cover
Contact Name
Heri Cahyono
Contact Email
omcahyo899@gmail.com
Phone
+6281231248214
Journal Mail Official
adminjournal@jendelaedukasi.id
Editorial Address
Hargomulyo, Ngrambe, Kab. Ngawi, Jawa Timur. 63263
Location
Kab. ngawi,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Jendela Matematika
ISSN : 29867134     EISSN : 29859875     DOI : 10.57008
Core Subject : Education,
Jurnal Jendela Matematika dengan ISSN 2985-9875 (online) dan 2986-7134 (cetak) merupakan jurnal ilmiah yang dikelola oleh CV. Jendela Edukasi Indonesia dan merupakan jurnal yang menerbitkan artikel-artikel penelitian di bidang matematika, pendidikan matematika, statistika, pengembangan pembelajaran matematika, dan media pembelajaran matematika. Jurnal Jendela Matematika terbit 2 kali dalam satu tahun yaitu bulan Januari dan Juli. Kami mengundang peneliti, praktisi, dosen, guru, serta mahasiswa untuk mempublikasikan hasil penelitian yang telah dilakukan sebagai upaya pengembangan pendidikan dan penelitian di Indonesia. Dalam upaya menjaga kualitas artikel di Jurnal Jendela Matematika, kami mengambil pakar-pakar peneliti bidang Matematika dan Pendidikan Matematika untuk menjadi reviewer serta menggunakan software plagiarisme artikel.
Articles 48 Documents
Pengaruh Pendekatan Realistic Mathematic Education (RME) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Kelas VII SMP Negeri 1 Mantingan Fauzia, Sippa; Mashuri, Anwas; Sasomo, Budi
JURNAL JENDELA MATEMATIKA Vol. 2 No. 02 (2024): Jurnal Jendela Matematika: Edisi Juli 2024
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjm.v2i02.547

Abstract

Penelitian memiliki 1. Untuk mengetahui adanya perbedaan kemampuan pemahaman matematika siswa yang menggunakan metode Realistic Mathematics Education (RME) dan Untuk mengetahui pengaruh pengunaan metode Realistic Mathematics Education (RME) terhadap hasil belajar matematika di VII SMPN 1 Mantingan. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan yaitu pre-experimental desaign memakai model One-Grup Pre-Test-Post-Test Design Karena penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh pendekatan RME (realistic mathematic education). Pada desain ini melibatkan dua kelompok, akan tetapi pengukuran atau observasi dilakukan dua kali, pre-test (sebelum diberi perlakuan) dan post-test (sesudah diberi perlakuan). Kelas eksperimen pada penelitian ini yaitu peserta didik yang proses pembelajarannya menggunakan pendekatan. Pada penelitian ini menggunakan 2 sampel adalah seluruh siswa kelas VII C dengan jumlah 27 siswa dan kelas VII D dengan jumlah 27 siswa SMPN 1 Mantingan. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan perhitungan statistic yaitu data yang bisa diukur dan yang akan dilihat korelasi. Uji statistik yang digunakan yaitu Uji-t (t-Test: Paired Two Sample for Means). Berdasarkan hasil perhitungan dengan uji T test diperoleh nilai t hitung (t stat) > t tabel (t critical two tail) 6,590 > 2,059 adalah maka H_0 ditolak, dapat dikatakan bahwa artinya ada perbedaan siswa sebelum dan sesudah menerima perlakuan (treatment) kegiatan Kegiatan pembelajaran dengan model Realistic Mathematic Education (RME) dilihat hasil hasil belajar siswa pada materi bangun ruang sisi datar kelas VII SMPN 1 Mantingan.
Penggunaan Hypothetical Learning Trajectory (HLT) Pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel Untuk Mengetahui Lintasan Belajar Siswa Kelas VII MTSN 2 Kerinci Putri, Latifa Intan Brilian; Hesti, Nadiya; Anggraini, Reri Seprina
JURNAL JENDELA MATEMATIKA Vol. 2 No. 02 (2024): Jurnal Jendela Matematika: Edisi Juli 2024
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjm.v2i02.641

Abstract

Lintasan belajar hipotetik menawarkan sebuah deskripsi dalam perencanaan pembalajaran matematika. Lintasan belajar hipotetik juga membanttu guru belajar dalam mengikuti dan menginterpretasi cara berpikir matematis siswa, juga menjadi alat bagi guru untuk mengembangkan kurikulum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lintasan belajar siswa kelas VII pada materi SPLSV di MTs Negeri 2 kerinci dengan menggunakan Hypothetical Learning Trajectory (HLT) dan Lembar Aktivitas Siswa (LAS). Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Design Research. Penelitian ini dilaksanakan di MTsN 2 Kerinci, Kec. Air Hangat, Kab. Kerinci, Prov. Jambi. Subjek pada penelitian ini dilakukan pada kelas VII D yang berjumlah 27 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini didapatkan lintasan belajar siswa pada materi sistem persamaan linear satu variabel kelas VII di MTs Negeri 2 kerinci yang dapat membantu siswa dalam memahami konsep sistem persamaan linear variabel selama proses pembelajaran, karena dapat dilihat bahwa dari seluruh siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan HLT dan LAS terdapat lebih dari setengah siswa mampu memahami konsep sistem persamaan linear satu variabel.
Pemanfaatan Media Cromebook Dalam Mengakses Google Classroom Pada Pembelajaran Matematika Kelas VIII SMP Negeri 7 Bukittinggi Aviola, Nada
JURNAL JENDELA MATEMATIKA Vol. 2 No. 02 (2024): Jurnal Jendela Matematika: Edisi Juli 2024
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjm.v2i02.664

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat dari media cromebook dalam mengakses google classroom pada pembelajaran matematika kelas VIII di SMP Negeri 7 Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dimana teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil yang ditunjukkan adalah bagaimana manfaat media cromebook dalam mengakses google classroom pada pembelajaran matematika kelas VIII di SMP Negeri 7 Bukittinggi. Berdasarkan dengan penelitian yang dilakukan bahwasannya media cromebook ini sangat bermanfaat bagi siswa dalam mengakses google classroom. Dan juga sangat membantu guru dalam melaksanakan proses belajar mengajarnya dengan mudah. Berdasarkan wawancara dengan guru bahwasannya media cromebook ini sangat membantu dalam proses belajar dan siswa akan lebih gampang dalam mengakses pembelajaran dari pada memakai buku yang disediakan dari perpustakaan sekolah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwasannya penggunaan media cromebook untuk mengakses google classroom sangat bermanfaat karena dapat meringankan kerja guru dan siswa juga dengan mudah mengakses pembelajaran yang akan dipelajari.
Pengaruh Self-Efficacy terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik SMK pada Sistem Pembelajaran Kurikulum Merdeka Abubakar, Nazwa Maharani Putri; Purniati, Tia
JURNAL JENDELA MATEMATIKA Vol. 2 No. 02 (2024): Jurnal Jendela Matematika: Edisi Juli 2024
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjm.v2i02.789

Abstract

Salah satu kemampuan yang harus dikuasai oleh peserta didik ialah kemampuan pemecahan karena kemampuan tersebut termasuk ke dalam keterampilan yang erat hubungannya melalui ciri matematika. Kemampuan yang berupa pemecahan masalah juga memiliki hubungan yang erat dengan keyakinan peserta didik dalam menyelesaikan masalah yang diberikan atau disebut Self-Efficacy. Apalagi pada sistem Kurikulum Merdeka peserta didik cenderung diberi kebebasan dalam pembelajaran. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengukur, dan menganalisis bagaimana self-efficacy mempengaruhi kemampuan siswa untuk memecahkan masalah matematis. Penelitian ini mengikutsertakan 19 siswa yang berasal atas sebuah SMK Negeri pada Kabupaten Cipendeuy. Hasilnya menampilkan bahwasanya ada korelasi dengan signifikan diantara suatu kemampuan yang dimiliki siswa dalam memecahkan permasalahan matematis beserta Self-Efficacy mereka sendiri.
Pengaruh Model Pembelajaran RME terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Subroto, Prawidi Wisnu; Raharjo, Sigit; Tyas, Sekar Ayuning; Firdaus, Nida
JURNAL JENDELA MATEMATIKA Vol. 3 No. 01 (2025): Jurnal Jendela Matematika: Edisi Januari 2025
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjm.v3i01.1209

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan penalaran matematis siswa kelas IX di MTs Buaran Tangerang dapat meningkat melalui penerapan model pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) pada materi translasi. Subjek penelitian terdiri dari 36 siswa kelas IX yang terbagi dalam dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh, di mana kelas eksperimen (XI-Ali) diterapkan dengan model pembelajaran RME, sedangkan kelas kontrol (XI-Khalid) menggunakan metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperimental. Data dikumpulkan melalui post-test untuk mengukur peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa setelah mendapatkan perlakuan. Analisis data dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Hasil uji hipotesis yang menggunakan Independent Sample T-test menunjukkan nilai p kurang dari 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa penerapan model pembelajaran RME secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa dibandingkan dengan pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, model RME dapat diadopsi sebagai solusi yang efektif dalam mengembangkan kemampuan penalaran matematis siswa, khususnya dalam materi translasi.
Deskripsi Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa berdasarkan Tingkat Kecemasan Matematika Wahida, Siti; Harjuna, Hariani; Hindi, Alfiah Nurfadhilah AM
JURNAL JENDELA MATEMATIKA Vol. 3 No. 01 (2025): Jurnal Jendela Matematika: Edisi Januari 2025
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjm.v3i01.1213

Abstract

Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas XI di salah satu sekolah SMA di Makassar mengalami penurunan. Salah satu faktor yang mempengaruhi yaitu kecemasan matematika siswa, kecemasan matematika setiap siswa berbeda-beda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa berdasarkan tingkat kecemasan matematika. Subjek penelitian ini adalah tiga orang siswa kelas XI yang terpilih dari 13 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Instrumen pendukung dalam penelitian ini meliputi:1) Angket kecemasan matematika; 2) Tes kemampuan pemahaman konsep; 3) Pedoman wawancara. Hasil yang diperoleh ditemukan bahwa siswa dengan kategori kecemasan tinggi tidak dapat memahami semua indikator kemampuan pemahaman konsep; siswa dengan kategori kecemasan sedang mampu memahami satu dari empat indikator kemampuan pemahaman konsep; siswa dengan kategori kecemasan rendah dapat memahami tiga dari empat indikator kemampuan pemahaman konsep,dengan kata lain siswa dengan kategori kecemasan tinggi memiliki kemampuan pemahaman konsep rendah, sedangkan siswa dengan kategori kecemasan sedang memiliki kemampuan pemahaman konsep sedang dan siswa dengan kategori kecemasan rendah memiliki kemampuan pemahaman konsep tinggi.
Systematic Literature Review: Penerapan Pendekatan Realistic Mathematic Education untuk Meningkatkan Kompetensi Pemecahan Masalah pada Siswa Nurlatifah, Putri Azzahra; Salsabila, Annisa Dea; Azizah, Lintang Najwa; Nurjanah, Nurjanah
JURNAL JENDELA MATEMATIKA Vol. 3 No. 01 (2025): Jurnal Jendela Matematika: Edisi Januari 2025
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjm.v3i01.1289

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep dasar dan prinsip dari pendekatan Realistic Mathematic Education (RME), serta mengidentifikasi temuan penelitian terdahulu mengenai efektivitas pendekatan ini terhadap peningkatan kompetensi pemecahan masalah siswa. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah tinjauan literatur sistematik (Systematic Literature Review/ SLR) dengan desain PRISMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RME memiliki tiga prinsip, yaitu (1) Guided Reinvention dan Progressive Mathematizing, di mana siswa belajar matematika melalui eksplorasi dan tantangan bertahap, (2) Didactical Phenomenology, yang menghubungkan matematika dengan fenomena nyata, (3) Self-Developed Models yang membuat model dari masalah yang mereka kenal dan mengubahnya menjadi bentuk matematika yang lebih formal. RME juga terbukti efektif untuk meningkatkan kompetensi pemecahan masalah siswa dengan menghubungkan pembelajaran matematika dengan konteks nyata yang relevan sehingga siswa dapat mengembangkan pemahaman yang mendalam juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis yang diperlukan untuk memecahkan masalah. Implementasi RME dalam pembelajaran harus disesuaikan dengan jenjang pendidikannya, dan juga mempertimbangkan aspek kognitif dari siswa.
Analisis Diskriminan untuk Mengetahui Faktor yang Mempengaruhi Pilihan Peminatan pada Program Studi Matematika Di UINSU Clara, Nur Cellia; Hasibuan, Hani Maulida; Ayunda, Afrila; Khairani, Sabila; Cipta, Hendra
JURNAL JENDELA MATEMATIKA Vol. 3 No. 02 (2025): Jurnal Jendela Matematika: Edisi Juli 2025
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjm.v3i02.1706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pemilihan peminatan mahasiswa pada Program Studi Matematika di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). Terdapat dua peminatan yang ditawarkan, yaitu Statistika dan Operasi Riset. Data diperoleh dari 84 mahasiswa yang terbagi dalam dua kelompok peminatan, dan dianalisis menggunakan metode analisis diskriminan. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel minat dan bakat serta peluang kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan peminatan, sedangkan lingkungan sosial tidak memberikan pengaruh yang berarti. Fungsi diskriminan yang dibentuk mampu mengklasifikasikan peminatan mahasiswa dengan tingkat akurasi sebesar 76,2%. Temuan ini menekankan pentingnya pengenalan minat pribadi dan prospek karier dalam proses bimbingan akademik mahasiswa.