cover
Contact Name
Hara Permana
Contact Email
coutionbbc@gmail.com
Phone
+62895363144631
Journal Mail Official
coutionbbc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Widarasari III, Sutawinangun, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153, Kab. Cirebon, Provinsi Jawa Barat
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Coution : Journal of Counseling and Education
ISSN : -     EISSN : 27466787     DOI : 10.47453
Coution Journal is managed and published by the Islamic Education Counseling Guidance Study Program of the Tarbiyah Faculty of Islamic University Bunga Bangsa Cirebon. college student. The scope of scientific articles published in this journal is about counseling and education as well as those relating to the scientific study of counseling guidance. Coution Journal is published twice a year, in February and August.
Articles 164 Documents
Tren Penelitian Perencanaan Karier Di Indonesia: Dari Metode Penelitian Hingga Variabel-Variabel Terkait Dhanang Suwidagdho; Abdul Hadi; Rini Setiawati
Coution : journal of counseling and education Vol 4 No 1 (2023): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v4i1.601

Abstract

Perencanaan karier yang matang adalah salah satu strategi untuk meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuan. Kajian ini menggunakan teknik analisis konten terhadap sejumlah artikel yang telah dipublikasikan pada jurnal di Indonesia sejak tahun 2015 hingga 2021 dengan perencanaan karier sebagai fokus utama kajian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan data tren penelitian perencanaan karier di Indonesia serta mengkaji variabel-variabel yang terkait dengan penelitian perencanaan karier. Berdasarkan hasil penelitian ini, ditemukan temuan bahwa terjadi peningkatan tren penelitian perencanaan karier, meski kemudian sempat terjadi penurunan dikarenakan efek pandemi Covid-19. Di antara publikasi tersebut, desain penelitian yang paling dominan adalah kuantitatif dengan siswa SMA sederajat yang paling banyak menjadi subyek penelitian. Sehubungan dengan temuan penelitian ini, beberapa rekomendasi telah diajukan untuk penelitian mendatang yang mendasari perencanaan karier sebagai fokus utama. Beberapa rekomendasi tersebut antara lain pemilihan metode penelitian, serta subyek penelitian pada siswa SMP, mahasiswa dan karyawan.
Penerapan Terapi Perilaku Rasional Emotif Untuk Mengatasi Gangguan Kecemasan Umum Pada Lansia Djoko Nugroho; Listian Indriyani Achmad; Saiful Muktiali; Nenda Nenda
Coution : journal of counseling and education Vol 5 No 1 (2024): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v5i1.1893

Abstract

Proses menua dapat menyebabkan beberapa perubahan yang meliputi perkembangan biologis, psikologis, dan pengaruh kondisi lingkungan sosial yang dirasakan. Orang lanjut usia yang tidak siap menghadapi perubahan tersebut sangat terpengaruh oleh perubahan psikologisnya. Tingkat kecemasan akan lebih tinggi diantara lanjut usia yang dipanti jompo. Tinggal jauh dari keluarga atau sanak saudara menimbulkan rasa kesepian karena tidak ada lagi orang yang bisa diajak tinggal dan diajak berbagi. Penelitian bertujuan mengetahui gambaran klinis gangguan kecemasan menyeluruh pada orang lanjut usia dipanti jompo, mendapatkan hasil penerapan Terapi Perilaku Rasional-Emotif (REBT) dalam upaya mengatasi gangguan kecemasan menyeluruh pada lansia. Menggunakan konsep teori (ABCDEF) dan teknik Rational Analysis, Reframing, Time Projection, Double Standard-Dispute, dan Exposure. Desain penelitian menggunakan menggunakan metode eksperimental single case design dengan desain A-B-A. Subyek adalah lansia yang tinggal di panti werdha dan memiliki simtom gangguan kecemasan menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan.
Identifikasi Permasalahan Santri Melalui Instrumen Alat Ungkap Masalah Di Pondok Pesantren Yogyakarta Utami Niki Kusaini
Coution : journal of counseling and education Vol 2 No 2 (2021): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v2i2.354

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bidang masalah yang paling mengganggu pada santri di Pondok Pesantren Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis survey. Penelitian ini menggunakan kuesioner yang diberikan kepada 445 santri kelas VII di dua Pondok Pesantren di Kota Yogyakarta. Alat ungkap masalah umum digunakan untuk mengidentifikasi bidang masalah pada santri di Pondok Pesantren. Instrumen ini terdiri dari 225 item pernyataan dan 10 bidang masalah, meliputi: (1) Jasmani dan Kesehatan (JDK); (2) Diri Pribadi (DPI); (3) Hubungan Sosial (HSO); (4) Ekonomi dan Keuangan (EKD); (5) Karier dan Pekerjaan (KDP); (6) Pendidikan dan Pelajaran (PDP); (7) Agama, Nilai dan Moral (ANM); (8) Hubungan Muda Mudi (HMM); (9) Keadaan dan Hubungan dalam Keluarga (KHK); dan (10) Waktu Senggang (WSG). Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi paling banyak item yang mengganggu disetiap bidang masalah. Hasilnya menunjukkan bahwa bidang masalah yang paling mengganggu santri di Pondok Pesantren adalah bidang hubungan sosial (HSO) 34.08% rata-rata santri yang memilih sebanyak 10 orang, bidang diri pribadi (DPI) 35.8% rata-rata santri yang memilih sebanyak 8 orang dan bidang jasmani dan kesehatan (JDK) sebesar 30.77% rata-rata santri yang memilih sebanyak 8 orang.
Layanan Bimbingan Dan Konseling Berbasis Teknologi Informasi Pada Masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) Achmad Gozali
Coution : journal of counseling and education Vol 1 No 2 (2020): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v1i2.117

Abstract

Government policy in opposing the Covid-19 pandemic with the aim of preventing and breaking the chain of transmission of Covid-19 discusses the application of PSBB (Large-Scale Social Restrictions) and conducting learning in networks (brave) in the field of education. Likewise the implementation of guidance and counseling services is done online or online by utilizing rapidly developing technology. The technology that was originally used in counseling is only as a supporting tool to facilitate data collection, data processing, needs assessment, and service support, now internet-based technology has become a major need that influences the success in implementing counseling and guidance services during the PSBB. Accordingly, the survey results show that the number of internet users aged 10-14 years was 66.2%, aged 15-19 years 91% which were the most users (APJII, 2018) and in 2020 the literacy age of 15 years and over was 96 % ranks the top of internet users. This can be used as a benchmark that the age of ramaja or students is a potential age of using the internet, which means that between counselor and counselee has the potential to be able to carry out interactive communication. So there needs to be adjustments and guidelines for guidance and counseling services based on information technology, so that counseling service activities remain effective and optimal. In the implementation of BK services that are carried out by using several applications from various platforms and technologies, it is necessary to pay attention to several things including potential, obstacles or challenges, strengths, weaknesses, and code of ethics in implementing information technology-based guidance and counseling services. Abstrak Kebijakan pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 dengan tujuan untuk mencegah dan memutus rantai penularan Covid-19 diantaranya yaitu menerapkan PSBB (Pembatasan Social Berskala Besar) dan melakukan pembelajaran dalam jaringan (daring) pada institusi pendidikan. Begitupun pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling (BK) dilakukan secara daring atau online dengan memanfaatkan teknologi yang sedang berkembang pesat. Teknologi yang semula digunakan dalam konseling hanya sebagai sarana pendukung untuk mempermudah dalam menghimpun data, mengolah data, asesmen kebutuhan, dan pendukung pelayanan, kini teknologi yang berbasis internet menjadi kebutuhan utama yang mempengaruhi keberhasilan dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling pada masa PSBB. Sejalan dengan itu, hasil survey menunjukkan bahwa jumlah pengguna internet usia 10-14 tahun 66,2%, usia 15-19 tahun 91% yang merupakan pengguna terbanyak (APJII, 2018) dan pada tahun 2020 usia literasi yaitu 15 tahun ke atas sebesar 96% menempati urutan puncak pengguna internet. Hal tersebut dapat dijadikan tolak ukur nahwa usia remaja merupakan usia potensial menggunakan internet, yang artinya antara konselor dan konseli berpotensi untuk dapat melakukan komunikasi interaktif. Sehingga perlu ada penyesuaian dan pedoman terhadap layanan bimbingan dan konseling berbasis teknologi informasi, agar kegiatan layanan BK tetap terlaksana secara efektif dan optimal. Dalam pelaksanaan layanan BK yang dilakukan dengan menggunakan beberapa aplikasi dari berbagai platform dan teknologi tersebut perlu memperhatikan beberapa hal diantaranya adalah hambatan atau tantangan, kelebihan, kelemahan, dan kode etik dalam menerapkan layanan bimbingan dan konseling berbasis teknologi informasi.
The Relationship Between Hardiness And Career Adaptability Of Vocational Students Abdul Hadi; Eka Aryani; Anifa Tuzzuhroh Nurbaiti
Coution : journal of counseling and education Vol 5 No 1 (2024): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v5i1.1777

Abstract

Vocational education is education that prepares students to be able to work in certain situations in certain fields. In line with the goals of vocational education, it places more emphasis on practice, especially career adaptability. However, there are several obstacles related to this ability, including: students do not understand future career decisions, lack confidence in making job decisions according to their talents, one of which is related to career adaptability. This research is correlational research regarding the relationship between hardiness abilities and vocational school students' career adaptability abilities. The sample in the research was simple random sampling, totaling 40 vocational school students. The data collection instrument used the hardiness and career adaptability scale instruments. The research results show that the correlation test between hardiness (X) and career adaptability (Y) is 0.912 with sig. = 0.000 (p<0.01). In conclusion, there is a significant relationship between these two variables. This can be seen in the aspects of control, commitment and challenge. In line with these results, it means that the higher the student's hardiness, the higher their career adaptability will also be. Apart from that, career adaptability and hardiness are able to make individuals develop and control the situations they face.
Peran Guru Bimbingan Konseling Dalam Mengatasi Siswa Kecanduan Game Online Higgs Domino (Scatter) Elmi Afrida; Irwan Syahputra
Coution : journal of counseling and education Vol 5 No 2 (2024): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v5i2.2683

Abstract

Penelitian ini membahas peran Guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mengatasi kecanduan game online Higgs Domino (Scatter) di Man 2 Tanjung Pura. Guru BK memiliki peran penting dalam melakukan pencegahan, edukasi, konseling, pendampingan, dan kolaborasi dengan orang tua dan pihak terkait. Penelitian ini bertujuan dalam mengetahui betapa pentingnya Guru BK dalam membantu siswa mengatasi kecanduan game online. Dengan pendekatan holistik dan kerjasama yang kuat, Guru BK dapat membantu siswa memahami dampak negatif kecanduan game online, mengidentifikasi faktor pemicu, dan mengembangkan strategi untuk mengatasi kecanduan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Metode pengambilan data penelitian ini adalah observasi dan wawancara. Adapun sampel pada penelitian ini merupakan siswa kelas XII IPA 1 MAN 2 Tanjung Pura terdiri dari 35 siswa. Penelitian ini menekankan pentingnya peran guru BK dalam membentuk perilaku siswa dalam menggunakan teknologi digital secara bertanggung jawab, sehingga kecanduan game online dapat diatasi demi kesejahteraan siswa.
Pengembangan Model Layanan Penguasaan Konten Berbasis Ajaran Islam untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Achmad Gozali
Coution : journal of counseling and education Vol 1 No 1 (2020): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v1i1.82

Abstract

Motivation to learn is one of the main factors in learning. Students who are less motivated to learn more likely to avoid learning and academic failure. So that the necessary services to treat the condition, such as mastery of content services based on Islamic teachings attribution exercise. The purpose of this study are to: 1) know the description of service implementation mastery of content; 2) determine the level of motivation to learn; 3) generate a service model based content mastery Islamic teaching to enhance learning motivation; 4) determine the effectiveness of the model in increasing motivation to learn. This study uses research and development methods with research steps include: preliminary studies, design a hypothetical model, due diligence hypothetical model, repair hypothetical model, field tests, hypothetical model finished product; and test the effectiveness of the model. The results showed that 1) the service content mastery been implemented in schools, but not in accordance with the work program; 2) the level of student motivation before being treated with an average in the category fairly and less; 3) generate a service model based content mastery Islamic teaching to improve students' motivation in high school, which consists of eight components, namely the rational, vision and mission, objectives, content, support systems, stages of implementation, evaluation, and follow-up; 4) the service model mastery of Islamic teachings based content effectively to improve student motivation. Keywords: Motivation; Learning; Atribution Retraining. Abstrak Motivasi belajar merupakan salah satu faktor utama dalam belajar. Siswa yang kurang termotivasi belajar cenderung akan menghindari kegiatan belajar dan mengalami kegagalan akademik. Sehingga diperlukan layanan untuk mengatasi kondisi tersebut, misalnya layanan penguasaan konten tentang latihan atribusi berbasis ajaran Islam. Tujuan penelitian ini yaitu untuk: 1) mengetahui gambaran pelaksanaan layanan penguasaan konten; 2) mengetahui tingkat motivasi belajar; 3) menghasilkan model layanan penguasaan konten berbasis ajaran Islam untuk meningkatkan motivasi belajar; 4) mengetahui tingkat keefektifan model dalam meningkatkan motivasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan langkah penelitian, meliputi: studi pendahuluan, merancang model hipotetik, uji kelayakan model hipotetik, perbaikan model hipotetik, uji lapangan, model hipotetik hasil akhir produk; dan uji efektivitas model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) layanan penguasaan konten pernah dilaksanakan di sekolah, namun belum sesuai dengan program kerja; 2) tingkat motivasi belajar siswa sebelum diberi perlakuan yaitu rata-rata pada kategori cukup dan kurang; 3) menghasilkan model layanan penguasaan konten berbasis ajaran Islam untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di SMA, yang terdiri dari 8 komponen, yaitu rasional, visi dan misi, tujuan, isi, dukungan sistem, tahapan pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut; 4) model layanan penguasaan konten berbasis ajaran Islam efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Kata Kunci: Motivasi Belajar; Latihan Atribusi; Layanan Penguasaan Konten.
Tingkat Resiliensi Akademik Mahasiswa Tahun Pertama Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Tidar Rini Setiawati; Dhanang Suwidagdho; Hani Rosyidah
Coution : journal of counseling and education Vol 4 No 2 (2023): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v4i2.1157

Abstract

Perguruan tinggi adalah lingkungan yang penuh tantangan bagi mahasiswa baru di mana mereka harus beradaptasi dengan perubahan terutama hal akademik. Resiliensi akademik memiliki peranan penting dalam memahami bagaimana mahasiswa baru menghadapi dan mengatasi tantangan tersebut. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survey. Penelitian ini bermaksud untuk menggambarkan tingkat resiliensi akademik mahasiswa baru dan sebagai bahan rekomendasi pemberian layanan responsif yang tepat kepada mahasiswa baru FKIP Universitas Tidar. Penelitian ini menggunakan skala resiliensi akademik untuk mengumpulkan data. Sampel diambil secara random sampling yang berjumlah 424 responden dengan kriteria mahasiswa baru semester 2 FKIP Universitas Tidar Tahun 2022/2023. Skala resiliensi akademik dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas (65%) mahasiswa baru FKIP Universitas Tidar memiliki resiliensi akademik tinggi yang ditandai dengan kemampuan menggunakan ketrampilan yang dimilikinya untuk mengatasi pengalaman negatif yang menghambat proses pembelajaran.
Coping Proaktif Mahasiswa Dalam Mengerjakan Tugas Akhir Ray Rido Imanuel Sembiring; Eka Aryani
Coution : journal of counseling and education Vol 5 No 2 (2024): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v5i2.2647

Abstract

Sebagian mahasiswa semester akhir pada lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Mercu Buana Yogyakarta sering kali mengeluh perihal kesulitan mengerjakan tugas akhir. Penelitian ini bertujuan mengetahui coping proaktif mahasiswa dalam mengerjakan tugas akhir di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 98 mahasiswa dan jumlah sampel 49 mahasiswa melalui teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa coping proaktif mahasiswa dalam mengerjakan tugas akhir yaitu dilihat dari 13 aspek coping proaktif yaitu aspek keaktifan 8,53%, aspek mencari dukungan sosial bersifat emosional 7,72%, aspek penindasan aktivitas bersaing 8,04%, aspek positif penafsiran ulang dan pertumbuhan 7,44%, aspek penerimaan 8,60%, aspek kontrol diri 7,69%, aspek mencari dukungan sosial bersifat instrumental 7,69%, aspek pelepasan perilaku 7,45%, aspek religiusitas 7,85%, aspek perencanaan 8,57%, aspek fokus dan pelampiasan emosi 5,96%, aspek penolakan 6,90%, aspek pelepasan mental 7,57%. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa aspek coping proaktif mahasiswa dalam mengerjakan tugas akhir paling besar dalam penelitian ini yaitu aspek penerimaan sedangkan aspek paling rendah ada pada aspek fokus dan pelampiasan emosi.
Peran Guru BK Dalam Membangun Psikoedukasi Di Tengah Pandemi Covid-19 Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus Lutfi Faishol; Alief Budiyono
Coution : journal of counseling and education Vol 2 No 2 (2021): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v2i2.379

Abstract

Pola pembelajaran online memberikan perhatian khusus bagi para pendidik seperti guru untuk bisa memberikan layanan yang komprehensif terhadap anak berkebutuhan khusus. Tujuan dalam penelitian ini adalah memberikan informasi kepada guru Bimbingan dan Konseling agar bisa memberikan layanan psikoedukasi di tengah pandemi Covid-19 kepada anak berkebutuhan khusus. Serta memberikan pengetahuan untuk para orang tua dengan melihat studi kasus dalam penelitian ini bahwa anak-anak berkebutuhan khusus ternyata ada yang mampu mengembangkan potensinya, dalam hal ini menjadi dorongan agar setiap orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus agar tetap semangat dan mempunyai pandangan yang optimis terhadap masa depan anak tersebut. Metode yang digunakan adalah metode studi literatur. Penulis melakukan pengumpulan data produktif. Teori yang mendukung menjadi sumber informasi lengkap bagi penulis.

Page 2 of 17 | Total Record : 164