cover
Contact Name
Eka Imbia Agus Diartika
Contact Email
ipssjjournal@gmail.com
Phone
+6285704375455
Journal Mail Official
ipssjjournal@gmail.com
Editorial Address
Ds. Kepuh No. 10 Tulungagung, Kab. Tulungagung, Jawa Timur
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
IPSSJ
ISSN : -     EISSN : 30644011     DOI : -
Integrative Perspectives of Social and Science Journal (IPSSJ) dengan E-ISSN 3064-4011 merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti ilmu sains, teknik, pendidikan, ilmu sosial humaniora, bahasa/linguistik, kesehatan, serta ekonomi dan bisnis. Focus & Scope : ilmu sains, teknik, pendidikan, ilmu sosial humaniora, bahasa/linguistik, kesehatan, serta ekonomi dan bisnis. Edisi Terbit: Dipublikasikan 4 kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,030 Documents
MANAJEMEN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN SPIRITUAL SISWA DI MA NW SUMBAWA Fenny Nur Oktary, Sofyan Haryadi
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pendidikan karakter dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa di Madrasah Aliyah Nahdlatul Wathan (MA NW) Sumbawa. Fokus penelitian meliputi aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi program pendidikan karakter yang berorientasi pada nilai-nilai spiritual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala madrasah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pendidikan karakter di MA NW Sumbawa dilaksanakan secara sistematis melalui integrasi nilai-nilai keagamaan dalam kurikulum, program pembiasaan, serta keteladanan pimpinan dan guru. Faktor pendukung meliputi komitmen lembaga dan budaya religius, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana dan perbedaan latar belakang siswa. Secara keseluruhan, manajemen pendidikan karakter yang efektif berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa.
MEDIA DAN KEKERASAN SEKSUAL: ANALISIS KRITIS PEMBERITAAN DOKTER ANESTESI RSHS DENGAN PENDEKATAN SARA MILLS Kevin Irgi Fahrezaldy; Yohanes Yuanata Dwitama; Nara Garini Ayuningrum
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus kekerasan seksual yang melibatkan tenaga medis di Indonesia menunjukkan bahwa relasi kuasa masih menjadi persoalan serius, terutama ketika korban berada pada posisi yang lemah secara struktural maupun simbolik. Media massa memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman publik terhadap kasus-kasus kekerasan seksual melalui pilihan bahasa, sudut pandang, dan penekanan tertentu dalam pemberitaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media online merepresentasikan kasus dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh dokter residen anestesi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dengan menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis model Sara Mills. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan data berupa teks berita dari media online nasional. Fokus analisis diarahkan pada posisi subjek–objek serta posisi pembaca dalam teks pemberitaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media secara konsisten memposisikan pelaku sebagai subjek yang memiliki otoritas profesional, sementara korban ditempatkan sebagai objek empati yang tidak memiliki ruang suara langsung. Selain itu, pembaca diarahkan untuk mengecam pelaku dan menuntut tanggung jawab institusi terkait.
TINJAUAN TERKINI REGULASI DAN MANAJEMEN KLINIS KERACUNAN KARBON MONOKSIDA Syifa Adina Putri
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karbon monoksida merupakan suatu gas yang tidak berwarna dan tidak berbau, karena hal ini, ia disebut dengan istilah “silent killer”. Gas ini dihasilkan dari aktivitas pembakaran bahan bakar fosil yang tidak sempurna. Insiden keracunan gas CO cenderung stabil dalam 25 tahun terakhir. Sumber gas CO antara lain berasal dari mesin, kebakaran, dan peralatan bertenaga gas, seperti tungku dan kompor. Gejala yang ditimbulkan bervariasi, mulai dari pusing ringan hingga kegagalan organ yang fatal. Diagnosis keracunan CO memerlukan pemeriksaan penunjang seperti analisis COHb, CT-scan, atau MRI untuk mendeteksi dampak pada tubuh. Penanganan yang cepat dan tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Upaya pencegahan termasuk pengendalian emisi kendaraan bermotor dan penggunaan alat pemanas yang aman, sejalan dengan regulasi yang ada di Indonesia. Kesadaran masyarakat akan bahaya CO dan pengelolaannya perlu ditingkatkan untuk meminimalkan risiko keracunan ini di masa mendatang.
TINJAUAN MANAJEMEN TERKINI KRISIS HIPERTENSI: PERBEDAAN PENDEKATAN DIAGNOSTIK ANTARA HIPERTENSI EMERGENSI DAN URGENSI Shafira Salsabila
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis hipertensi adalah suatu kondisi klinis yang ditandai dengan tekanan darah yang sangat tinggi yang dapat menyebabkan atau telah terjadi kelainan target organ. Krisis hipertensi didefinisikan sebagai peningkatan  tekanan darah secara akut dan progresif (sistolik ≥ 180 mmHg dan atau tekanan diastolik ≥ 120 mmHg) yang membutuhkan penanganan segera. Sangat penting untuk melakukan triase dini yaitu upaya secara dini untuk membedakan hipertensi darurat versus hipertensi urgensi untuk memastikan pemberian terapi yang paling tepat untuk setiap pasien. Ciri pembeda utama dari keadaan hipertensi darurat yang sebenarnya dengan hipertensiurgensi adalah adanya kerusakan organ target akut yang sedang berlangsung, bukan derajat peningkatan TD itu sendiri. Kedaruratan hipertensi dapat berkembang secara de novo atau sebagai komplikasi dari hipertensi esensial atau sekunder yang mendasarinya. Kondisi ini, jika tidak diobati, mempunyai angka kematian yang sangat tinggi, sehingga harus segera mendapatkan terapi anti-hipertensi secara intravena jangka pendek, mudah dititrasi, dan dalam kondisi yang dipantau pada ruang rawat intensif.
POLITIK PENDIDIKAN KOLONIAL DAN STRATIFIKASI SOSIAL DI SULAWESI SELATAN (1932-1934) Wins Senor
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menganalisis politik pendidikan kolonial Belanda di Celebes (Sulawesi) pada periode 1933-1934 berdasarkan laporan resmi Gouverneur van Celebes, L.J.J. Caron. Dengan menggunakan metode penelitian sejarah kritis terhadap arsip kolonial sebagai sumber primer, penelitian ini mengungkap bagaimana sistem pendidikan berfungsi sebagai instrumen efektif untuk melanggengkan stratifikasi sosial berdasarkan ras (Eropa, Cina, dan Pribumi) dan mengonsolidasi kekuasaan kolonial. Analisis menunjukkan bahwa meskipun terdapat perluasan akses pendidikan bagi pribumi melalui volksscholen (sekolah rakyat), strukturnya tetap hierarkis dan diskriminatif, menciptakan ketidaksetaraan. Tulisan ini berargumen bahwa kebijakan pendidikan pada masa tersebut tidak hanya mencerminkan politik etis yang pragmatis, tetapi juga respons terhadap tekanan ekonomi Depresi Besar 1930-an, yang terlihat dari pemotongan anggaran, rasionalisasi guru, dan ketergantungan pada uang sekolah. Penelitian ini menyumbang pada pemahaman yang lebih kompleks tentang warisan kolonial dalam sistem pendidikan Indonesia, menunjukkan bahwa modernisasi dan segregasi berjalan beriringan.
PENGEMBANGAN MEDIA PUZZLE MATERI ORGAN GERAK HEWAN DAN MANUSIA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN LITERASI SAINS DI KELAS V DI SEKOLAH DASAR Mochamad Agil Samego, Farida Istianah
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media puzzle berbasis jigsaw pada materi organ gerak hewan dan manusia guna meningkatkan pemahaman literasi sains peserta didik kelas V SDN Kebonsari 1/414 Surabaya. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analyze, De-sign, Development, Implement, Evaluate). Pada tahap analisis ditemukan bahwa pembelajaran masih menggunakan media terbatas sehingga siswa kurang fokus dan mengalami kesulitan me-mahami materi. Media puzzle kemudian dirancang dengan lima lapisan (layer) yang memuat kon-ten organ gerak, disesuaikan dengan capaian pembelajaran IPAS. Produk divalidasi oleh ahli media dan ahli materi dengan persentase kelayakan masing-masing 89% dan 84%, serta dikategorikan “sangat valid”. Uji coba lapangan melibatkan 21 siswa kelas V, dan hasil angket respon peserta didik menunjukkan kepraktisan sebesar 90% (“sangat praktis”). Keefektifan media diukur melalui pre-test dan post-test dengan ketuntasan meningkat dari 64% menjadi 92%. Perhitungan N-Gain menunjukkan nilai rata-rata 0,6 dengan kategori peningkatan sedang–tinggi. Hasil penelitian me-nyimpulkan bahwa media puzzle yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif dalam meningkat-kan pemahaman literasi sains peserta didik. Media ini juga mampu meningkatkan keterlibatan, mo-tivasi, dan aktivitas belajar siswa selama proses pembelajaran.
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH BERBANTUAN KARTU DOMINO DALAM MATA PELAJARAAN SEJARAH TERHADAP KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI PESERTA DIDIK KELAS XI SMAS KARTIKA IV- 3 SURABAYA Azalia Putri Aisyah; Dinar Rizky Listya Putri
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match berbantuan media kartu domino terhadap keterampilan komunikasi peserta didik pada pembelajaran sejarah kelas XI SMAS Kartika IV-3 Surabaya. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya keterampilan komunikasi peserta didik yang terlihat melalui observasi awal dan hasil angket pra-penelitian, di mana sebagian besar peserta didik berada pada kategori kurang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match yang dipadukan dengan media kartu domino berbasis gamifikasi guna menciptakan pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pre-test-Post-test. Sampel penelitian berjumlah 32 peserta didik kelas XI-C yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi angket keterampilan komunikasi serta lembar observasi yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda, uji t parsial, uji F simultan, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan komunikasi peserta didik dengan koefisien regresi sebesar 0,403 dan signifikansi 0,002; (2) media kartu domino berpengaruh signifikan dengan koefisien regresi sebesar 0,509 dan signifikansi 0,000; (3) secara simultan, kedua variabel bebas tersebut berpengaruh signifikan terhadap keterampilan komunikasi dengan nilai F hitung 18,252 dan signifikansi 0,000; (4) besarnya pengaruh simultan model Make a Match dan media kartu domino ditunjukkan oleh koefisien determinasi (R²) sebesar 0,557 variasi keterampilan komunikasi dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan model Make a Match berbantuan media kartu domino efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi peserta didik pada pembelajaran sejarah. Penerapan media gamifikasi terbukti mampu meningkatkan keterlibatan, interaksi, serta keberanian peserta didik dalam menyampaikan pendapat dan berdiskusi.
ANALISIS KEMAMPUAN READING COMPREHENSION (PEMAHAMAN MEMBACA) SISWA KELAS XI SMA KARTIKA IV-3 SURABAYA PADA PEMBELAJARAN SEJARAH Regita Anastacia Bahrum; Dinar Rizky Listyaputri, Agus Suprijono, Corry Liana
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan reading comprehension merupakan fondasi utama dalam pembelajaran sejarah yang menuntut siswa untuk tidak sekadar membaca, melainkan menafsirkan dan merekonstruksi peristiwa masa lalu melalui konsep berpikir sejarah (The Big Six). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemampuan reading comprehension siswa serta menggali faktor-faktor kualitatif yang melatarbelakangi kesenjangan kemampuan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode mix methods dengan desain sequential explanatory. Subjek penelitian adalah 21 siswa kelas XI-B2 SMA Kartika IV-3 Surabaya. Instrumen yang digunakan meliputi tes pemahaman membaca, kuesioner, observasi, dan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif untuk data kuantitatif dan analisis tematik model Miles dan Huberman untuk data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tingkat kemampuan reading comprehension siswa berada pada kategori "Baik" dengan nilai rata-rata 71,43. Namun, di balik rata-rata tersebut, ditemukan polarisasi kemampuan yang signifikan dengan Simpangan Baku 15,29, di mana kelas terbagi menjadi kelompok berkemampuan "Sangat Baik" (28,6%) dan kelompok "Kurang" (23,8%). Temuan kualitatif mengungkap bahwa kesenjangan ini disebabkan oleh gradasi strategi kognitif yang bertingkat: siswa berkemampuan tinggi (Rasional) menerapkan deep processing dengan merekonstruksi makna secara utuh; siswa berkemampuan sedang (Multistruktural) menerapkan strategic processing yang bersifat prosedural-akumulatif dengan mencatat poin penting; sedangkan siswa berkemampuan rendah (Unistruktural) terjebak pada surface processing yang bersifat mekanis dan repetitif. Temuan ini mengindikasikan bahwa hambatan utama literasi sejarah terletak pada perbedaan fundamental mekanisme pemrosesan informasi siswa. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pembelajaran terdiferensiasi dan pengajaran strategi literasi historis secara eksplisit.
ANALISA KINERJA SIMPANG BERSINYAL(Studi Kasus Simpang Tiga Bersinyal Grand City Kota Balikpapan) Hendri Saputra
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpang bersinyal merupakan salah satu elemen penting dalam sistem transportasi perkotaan yang berfungsi mengatur pergerakan lalu lintas agar tetap aman dan efisien. Pertumbuhan jumlah kendaraan yang terus meningkat di Kota Balikpapan menyebabkan terjadinya peningkatan volume lalu lintas, khususnya pada simpang tiga bersinyal Grand City yang merupakan salah satu titik dengan aktivitas lalu lintas cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja simpang bersinyal Grand City Kota Balikpapan berdasarkan volume lalu lintas, derajat kejenuhan, panjang antrean, tundaan, serta tingkat pelayanan simpang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan analisis data menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI). Data yang digunakan terdiri dari data primer berupa volume lalu lintas, waktu sinyal, dan tundaan kendaraan, serta data sekunder berupa kondisi lingkungan dan karakteristik simpang. Pengumpulan data dilakukan melalui survei lapangan selama tiga hari pada jam-jam puncak lalu lintas. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja simpang tiga Grand City mengalami kondisi kejenuhan pada jam puncak tertentu, ditandai dengan tingginya derajat kejenuhan dan tundaan kendaraan. Berdasarkan hasil tersebut, diperlukan evaluasi dan alternatif pengaturan sinyal lalu lintas guna meningkatkan kinerja simpang dan mengurangi kemacetan.
REPRESENTASI PENINDASAN PEREMPUAN DALAM FILM “TUHAN, IZINKAN AKU BERDOSA” KARYA HANUNG BRAMANTYO: PERSPEKTIF FEMINISME SOSIALIS Siti Fatonah; Ahmad Khairuttamami; Haswinda Harpriyanti
Integrative Perspectives of Social and Science Journal Vol. 3 No. 01 Januari (2026): Integrative Perspectives of Social and Science Journal
Publisher : PT Wahana Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film Tuhan, Izinkan Aku Berdosa menghadirkan narasi kritis tentang kemunafikan religius, penindasan terhadap perempuan dalam struktur sosial patriarkal. Tokoh utama, Kiran, digambarkan sebagai perempuan religius yang taat beragama dan memiliki integritas moral. Namun, kehidupannya berubah drastis ketika ia difitnah oleh Abu Darda, seorang pemimpin agama yang memiliki kekuasaan simbolik dan sosial yang kuat di lingkungan masyarakat. Fitnah tersebut menyebabkan Kiran kehilangan kepercayaan publik, mengalami pengucilan sosial, serta tidak mendapatkan dukungan dari lingkungannya bahkan dari keluarganya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk penindasan perempuan, relasi kuasa patriarki yang di atas namakan agama, serta bentuk perlawanan tokoh perempuan dalam film melalui perspektif feminisme sosialis. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis adegan, dialog, dan alur cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini merepresentasikan keterkaitan antara patriarki, kekuasaan religius, dan kontrol sosial terhadap tubuh serta moral perempuan. Film ini juga menyampaikan pesan moral mengenai pentingnya keadilan, empati, dan sikap kritis dalam memaknai religiusitas.