cover
Contact Name
Ipung Dwiansyah
Contact Email
ipungdwiansyah@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
belajarbahasa@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No. 49 Jember - Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 25025864     EISSN : 25030329     DOI : https://doi.org/10.32528/bb
Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan (eISSN: 2503-0329 and pISSN: 2502-5864 ) adalah Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Jember dengan frekuensi dua kali dalam setahun, pada bulan Februari dan September. Fokus dan Ruang Lingkup Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia memuat hasil penelitian dan/atau studi literatur di bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, studi linguistik Indonesia, dan sastra Indonesia.
Articles 83 Documents
Keragaman Kelakar Film Yowis Ben Karya Bayu Skak Agus Milu Susetyo; Mei Dwi Fatmawati
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 1 (2022): BELAJAR BAHASA : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indones
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v7i1.16

Abstract

Proses pertuturan yang melihatkan antara pembicara dan penyimak dalam menggunakan bahasa akan berjalan lancar jika antara keduanya terjadi pertukaran pikiran melalui verbal. Dalam prosesnya mungkin sekali seseorang bertindak tidak sopan tapi sebenarnya masih sopan dengan jalan memberi kesan melanggar prinsip kerja sama. Oleh karenanya, bisa timbul penggunaan bahasa verbal yang bersifat kalakar atau lelucon. Dalam penelitian ini penelitian peneliti terfokus dalam analisis ragam teknik kelakar pada pada film Yowis Ben karya Bayu Skak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain penelitian kasus. Sumber data yang digunakan adalah film Yowis Ben karya Bayu Skak yang berdurasi 99 menit yang tayang pada tanggal 2018. Data yang dicari dalam penelian ini adalah data berupa kata dalam bentuk tuturan yang mengindikasikan kelakar pada dialog antar pemain pada film tersebut. Peneliti memulai risetnya dari bulan Maret hingga Juli 2019. Data dikumpulkan dengan cara menyimak dan mencatat dari sumbernya. Peneliti juga menggunakan alat pengumpul data berupa tabel pengumpul sesuai dengan kriteria yang sudah peneliti tentukan. Setelah data terkumpul langkah berikutnya adalah analisis data. Pada tahap ini peneliti menggunakan teknik pilah unsur penentu, dilanjutkan teknik hubung banding membedakan dan tahap terakhir penarikan kesimpulan. Sementara itu, untuk menguji kebenaran data, peneliti menggunakan ketekunan pengamatan. Data prinsip kelakar memiliki pola kalimat senda gurau, olok-olok, dan lelucon. Peneliti mendapatkan fakta bahwa dari hasil riset penggunaan kelakar lebih sering digunakan pada dialog antar tokoh pemain film Yowis Ben. Hal ini karena genre film Bayu Skak adalah komedi sehingga unsur kelakar sangat membangun dan menguatkan nuansa komedi yang tengh dibawakan oleh para aktornya. Pemakaian unsur kelakar digunakan dalam film genre komedi dengan alasan karena bisa membuat orang tertawa. Dengan demikian tujuan dari utama pembuatan film komedi yaitu membuat orang tertawa dan bahkan menyukai film yang mereka tonton dapat terwujud.
Bahasa Indonesia Interferensi Penekanan Bahasa Jawa terhadap Bahasa Indonesia: Studi Kasus di WhatsApp Dora, Dora Hatika Pertiwi; Hindun, Hindun
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2022): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v7i2.26

Abstract

The purpose of this study is to determine the interference of Javanese language emphasis on Indonesian and to determine the factors that cause Javanese language interference to Indonesian. This study discusses the interference of Javanese emphasis on Indonesian and the factors that cause interference of Javanese emphasis on Indonesian through a case study via WhatsApp. This study examines language interference because Indonesia is a language community that has its own characteristics. From the language community, there is often a linguistic phenomenon in the form of language interference. This study uses a qualitative method by explaining the problem through information obtained from sources regarding the error in the emphasis of the Javanese language used. The data in this study are in the form of voice recordings containing the emphasis of Javanese on Indonesian. The instrument of this research used online interviews. Sources of data obtained from interviews using the technique of provocation to obtain information in the form of errors in the emphasis of the Javanese language on the Indonesian language. The data in this study were collected using the listening and note-taking technique. The results of this study indicate that there are several interferences in the emphasis of the Javanese language on Indonesian, which come from errors at the phonological level, morphological level errors, and errors at the semantic level. The interference of Javanese emphasis on Indonesian is caused by several factors, namely the social environment in which they live, the existence of bilingualism by speakers of the language, and improving language skills by speakers.
Relevansi Tuturan Direktif Film Sejuta Sayang Untuknya dengan Pembelajaran Bahasa Indonesia Nuskhatul Huwaida Umi Astutik; Andi Haris Prabawa
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2022): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v7i2.29

Abstract

Film merupakan media audio visual yang dapat dimanfaatkan sebagai media dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi tindak tutur direktif dalam film Sejuta Sayang Untuknya dengan pembelajaran bahasa Indonesia. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif yang tidak mengacu pada hitungan atau angka melainkan tuturan dalam dialog film Sejuta Sayang Untuknya dengan menggunakan teknik simak dan catat. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan bentuk tindak tutur direktif yang sering muncul dalam film Sejuta Sayang Untuknya, yakni meminta, memerintah, menasehati, merekomendasikan, bertanya, dan melarang. Berdasarkan hasil penelitian tindak tutur direktif yang ditemukan memuat ajakan, saran, araham yang sesuai dengan ciri kebahasaan teks persuasi ditandai dengan kata “Ayo”, “Jangan”, dan “Seharusnya”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian bentuk tindak tutur direktif film Sejuta Sayang Untuknya dapat dijadikan bahan ajar pembelajaran bahasa Indonesia khususnya teks persuasi.
Penerapan Model Pembelajaran Role Playing dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas 6 SD di Daerah 3T Arien Cahyani Putri; Luthfi Fadilah; Nur Syamsiyah
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2022): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v7i2.38

Abstract

This study discusses the problem of the low quality of education in the 3T area caused by the incompatibility of the learning model with children's abilities, environmental conditions, facilities, media, and teaching materials. Therefore, it is necessary to use a role playing learning model, especially in Indonesian subjects at the elementary school level in the 3T area, which can adapt to conditions in the 3T area. Role playing models can take advantage of media in the surrounding environment to help students follow the learning process in schools that lack facilities and infrastructure. This study aims to determine the condition of education in Elementary Schools in the 3T area and apply the role playing learning model in the 3T area in the subject matter of Indonesian class 6 of elementary school. This study uses a qualitative descriptive method, data collection through interviews with students who become teaching volunteers in the 3T area and literature study. This study indicates that the three schools located in the 3T area have similarities and differences in problems that are the factors causing the low quality of elementary school education in the 3T area. The factors that have been identified are the distance from where the teacher lives, the quality of the teacher, facilities and infrastructure, students' reading ability, electricity in schools, public awareness, and teaching materials. The role playing model in Indonesian class 6 SD can be used for students in the 3T area. In its implementation, it must be carried out in stages, starting with introducing the model to students.
Analisis Kohesi Leksikal dan Gramatikal pada Novel Sepasang Angsa Putih untuk Palupi karya Marliana Kuswanti Mutiara Dewi, Mona; Sabardila, Atiqa
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 1 (2024): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v9i1.41

Abstract

The purpose of this research is to find out the forms of lexical cohesion and grammatical cohesion contained in the novel entitled A Pair of White Swans for Palupi by Marliana Kuswanti. The type of research used in this research is qualitative research. The data analysis method used in this research is the matching and agih method. The advanced technique used is the determination sorting technique (PUP). The basic technique used in this method is the direct element technique (BUL). The results of the analysis are presented in the form of information, namely by presenting the data through an explanation or descriptive. The data obtained on lexical cohesion are repetition (repetition), synonymy (word matching), collocation (word pairing), hyponymy (up-down relationship), antonymy (opposite word), and equivalence (equivalence). Then for grammatical cohesion there are references or references, substitutions or substitutions, ellipsis or omissions, and conjunctions or connectors.
Analisis Qasidah Burdah Karya Muhammad Bin Zaid Al-Bushiri berdasarkan Semiotika Roland Barthes Abd. Wasi'
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 1 (2024): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v9i1.53

Abstract

Banyak karya sastra mengungkapkan bahasa kiasan dalam arti daripada secara langsung mengacu pada sesuatu yang dipertanyakan atau makna aslinya. Qasidah Burdah oleh Syarafuddin Abu Abdullah Muhammad Bin Zaid Al-Bushiri adalah salah satu qasidah yang berisi puji-pujian kepada Nabi Muhammad. Di dalamnya banyak ditemukan bahasa kiasan, bentuk bahasa kiasannya berupa pujian kemudian berkembang pada tahap konotasi dan denotasi bahkan dapat dikembangkan pada tahap wacana mitis. Dalam penelitian ini memberikan penjelasan mengenai makna konotasi dan denotasi dalam Qasidah Burdah serta makna mitos yang terkandung di dalamnya. Peneliti menggunakan literature review berupa artikel dan sumber yang dapat mendukung penelitian dan relevan dengan topik. Dalam studi, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif karena penulis mendeskripsikan makna dan makna konotatif dan denotatif dalam Qasidah Burdah dengan menggunakan teori semiotika roland Barthes. Hasil penelitian ditemukan 15 data, menunjukkan adanya makna konotatif dan makna denotatif dari makna kiasan yang dalam makna konotasi dikaitkan dengan situasi dan kondisi, juga ditemukan pesan mitos bahwa Nabi Muhammad Saw, pemberi petunjuk kepada seseorang yang berada dalam kegelapan dan membuat hidup menjadi terang.
Kritik Sastra Feminis pada Citra Perempuan Kontrafeminis dalam Novelisasi Film Yuni Hayya Nafia; Trie Utari Dewi
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2022): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v7i2.57

Abstract

In real life, women face male domination as well as counterfeminist women who do not support the empowerment of fellow women so that stereotypes of women grow in patriarchal society. The depiction of the counterfeminist woman is present in the novelization of Yuni's film. This study aims to carry out feminist literary criticism on the image of counterfeminist women in the novelization of Yuni's film based on Djajanegara's theory. The theory is derived from an ideological feminist critique that interprets interpretation as a researcher as a female reader of images, stereotypes, and reasons for being seen as such. The method used is descriptive qualitative through literature study analysis techniques, data reduction, data presentation, and conclusions on quotes, dialogues and paragraphs as a source of research data. The results show that there are two images of counterfeminist women that build the existence of female stereotypes, including: [1] self-image of counterfeminist women related to the stigmatization of virginity, the moral burden of taking care of children, and the inferiority of women behind polygamy and [2] social images related to the slogan of domestic women "Well, Kitchen, Mattress”, early marriage for young women, and the stigma of widowed women in Yuni's film novelization.  
Pengembangan LKPD berbasis Teks Argumentatif melalui Inovasi Pembelajaran menggunakan Platform Gather Town di Masa Pandemi Suaedi, Hasan; Fatqurhohman, Fatqurhohman
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2022): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v7i2.68

Abstract

The use of argumentative text-based worksheets using the gather two platform is believed to be able to help students in learning. This study aims to develop LKPD based on the argumentative text of Toulmin's model. In addition, the use of gather town is believed to motivate students in learning. The research method used is research and development (R&D). The development stage in this research starts from the development design. The second stage in this development is the expert validity test. Then the last stage is product testing. In this research, there are two stages of development. First, at the stage of the definition results, there are three aspects that have been carried out, namely problem identification, results of identification of LKPD objectives, results of student character identification, and results of problem solving identification. Second, at the design stage, it results in the development of LKPD based on argument text and instructions for using the gather town platform. Then at the trial stage of LKPD based on argumentative text using the gather town platform the researchers carried out several trial stages including (a) the expert validation stage consisting of validation of language learning experts and validation of educational technology experts, (b) the practicality stage consisting of practicality assessments of teachers and students. , and (c) the last stage is an assessment of the application of LKPD based on argumentative text to students.
Deiksis Dalam Film Yuni Karya Kamila Andini Khasanah, Mafulatul; Suryani, Yunita
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2022): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v7i2.74

Abstract

Deiksis adalah kata ganti yang menunjuk pada orang, tempat, dan waktu yang referennya dapat berubah-ubah sesuai tuturan disampaikan yang bergantung pada konteks. Deiksis dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk juga dalam novel, sinetron, dan film yang merupakan cerita fiksi citraan dari kehidupan nyata. Pada penelitian ini ditemukan penggunaan deiksis dalam film Yuni karya Kamila Andini. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan penggunaa deiksis persona dalam Film Yuni karya Kamila Andini, (2) mendeskripsikan penggunaan deiksis tempat dalam film Yuni karya Kamila Andini, dan (3) mendeskripikan penggunaan deiksis waktu dalam film Yuni karya Kamila Andini. Metode penelitian menggunakan teknik padan referensial. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ditemukan jenis deiksis persona meliputi : deiksis persona pertama tunggal  yaitu: kite, kule, deiksis persona pertama jamak yaitu: kita, kene, deiksis persona kedua tunggal: sire, nire, deiksis persona ketiga tunggal yaitu: deweke, dan deiksis persona ketiga jamak yaitu: panding, deiksis tempat yaitu: omah dan deiksis waktu yaitu: wingi.
Wujud Karakter Pelajar Pancasila dalam 66 Kisah Kebaikan untuk Anak Citraningrum Dina Merdeka; Mohamad Afrizal; Rofiatul Hima
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2022): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v7i2.93

Abstract

This study describes the character form of Pancasila students in the text entitled "66 Stories of Kindness for Children." Furthermore, the type of research is qualitative with descriptive method. Words, phrases, or sentences that contain the character form of Pancasila students in "66 Stories of Kindness for Children" are the data of this research. Furthermore, the listening and note-taking technique is the method of collecting data in this study. This study uses a qualitative research type, using a descriptive approach. The results of the study show that in "66 Stories of Kindness for Children" there are characters of Pancasila students. The characters of the Pancasila students found were: (a) faith, fear of God Almighty, and noble character, (b) global diversity, (c) working together, (d) independent, (e) critical reasoning, and (f) creative. The characters of Pancasila students often found in this study are faith, fear of God Almighty, and noble character. Therefore, it can be concluded that the text in "66 Stories of Kindness for Children" is worthy of being used as a reference for learning and the stories in the text have the character values of Pancasila students who are very inspiring in the progress of the nation.