cover
Contact Name
Rusdyi Habsyi
Contact Email
rusdy.habsy@gmail.com
Phone
+6281356476549
Journal Mail Official
jimatjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jln. Kampus STKIP Kie Raha kel. Sasa Kota ternate. Gedung D Lantai 1. Program Studi Pendidikan Matematika Institut Sains dan Kependidikan Kie Raha Maluku Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Matematika (JIMAT)
ISSN : -     EISSN : 27741729     DOI : https://doi.org/10.5281/zenodo.
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Matematika (JIMAT) adalah terbitan berkala ilmiah (e-ISSN: 2774-1729) yang menyajikan informasi-informasi terkini di bidang Pendidikan Matematika dan Sains Matematika, melalui artikel-artikel baik yang berbasis penelitian lapangan maupun kajian literatur. Melalui terbitan-terbitan ini, JIMAT menempuh misi untuk mendistribusikan informasi serta mengembangkan ilmu pengetahuan khususnya di bidang Pendidikan Matematika dan Sains Matematika. Dengan menggunakan Open Journal System (OJS), JIMAT dapat diakses secara luas dan para peneliti dapat men-submit hasil-hasil penelitian yang dikemas dalam bentuk artikel dengan mengikuti panduan-panduan yang telah disediakan oleh JIMAT.
Articles 136 Documents
Relevansi Teori Belajar Matematika Peter Sheal, Anand, dan Duckworth bagi Guru di Era Kurikulum Merdeka Salsabila, Naesyalova Danu; Rani, Puspita Maha; ., Kusno
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 7 No 1 (2026): Januari-Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v7i1.1204

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi matematika siswa Indonesia pada hasil PISA dan TIMSS yang menunjukkan perlunya transformasi metode pengajaran. Masalah utama terletak pada dominasi metode pengajaran tradisional yang monoton sehingga menghambat motivasi dan keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini bertujuan mengkaji relevansi teori Peter Sheal, Ananda, dan Duckworth sebagai landasan pedagogis dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Menggunakan metode studi pustaka (library research), hasil penelitian menunjukkan bahwa teori Peter Sheal menekankan pengalaman langsung yang mampu meningkatkan retensi pengetahuan hingga 90% melalui aktivitas praktis dan komunikasi. Teori Ananda mengedepankan pendekatan PAKEM dan disiplin mental untuk membangun partisipasi aktif serta kemandirian siswa. Sementara itu, teori Duckworth menonjolkan konsep grit dan konstruktivisme agar siswa memiliki ketekunan dalam menghadapi tantangan matematika yang kompleks. Sintesis ketiga teori ini menciptakan kerangka kerja sinergis yang memberikan aspek kebermaknaan, keterlibatan aktif, dan ketangguhan mental. Kesimpulannya, penggabungan ketiga teori tersebut menawarkan solusi inovatif bagi guru untuk menciptakan pembelajaran yang kontekstual, partisipatif, dan berpusat pada siswa sesuai tuntutan pendidikan abad ke-21.
Pengembangan Media Digital Interaktif Canva Terintegrasi Wordwall dalam Pembelajaran Penjumlahan dan Pengurangan Berlandaskan Teori Bruner Aritonang, Natalina; Budiarti, Risma Hasna; Saadah, Arafatus; Nurussama, Alfiana
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 7 No 1 (2026): Januari-Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v7i1.1215

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah dasar memerlukan pendekatan yang menyenangkan dan interaktif agar siswa mampu memahami konsep dasar berhitung secara konkret. Salah satu permasalahan yang sering muncul adalah rendahnya minat dan pemahaman siswa terhadap materi penjumlahan dan pengurangan akibat penyajian pembelajaran yang monoton. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Canva dan Wordwall yang dirancang menggunakan model ADDIE dan berlandaskan teori belajar Bruner. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji tingkat validitas, kepraktisan, serta efektivitas media dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap konsep operasi bilangan. Penelitian ini termasuk jenis Research and Development (R&D) yang dilaksanakan di SD Plus Al-Barokah dengan melibatkan siswa kelas II sebagai subjek penelitian. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket validasi ahli materi dan ahli media, serta angket respon siswa untuk menilai kepraktisan penggunaan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media interaktif yang dikembangkan memperoleh kriteria sangat valid dari para ahli, dengan tampilan visual dan interaktivitas yang menarik serta sesuai dengan kebutuhan belajar siswa sekolah dasar. Selain itu, respon siswa menunjukkan bahwa media ini sangat praktis, mudah digunakan, dan mampu menumbuhkan motivasi belajar. Berdasarkan hasil tersebut, media interaktif berbasis Canva dan Wordwall ini layak digunakan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika, sekaligus mendorong guru untuk lebih kreatif memanfaatkan teknologi digital dalam kegiatan belajar.
Implementasi Bahan Ajar Google Sites pada Materi Komposisi Fungsi SMK Negeri di Cirebon Huda, Huda; Pramuditya, Surya Amami
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 7 No 1 (2026): Januari-Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v7i1.1231

Abstract

Keterbatasan ketersediaan buku pegangan dan bahan ajar cetak di sekolah kejuruan berdampak pada rendahnya kemandirian dan pemahaman siswa terhadap konsep matematika yang bersifat abstrak. Kondisi ini menuntut pengembangan bahan ajar digital yang mudah diakses, terstruktur, dan mampu memfasilitasi visualisasi konsep. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar digital berbasis Google Sites serta menguji keefektifannya dalam meningkatkan pemahaman siswa pada salah satu materi matematika tingkat sekolah menengah kejuruan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan produk, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 34 siswa kelas X di salah satu SMK Negeri di Cirebon. Instrumen penelitian meliputi tes pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa, serta angket untuk mengetahui respons siswa terhadap media yang dikembangkan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil pretest dan posttest serta persentase tanggapan angket. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa yang signifikan, ditandai dengan kenaikan persentase jawaban benar dari 41,2% pada pretest menjadi 97,06% pada posttest, serta berkurangnya kesalahan konseptual dalam menyelesaikan soal. Respons siswa juga menunjukkan penilaian positif pada aspek teknis, pedagogis, dan estetika media. Temuan ini mengindikasikan bahwa bahan ajar berbasis Google Sites efektif digunakan sebagai alternatif sumber belajar digital dan berpotensi mendukung pembelajaran mandiri serta diferensiasi pembelajaran matematika di sekolah kejuruan.
Pengembangan Media Canva Interaktif Pada Materi Penjumlahan Bilangan Asli di Kelas 1 Sekolah Dasar Purba, Helena Auria BR; Novianti, Vera; AR Rasyid, Muhammad Hafidz Zikri; Nurussama, Alfiana; Putri, Hafiziani Eka
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 7 No 1 (2026): Januari-Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v7i1.1232

Abstract

Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mempermudahkan pemahaman literasi numerasi siswa kelas 1 sekolah dasar pada materi bilangan asli melalui penggunaan media pembelajaran yang interaktif. Media ini bertujuan untuk membantu siswa agar dapat memvisualisasikan konsep penjumlahan bilangan asli kedalam kehidupan sehari-hari sehingga memudahkan mereka mengembangkan media pembelajaran melalui Canva Interaktif dengan materi penjumlahan bilangan aslidalam memahami materi pembelajaran tersebut.Penelitian ini menggunakan metode ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation .Subjek penelitian dilakukan di SDN 6 Ciseureuh, Purwakarta.Instrumen pengumpulan data dilakukan dengan lembar validasi ahli materi, ahli media dan angket respon siswa. Data yang didapat kemudian di analisis secara kuantitatif dengan teknik persentase untuk menentukan kelayakan media tersebut. Dari hasil data validasi ahli materi sebesar 92,74% dan validasi dari ahli media sebesar 92,42% dengan kategori sangat valid. Kemudian ada angket respon siswa yang dimana memperoleh presentase 99,27% yang dimana presentase ini masuk kedalam kategori sangat praktis. Maka disimpulkan bahwa media Canva Interaktif yang dikembangkan oleh peneliti layak untuk digunakan dalam pembelajaran dan membantu pemahaman konsep bilangan asli pada kelas 1 sekolah dasar.Untuk penelitian selajutnya juga dapat menggunakan media yang menambahkan audio yang lebih berkualitas.
Integrasi Pembelajaran Berbasis Literasi Numerasi Dalam Kurikulum Merdeka Untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa Kelas III SD Zulaeha, Ode; Umasugi, Masrifa; Tenry, Fiqih Aprian
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 7 No 1 (2026): Januari-Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v7i1.1251

Abstract

Pembelajaran matematika disekolah dasar sering menghadapi tantangan berupa rendahnya kemampuan peserta didik dalam memahami konsep dasar dan menerapkan proses berhitung secara sitematis. Kondisi ini menuntut hadirnya strategi pembelajaran yang tidak hanya menekankan aktivitas hitung menghitung, tetapi juga mengembangkan pemahaman melalui konsep literasi yang dekat dengan pengalaman anak. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi evektifitas penerapan pendekatan berbasis literasi dan numerasi yang diintegrasikan dalam kegiatan belajar dikelas ini guna memperkuat kecakapan beritung peserta didik. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan subjek 21 siswa kelas III disalah satu sekolah dasar negeri. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi aktivitas belajar, tes kemampuan numerasi serta wawancara siswa dengan guru. Data dikumpulkan melalui pelaksanaan empat kali siklus pembelajaran yang memadukan cerita kontekstual, aktifitas eksplorasi angka, dan latihan pemecahan masalah. Analisis data dilakukan dengan membandingkan skor pratindakan dan pascatindakan serta menelaah pola perubahan perilaku belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada ketepatan dan kecepatan berhitung, serta meningkatnya kemampuan siswa menghubungkan konsep numerasi dengan situasi sehari-hari. Siswa juga terlihat lebih aktif bertanya memahami instruksi berbasis teks dan mampu menjelaskan proses berpikirnya dibanding sebelum penerapan model pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi literasi dan numerasi dalam kegiatan belajar mampu memperkaya pengalaman siswa, memperkuat pemahaman konsep dasar, dan meningkatkan motivasi belajar. Penelitian merekomendasikan guru untuk menerapkan pendekatan serupa secara berkelanjutan, serta mengembangkan bahan ajar kontekstual yang selaras dengan prinsip kurikulum merdeka untuk mencapai hasil pembeljaran yang optimal.
Efektivitas Media Digital Interaktif Terhadap Hasih Belajar Matematika Sekolah Dasar Kurikulum Merdeka Zulaeha, Ode; Hasan, Sarina; Muhlis, Susi
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 7 No 1 (2026): Januari-Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v7i1.1252

Abstract

Peningkatan mutu pembelajaran matematika di sekolah dasar menjadi urgensi penting dalam mewujudkan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran aktif, bermakna, dan berpusat pada peserta didik. Salah satu strategi inovatif yang mulai banyak diterapkan adalah pemanfaatan media digital interaktif, terutama karena karakteristik siswa sekolah dasar yang cenderung responsif terhadap stimulus visual, audio, dan aktivitas permainan edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media digital interaktif terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar dalam konteks Kurikulum Merdeka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Subjek penelitian terdiri dari 26 siswa kelas IV yang dibagi menjadi kelas eksperimen (menggunakan media digital interaktif) dan kelas kontrol (menggunakan pembelajaran konvensional). Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar matematika, lembar observasi keterlibatan belajar, dan kuesioner respon siswa. Data dikumpulkan melalui pretest–posttest dan dianalisis menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan peningkatan hasil belajar antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa pada kelas eksperimen mengalami peningkatan signifikan pada hasil belajar matematika dibandingkan kelas kontrol. Selain itu, media digital interaktif terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa, mempermudah pemahaman konsep abstrak, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan partisipatif. Temuan penelitian ini mengimplikasikan bahwa penerapan media digital interaktif dapat menjadi alternatif efektif untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka, terutama dalam mata pelajaran matematika. Pendidik disarankan mengintegrasikan teknologi digital secara konsisten dalam proses pembelajaran dengan memilih aplikasi yang sesuai dengan karakteristik siswa dan kebutuhan materi.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa Ditinjau dari Gaya Kognitif dalam Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Sabban, Novita Dwi Maharani; Namruddin, Respaty; Syuryadi, Syuryadi; Ishak, Suryadi
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 7 No 1 (2026): Januari-Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v7i1.1290

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan keterampilan esensial yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika di perguruan tinggi, khususnya pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis mahasiswa ditinjau dari gaya kognitif dalam menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek mahasiswa program studi Pendidikan Matematika yang dikelompokkan ke dalam gaya kognitif field independent dan field dependent. Pengumpulan data dilakukan melalui tes pemecahan masalah, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan gaya kognitif field independent memiliki kemampuan berpikir kritis yang lebih baik pada aspek analisis, inferensi, dan evaluasi dibandingkan mahasiswa dengan gaya kognitif field dependent.
Efektivitas Penggunaan ZEP Quiz sebagai Media Evaluasi terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SDN 2 Sukomulyo Pujon Ulfa, Wakiatul; Wahyu Rachmawati, Foris Ika; Susilo, Elora; Fitambar, Nabilla; Haliza, Siti Nur; Suwandayani, Beti Istanti
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 7 No 1 (2026): Januari-Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v7i1.1219

Abstract

Kemajuan teknologi digital dalam dunia pendidikan menuntut hadirnya media evaluasi yang dapat memberikan umpan balik secara cepat, tepat, dan menarik bagi peserta didik. Penggunaan kuis interaktif menjadi salah satu pilihan yang dapat meningkatkan mutu proses pembelajaran, terutama pada mata pelajaran Matematika di sekolah dasar yang membutuhkan pemahaman konsep serta ketelitian. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas ZEP Quiz sebagai media evaluasi terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas V SDN 2 Sukomulyo Pujon. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest, melibatkan 13 siswa kelas V sebagai subjek penelitian. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar (pretest dan posttest) yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis dengan uji normalitas, homogenitas, dan uji Paired Sample t-Test. Hasil analisis menunjukkan bahwa data pretest (p = 0,182) dan posttest (p = 0,330) berdistribusi normal serta memiliki varians yang homogen (p = 0,388). Uji t menghasilkan nilai signifikansi 0,004 < 0,05 yang mengindikasikan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan setelah penerapan ZEP Quiz. Nilai rata-rata meningkat dari 73,08 menjadi 83,08, yang menunjukkan efektivitas penggunaan media evaluasi digital ini. Temuan tersebut menunjukkan bahwa ZEP Quiz mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, serta pemahaman siswa dalam pembelajaran Matematika. Penelitian ini menyarankan agar ZEP Quiz digunakan secara berkesinambungan sebagai bagian dari evaluasi formatif di sekolah dasar.
Analisis Pemahaman Konsep Matematis Berdasarkan Teori Van Hiele Pada Model Flipped Classroom Berbantuan GeoGebra Siswa MTs Muhammadiyah Kajen Assyifa, Adelia Putri; Nalim, Nalim
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 7 No 1 (2026): Januari-Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v7i1.1223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tahapan berpikir siswa serta faktor pendukung pemahaman konsep matematis pada materi segi empat melalui penerapan model Flipped Classroom berbantuan GeoGebra. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelas VIII B MTs Muhammadiyah Kajen yang dipilih berdasarkan kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data meliputi tes, wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep matematis siswa berada pada tahapan berpikir Van Hiele yang berbeda. Siswa kategori tinggi berada pada Tahap Abstraksi (Level 2) dan Tahap Hubungan (Level 3), ditandai dengan kemampuan mengklasifikasikan bangun segi empat berdasarkan sifat geometris serta menerapkan konsep dan algoritma secara sistematis. Siswa kategori sedang berada pada Tahap Analisis (Level 1), mampu mengenali dan mengeksplorasi sifat bangun, namun pemahaman konseptualnya masih didominasi pendekatan prosedural. Sementara itu, siswa kategori rendah berada pada Tahap Visualisasi (Level 0), dengan pemahaman terbatas pada pengenalan bentuk visual. Faktor pendukung utama bagi siswa kategori sedang dan rendah adalah visualisasi dinamis GeoGebra yang membantu klarifikasi konsep, sedangkan siswa kategori tinggi didukung oleh kemampuan mengintegrasikan materi Pre-Class dengan aktivitas In-Class.
Dinamika Problematika Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar: Sebuah Kajian Literatur Komprehensif tentang Faktor Penghambat dan Urgensi Inovasi Pedagogi serta Teknologi Trisnawati, Trisnawati; Peni, Nur Robiah Nofikusumawati
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 7 No 1 (2026): Januari-Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v7i1.1292

Abstract

Pembelajaran matematika di Sekolah Dasar (SD) hingga kini masih menghadapi berbagai tantangan yang kompleks dan berlapis. Permasalahan tersebut tidak hanya disebabkan oleh rendahnya motivasi dan minat belajar siswa, tetapi juga karena keterbatasan kompetensi pedagogis guru, minimnya inovasi dalam pendekatan pembelajaran, serta hambatan dalam penerapan teknologi pendidikan. Studi literatur yang mendalam ini dirancang untuk menemukan faktor-faktor yang menghalangi proses belajar matematika di sekolah dasar dan juga mengevaluasi pentingnya penerapan inovasi pedagogik serta teknologi dalam lingkungan pendidikan dasar. Penelitian ini menerapkan pendekatan tinjauan literatur sistematis dengan mengevaluasi berbagai hasil studi dari publikasi jurnal baik nasional maupun internasional yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2025. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tantangan dalam belajar matematika berasal dari empat aspek utama, yaitu elemen siswa, pengajar, teknologi, dan sistem pendidikan. Rendahnya motivasi dan kepercayaan diri siswa, keterbatasan profesionalisme guru dalam memanfaatkan pendekatan pedagogis yang inovatif, serta kurangnya dukungan teknologi menjadi penyebab utama lemahnya efektivitas pembelajaran. Sebaliknya, metode pengajaran seperti pembelajaran berbasis masalah, pendidikan matematika realistis, dan pembelajaran berbasis penelusuran terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan semangat belajar siswa. Kajian ini menegaskan bahwa integrasi teknologi pendidikan seperti virtual manipulatives dan platform digital pembelajaran matematika menjadi sangat penting untuk mendukung proses belajar yang kontekstual dan menyenangkan. Oleh karena itu, kesimpulan dari studi ini menawarkan saran kepada guru, pembuat kebijakan, dan peneliti untuk meningkatkan kolaborasi antara metode pengajaran dan teknologi dalam pendidikan matematika di tingkat sekolah dasar.