cover
Contact Name
Karini Lana
Contact Email
thinilana1993@gmail.com
Phone
+6282192348774
Journal Mail Official
juranlkuantu@gmail.com
Editorial Address
Jalan. Kampus STKIP Kie Raha. Jambula Sasa. Kota Ternate. Provinsi Maluku Utara Gedung D lantai 2. Institut Sains dan Kependidikan Kie Raha Maluku Utara
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
KUANTUM
ISSN : -     EISSN : 27741966     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal KUANTUM adalah terbitan berkala ilmiah (e-ISSN: 2774-1966) yang menyajikan informasi-informasi terkini di bidang Pendidikan Fisika dan Sains Fisika, melalui artikel-artikel baik yang berbasis penelitian lapangan maupun kajian literatur. Melalui terbitan-terbitan ini, KUANTUM menempuh misi untuk mendistribusikan informasi serta mengembangkan ilmu pengetahuan khususnya di bidang Pendidikan Fisika dan Sains Fisika. Dengan menggunakan Open Journal System (OJS), KUANTUM dapat diakses secara luas dan para peneliti dapat men-submit hasil-hasil penelitian yang dikemas dalam bentuk artikel dengan mengikuti panduan-panduan yang telah disediakan oleh KUANTUM.
Articles 97 Documents
Pengaruh Model Learning Cycle 7E Berbantuan Modul Pembelajaran Terhadap Pemahaman Konsep Teori Kinetik Gas Ramdhani, Nadiyah Anisah; Makiyah, Yanti Sofi; Maulidah, Rifa’atul
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 2 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisi Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i2.1193

Abstract

Studi pendahuluan di MAN 2 Tasikmalaya menunjukkan rendahnya pemahaman konsep siswa terhadap materi fisika dan adanya kebutuhan akan bahan ajar materi teori kinetik gas. Studi literasi menunjukkan bahwa permasalahan pada lokasi penelitian dapat diatasi dengan menerapkan model Learning Cycle 7E berbantuan modul pembelajaran. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari model Learning Cycle 7E berbantuan modul pembelajaran terhadap pemahaman konsep siswa kelas XI pada materi teori kinetik gas. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas XI MIPA di MAN 2 Tasikmalaya, sedangkan sampel penelitian berjumlah 2 kelas (kelas kontrol dan kelas eksperimen) yang dipilih melalui teknik purposive sampling melalui uji homogenitas. Pengambilan data pemahaman konsep siswa dilakukan melalui soal tes pemahaman konsep yang terdiri dari 16 soal three tiers diagnostic yang telah disesuaikan dengan Taksonomi Marzano. Hasil analisis data penelitian menggunakan uji t menunjukan bahwa > yang yaitu 6,83>1,67 yang berarti terdapat model Learning Cycle 7E berbantuan modul pembelajaran memiliki pengaruh terhadap pemahaman konsep siswa pada materi teori kinetik gas. Besarnya pengaruh yang diberikan oleh variable bebas dianalisis dengan analisis N-gain, hasilnya diperoleh skor gain sebesar 0,71 dalam kategori tinggi yang berarti model Learning Cycle 7E membantu pemahaman konsep siswa meningkat secara signifikan. Oleh karena itu, berdasarkan data yang diperoleh dalam penelitian dan analisis kuantitatif penerapan model Learning Cycle 7E dapat membantu meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi teori kinetik gas.
Penerapan Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar Marasabessy, Apridayani
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 2 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisi Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i2.1199

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar masih menghadapi permasalahan rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh dominasi metode pembelajaran konvensional dan minimnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut berdampak pada lemahnya pemahaman konsep IPA, khususnya pada materi panca indra. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 20 siswa kelas IV sekolah dasar. Instrumen penelitian meliputi tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan melihat nilai rata-rata dan persentase ketuntasan belajar siswa pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Problem Based Learning mampu meningkatkan hasil belajar IPA siswa, yang ditunjukkan oleh peningkatan ketuntasan belajar dari 20% pada siklus I menjadi 90% pada siklus II. Temuan ini mengindikasikan bahwa PBL efektif dalam menciptakan pembelajaran IPA yang lebih aktif dan bermakna. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan agar guru sekolah dasar menerapkan Problem Based Learning sebagai alternatif model pembelajaran IPA, serta penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas PBL dengan melibatkan sampel yang lebih luas dan mengintegrasikan pengukuran aspek afektif dan keterampilan proses sains siswa.
Efektivitas Pembelajaran Outdoor Study Terhadap Pemahaman Konsep IPA Siswa Kelas VII Mts Darul Ulum Kota Ternate Usman, Asyhari; ., Faradina
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 2 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisi Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i2.1206

Abstract

Science learning requires students to develop a deep understanding of concepts through direct engagement with their environment. However, classroom instruction still predominantly employs conventional approaches that provide limited contextual experiences. This condition can hinder students’ ability to connect theoretical knowledge with real-world environmental phenomena. Therefore, innovation in learning activities is needed to enhance students conceptual understanding, one of which is through the implementation of outdoor study learning. This study aims to analyze the effectiveness of outdoor study learning in improving science conceptual understanding among Class VII students at MTs Darul Ulum, Kota Ternate. This research employed a pre-experimental design using a one-group pretest–posttest model. The sample consisted of 29 students selected through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, science concept understanding tests, and documentation. The data analysis techniques included normality testing, paired sample t-test at a significance level of <0.05, and N-Gain analysis. The results of the paired t-test indicated a significant difference between students’ pretest and posttest scores, with the mean pretest score of 66 increasing to a posttest mean score of 98, and a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.000 < 0.05. The N-Gain value of 0.76 categorized the learning as effective. Based on these findings, it can be concluded that the implementation of outdoor study learning is effective in improving students’ conceptual understanding of science. Therefore, outdoor study can be considered an innovative and contextually rich approach to be applied in science education, promoting students’ scientific literacy and meaningful learning experiences.
Efektivitas Media Pembelajaran Game Edukasi Berbasis Wordwall Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Usaha Dan Energi Di SMA Negeri 8 Tidore Kepulauan Muksin, Marwiya; Ali, Nursanti; Muhlis, Fahima
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 2 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisi Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i2.1213

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the Wordwall-based educational game as a learning media in improving students' learning outcomes on the topic of work and energy at SMA Negeri 8 Tidore Kepulauan. The issue addressed is the low physics learning outcomes due to the dominance of conventional teaching methods and the limited use of interactive media. This research employs a quantitative approach with a quasi-experimental design using a pretest-posttest control group model. The sample consists of two classes: the experimental class using Wordwall media and the control class using traditional whiteboard-based teaching. The research instrument was a multiple-choice test consisting of 30 validated items. The results of the study show that the average post-test score in the experimental class increased significantly from 44.32 to 80.96, while in the control class it only increased from 61.86 to 67.71. The t-test results indicate that the t-count value of 3.271 is greater than the t-table value of 1.675, with a significance value of 0.002 < 0.05. Therefore, there is a significant difference in student learning outcomes between the experimental class and the control class. Therefore, it can be concluded that the use of Wordwall-based educational game media is effective in improving students' learning outcomes on the topic of work and energy. Wordwall has been proven to enhance motivation, engagement, and conceptual understanding in a more interactive and enjoyable learning environment.
Efektivitas Media Edpuzzle Dalam Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik SMA Negeri 62 Maluku Tengah Kolengsusu, Haris
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 2 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisi Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i2.1226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi Edpuzzle sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan minat belajar peserta didik di SMA Negeri 62 Maluku Tengah. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen. Data diperoleh melalui tes (pretest-posttest), angket, dan dokumentasi. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X IPA1 dan XIPA2 SMA Negeri 62 Maluku Tengah. Dengan teknik pengambilan sampel adalah teknik random cluster. Berdasarkan hasil perhitungan uji N-gain score, menunjukan bahwa nilai rata-rata N-gain score untuk kelas eksperimen (Implementasi Media Edpuzzle) adalah sebesar 61,5856 atau 61,6% termasuk dalam kategori cukup efektif. Dengan nilai N-gain score minimal 32% dan maksimal 100%. Sementara untuk rata-rata N-gain score untuk kelas kontrol (metode konvensional) adalah sebesar -3,2726 atau 3,28% termasuk dalam kategori tidak efektif. Dengan nilai N-gain score minimal -400,00% dengan maksimal70,59%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi media edpuzzle cukup efektif untuk meningkatkan minat belajar peserta didik SMA Negeri 62 Maluku Tengah. Sementara penggunaan metode konvensional learning tidak efektif untuk meningkatkan minat belajar peserta didik SMA Negeri 62 Maluku Tengah.
Pengaruh Kreativitas Guru Mata Pelajaran Fisika Terhadap Motivasi Belajar Siswa kelas VIII Di SMPN 52 Satap Halmahera Selatan Tuara, Nahrila A.; Tasanif, Nurlaila H.
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 2 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisi Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i2.1227

Abstract

Pengamatan di SMP 52 SATAP HALSEL masih terdapat siswa yang saat ini mulai merasa jenuh dengan cara mengajar guru yangkonvensional. Mereka membutuhkan model pembelajaran yang lebih energik dan kreatif yang mampu membuat suasana kelasmenjadi lebih menyenangkan maka diperlukan karakter guru yang professional dalam mendidik dan memotivasi belajar siswanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur serta mengetahui pengaruh dari kreativitas Guru Mata Pelajaran Fisika terhadap motivasi belajar Siswa di SMP 52 SATAP HALSEL Metode yang digunakan deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan dari kreativitas Guru Mata Pelajaran Fisika terhadap motivasi belajar siswa Kelas VIII SMP 52 SATAP Halsel, namun dalam penilaian persepsi siswa pada kreativitas Guru dalam pembelajaran masih dalam kategori sedang pada rata-rata tiap aspek yang dinilai. Untuk hasil penilaian motivasi belajar dalam penelitian ini sangat ditunjang oleh kreativitas Guru sebagai faktor utama karena memiliki pengaruh positif dan signifikan.
Pemahaman Konsep Termodinamika pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Kota Ternate Rifai, Rusni R
KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika Vol 6 No 2 (2025): KUANTUM: Jurnal Pembelajaran dan Sains Fisika (Edisi Desember 2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika STKIP Kie Raha Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/kuantum.v6i2.1261

Abstract

Termodinamika merupakan salah satu materi penting dalam fisika dasar yang diajarkan pada jenjang sekolah menengah atas (SMA) dan menjadi dasar bagi pemahaman konsep energi dalam kehidupan sehari-hari. Namun, berbagai studi menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep termodinamika, khususnya yang berkaitan dengan kalor, usaha, dan hukum-hukum termodinamika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat pemahaman konsep termodinamika pada siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 30 siswa kelas XI SMA. Instrumen yang digunakan berupa tes pemahaman konsep termodinamika berbentuk soal uraian. Data dikumpulkan melalui pemberian tes dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep termodinamika siswa berada pada kategori sedang, dengan kesulitan utama terletak pada penerapan hukum pertama dan kedua termodinamika dalam penyelesaian masalah kontekstual. Temuan ini mengindikasikan perlunya strategi pembelajaran yang menekankan keterkaitan antara konsep, persamaan matematis, dan fenomena fisika. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi

Page 10 of 10 | Total Record : 97