cover
Contact Name
Bhakti Prima Findiga Hermuttaqien
Contact Email
bhakti@unm.ac.id
Phone
+6285230026044
Journal Mail Official
pjpgsd@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. A. P. Pettarani, Tidung, Kec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 27989097     DOI : https://dx.doi.org/10.70713/pjp.v4i3.52377
Core Subject : Education,
Pembelajaran di PGSD maupun di Sekolah Dasar yang membahas tentang kurikulum, teknologi pembelajaran, manajemen sekolah, dan kebijakan pendidikan di sekolah dasar.
Articles 469 Documents
Peningkatan Keterampilan Bertanya Siswa Sekolah Dasar Melalui Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Juita, Lilis; Nasaruddin, Nasaruddin; Rismayanti, Rismayanti
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i3.56906

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kesulitan belajar yang masih di alami siswa, yakni rendahnya keterampilan bertanya mereka selama pelaksanaan proses pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan bertanya siswa melalui penerapan model pebelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran tematik di kelas I-A SD Negeri 24 Salemba. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas I-A SD Negeri 24 Salemba sebanyak 19 orang. Data pada penelitian ini diperoleh melalui observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pra siklus keterampilan bertanya siswa berada pada kategori rendah dengan rata-rata hanya sebesar 60%. Pada siklus I terjadi sedikit peningkatan keterampilan bertanya siswa menjadi 65%. Kemudian pada siklus II kembali terjadi peningkatan yang signifikan pada keterampilan bertanya siswa menjadi 80%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan yang signifikan pada keterampilan bertanya siswa di kelas I-A SD Negeri 24 Salemba melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL).
Meningkatkan Keaktifan Siswa Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning Manurun, Winda; Makkasau, Andi; Komba', Siskaria Toding
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i3.56885

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan keaktifan siswa melalui model pembelajaran problem based learning (PBL). Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan secara kolaboratif dan partisipatif dan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 8 Kesu’ dengan jumlah siswa 10  siswa perempuan dan 14 siswa laki-laki. , waktu penyelenggaraan penelitiannya adalah semester ganjil pada tahun ajaran 2023/2024. Dari hasil penelitian yang dilakukan sebanyak 2 siklus, pada siklus I keaktifan siswa diperoleh 50% sedangkan pada siklus 2 keaktifan siswa 75%. Dapat disimpulkan bahwa keaktifan siswa dalam pembelajaran melalui model pembelajaran problem based learning mengalami peningkatan dari 50% menjadi 75%.
Pengembangan Multiply Cards Berbasis Digital Sebagai Media Pembelajaran Materi Perkalian Pada Siswa Kelas IV SD NO 167 Inpres Malewang Kabupaten Takalar Rofika, Nurul; Syawaluddin, Ahmad; Raihan, Siti
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i3.62856

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) mengembangkan produk multiply cards berbasis digital sebagai media pembelajaran materi perkalian pada siswa kelas IV SD No 167 Inpres Malewang Kabupaten Takalar, dan (2) mengetahui kelayakan produk tersebut. Pengembangan ini menggunakan model Allessi and Trollip yang meliputi tiga tahap utama: planning, design, dan development, serta atribut standards, ongoing, dan evaluation. Uji validitas multiply cards (uji alpha) dilakukan oleh 1 ahli materi dan 1 ahli media, sedangkan subjek uji beta melibatkan 1 guru wali kelas IV dan 14 siswa kelas IV SD No 167 Inpres Malewang Kabupaten Takalar. Data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif. Hasil uji alpha menunjukkan kelayakan sebesar 92.50% (sangat layak) dari ahli materi dan 97.22% (sangat layak) dari ahli media. Uji beta oleh pengguna menunjukkan hasil 90.66% pada uji One To One, 90.07% dari penilaian 14 siswa, dan 94.66% dari penilaian guru, semuanya dalam kategori sangat layak. Berdasarkan penilaian tersebut, dapat disimpulkan bahwa produk multiply cards berbasis digital ini sangat layak digunakan untuk siswa kelas IV SD.
Hubungan Kesiapan Guru dengan Hasil Belajar Tematik Kelas V Sekolah Dasar di Gugus 2 Kecamatan Tamalate Kota Makassa Fatwa, Nurul; Idrus, Nur Abidah; Raihan, Siti
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v6i1.43624

Abstract

AbstractThis research is a quantitative research with a correlational type which aims to look at the relationship between teacher readiness and thematic learning outcomes for Class V elementary schools in Cluster 2, Tamalate District, Makassar City. This research instrument uses a questionnaire and documentation. Based on the descriptive statistics table, teacher readiness has low (50%), medium (17%), and high (33%) categories. Class V student learning outcomes), 37% in the score category 61-80 (high) and 26% in the score category 41-60 (moderate). This study used the Kolmogrov-Smirnov test with a sig value of 0.200 > 0.05 so it can be concluded that the variable data on teacher readiness and learning achievement are normally distributed. In terms of testing with a significance level of 5% based on the calculation results it is known that the significance value is 0.877 > 0.05 so that there is a linear relationship between the variables. Based on the results of the product moment correlation analysis, the relationship between teacher readiness and learning outcomes of fifth grade elementary school students in Cluster 2 Tamalate District, Makassar City, obtained a value of -0.204 while it was 2.77645 at a significant level of 5% and N = 6. From the results of this analysis it can be seen that the value < (-0.204 < 2.77645 ). Based on this analysis, it can be concluded that there is no significant relationship between teacher readiness and learning outcomes of fifth grade elementary school students in Cluster 2, Tamalate District, Makassar City. Keywords: teacher readiness, learning outcomes, relationships
Analisis Jiwa Leadership Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Paskibra Pada Siswa Kelas V SD Negeri Srondol Wetan 02 Aura, Fisabillah; ., Faiqussabila; Arifah, Siti Lilik Ulya; Nuryadi, Anisha Anggi; Maelani, Dea Ananda Eka; Kiptiyah, Siti Maryatul
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i3.62982

Abstract

Penelitian "Analisis Jiwa Leadership Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Paskibra pada Siswa Kelas V SD Negeri Srondol Wetan 02" meneliti tentang efektivitas ekstrakulikuler paskibraka dalam mengembangkan jiwa leadership siswa. Metode deskriptif kualitatif dianggap cocok dengan penelitian ini, tentunya dengan instrumen observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Mengidentifikasi pola sebagai bentuk analisis data dalam pengembangan leadership siswa. Dukungan dari sekolah, komite, dan orang tua sangat penting dalam pengembangan jiwa kepemimpinan siswa. Faktor pendukung meliputi sarana dan prasarana, motivasi siswa, serta pembimbing berpengalaman. Namun, terdapat faktor penghambat seperti kurangnya motivasi dan pengawasan dari pembimbing. Dengan mengatasi hambatan ini, pengembangan jiwa kepemimpinan pada siswa dapat berjalan lebih efektif dan efisien. Kegiatan Paskibra di SD Negeri Srondol Wetan 02 memainkan peran penting dalam pembentukan jiwa leadership siswa, memberikan mereka keterampilan berkomunikasi, inisiatif, kerja tim, dan tanggung jawab yang kuat untuk masa depan.
Penerapan Metode Mind Mapping dalam meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Narasi Siswa Kelas IV SD 1 Kassi Layuk, Reskiana Tombi
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i3.52687

Abstract

Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampila menulis narasi melalui penerapan metode Mind Mapping. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan beberapa siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Kassi dengan jumlah siswa 32 orang yang memiliki kesulitan dalam menulis narasi. Rancangan penelitian ini dilaksanakan pada tiap siklusnya yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan metode mind mapping dapat meningkatkan kemampuan menulis naras siswa kelas IV SD Negeri 1 Kassi.
Pengaruh Pendekatan Realistic Mathematic Education Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Siswa Kelas V Sdn 32 Mannagae Kecamatan Tanasitolo Kabupaten Wajo Kaleleng, Andi Ainul Yaqin; Aras, Latri; Patta, Rahmawati
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v5i3.62526

Abstract

Literasi numerasi memainkan peran penting dalam memungkinkan siswa meningkatkan kemahiran matematikanya dan mengembangkan keterampilan penting lainnya yang relevan dengan pembelajaran abad ini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pendekatan Realistic Mathematic Education dan kemampuan literasi numerasi siswa serta menguji pengaruh pendekatan Realistic Mathematic Education terhadap kemampuan literasi numerasi siswa kelas V. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis Pre-Experimental tipe One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 32 Mannagae, dengan sampel 27 siswa menggunakan teknik Total Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan keterlaksanaan pendekatan Realistic Mathematic Education pada siswa terdapat perubahan signifikan dalam kemampuan literasi numerasi siswa, dengan rata-rata posttest berada pada kategori tinggi. Hasil analisis inferensial diperoleh perbedaan pengaruh pendekatan Realistic Mathematic Education terhadap  kemampuan literasi numerasi siswa jika dibandingkan pada saat belum diberikan treatment. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: (1) proses pembelajaran menerapkan pendekatan Realistic Mathematic Education Sangat Baik, (2) hasil tes siswa menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi numerasi siswa, dan (3) terdapat pengaruh pendekatan Realistic Mathematic Education terhadap kemampuan literasi numerasi siswa kelas V SDN 32 Mannagae.
Manfaat Penggunaan Metode Role Playing Terhadap Pembelajaran Matematika SD Amaliya, Estri
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v6i1.58272

Abstract

AbsatrakTujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui manfaat dari metode role playing dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar apakah  memberikan dampak yang cukup signifikan. Metode ini juga memungkinkan siswa untuk terlibat aktif dalam proses pembelajaran, meningkatkan pemahaman konsep matematika, dan mengembangkan keterampilan sosial mereka. Disini siswa berperan sebagai tokoh dalam situasi matematika yang relevan, memungkinkan mereka mengaplikasikan teori matematika dalam konteks nyata. Ini dapat meningkatkan motivasi siswa, mengurangi kecemasan terhadap matematika, dan meningkatkan kemampuan Pemehaman materi. Metode role playing juga memungkinkan guru untuk mengevaluasi pemahaman siswa dengan lebih baik, serta memberikan umpan balik yang lebih personal. Penggunaan metode ini dapat membantu menciptakan pembelajaran matematika yang lebih menyenangkan, interaktif, dan efektif di tingkat sekolah dasar.Keyword : Bermain peran, pembelajaran matematika, Sekolah Dasar, pendidikan matematika SD, Manfaat Role playing
Perkembangan Kognitif Siswa Kelas Rendah Sekolah Dasar Melalui Model PBL Ulyawati, Ulyawati; Hotimah, Hotimah
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 5, No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v6i1.22822

Abstract

The purpose of this study was to find out the cognitive development of low-grade students and an overview of the cognitive development of low-grade students through the use of the PBL model. As for the research method, use literature review. Then the selection of relevant articles based on several databases such as indexed Google Scholar and Taylor &Francis, as well as articles entered maximum 10 years ago. The selection of articles in this study as many as 16 writings, including national articles 13 writings and international articles 3 writings in the priode June-July 2021. The results of the study, showed based on the age range of low-grade elementary school students are at 7-9 years that has entered concrete operations. The PBL is described as an ideology directed at the tradition of experience, where actual development is determined by self-solving and the level of potential development is determined through problem solving under the guidance of adults or in collaboration with more capable peers. Based on 8 national articles obtained related to the use of PBL learning models in developing low-grade students' cognitive, showing students' cognitive development during learning with the dominant PBL model shows changes in learning outcomes, critical thinking skills, problem solving, and process skills.