cover
Contact Name
Ipung Dwiansyah
Contact Email
ipungdwiansyah@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
belajarbahasa@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
Jl. Karimata No. 49 Jember - Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 25025864     EISSN : 25030329     DOI : https://doi.org/10.32528/bb
Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan (eISSN: 2503-0329 and pISSN: 2502-5864 ) adalah Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Jember dengan frekuensi dua kali dalam setahun, pada bulan Februari dan September. Fokus dan Ruang Lingkup Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia memuat hasil penelitian dan/atau studi literatur di bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, studi linguistik Indonesia, dan sastra Indonesia.
Articles 83 Documents
Game-Based Learning dalam Pembelajaran BIPA di Assalihiyah School Pattani Thailand Salma, Wakhidatus; Rizal, Maulfi Syaiful
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 2 (2023): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v8i2.991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah penerapan model pembelajaran Game-Based Learning (GBL) dalam pembelajaran BIPA di tingkat sekolah menengah Thailand. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain lapangan yang menerapkan teknik observasi partisipatif sebagai metode pengumpulan data, serta objek penelitian ini adalah Sekolah Assalihiyah Pattani, Thailand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui kegiatan pembelajaran model GBL, peserta didik mengikuti pembelajaran dengan menerapkan media permainan menghasilkan kegiatan yang menyenangkan dan menciptakan iklim pembelajaran yang baik. Pembelajaran GBL tersebut menghasilkan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna, yakni selain menyenangkan juga bermakna. Kegiatan pembelajaran juga berjalan dengan aktif sehingga meningkatkan komponen berpikir kritis dan kreatif pada peserta didik sesuai dengan pembelajaran tingkat tinggi atau high Ordinary Thinking Skill (HOTS). Kegiatan kerja sama antar peserta didik dan bagaimana cara mereka merekonstruksi materi yang telah diberikan kepada permainan yang disediakan juga terlibat secara aktif. Selain berkaitan dengan pendidikan, kegiatan pembelajaran ini juga memiliki manfaat pada internasionalisasi bahasa di mana model pembelajaran harus diperhatikan dengan seksama untuk lebih menarik minat pemelajar bahasa asing terhadap pembelajaran bahasa Indonesia.
Pengaruh Model ADDIE Berbantuan Media Kinemaster terhadap Kemampuan Menulis Teks Negosiasi Jannah, Azka Nidaul; Fadly, Ahmad
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 1 (2024): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v9i1.1010

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis teks negosiasi, peneliti mengeksplorasi penyebab rendahnya kemampuan menulis teks negosiasi serta membuktikan pengaruh penerapan model ADDIE berbantuan media KineMaster terhadap pembelajaran menulis teks negosiasi. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk memudahkan dan mendorong kemampuan menulis teks negosiasi bagi peserta didik. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode eksperimen, dengan hipotesis adanya pengaruh model ADDIE berbantuan media KineMaster terhadap kemampuan menulis teks negosiasi. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas X di SMAN 1 Gunung Sindur tahun pelajaran 2023/2024 berjumlah 356 peserta didik terdiri dari 10 kelas. Percontoh dalam penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok. Kelas X.1 berjumlah 35 peserta didik, sebagai kelas kontrol, dan kelas X.2 berjumlah 36 peserta didik, sebagai kelas kontrol. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, bahwa model ADDIE berbantuan media KineMaster berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks negosiasi peserta didik. Hal ini dapat dilihat berdasarkan kriteria pengujian thitung>t tabel yaitu (12,161>1,994). Terdapat perbedaan positif antara peserta didik yang menggunakan model ADDIE berbantuan media KineMaster. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang terkait memanfaatkan seperti pendidik, peserta didik, serta peneliti selanjutnya.
Kompetensi BIPA Level A1 Pada Kanal Youtube NCT Daily Amalia, Difa Nurul; Arsanti, Meilan; Chamalah, Evi
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 2 (2023): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v8i2.1015

Abstract

Youtube sebagai wadah pembelajaran BIPA merupakan satu hal yang menarik, salah satunya pada kanal youtube NCT Daily. Dari sekian banyak konten yang ditampilkan kanal youtube NCT Daily, terdapat salah satu konten menarik yang berjudul “Halo Sekolah Indonesia.” Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kompetensi BIPA Level A1 pada kanal youtube NCT Daily. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskripstif kualiatif dengan prosedur yang dilakukan, yaitu 1) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain penelitian, 4) validasi data, dan 5) analisis data. Subjek penelitian ini yakni pengajar dan pembelajar yang terdapat pada konten youtube NCT Daily untuk memperoleh kompetensi BIPA Level A1 dan proses pembelajaran. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu 1) teknik menyimak, dan 2) teknik mencatat. Data tersebut dikumpulkan lalu dianalisis. Hasil data pada pembelajaran BIPA Level A1 pada kanal youtube NCT Daily terdapat kom Pada bagian yang ditemukan yaitu pemelajar mampu berbicara seperti Halo. Apa kabar? Nama saya Doyoung. Saya suka olahraga. Saya orang baik.
Kajian Psikologi Sastra pada Cerpen Samurai Karya Kuntowijoyo Jatmiko, Henry Trias Puguh; Permadi, Sugeng Bagus
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 2 (2023): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v8i2.1018

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepribadian tokoh Arif dan Istrinya yang terdapat pada cerpen Samurai. Cepen tersebut merupakan karya Kuntowijoyo dalam buku kumpulan cerpen dilarang mencintai bunga-bunga terbitan Pustaka Firdaus. Penelitian ini menggunakan kajian psikologi sastra dan pendekatan teori kebutuhan Abraham Maslow dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian terfokus pada pengamatan aktivitas kejiwaan dari tokoh Arif dan istrinya yang dianalisis menggunakan teori kebutuhan Abraham Maslow untuk memperjelas Aktifitas kejiwaan dalam pemenuhan kebutuhan tokoh. Maslow mengemukakan bahwa manusia memiliki 5 kebutuhan yang harus terpenuhi dan terpuaskan meliputi kebutuhan fisiologis, rasa aman, rasa cinta dan memiliki, rasa harga diri/penghargaaan , dan aktualisasi diri.
Pergeseran dan Pemertahanan Bahasa Melayu Ambon dalam Pembelajaran Menulis Petunjuk Mitigasi Bencana Menggunakan Media Poster dan Metode Pameran Mini Rumalean, Iwan; Lelapary , Heppy L.; Hukubun, Johanis
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 2 (2023): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v8i2.1046

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplanasi pergeseran dan pemertahanan Bahasa Melayu Ambon. Menggunakan jenis penelitian kualitatif deksrptif sinkronis postpositivisme. Instrumen penelitian; observasi, wawanacara, dan lembar isian. Data penelitian berupa data kebahasaan dan kebijakan pemertahanan bahasa Melayu Ambon. Sumber data sebanyak 22 siswa dan 2 guru. Pemeriksaan keabsahan data; triangulasi teori, data, dan sumber. Data dianalisis secara induktif. Hasil penelitian; (1) pergeseran Bahasa Melayu Ambon terjadi pada tataran leksikon; (a) ‘memberitahukan’ - kasitau/ kastau, (b) ‘cepat’ – capat, (c) ‘pantai’ – pante, (2) pemertahan Bahasa Melayu Ambon dilakukan secara lisan dan tulisan; (a) secara lisan, siswa mengampanyekan mitigasi bencana menggunakan Bahasa Melayu Ambon, (b) secara tulisan siswa menulis petunjuk mitigasi Gempa Bumi Tsunami. Implikasi (1) dokumen pemertahanan Bahasa Melayu Ambon, (2) buku saku mitigasi bencana, dan (3) sebagai dasar pengambilan kebijakan bagi pemerintah Kota Ambon terkait kemitigasian.
Dimensi Estetik dalam “Kesan Patah Hati” pada Lirik Lagu Madura Karya M. Irsyad Angelina, Dewi; Hanif, Akmal Rahman
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 1 (2024): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v9i1.1053

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjabarkan: (1) nilai estetis dalam struktur lagu Madura; (2) nilai estetis dalam gaya bahasa dari lirik lagu; (3) nilai estetis dalam pesan lirik lagu. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan bidang kajian hermeneutika. Peneliti berharap dapat mengungkap makna yang ditulis dalam lirik lagu. Subjek yang dijadikan dalam penelitian ini adalah 65 lagu Madura ciptaan M.Irsyad yang terdapat dalam buku Kumpulan Lagu-Lagu Madura. Penghimpunan data dalam penelitian ini memanfaatkan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data memanfaatkan metode analisis yang mengkaji isi teks dengan teliti dengan menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa terdapat nilai-nilai estetis dalam lirik lagu Madura karya Muhammad Irsyad, baik dari segi struktur, gaya bahasa, dan pesan atau amanat. Melalui penelitian ini, masyarakat diharapkan akan lebih mudah memahami nilai-nilai estetis dalam lagu Madura. Selain itu, penelitian ini menghasilkan tiga luaran, yakni publikasi artikel jurnal bereputasi (Jurnal Semiotika), makalah seminar ilmiah, dan buku teks.
Neologisme Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Sulistiyarini, Siti; Masrukhi, Moh.
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 1 (2024): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v9i1.1239

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan jenis proses morfologis yang paling banyak digunakan pada neologisme bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan mendeskripsikan bentuk-bentuk neologisme dalam bidang tersebut berdasarkan morfosemantiknya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan campuran. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk menghitung persentase dari proses morfologis yang ditemukan, sedangkan pendekatan kualitatif digunakan untuk mendapatkan data yang mendalam dan mengandung makna. Data yang digunakan berupa istilah-istilah bidang IPTEK yang termasuk neologisme pada artikel-artikel jurnal IPTEK-KOM yang dikumpulkan menggunakan teknik simak dan catat. Analisis data dilakukan menggunakan kajian morfosemantik untuk melihat proses pembentukan neologisme bidang IPTEK serta perubahan makna yang terjadi. Dari hasil pembahasan, ditemukan tiga jenis proses morfologis yang digunakan sebagai cara pembentukan neologisme bidang IPTEK, yaitu komposisi, afiksasi, dan abreviasi. Proses morfologis yang paling mendominasi adalah proses komposisi yang digunakan sebanyak 49%. Pada proses kombinasi, ditemukan bentuk neologisme berupa kata majemuk hasil kombinasi leksem tunggal dan leksem tunggal, leksem tunggal dan kata berafiks, serta kompositum dalam kompositum. Kemudian, pada proses afiksasi ditemukan bentuk neologisme berupa kata bentukan hasil penambahan prefiks peN-, sufiks -an, dan konfiks pe-an, sedangkan pada proses abreviasi ditemukan bentuk neologisme berupa singkatan dan akronim. Dari ketiga jenis proses morfologis tersebut, perubahan makna terjadi pada proses komposisi dan afiksasi.
Model Pedagogi Genre sebagai Model Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Penerapan Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 7 Padang Mahmuddah, Liya Nur; Ramadhanti, Dina; Mana, Lira Hayu Afdetis
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 1 (2024): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v9i1.1623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk akhir mendeskripsikan proses penerapan model pedagogi genre pada mata pelajaran bahasa indonesia dalam implementasi kurikulummerdeka di SMA Negeri 7 Padang. Model tersebut di amati dari cara guru mengajar, mengkondisikan kelas, dan partisipasi peserta didik dalam proses pembelajaran di kelas. Dengan menggunakan metode fenomenologi, sebanyak 36 orang peserta didik dan 1 orang guru di amati selama proses pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pedagogi genre telah terlaksana di SMA Negeri 7 Padang, dilihat dari guru merencanakan pembelajaran, saat pembelajaran berlangsung, dan dari hasil refleksi guru setelah pelaksanaan pembelajaran, model pedagogi genre yang dilaksanakan mulai dari membangun konteks, pemodelan, mengkonstruksi teks secara bersama, dan mengkonstruksi teks secara mandiri. Keempat tahapan tersebut telah terlaksana, tetapi pada tahapan mengonstruksi teks secara bersama guru dari awal pembelajaran tidak membagi kelompok, sehingga tahapan konstruksi teks secara bersama dilakukan secara klasikal tidak dalam bentuk diskusi kelompok.
Persepsi Guru PPG terhadap Integrasi TPACK dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Sari, Dewi Ratna; Sujinah, Sujinah; Fatin, Idhoofiyatul
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 1 (2024): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v9i1.1734

Abstract

The focus of this research is to determine PPG teachers' perceptions of the integration of TPACK in Indonesian language learning. There are seven known components in TPACK that must be mastered by teachers, namely CK (Content Knowledge), TK (Technological Knowledge), PK (Pedagogical Knowledge), PCK (Pedagogical Content Knowledge), TCK (Technological Content Knowledge), TPK (Technological Pedagogical Knowledge) and TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge). The data collection technique was through a closed questionnaire with a sample size of 30 PPG Daljab category 1 class 3 teachers. Researchers used a Likert scale in their research with intervals of 1-4. Research data was analyzed using quantitative analysis. The results of this research are displayed through percentages. The results of the research conducted show that PPG teachers have a good perception of the implementation of TPACK in Indonesian language learning. The CK component is 82% in the very good category, the TK component is 76% in the good category, the PK component is 79% in the good category, the PCK component is 79% in the good category, the TCK component is 70% in the good category, the TPK component is 78 % in the good category, and the TPACK component is 74% in the good category.
Analisis Kesalahan Penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia dalam Surat Resmi Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Politeknik Negeri Jember Dian Utami, Lely; Milawaty; Kuara, Riski
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 1 (2024): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v9i1.1948

Abstract

The aim of this research is to analyze errors in the use of Indonesian spelling in official documents issued by student organizations (Ormawa) at Politeknik Negeri Jember. This research was conducted by considering that in writing official organizational letters, errors are often encountered especially in using correct Indonesian spelling, including in official letters written by the student organizations at Politeknik Negeri Jember. These organizations include UKM (Student Activity Unit), HMJ (Department Student Association), MPM (Student Consultative Council), BEM (Student Executive Body), and IMP (Study Program Student Association). The research methods used were literature study and documentation by collecting 16 official letters from 16 student organizations at Politeknik Negeri Jember. Data analysis was carried out by using descriptive-qualitative method, guided by the 2022 Enhanced Spelling (EYD) Edition V. The results of the analysis showed that there were errors in the use of Indonesian spelling in the official letter issued by the student organizations at Politeknik Negeri Jember. These errors include: 1) errors in the use of letters, including the use of italics, capital letters and bold letters; 2) errors in the use of words, including errors in writing abbreviations and derivative words; and 3) errors in the use of punctuation, including errors in the use of apostrophes ('), colons (:), commas (,), and hyphens (-). It is hoped that this research can serve as a guide and joint evaluation in writing official organizational letters, as well as providing benefits for campus organizations in particular and the public in general.