cover
Contact Name
Heri Cahyono
Contact Email
omcahyo899@gmail.com
Phone
+6281231248214
Journal Mail Official
adminjournal@jendelaedukasi.id
Editorial Address
Hargomulyo, Ngrambe, Kab. Ngawi, Jawa Timur. 63263
Location
Kab. ngawi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Jendela Matematika
ISSN : 29867134     EISSN : 29859875     DOI : 10.57008
Core Subject : Education,
Jurnal Jendela Matematika dengan ISSN 2985-9875 (online) dan 2986-7134 (cetak) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh CV. Jendela Edukasi Indonesia dan merupakan jurnal yang menerbitkan artikel-artikel penelitian di bidang matematika, pendidikan matematika, statistika, pengembangan pembelajaran matematika, dan media pembelajaran matematika. Jurnal Jendela Matematika terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Januari dan Juli. Kami mengundang peneliti, praktisi, dosen, guru, serta mahasiswa untuk mempublikasikan hasil penelitian yang telah dilakukan sebagai upaya pengembangan pendidikan dan penelitian di Indonesia. Dalam upaya menjaga kualitas artikel di Jurnal Jendela Matematika, kami mengambil pakar-pakar peneliti bidang Matematika dan Pendidikan Matematika untuk menjadi reviewer serta menggunakan software plagiarisme artikel.
Articles 56 Documents
Pengembangan Angket Kesulitan Belajar Matematika Pada Materi Perkalian Di Kelas IV SDN 12 Langkai Sabila, Dea; Madani, Imam; Aisah, Aisah
JURNAL JENDELA MATEMATIKA Vol. 4 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Matematika: Edisi Januari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjm.v4i01.2260

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya instrumen khusus yang dapat dugunakan untuk mengidentifikasi kesulitan belajar matematika pada materi perkalian terutama di SDN 12 Langkai. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui tingkat validitas teoretis instrumen kesulitan belajar matematika pada materi perkalian, (2) mengetahui tingkat validitas empiris instrumen, (3) mengetahui tingkat reliabilitas instrumen, dan (4) mengetahui tingkat kepraktisan instrumen bagi pengguna. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Sumber data terdiri dari ahli materi, ahli evaluasi, serta siswa kelas IV SDN 12 Langkai. Teknik pengumpulan data menggunakan validasi ahli, uji coba instrumen, serta penilaian kepraktisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) validitas teoretis berada pada kategori sangat valid dengan skor rata-rata 3,4, (2) validitas empiris menghasilkan 26 butir valid pada uji coba terbatas maupun diperluas, (3) reliabilitas berada pada kategori sangat tinggi dengan koefisien 0,89 pada uji terbatas dan 0,86 pada uji diperluas, dan (4) kepraktisan berada pada kategori praktis dengan skor rata-rata 39,5. Instrumen ini direkomendasikan sebagai alat identifikasi kesulitan belajar perkalian untuk mendukung perbaikan pembelajaran.
Analisis Kesalahan Siswa SMA dalam Menyelesaikan Soal Barisan Aritmatika dan Geometri Berdasarkan Teori Kastolan Fadila, Dandy Nur; Wulandari, Alifia Meythania Putri; Aulia, Akni; Ramli, Dhitta Puti Sarasvati
JURNAL JENDELA MATEMATIKA Vol. 4 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Matematika: Edisi Januari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjm.v4i01.2281

Abstract

Kesalahan dalam menjawab pertanyaan adalah hal yang umum, khususnya dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa SMA dalam memecahkan masalah barisan aritmatika dan geometri berdasarkan teori Kastolan. Pendekatan deskriptif kualitatif yang digunakan melibatkan delapan siswa kelas sepuluh dengan kemampuan akademis yang beragam. Data dikumpulkan melalui tes tertulis yang terdiri dari enam pertanyaan esai dan kuesioner pendukung. Tanggapan siswa dianalisis dengan mengelompokkan kesalahan ke dalam konseptual, prosedural, dan teknis menurut kerangka kerja Kastolan. Hasil menunjukkan bahwa kesalahan konseptual adalah yang paling dominan, yaitu sebesar 66% dan dikategorikan sebagai sangat parah, kesalahan procedural sebesar 24% kategori ringan dan kesalahan teknis hanya 10% kategori sangat ringan. Analisis kesalahan berdasarkan teori Kastolan terbukti berhasil dalam mengidentifikasi pola kesalahan siswa dan berfungsi sebagai dasar untuk meningkatkan strategi instruksional dalam mengajarkan barisan aritmetika dan geometri.
Implementasi Joyful Learning Berbantuan Interactive Web-Based Mathematics Learning Media Bernuansa Budaya Jawa Tengah Untuk Penguatan Numerasi Siswa Sekolah Dasar Agustino, Galeh Febrian; Bintoro, Henry Suryo
JURNAL JENDELA MATEMATIKA Vol. 4 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Matematika: Edisi Januari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjm.v4i01.2300

Abstract

Kemampuan numerasi siswa sekolah dasar di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Tengah, masih tergolong rendah. Kondisi ini berkaitan dengan pembelajaran matematika yang masih bersifat konvensional, kurang menarik, dan belum terhubung dengan konteks budaya lokal, sehingga pembentukan pemahaman numerasi secara mendalam menjadi terhambat. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan Joyful Learning berbantuan Interactive Web-Based Mathematics Learning Media yang diperkaya dengan unsur budaya Jawa Tengah sebagai upaya memperkuat kemampuan numerasi siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menganalisis 20 jurnal nasional dan 10 jurnal internasional terbitan 2018–2024 yang berfokus pada media digital interaktif, pendekatan pembelajaran menyenangkan, serta integrasi budaya lokal dalam pendidikan matematika. Hasil kajian menunjukkan bahwa media interaktif berbasis web mampu meningkatkan pemahaman konseptual, motivasi belajar, dan keterlibatan aktif siswa. Joyful Learning menciptakan suasana belajar yang positif dan partisipatif, sedangkan integrasi budaya Jawa Tengah menjadikan pembelajaran lebih kontekstual, humanis, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis budaya lokal efektif digunakan sebagai inovasi untuk memperkuat numerasi dan mewujudkan pembelajaran matematika yang menyenangkan, interaktif, dan bermakna.
Motif Batik Kudus sebagai Representasi Budaya dan Struktur Matematis Multahada, Najwa; Kuntari, Kuntari; Zuliana, Eka
JURNAL JENDELA MATEMATIKA Vol. 4 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Matematika: Edisi Januari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjm.v4i01.2348

Abstract

Batik merupakan bentuk budaya lokal yang mengandung simbol, makna, dan struktur visual yang terorganisasi. Motif batik tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetis, tetapi juga merepresentasikan sistem pengetahuan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji motif Batik Kudus sebagai representasi budaya serta mengidentifikasi struktur matematis yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan orientasi etnografi budaya. Objek kajian meliputi motif pembuatan gula, pakis, dan parijoto yang merepresentasikan aspek sosial, alam, dan spiritual masyarakat Kudus. Data dikumpulkan melalui observasi visual, dokumentasi, dan kajian pustaka. Analisis dilakukan secara deskriptif dengan mengkaji bentuk, pola pengulangan, dan susunan motif menggunakan perspektif etnomatematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif Batik Kudus mengandung struktur matematis berupa pola berulang, simetri, translasi, dan geometri bidang yang berkaitan dengan nilai budaya masyarakat. Kajian ini menegaskan bahwa Batik Kudus merupakan praktik budaya lokal yang sarat dengan potensi matematis dalam konteks etnografi budaya.
Impelementasi Model Pembelajaran TGT Berbantuan Media Wordwall Pada Pokok Bahasan Persamaan dan Pertidaksamaan Kelas X di SMKN 1Pasuruan Putri, Anisa; Lestari, Andika Setyo Budi; Susanto, Keto
JURNAL JENDELA MATEMATIKA Vol. 4 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Matematika: Edisi Januari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjm.v4i01.2374

Abstract

Matematika dipandang sebagai pelajaran yang sangat rumit sehingga membuat hasil belajar siswa tidak optimal karena mereka enggan dalam mempelajarinya, terlalu banyak rumus dan sulit. Hal ini bisa saja diakibatkan oleh metode yang digunakan terasa bosan dan guru saat ini dituntut untuk bisa dalam mengikuti era modern ini. Salah satu alternatif menggunakan model dengan media pembelajaran menggunakan aplikasi wordwall yang diharapkan agar hasil belajar siswa meningkat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui implementasi model kooperatif tipe TGT berbantuan media wordwall, mengetahui peningkatan hasil belajar, dan mengetahui respons siswa setelah pelaksanaan model dengan media pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan aktivitas guru dan siswa sudah sangat baik, adanya peningkatan hasil belajar, dan respons siswa yang baik terhadap model.
Kajian Konsep Dasar Geometri (Titik, Garis, dan Sudut) Melalui Permainan Bola Voli Pada Tim Putri Universitas Lelemuku Saumlaki Warwuru, Stela Marensi; Nifannngelyau, Jakobus; Bacory, Zakarias
JURNAL JENDELA MATEMATIKA Vol. 4 No. 01 (2026): Jurnal Jendela Matematika: Edisi Januari 2026
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjm.v4i01.2438

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji tentang konsep dasar geometri (titik, garis, dan sudut) melalui permainan bola voli pada tim putri di Universitas Lelemuku Saumlaki (UNLESA)”. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Hasil dan pembahasan didapatkan bahwa 8 orang tim putri di UNLESA dalam permainan bola voli dapat melakukan teknik-teknik dalam permainan yang menggambarkan konsep dasar geometri (titik, garis, dan sudut), sedangkan untuk hasil jawaban wawancara yang diberikan dengan bantuan gambar dengan tujuan untuk subjek menentukan konsep dasar geometri (titik, garis, dan sudut) didapatkan bahwa ke 8 subjek tidak mampu menentukan dan menggambarkan dengan baik dan benar konsep dasar geometri yang berkaitan dengan permasalahan yang diberikan, selain itu konsep dasar titik, garis, dan bidang juga didapatkan dari hasil asumsi pada teknik servis bawah, teknik passing bawah, dan teknik passing atas yang menghasilkan sudut siku-siku yang besarnya adalah 900, sudut lancip yang besarnya adalah < 900, serta sudut tumpul yang besarnya adalah >900.