cover
Contact Name
Bhakti Prima Findiga Hermuttaqien
Contact Email
bhakti@unm.ac.id
Phone
+6285230026044
Journal Mail Official
pjpgsd@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. A. P. Pettarani, Tidung, Kec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 27989097     DOI : https://dx.doi.org/10.70713/pjp.v4i3.52377
Core Subject : Education,
Pembelajaran di PGSD maupun di Sekolah Dasar yang membahas tentang kurikulum, teknologi pembelajaran, manajemen sekolah, dan kebijakan pendidikan di sekolah dasar.
Articles 439 Documents
Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Melalui Kegiatan 5S Di SD Aisyiyah Qurrota A’yun Lina Maf'ula; Nasrullah Nasrullah; Nur Aivi
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v2i1.30568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter  (PPK) melalui kegiatan 5S “Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun” terhadap peserta didik SD Aisyiyah Qurrota A’yun. Pendidikan merupakan unsur yang sangat penting dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia. Sekolah Dasar merupakan sebuah pondasi dalam pembentukan mental dan karakter generasi bangsa. Mengimplementasikan nilai-nilai karakter dalam proses pembelajaran secara tematik dalam mata pelajaran sesuai dengan isi kurikulum tidaklah serta merta dapat   dilakukan. Terdapat beberapa hal yang harus dilakukan oleh guru. Guru harus menyiapkan perencanaan yang matang dan menyeluruh. Pemilihan materi pembelajaran yang dapat dintegrasikan dengan nilai-nilai Penguatan Pendidikan Karakter tentu harus dilakukan dengan tepat, agar mampu tersampaikan dengan baik kepada peserta didik. Kebutuhan dan karakteristik peserta didik juga sangat perlu dipertimbangkan dalam pengintegrasian nilai-nilai Penguatan Pendidikan Karakter dalam kelas. Berdasarkan hal tersebut, jelaslah bahwa guru merupakan salah satu pembentuk karakter peserta didik di sekolah. Guru perlu menyampaikan dari kelima nilai utama Penguatan Pendidikan Karakter yang ditanamkan pada siswa, yaitu religiusitas, nasionalisme, mandiri, gotong royong dan integritas. Kata kunci: Penguatan Pendidikan Karakter, Senyum Salam Sapa Sopan dan Santun
Penggunaan Media Tiga Dimensi Dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Kelas IV UPT SPF SD Negeri Sudriman I Syahrul Amri; Andi Ihsan; Baso Adil Mukarram
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v4i3.57817

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penggunaan media bangun ruang tiga dimensi dapat meningkatkan hasil belajar ipas kelas IV UPT SPF SD Negeri sudriman I. Jenis penelitian ini menggunakan tindakan kelas. Dengan model sikus yang berulang dan berkelanjutan. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan II siklus. Tiap siklusnya merupakan rangkaian kegiatan yang terdiri dari 1) Perencanaan, 2) Pelaksanaan tindakan 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Sabjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV UPT SPF SD Negeri sudriman I yang berjumlah 20 orang. Objek dalam, penelitian ini adalah hasil belajar materi bangun ruang. Instrumen yang digunakan berupa soal tes, lembar observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengguanaan media bangun ruang tiga dimensi pada mata pelajaran IPAS mampu peningkatan hasil belajar siswa. Berdasarkan Hasil dan pembahasan di kelas IV UPT SPF SD Negeri Sudriman I dapat dilihat hasil setelah diterapkan penggunaan media tiga dimensi mengalami peningkatan yakni dari 69,7% menjadi 78,5%. Begitu pula ketuntasan belajar siswa yang mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II.. Maka dengan kesimpulan bahwa dengan menggunakan media tiga dimensi dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata Pelajaran IPAS
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar IPA dengan Metode Pembelajaran Penemuan (Discovery) Pada Siswa Kelas VI SDN 1 Teteaji Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Sidenreng Rappang I Mulia Halim; Zaid Zainal; Taslim Tawil
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v3i1.30260

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya pembelajaran penemuan (discovery) dan ingin mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa setelah diterapkannya pembelajaran penemuan (discovery). Penelitian ini dilaksanakan di SDN 1 Teteaji, Subyek penelitian adalah siswa-siswi Kelas VI SDN 1 Teteaji. Penelitian ini dilaksanakan melalui 4 tahap, yaitu, (1) tahap perencanaan, (2) tahap pelaksanaan, (3) tahap pengamatan(observasi), dan (4) Tahap fefleksi. Hasil penelitian diketahui bahwa: Pembelajaran dengan penemuan (discovery) memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa dalam setiap siklus, dan diketahui juga bahwa Penerapan metode pembelajaran penemuan (discovery) dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang ditunjukan dengan hasil wawancara dengan sebagian siswa, rata-rata jawaban siswa menyatakan bahwa siswa tertarik dan berminat dengan metode pembelajaran penemuan (discovery) sehingga mereka menjadi termotivasi untuk belajar
Peningkatan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran Kelas IV Menggunakan Penerapan Model Problem Based Learning Kartini Kartini; Ahmad Syawaluddin; Alphian Sahruddin
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i2.26297

Abstract

Tujuan penelitian yaitu meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 2 Bantarbarang. Langkah kegiatan praktik mengajar meliputi Perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, test dan kajian dokumen. Teknik analisis data deskriptif kualitatif.  Hasil penelitian pada praktik mengajar 3 di peroleh data 70% Langkah model telah terlaksana dengan baik, dan keaktifan siswa mencapai 60% dari jumlah siswa. Temuan penelitian menunjukkan model pembelajaran Problem Based Learning secara bertahap dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran kelas IV, keterampilan guru, keaktifan dan hasil belajar IPA siswa mengalami peningkatan. Kesimpulan penelitian bahwa model pembelajaran Problem Based Learning yang dterapkan dengan baik dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran kelas IV.Kata Kunci: Model Pembelajaran Problem Based Learning; Keterampilan guru; Keaktifan siswa; Hasil belajar
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Melalui Model Problem Based Learning Pada Kelas IV SDN Pegadingan 06 Ratna Suryani
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 1, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v1i2.26517

Abstract

Penelitian ini didasari oleh masalah yang terjadi dalam pembelajaran di kelas IV SD, fokus masalah diuraikan sebagai berikut: bagaimana gambaran penerapan model pembelajaran Problem Based Learning untuk meningkatkan kualitas pembelajaran pada siswa kelas IV SD. Data awal yang di dapatkan menunjukkan bahwa pada kelas IV semester   I banyak siswa yang nilainya masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 70. Data hasil belajar dari 23 siswa, hanya 7 siswa (30 %) yang mendapat nilai diatas KKM dan sisanya 16 siswa (70%) nilainya dibawah KKM. Rendahnya hasil belajar disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu minat belajar siswa yang rendah, dan guru belum menggunakan model pembelajaran inovatif, serta media kurang menarik. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas IV tersebut dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL). Tujuan penelitian yaitu meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri Pegadingan 06. Langkah penelitian disesuaikan dengan tahapan pelaksanaan penelitian PTK yang meliputi Perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, test dan kajian dokumen. Teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar IPA siswa mengalami peningkatan. Keterampilan guru dalam pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning (PBL) siklus I memperoleh rata-rata skor siklus I yaitu 18 kriteria baik dan meningkat pada siklus IV dengan rata-rata skor 21 kriteria sangat baik. Aktivitas siswa pada siklus I memperoleh rata-rata skor 2,34 kriteria cukup dan meningkat pada siklus II dengan rata- rata skor 2,94 kriteria baik dan pada silkus III dengan rata rata skor 3 dengan kriteria baik. Ketuntasan belajar siswa siklus I adalah 53% ,sedangkan pada siklus II ketuntasan meningkat menjadi 70% dan siklus III ketuntasan meningkat menjadi 85%. Kesimpulan penelitian bahwa model pembelajaran Problem Based Learning yang dterapkan dengan baik dapat meningkatkan kualitas pembelajaran siswa kelas IV SD.Kata Kunci: Problem Based Learning; Model Pembelajaran; Kualitas Pembelajaran.
Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas V SD Inpres BTN IKIP 1 Kota Makassar Nur Hikmah; Sayidiman Sayidiman; Nasaruddin Nasaruddin
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 4, No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v4i1.29841

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan media audio visual terhadap pembelajaran IPS, untuk mengetahui gambaran hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS dan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di SD Inpres BTN IKIP 1 Kota Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa  kelas V SD Inpres BTN IKIP 1, sampelnya kelas Va berjumlah 21 siswa dan Vb berjumlah 21 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Prosedur penelitiannya mencakup tiga tahapan yaitu tahap persiapan,tahap pelaksanaan dan tahap tindak lanjut. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis data inferensial yang terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis yang menggunakan independent sample T-test. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes hasil belajar IPS berupa soal pretest dan posttest dimana pada nilai posttest mengalami peningkatan nilai siswa. Berdasarkan hasil analisis statistic inferensial diperoleh nilai P = 0,000 lebih kecil dari nilai α = 0,05. Hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa setelah penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Inpres BTN IKIP 1 Kota Makassar.
Peningkatkan Hasil Belajar IPA Melalui Penerapan Model Problem Based Learning Di Sekolah Dasar Putri Nuryani; Kamaruddin Hasan; Hairuddin Hairuddin
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 3 (2022): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v2i3.31051

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas V SDN Kramat 2 muatan pelajaran IPA. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Kramat 2 dengan jumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dimana terdapat satu kali pertemuan kegiatan pembelajaran pada tiap siklusnya. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kriteria keberhasilan penelitian yang ditetapkan untuk hasil belajar siswa adalah 75 untuk skala penilaian 1-100 sesuai dengan kriteria ketuntasan minimal muatan pelajaran IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA, keaktifan siswa meningkat berdasarkan data observasi yang diperoleh dari observer. Kemudian hasil belajar siswa yang menjadi fokus utama dalam penelitian ini juga mengalami peningkatan tiap siklusnya. Rata-rata hasil belajar siswa pada pra siklus hanya mencapai 67,9. Setelah diterapkan model PBL pada siklus I rata-rata nilai hasil belajar siswa meningkat menjadi 77,5 dan pada siklus II meningkat menjadi 85,4. Berdasarkan hasil di atas, dapat disimpulkan bahwa model PBL berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V di SDN Kramat 2. Kata kunci: IPA; hasil belajar; Project Based Learning
Peningkatan Prestasi Belajar Matematika Kelas III Materi Bilangan Ribuan Menggunakan Alat Peraga Muawanatun Muawanatun; Latri Aras; Nazwar Muslan
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v2i1.29029

Abstract

Mata pelajaran matematika kurang disukai oleh siswa sehingga berakibat prestasinya kurang memuaskan. Kenyataaan menunjukkan bahwa kurangnya minat siswa dalam pelajaran matematika ditandai dengan nilai ulangan harian yang sebagian besar ada di bawah rata-rata. Pada materi bilangan ribuan dari 18 siswa yang mencapai ketuntasan belajar hanya 5 anak atau sekitar 28% sedangkan sisanya mendapatkan nilai di bawah rata-rata. Melihat kenyataan seperti itu, maka penulis melakukan penelitian menggunakan alat peraga berupa dekak-dekak, tabel nilai tempat, dan simpoa dengan harapan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dan dapat menjadi motivasi supaya lebih kreatif dan inovatif dalam memilih teknik pembelajaran. tujuan khusus penelitian ini adalah ingin menganalisa sejauh mana peningkatan pembelajaran matematika pada materi bilangan ribuan menggunakan alat peraga. Penelitian dilakukan dengan 2 siklus perbaikan pembelajaran, dari data nilai siklus 1dan siklus 2 terdapat perbedaan yang signifikan. Sebelum penelitian, dari 18 siswa yang berhasil 5, gagal 13, dengan nilai rata-rata 62. Pada siklus 1 yang berhasil 9, gagal 9 dengan rata-rata 69. Sedangkan pada siklus 2 yang berhasil 17, gagal 1, dengan rata-rata 81. Dengan demikian terbukti bahwa dengan menggunakan alat peraga dapat meningkatkan prestasi belajar matematika khususnya materi bilangan ribuan di SDN Kertagena Laok 2. Kata Kunci: Belajar Matematika; Jumlah Ribuan; Atribut.
Peningkatan Keaktifan Belajar Matematika Siswa Kelas IV Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan Media Papan Berpaku Muh Musyawwir
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 3, No 3 (2023): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v3i3.52441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan model pembelajaran Kooperatif Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Papan Berpaku dapat meningkatkan keaktifan belajar Matematika siswa serta mengetahui penerapan model pembelajaran Make a Match dalam meningkatkan keaktifan belajar Matematika siswa. Penelitian ini dilaksanakan di UPT SDN 6 Bangkala Barat Kabupaten Jeneponto. Subjek penelitian yaitu kelas IV dengan jumlah siswa 11 orang. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK),  Penelitian ini menggunakan model pembelajaran Kooperatif Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Papan Berpaku dengan 2 dengan 4 tahapan yaitu: (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, (4) refleksi. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini menggunakan observasi dan dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada setiap siklus adapun hasil yang didapatkan pada siklus I keaktifan belajar siswa yaitu 60,24% kategori cukup tinggi dan pada siklus II mengalami peningkatan yaitu 83,24% kategori tinggi dan telah mencapai indikator keberhasilan yaitu 75%
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Menggunakan Model Problem Based Learning Hariati Hariati; Zaid Zainal; Yusmira Yusmira
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 2, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v2i1.31000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 90 Lenrang Kabupaten Soppeng. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas desain dari Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklusnya terdiri daru satu kali pertemuan dengan waktu pertemuannya adalah 2 x 35 menit, instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data meliputi instrumen tes dan non-tes. Intrumen tes yang berupa soal pilihan ganda digunakan untuk mengetahui hasil belajar siswa. Sedangkan instrument non-tes berupa lembar observasi untuk mengetahui keterlaksanaan model pembelajaran Problem Based Learning. Data yang dikumpul dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa pada siklus I, siswa yang mendapatkan hasil belajar terendah yaitu 70 dan tertinggi 85 dengan skor rerata sebesar 73. Selanjutnya pada siklus II menunjukkan nilai terendah 72 dan nilai tertinggi 95 dengan skor rata-rata hasil belajar siswa sebesar 80. Ketuntasan hasil belajar secara klasikal pada siklus I yaitu 50% (kategori sedang) dan pada siklus II terjadi peningkatan yakni 75,0% (kategori tinggi). Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning berhasil meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 90 Lenrang Kabupaten Soppeng. Kata kunci: Hasil Belajar Siswa; Problem Based Learning; Siswa SD