kejadian Gempa Padang pada tanggal 30September 2009 jam 17:16:09 tersebut bersumber di 0.788oLS, 99.961o BT dengan kedalaman focus 80 km danhanya berjarak 45 km dari kota Padang dengan kekuatan 7.9 SR memberikan dampak kerusakan yang besar danberpotensi liquifaksi, sehingga penelitian yang akan dilakukan menggunakan sedimen pasiran tanah dari Padang.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi liquifaksi dengan konsep Critical State dan uji Piezocone sedimen pasiran Kota Padang . Penelitian di lakukan di laboratorium menggunakan Triaxial CU dan di lapangan dilakukan Uji Piezocone serta pemodelan beberapa kepadatan dengan uji Piezocone.Critical State merupakan Konsep Perubahan volume diperoleh dari kombinasi kepadatan dan tegangan effektif yang terjadi pada material tersebut. Hasil dari uji piezocone merupakan nilai tahanan konus dan besar tegangan air pori, dengan grafik State Parameter dan metode Shibata & Terrapaksa dievaluasi potensi liquifaksi.Hasil evaluasi pasir Padang berpotensi Liquifaksi, dalam hal ini dapat memberi informasi kepada Pemerintah Daerah setempat untuk mengetahui kondisi lapisan tanah dan sebagai kriteria untuk perencanaan disain pondasi .Kata kunci : liquifaksi , tegangan air pori,critical state  
Dialog Ilmu dan Iman: Suatu Pendekatan dan Cara Realisasinya – tahap 2 Aloysius Rusli
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.619 KB)

Abstract

Konstitusi Apostolik Ex Corde Ecclesiae, yang menyatakan bahwa di universitas katolik perludihidupkan dialog antara ilmu dan iman, agar cara pencarian kebenaran menjadi utuh, menjadi titiktolak penelitian ini. Pada tahap pertama hasil penelitian ini, telah disimpulkan bahwa asumsi-asumsidasar ilmu dan iman itu memang berbeda, tetapi penalaran yang didasarkan pada asumsi yang berbedaitu bersifat serupa, yaitu rasional, konsisten, dan sesuai dengan hal-hal yang dapat diamati. Pada tahapkedua, telah disimpulkan bahwa keberlakuan ilmu dibatasi pada hal-hal yang masih dapat diukur secarareprodusibel-konsisten, sedangkan keberlakuan iman dibatasi oleh pilihan masing-masing orang; adanyasyarat reprodusibel-konsisten bagi pilihan iman itu sementara ini dipandang masih merupakan hipotesis.Bagian awal penelitian ini telah dipresentasikan di Jogjakarta International Conference on Physics padabulan September 2012, sebagai kontribusi untuk memperluas kawasan diskusi ke lingkungan ilmuwan yang menghadirinya, dan masukan yang diperoleh menunjukkan ketiadaan hipotesis tersebut di atas.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dialog, dengan pernyataan dari setiap pihakdipandang secara positif dan konstruktif, agar dapat lebih mudah menerawang kebenaran yang tersiratdalam kata-kata dan gaya bahasa yang digunakan. Satu kesimpulan lain yang telah dicapai dalampenelitian tahap kedua ini adalah, bahwa setidaknya sampai abad ke 18, ilmu dan iman telahberkembang dengan saling mendukung dan bertautan: bernalar dalam ilmu bertumpu pada kepercayaan(belief) akan beberapa prinsip dasar yang dihipotesiskan sebagai kebenaran tentatif (karena disadarinyaketerbatasan daya manusia) yang seperlunya dapat diadaptasikan, sedangkan bernalar dalam iman(trust) akan adanya Tuhan dilakukan dengan niat mendalami ilmu demi makin dimuliakannya Tuhan.
Komunitas Ibu Belajar Matematika (IBM) 2015 Ferry Jaya Permana; Agus Sukmana; Benny Yong; Dharma Lesmono; Erwinna Chendra; Farah Kristiani; Iwan Sugiarto; Liem Chin; Livia Owen; Maria Anestasia; Taufik Limansyah
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1683.729 KB)

Abstract

Program pengabdian bagi pembangunan masyarakat “Ibu Belajar Matematika (IBM)” diselenggarakan oleh para dosen dan mahasiswa Program Studi Matematika UNPAR sejak tahun 2012. Program ini bertujuan memberdayakan para ibu siswa Sekolah Dasar agar dapat membantu putra-putrinya belajar matematika di rumah. Umumnya para ibu tersebut melaksanakan kegiatan yang kurang produktif, seperti mengobrol, ketika menunggu putra-putrinya bersekolah. Dengan membentuk komunitas IBM, kegiatan yang kurang produktif tersebut dialihkan ke dalam kelas melalui kegiatan tutorial yang interaktif sehingga dapat menjadi bekal bagi para ibu tersebut ketika harus mendampingi putra-putrinya belajar matematika di rumah. Kegiatan tersebut berdampak positif, seperti meningkatkan kepercayaan para ibu dalam pendampingan putra-putrinya belajar matematika di rumah dan meningkatkan rasa hormat dari para siswa terhadap ibu mereka karena ibu mereka kini memiliki kemampuan membantu mereka belajar matematika di rumah. Diharapkan kegiatan tersebut kelak dapat meningkatkan prestasi belajar siswa-siswa sekolah dalam mata pelajaran matematika. Program tahun ini melibatkan lima sekolah mitra yang berlokasi disekitar Kampus UNPAR di Ciumbuleuit yaitu: SDN Bandung Baru 1, SDN Bandung Baru 2, SDN Ciumbuleuit 1, 3 dan 4. Komunitas IBM dibentuk di tiap-tiap sekolah melalui kegiatan di kelas dengan frekuensi 2 kali per minggu, masing-masing pertemuan berlangsung selama 45 – 60 menit.
PENENTUAN KEY PERFORMANCE INDICATOR DAN TOLERANSINYA UNTUK OPERASI PLANT#11 PT.INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA, TBK. Fransiscus Rian Pratikto; Santi Erawaty
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2009)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.886 KB)

Abstract

Kontrol dan evaluasi merupakan fungsi yang penting dalam manajemen untuk memastikan rencana kerja organisasi bisa berjalan dengan baik sehingga tujuan akhir organisasi bisa tercapai. Untuk bisa melakukan fungsi kontrol dan evaluasi dengan baik dibutuhkan sistem manajemen kinerja yang baik. Sistem manajemen kinerja yang baik harus bisa menggambarkan proses bisnis yang terjadi dalam organisasi secara keseluruhan. Sistem manajemen kinerja memuat ukuran-ukuran (KPI – key performance indicator) yang merepresentasikan kinerja dari seluruh bagian organisasi dan keterkaitan yang ada antar bagian-bagian tersebut.Saat ini Plant#11 ITP sudah memiliki sistem manajemen kinerja yang berisi ”list of KPIs” di mana penentuan target dan toleransi selama ini dilakukan tanpa melihat keterkaitan antar KPI. Ada kebutuhan di ITP untuk melakuan alignment terhadap indikator-indikator kinerja yang ada di Plant#11 ITP sehingga monitoring terhadap proses produksi semen dapat dilakukan dengan baikPenelitian ini bertujuan membangun model operasi Plant#11 ITP berdasarkan metodologi System Dynamics, menentukan key performance indicator (KPI) Plant#11 ITP berdasarkan model System Dynamics, dan menentukan toleransi untuk KPI operasi Plant#11 ITP.Berdasarkan model system dynamics yang dibangun diusulkan sebanyak 28 KPI yang terdiri dari 6 KPI layer 1, 19 KPI layer 2, dan 3 KPI layer 3, beserta dengan nilai toleransinya masing-masing.
PENGARUH SIRKULASI INTERNAL TERHADAP RASIO EFISIENSI LUAS LANTAI BANGUNAN PADA RUMAH SUSUN SEWA TIPE MEMUSAT Rumiati Rosaline Tobing; Hadian Agustinus
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (31425.07 KB)

Abstract

Salah satu upaya dalam memenuhi perumahan masyarakat berpenghasilan rendah adalah dengan membuat rumah susun sewa, hal ini didasari oleh pertimbangan karakteristik calon penghuni dan juga keterbatasan lahan di perkotaan. Mengingat besarnya biaya pembangunan maka dibutuhkan desain yang seefektif dan seefisien mungkin.Untuk mengukur tingkat efisiensi suatu bangunan dapat dilakukan dengan cara menghitung rasio efisiensi luas lantai bangunan atau disebut juga sebagai Net to Gross Ratio (NGR) yaitu dengan membagi luas lantai yang disewakan dengan luas lantai total. Salah satu faktor yang akan mempengaruhi nilai NGR adalah sirkulasi internal, karena sebagai penghubung ruang-ruang dalam bangunan, sirkulasi internal mempunyai wadah atau sarana sebuah ruang, yang akan mempengaruhi perhitungan luas lantai bangunan. Rumah susun tipe memusat memiliki koridor yang lebih pendek dibandingkan tipe memanjang yang menjadi modal awal sebagai alternatif rumah susun yang efektif dan efisien, selain untuk memperkaya desain rumah susun di Indonesia yang masih didominasi oleh rumah susun tipe memanjang.Analisa pada penelitian ini dibagi menjadi beberapa tahapan, yaitu menghitung nilai NGR dari masing-masing objek studi, lalu memfokuskan analisa pada sirkulasi internal, yaitu melalui analisa efektifitas dan efisiensi dimensi serta pola koridor yang digunakan pada bangunan.Penelitian ini menyimpulkan bahwa sirkulasi internal mempengaruhi NGR dalam dua hal, yaitu efektifitas dan efisiensi dimensi sirkulasi internal dan pola koridor yang digunakan . Efektifitas dan efisiensi dimensi sirkulasi internal pada kedua objek studi mempengaruhi luas sirkulasi internal, begitu pula pola koridor yang digunakan mempunyai konsekuensi desain terhadap luas lantai sirkulasi pada bangunan dan juga mempunyai pengaruh terhadap komposisi massa dalam tapak.Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar pola koridor multicore system bisa diterapkan sebagai alternatif desain rumah susun sewa untuk masyarakat berpenghasilan rendah, dengan beberapa ketentuan seperti maksimal jumlah lantai adalah 4 lantai, dan penggunaan tangga darurat untuk komposisi massa bangunan tunggal.
IDENTIFICATION OF HERZBERG’S MOTIVATOR-HYGIENE FACTORS FOR SME’S WORKERS (Case Study of SME in West Java Province, Indonesia) Ceicalia Tesavrita; Dedy Suryadi
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.358 KB)

Abstract

In general, an organization’s life cycle consists of 4 phases. Those phases are birth, growth, mature, and decline. In order to optimize an organization’s income, it should retain its growth and mature phases as long as possible. There have been quite a number of growing SME in West Java, however merely a fraction of them who is able to survive the growth phase. In order to survive, one of the main issues is to keep the workers motivated to achieve a good performance.There have been several theories explaining motivation, including the one offered by Herzberg. According to Herzberg, there are two groups of factors that contribute to motivation. They are motivator and hygiene factors. A person’s dissatisfaction may be eliminated by providing the hygiene factors, while a person’s satisfaction may be enhanced by providing the motivator factors. In this research, those factors are grouped further into 6 categories based on Kano model. Based on the categorization, it is clear which factors affect a person’s job satisfaction. In the context of SME, they would be able to prioritize the factors that they need to motivate the workers, keep the workers satisfied, and furthermore survive the growth phase.
Aspek analisis debit aliran terhadap efisiensi dan efektivitas penampang hidraulik Bendung Soedarwoto Hadhisiswoyo
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2011)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1131.631 KB)

Abstract

Rancangan bangunan air untuk pemenuhan kebutuhan air tanaman, selalu melibatkan periodeulang yang dibutuhkan dalam menetapkan besaran beban aliran yang akan digunakan sebagailangkah untuk menentukan dimensi bangunan air. Setiap rancangan bangunan air dalam hal inibendung memerlukan besaran debit berdasarkan periode ulang yang digunakan tersebut sebagaivariabel untuk menetapkan parameter debit, tinggi dan kecepatan aliran, tetapan lebar bendung sertaukuran dari sadap utama(intake).Debit aliran sebagai parameter dianalisis menggunakan metode yang sesuai untuk keperluantersebut menurut buku acuan. Dalam penelitian ini, debit rencana merupakan besaran yang dianalisisberdasarkan teori Exponential Ganda Gumbel, periode ulang 25, 50, dan 100 tahun dari 3 data debitaliran Serayu Banyumas tahun 1991-1998, Serayu Rawalo tahun 1991-1999, Bengawan Solo Jurugtahun 1992-1999, komponen muka air dan dasar lantai muka ditetapkan dengan catatan bahwa elevasisawah tertinggi cocok dengan elevasi mercu hasil analisis. Variabel lebar bendung merupakan suatubesaran yang ditetapkan dalam berbagai ukuran, untuk Serayu Banyumas dan Serayu Rawalo,ditetapkan L bendung berturut-turut adalah sebagai berikut: 55, 57, 59, 61, dan 63 m; sedangkanBengawan Solo-Curug, L= 25, 27, 29, 31, dan 33 m; beda elevasi muka air di atas mercu tubuhbendung, ditetapkan sedemikian rupa dan berhubungan dengan elevasi sawah tertinggi yang dapatdiberi air. Analisis aliran di atas mercu bendung ditetapkan merupakan suatu pelimpah tinggidengan kriteria P/h1 ≥ 1,33 untuk semua debit dan lebar bendung yang dirancang.Berdasarkan hasil analisis hubungan antara debit aliran Serayu Banyumas, Q25= 351 m3/s;Q50= 389,50 m3/s , dan Q100= 427,60 m3/s, lebar bendung, 55, 57, 59, 61, dan 63 m diperoleh tinggimercu bendung 2,4 m - 2,6 m; 2,5 m-2,8 m; 2,70 m-3,0 m. Serayu Rawalo, Q25= 508 m3/s; Q50= 566m3/s , dan Q100= 624 m3/s, diperoleh tinggi mercu bendung 3,0 m-3,35 m; 3,40 m - 3,80 m; 3,50 m-3,85 m; Bengawan Solo-Jurug, Q25= 147,60 m3/s; Q50= 162,5 m3/s , dan Q100= 177 m3/s, lebarbendung, 25, 27, 29, 31, dan 33 m diperoleh tinggi mercu bendung 2,0 m-2,5 m;2,20 m - 2,60 m; 2,30m-2,80 m;Kata kunci: DAS, periode ulang, lebar dan tinggi air, efisien dan efektif, elevasi sawah tertinggi.
EVALUASI KELELAHAN DAN TINGKAT STRES PENGEMUDI TRAVEL DAN MASINIS KERETA API BERDASARKAN PENGUKURAN TINGKAT KANTUK DAN DENYUT JANTUNG Daniel Siswanto; Ceicalia Tesavrita
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1460.374 KB)

Abstract

Transportasi umum telah menjadi kebutuhan bagi masyarakat untuk berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain, terutama antar kota. Transportasi darat dengan bus, kereta api, maupun travel lebih banyak dipilih karena harganya yang lebih murah. Namun transportasi darat biasanya berdurasi panjang. Bagi penumpang mungkin durasi panjang bisa dimanfaatkan untuk tidur selama perjalanan, namun tidak demikian halnya bagi pengemudi. Pengemudi dituntut untuk terus fokus dan terjaga selama perjalanan (pekerjaan) durasi panjang tersebut agar terhindar dari kecelakaan. Pekerjaan megemudi durasi panjang dapat menimbulkan kelelahan baik secara fisik maupun mental. Pada penelitian ini akan dilakukan evaluasi kelelahan untuk 2 jenis jasa transportasi darat yaitu travel dan kereta api. Travel dan kereta api memiliki karakteristik pekerjaan yang sangat berbeda bagi pengemudinya. Evaluasi kelelahan akan dilakukan dengan melihat hasil pengukuran kelelahan menggunakan Karolinska Sleepiness Scale (KSS), Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan pengukuran denyut jantung. Selain itu juga akan dilakukan evaluasi tingkat stres pengemudi travel dan kereta api menggunakan kombinasi model Karasek dan self assessment. Hasil evaluasi kelelahan menunjukkan bahwa pengemudi dan masinis memiliki tingkat kantuk yang tinggi akibat kualitas tidur yang buruk dan jadwal kerja yang tidak teratur. Penilaian stres menunjukkan bahwa pekerjaan pengemudi dan masinis dapat menimbulkan stres akibat rendahnya kontrol pengemudi dan masinis terhadap pekerjaannya. Usulan perbaikan berupa jadwal kerja usulan (perbaikan administratif) dan usaha intervensi kantuk (perbaikan teknis).Kata kunci : kelelahan, tingkat stress, KSS, PSQI, pengukuran denyut jantung, model Karasek
PERANCANGAN PRODUK CERMIN IKLAN BERBASIS SISTEM OTOMASI SEDERHANA Ignatius A Sandy; Ali Sadiyoko; Romy Loice; Oey, Mario Victor Wijaya
Research Report - Engineering Science Vol. 2 (2013)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.02 KB)

Abstract

Tingkat persaingan bisnis yang ketat dalam era globalisasi menuntut pelaku bisnis untuk mencari strategi pemasaran yang baru dan menarik. Iklan-iklan pemasaran produk dibuat semakin menarik. Namun dengan banyaknya iklan yang ditemui setiap hari, banyak konsumen yang tidak ingin terekspos oleh iklan. Oleh sebab itu, pengiklan selalu mencari cara kreatif untuk memaparkan iklan. Pada penelitian ini, dilakukan perancangan media iklan kreatif berupa cermin yang berbasis sistem otomasi sederhana.Metode yang digunakan untuk melakukan proses perancangan produk cermin iklan adalah seven step design thinking yang dikombinasikan dengan metode lain. Perancangan dimulai dari identifikasi kebutuhan konsumen melalui wawancara, pembuatan konsep cermin iklan, penentuan komponen-komponen penyusun produk, dan diakhiri dengan pembuatan working prototype. Pemilihan komponen cermin dan pencahayaan dilakukan dengan menggunakan decision matrix diikuti dengan focus group discussion. Konsep sistem otomasi sederhana yang digunakan berupa penggunaan sensor infrared-proximity yang diintegrasikan dengan switch relay, sistem pencahayaan, dan teknik printing.Luaran dari penelitian ini adalah high-fidelity prototype disertai dengan daftar komponen penyusun produk yang sesuai dengan konsep akhir produk. High-fidelity prototype yang dihasilkan merupakan prototipe cermin iklan yang memiliki bentuk, fungsi, dan spesifikasi dari konsep akhir terpilih. Prototipe yang dibuat dapat memperlihatkan iklan pada kondisi audiens jauh dan berfungsi sebagai cermin kembali pada saat audiens dekat.Kata kunci : cermin, iklan, otomasi, high-fidelity prototype.
FISIKA DASAR DAN KESADARAN ILMIAH: SUATU STUDI – ANALISIS KAITAN FISIKA DENGAN DUNIA DIGITAL Aloysius Rusli
Research Report - Engineering Science Vol. 1 (2011)
Publisher : Universitas Katolik Parahyangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.455 KB)

Abstract

Fisika dasar adalah kuliah pengantar Fisika yang banyak diajarkan di berbagai program studisains dan teknik, karena dianggap penting untuk melandasi penguasaan ilmu dan teknologi.Biasanya materinya dianggap baku, yaitu mencakup mekanika, termodinamika, getaran dangelombang, listrik-magnet dan optika, serta fisika modern. Masalah yang sering timbul adalah,keluhan dan temuan bahwa efektivitasnya rendah, relevansinya dengan dunia sehari-hari dandunia teknologi kurang tampak, dan penggunaan matematikanya terlalu menonjol. Dalam rangkameningkatkan efektivitas kuliah penting ini, telah dikembangkan studi berkelanjutan tentangcara-cara yang lebih beresonansi dengan keinginan mahasiswa peserta kuliah ini, dengan tetapmenjaga esensi fisika sebagai ilmu empiris yang berlatar teori yang kuat.Satu hipotesis yang telah dicapai dalam tahapan studi ini sekarang adalah, bahwa tingkatkesadaran ilmu (science awareness) dan kesadaran ilmiah (scientific awareness) merupakansasaran yang lebih relevan dan realistik, dibandingkan dengan tingkat kepahaman ilmu (scienceliteracy) dan kepahaman ilmiah (scientific literacy). Dalam rangka menguji hipotesis ini, telahdilakukan suatu analisis tentang kaitan fisika dengan dunia digital. Analisis ini didasarkan ataspentingnya mahasiswa program studi teknik informatika menyadari erat dan manfaatnyamengetahui (awareness) kaitan antara ilmu dan teknologi yang dipelajarinya, dengan sains danfisika yang melatarbelakangi berbagai segi teknik informatika itu. Pentingnya ini adalah, agarsarjana teknik informatika bukan hanya mengetahui segi teknis mengolah data, melainkan jugamengetahui latar belakang ilmunya, serta proses ilmiahnya, yang akan lebih memungkinkanmereka untuk mengenali cara-cara inovasi dan pengembangan ilmu yang mereka pelajari itu.Hasil analisis ini telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Fisika 2011 di Serpong,Tangerang, yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Fisika, LIPI dalam kerjasama denganHimpunan Fisika Indonesia Cabang Jakarta, pada 12-13 Juli 2011. Selain itu, hasil analisis iniakan merupakan komponen dalam studi yang lebih luas tentang hipotesis tersebut di atas, yangdirencanakan dipresentasikan pada International Conference in Mathematics and NaturalSciences (ICMNS) di ITB tahun 2012, dan diusahakan diterbitkan sebagai buku melalui PenerbitLambert Academic Publishing GmbH & Co, Saarbrűcken, Jerman, yang telah menawarkan halini setelah mendeteksi adanya laporan dengan tema studi ini dalam Proceedings ICMNS 2010terbitan FMIPA ITB, Bandung.