cover
Contact Name
Ipung Dwiansyah
Contact Email
ipungdwiansyah@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
belajarbahasa@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No. 49 Jember - Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 25025864     EISSN : 25030329     DOI : https://doi.org/10.32528/bb
Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan (eISSN: 2503-0329 and pISSN: 2502-5864 ) adalah Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Jember dengan frekuensi dua kali dalam setahun, pada bulan Februari dan September. Fokus dan Ruang Lingkup Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia memuat hasil penelitian dan/atau studi literatur di bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, studi linguistik Indonesia, dan sastra Indonesia.
Articles 83 Documents
Kesantunan Berbahasa pada Komentar Warganet di Kanal Youtube Indonesia Lawyers Club: "Perang Sudah Dimulai, Pemilu 2024 Bakal Curang?": Kesantunana Berbahasa Kajian Pragmatik Miftakhul Huda; Miftaqul Janah
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 1 (2023): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v8i1.319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk tindak kesantunan berbahasa dalam dialog bersama acara Indonesia Lawyers Club (ILC) dengan tema “Perang sudah dimulai, pemilu 2024 bakal curang?” di kanal youtube ILC. Metode penelitian menggunakan deskripsi kualitatif. Data penelitian berupa komentar yang muncul di kanal youtube ILC, dengan teknik pengumpulan data berupa teknik baca, simak, dan catat. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 62 komentar yang mengandung tindak tutur ekspresif diantaranya ucapan terima kasih, menyalahkan, memuji, mengeluh, menyindir, dan mencaci. Dengan demikian penelitian ini diharapkan mampu dijadikan salah satu referensi pembelajaran dan diimplikasikan dalam mengidentifikasi informasi teks berupa kritik, sanggahan, atau pujian dari teks tanggapan kelas IX. Kata kunci: Kesantunan; bahasa; komentar ABSTRACT This study aims to identify forms of language politeness in dialogue with the Indonesia Lawyers Club (ILC) program with the theme "The war has started, the 2024 election will be fraudulent?" on the ILC youtube channel. The research method uses a qualitative description. Research data is in the form of comments that appear on ILC's YouTube channel, with data collection techniques in the form of reading, watching, and note-taking techniques. The results of the study found as many as 62 comments containing expressive speech acts including thanking, blaming, praising, complaining, satirizing, and berating. Thus this research is expected to be used as one of the learning references and has implications in identifying text information in the form of criticism, refutation, or praise from the response text of class IX.
Kajian Psikologi Sastra Tokoh Utama Dalam Novel Pancarona Karya Erisca Febriani Putri, Fika Anggita; Vardani, Eka Nova Ali; Anggraeni, Astri Widyaruli
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 2 (2023): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v8i2.373

Abstract

Setiap manusia atau tokoh dalam karya sastra memiliki watak atau sifat berbeda dengan yang lainnya karena setiap individu memiliki cirinya sendiri. Watak atau sifat seseorang erat hubungannya dengan psikologi sastra. Penggambaran psikologi atau kepribadian hadir dalam novel Pancarona karya Erisca Febriani. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan psikologi tokoh utama di dalam novel Pancarona karya Erisca Febriani dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra Sigmund Freud. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data yang digunakan berupa kalimat atau dialog dari tokoh utama yang berkaitan dengan struktur psikologi sastra yang terbagi menjadi tiga, yaitu Id, Ego, dan Superego dalam teori Sigmund Freud. Sumber data berupa novel Pancarona karya Erisca Febriani. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik reduksi data. Instrumen penelitian dalam penelitian adalah peneliti itu sendiri yang dibantu dengan tabel pengumpulan data untuk mempermudah tahap pengumpulan data. Teknik pengujian kesahihan dalam penelitian ini menggunakan triangulasi metode. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, hasil pada penelitian ini menunjukkan data yang diperoleh dari struktur kerpibadian Id, Ego, dan Superego sebanyak 133 data. Data Id yang ditemukan sebanyak 58 data dan terbagi menjadi dua, yaitu pertama 49 data dengan proses reflek dan kedua 9 data dengan proses primer. Data Ego ditemukan sebanyak 24 data. Data Superego yang ditemukan sebanyak 51 data. Perolehan data kepribadian Id dan kepribadian Superego hampir seimbang, yang menandakan meskipun tokoh utama banyak mengutamakan keinginan berlandaskan kesenangannya dapat diimbangi dengan keputusan-keputusannya yang mencerminkan kedewasaan dan pengendalian diri sebagai individu yang baik. Hasil dari penlitian ini dapat dilihat bahwa teori psikologi sastra yang dikembangkan oleh Sigmund Freud, berupa Id, Ego, dan Superego sangat cocok apabila digunakan dalam penelitian sastra yang berfokus pada unsur intrinsik tokoh dalam sebauh karya sastra. Hal ini berkaitan dengan adanya hubungan erat antara aspek psikologis dan sastra itu sendiri.
Ketidaksantunan Berbahasa dalam Acara ILC Episode “Cerita Berbelit Pembunuhan Yosua: Kebohongan Apa Lagi yang Belum Terungkap Kadyaningsih, Rina; Pramujiono, Agung; Indrayanti, Tri
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 1 (2023): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v8i1.408

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu: “Bagaimana wujud dan subkategori ketidaksantunan berbahasa dalam acara ILC episode cerita berbelit pembunuhan yosua: kebohongan apa lagi yang belum terungkap?”. Berdasarkan rumusan masalah, tujuan dalam penelitian ini, yaitu untuk mendeskripsika wujud dan strategi ketidaksantunan berbahasa dalam acara kanal youtube ilc episode cerita berbelit pembunuhan yosua: kebohongan apa lagi yang belum terungkap. Jenis  penelitian  ini  adalah  penelitian  kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dokumentasi untuk penelitian ini menggunakan simak bebas libat cakap. Dalam penganalisisan data peneliti menggunakan metode deskriptif. Wujud tuturan ketidaksantunan berbahasa ditemukan kategori asertif subkategri mengatakan tiga tuturan, subkategori melaporkan empat tuturan, subkategori menyebutkan dua tuturan. Kategori direktif subkategori menyuruh satu tuturan, subkategori memohon satu tuturan, subkategori menuntut dua tuturan, subkategori menyarankan satu. Interogtif satu tuturan. Strategi ketidaksantunan berbahasa yang ditemukan dalam ranah diskusi kasus ferdy sambo pada acara ILC dalam kategori kesembronoan tiga tuturan subkategori (asosiai dengan ungkapan, sinisme dengan ejekan), tiga tuturan main-mainkan muka sepihak (mencerca dengan ejekan, meremehkan dengan sinisme), tiga tuturan melecehkan muka (memerintah beserta kata-kata kasar, mencerca dengan ejekan), dua tuturan mengancam muka (mempringatkan dengan ungkapan kasar, menyuruh dengan ungkapan kasar), dan empat tuturan menghilangkan muka (memperingatkan dengan sindiran, memerintah dengan sindiran, memperingatkan dalam analogi negatif, mengingatkan dengan perumpaan hiperbola, memperingatkan dengan sindiran).  
Analisis Kalimat Ragam Ilmiah dalam Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa Politeknik Manufaktur Bandung Tahun 2021-2022 Rizqi Aji Pratama
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 1 (2023): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v8i1.411

Abstract

Karya tulis ilmiah menggunakan ragam bahasa ilmiah dalam penulisan untuk mencegah subjektivitas dan kerancuan informasi yang disampaikan. Dalam praktiknya, sebagaian penulisan karya tulis ilmiah yang dilakukan mahasiswa masih belum memenuhi syarat ragam bahasa ilmiah. Penelitian ini mengkaji kesalahan penulisan kalimat ragam ilmiah dalam 29 tugas akhir mahasiswa Polman Bandung menggunakan metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan 11 kesalahan dalam 29 tugas tersebut, antara lain: ketaksaan; tidak hemat; subjek dan predikat yang tidak jelas; penyisipan kata di antara predikat, objek, atau pelengkap; penempatan unsur keterangan; pola aspek+pelaku+verba; kalimat inversi; konjungsi yang keliru; kalimat beranteseden kosong; ketidaksejajaran bentuk; ide bertumpuk. Dari 11 jenis tersebut, kesalahan terbanyak yang dilakukan mahasiswa pada tugas akhirnya yakni pemborosan kata pada kalimat.
Pergeseran Penggunaan Bahasa Madura Ke Bahasa Indonesia dalam Komunikasi Keluarga Di Desa Socah Lukmana, Reksi Dinda; Alfin, Jauharoti
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 2 (2023): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v8i2.638

Abstract

Socah adalah salah satu desa yang terletak di Kabupaten Bangkalan yang letaknya sangat strategis. Letaknya yang dekat dengan Kampus Universitas Trunojoyo dan juga dekat dengan perbatasan antara pulau Madura dan pulau Jawa, menjadikan masyarakat socah sedikit banyak terpengaruh oleh keragaman bahasa yang datang dari luar pulau Madura sehingga terjadi pergeseran bahasa. Penelitian ini bersifat kualitatif. Dalam penelitian ini, data dikumpulkan dengan menggunakan dua teknik yaitu : observasi dan wawancara. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa factor yang mempengaruhi terjadinya pergeseran bahasa Madura ke bahasa Indonesia adalah Pertama, anggapan bahwa bahasa daerah dapat mempengaruhi Pendidikan, Kedua, migrasi penduduk, Ketiga, perkawinan campur (beda daerah dan suku) Keempat, kelas social dan latar belakang Pendidikan. Kelima, tidak fasih berbahasa Madura yang halus. Adapun upaya pelestarian bahasa Madura yang dilakukan adalah Pertama, mengadakan suatu aktivitas yang banyak menggunakan bahasa Madura dalam proses pembelajaran bahasa Madura di sekolah, Kedua, memberikan pandangan bahwasanya bahasa daerah tidaklah mutlak memberikan pengaruh negatif terhadap pendidikan dan Ketiga, memperkenalkan dan mengeksistensikan bahasa Madura yang halus.
Pola Pelesapan Dalam Konstruksi Kalimat Berbahasa Indonesia Sebagai Bahasa Ketiga Pemelajar Bipa Roely Ardiansyah; Fransisca Dwi Harjanti
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 1 (2023): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v8i1.640

Abstract

Penelitian ini berkonteks pemelajar BIPA sedang belajar bahasa Indonesia sebagai bahasa ketiga yang berkaitan dengan kegiatan menulis. Dalam kegiatan menulis ini terdapat pelesapan dalam kalimat yang ditulis pemelajar. Pemelajar mengalami pelesapan yang terdiri atas delesi dan elipsis. Dua pola pelesapan tersebut ditemukan, ketika pemelajar mengkonstruksi kalimat. Fenomena ini menarik untuk diteliti yang berfokus pada pola pelesapan dalam konstruksi kalimat berbahasa Indonesia sebagai bahasa ketiga pemelajar BIPA. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pola pelesapan delesi dan elipsis dalam kalimat pemelajar BIPA. Rancangan penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data penelitian ini adalah setiap kalimat yang kedapatan pola pelesapan delesi dan elipsis dalam karangan bertema pengalaman. Sumber data penelitian ini adalah tiga pemelajar BIPA. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan teknik baca. Teknik penganalisisan data menggunakan teknik analisis konten/isi. Hasil temuan penelitian pola pelesapan dalam kalimat pemelajar BIPA adalah 1) pola pelesapan elipsis teridentifikasi pada kalimat majemuk setara sejalan, kalimat majemuk setara belawanan, kalimat majemuk setara penguat, kalimat majemuk bertingkat hubungan waktu, dan kalimat tunggal. Lima jenis kalimat ini mengalami pelesapan yang mengarah pada penggunaan konjungsi dan kosakata tertentu. Konjungsi yang dilesapkan antara lain dan, sedangkan kosakata yang dilesapkan meliputi saya, rasanya, kota, kondisi jalanya, kondisi, makan, dan harganya. Kosakata tersebut berkategori subjek, predikat, objek, dan keterangan; 2) pola pelesapan delesi teridentifikasi dalam kalimat tanya yang meliputi, a) Kapan budaya “selfie” mengembangkan? Secara konteks terjadinya prefiks dan sufiks menjadi Kapan budaya “selfie” berkembang?; b) saya menampik? Secara koteks dan situasional menjadi saya menolak?; dan c) untuk hanya hari? Secara konteks menjadi untuk hari ini?. Tiga kalimat tanya yang kedapatan pelesapan digunakan pemelajar untuk menanyakan tentang waktu dan menyampaikan penolakan.
Representasi Kebijakan Pendidikan di Indonesia dalam Novel Bakri, Sang Guru Demonstran Karya Isno El Kayyis Fitzgelard, Arsyita Rahma; Sasmi, Dwi Andini Arditya; Susanto, Dwi
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 2 (2023): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v8i2.841

Abstract

Karya sastra menjadi wadah pengarang untuk menciptakan dunia imajinatif atau menggambarkan realitas yang ada dalam kehidupan manusia. Dalam penelitian ini, penulis menganalisis novel Bakri, Sang Guru Demonstran dari aspek sosial yang menyajikan situasi sosial dan cerminan sosial masyarakat mengenai masalah pendidikan di Indonesia pada saat ini. Novel ini mengangkat isu-isu pendidikan yang sampai sekarang masih menjadi masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tanggapan sosial novel Bakri, Sang Guru Demonstran atas kebijakan pendidikan di Indonesia dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik baca dan catat. Pendekatan sosiologi sastra Ian Watt membagi objek kajiannya menjadi tiga macam klasifikasi yang berbeda, yaitu: (1) Konteks sosial pengarang, (2) Situasi sosial, dan (3) Cermin sosial masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan latar sosiologis pengarang yang juga berprofesi sebagai guru di berbagai yayasan. Kemudian, situasi sosial ketika karya sastra terbit yaitu pada saat kurikulum 2013 telah ditetapkan. Melalui cerminan sosial masyarakat dalam novel Bakri, Sang Guru Demonstran, diingatkan akan pentingnya memahami dan menghormati peran serta hak asasi guru dalam dunia pendidikan. Teks ini mewakilkan kelompok guru sebagai tenaga pendidik dan mencerminkan situasi sosial pada tahun 2010-an. Novel ini juga mengkritik pemerintah yang senantiasa mengganti kebijakan di saat kebijakan sebelumnya belum terlaksana dengan sempurna.
Efektivitas Penggunaan Model Problem Centered Learning terhadap Kemampuan Menulis Karya Ilmiah Siswa Kelas XI SMK Negeri 6 Padang Husna, Musfinatul; Fitri, Rahayu; Sartika, Rina
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 2 (2023): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v8i2.912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis karya ilmiah siswa kelas XI SMK Negeri 6 Padang sebelum menggunakan model Problem Centered Learning, mendeskripsikan kemampuan menulis karya ilmiah siswa kelas XI SMK Negeri 6 Padang sesudah menggunakan model Problem Centered Learning, dan mendeskripsikan efektivitas penggunaan model Problem Centered Learning terhadap kemampuan menulis karya ilmiah siswa kelas XI SMK Negeri 6 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Hasil penelitian ini adalah, Pertama, kemampuan menulis karya ilmiah siswa kelas XI SMK Negeri 6 Padang sebelum menggunakan model Problem Centered Learning memperoleh nilai rata-rata 48,92 dengan rentang kualifikasi hampir cukup, karena rata-rata hitung pada tingkat penguasaan berada pada 46-55% dengan skla 10. Kedua, kemampuan menulis karya ilmiah siswa kelas XI SMK Negeri 6 Padang sesudah menggunakan model Problem Centered Learning dengan nilai rata-rata 63,44 dengan rentang kualifikasi cukup, karena rata-rata hitung pada tingkat penguasaan berada pada 56-65% dengan skala 10. Ketiga, pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan model Problem Centered Learning siswa kelas XI SMK Negeri 6 Padang. Hal ini dibuktikan dengan nilai hasil penelitian thitung (8,24) > ttabel (1,70) membuat hipotesis nol ditolak dan alternatif hipotesis diterima.
Strategi Belajar Bahasa Indonesia Siswa SMA Di Kota Padang Dalam Penerapan Kurikulum Merdeka Putri, Reza; Ramadhanti, Dina; Mana, Lira Hayu Afdetis
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 2 (2023): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v8i2.914

Abstract

This study aims to describe the types of learning strategies used by students in learning language. Differentiated based on direct strategies (cognitive strategies, memory strategies, and completion strategies) and indirect strategies (metacognitive strategies, affective strategies, and social strategies). This type of research is in the form of quantitative and survey methods. A total of 272 high school students in the city of Padang were given questionnaires to collect strategies used by students in learning Indonesian. Data analysis techniques using descriptive and factor analysis. Descriptive analysis to calculate the percentage of learning strategies used by students. Factor analysis is used to determine the most dominant strategy used by students. The results of the data analysis showed that the students used the most dominant cognitive strategy. The independent curriculum encourages students to develop critical and creative thinking skills. The results of the study show that students from the same city as Padang use direct and indirect strategies. Students use cognitive strategies 80.2%. Students use 83% memory. Students use the 85% recovery strategy. Students use metacognitive strategies 82.1%. Students use affective strategies 86.4%. Students use social strategies 83%. After the factor test was carried out, it was found that the most dominant strategy was used by cognitive students, namely. In implementing the independent curriculum at Padang City High School specifically in learning Indonesian. Cognitive strategies used by students to respond to the pedagogical genre used by the teacher. Students use cognitive strategies, construct contexts, write together and independently  
Representasi Ideologi Pada Tuturan Gibran Rakabuming Raka dalam Gelar Wicara Rosi Kompas TV: Perspektif Analisis Wacana Kritis Aditiawan, Rohmad Tri
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 2 (2023): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v8i2.917

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mendeskripsikan wujud ideologi berdasarkan kosa kata tuturan dan aspek luar tuturan dengan representasi ideologi Gibran Rakabuming Raka dalam Gelar WicaraRosi Kompas TV. Metode penelitian ini menggunakan kualitatifdengan perspektif Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Data penelitian ini berupa tuturan Gibran Rakabuming dalam Gelar WicaraRosi Kompas TV yang mengandung ideologi. Sumber data dalam penelitian ini yakni video youtube Kompas TV acara Rosi dengan judul “ROSI Gibran: Bapak Kalau Sudah Selesai Menjabat Pulanglah ke Solo Istirahat”. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode simak yang dibantu dengan teknik lanjutan simak bebas libat cakap dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan Analisis Wacana Kritis Fairclough dilengkapiaspek kognisi sosial Van Dijk. Tahapan yang dilakukan terdiri dari tiga tahap analisis, yaitu deskripsi, interpretasi, dan eksplanasi. Tahapan interpretasi dilengkapi dengan dimensi kognisi sosial Van Dijk. Hasil yang diperoleh ditemukan ideologi yang direpresentasikan dalam tuturan Gibran berupa ideologi kerakyatan; ideologi penghormatan kepada senior; danideologi kepentingan publik. Selain itu, pada tuturan Gibran banyak menggunakan kosa kata yang memiliki maksud keberpihakan kepada rakyat, senior partai, dan publik. Aspek luar tuturan dalam mengungkap ideologi Gibran dipengaruhi oleh aspek situasional, institusional, kontradiksi dan sosial.