cover
Contact Name
Hara Permana
Contact Email
coutionbbc@gmail.com
Phone
+62895363144631
Journal Mail Official
coutionbbc@gmail.com
Editorial Address
Jl. Widarasari III, Sutawinangun, Kec. Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45153, Kab. Cirebon, Provinsi Jawa Barat
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Coution : Journal of Counseling and Education
ISSN : -     EISSN : 27466787     DOI : 10.47453
Coution Journal is managed and published by the Islamic Education Counseling Guidance Study Program of the Tarbiyah Faculty of Islamic University Bunga Bangsa Cirebon. college student. The scope of scientific articles published in this journal is about counseling and education as well as those relating to the scientific study of counseling guidance. Coution Journal is published twice a year, in February and August.
Articles 164 Documents
Gambaran Analisis Inventori Tugas Perkembangan Siswa Sekolah Menengah Atas Uli Makmun Hasibuan; Asbi Asbi
Coution : journal of counseling and education Vol 5 No 1 (2024): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v5i1.1802

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dari tugas perkembangan siswa SMA N 13 Medan khususnya pada siswa kelas X E-10 secara detail terhadap pencapaian perkembangan yang ditempuh siswa pada tugas perkembangan masing-masing siswa pada kelas X E-10. Strategi kuantitatif yang menggunakan pendekatan deskriptif digunakan. Populasi penelitian adalah 36 siswa kelas X E-10 di SMA N 13 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan sampling jenuh, artinya sampel penelitian terdiri dari setiap anggota populasi. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen Inventori Tugas perkembangan (ITP) yang dinggunakan berupa perangkat lunak ATP version 3.5.6. Temuan penelitian ini menunjukkan tingkat perkembangan kelas X E-10 SMA N 13 Medan berpengaru pada tingkat individualistik dengan rata-rata levels perkembangan 4,67; simpangan baku 0,11; dan koefisien variansi 4,15%. Oleh karena itu, perlu adanya bantuan khusus kepada anak agar siswa dapat memenuhi tugas-tugas perkembangannya, idealnya dengan berkembangnya kematangan emosi dan perilaku ekonomi otonom pada tingkat konformis (Kof).
Konseling Kelompok dengan Pendekatan Cognitive Behavior Therapy (CBT) untuk Meningkatkan Kesadaran Pendidikan Sulistianingsih Sulistianingsih; Dian Widiantari
Coution : journal of counseling and education Vol 1 No 1 (2020): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v1i1.83

Abstract

This study discusses group counseling using one of the counseling approaches namely cognitive behavior therapy (CBT) in adolescents who do not consider education important at a higher level. The purpose of CBT is to invite clients to challenge wrong thoughts and emotions by presenting evidence that contradicts their beliefs about the problem at hand. The purpose of this article is to look at the usefulness of group counseling through cognitive behavioral therapy (CBT) approaches in an effort to increase awareness of continuing education which is higher in adolescents in Banaran village, Kulonprogo regency. Data collection is done by using methods of observation, interviews and documentation. Data analysis was performed using qualitative descriptive analysis which included data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Keywords: Group Counseling; Cognitive Behavior Therapy; Education Awareness. Abstrak Penelitian ini membahas mengenai konseling kelompok dengan menggunakan salah satu pendekatan konseling yaitu cognitive behavior therapy (CBT) pada remaja yang kurang menganggap penting pendidikan dalam jenjang yang lebih tinggi. Tujuan CBT adalah mengajak klien untuk menentang pikiran dan emosi yang salah dengan menampilkan bukti-bukti yang bertentangan dengan keyakinan mereka tentang masalah yang dihadapi. Tujuan artikel ini adalah untuk melihat kegunaan konseling kelompok melalui pendekatan cognitive behavior therapy (CBT) dalam upaya meningkatkan kesadaran melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi pada remaja di Dusun Banaran Kabupaten Kulonprogo. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kata kunci: Konseling Kelompok; Cognitive Behavior Therapy; Kesadaran Pendidikan.
Regulasi Emosi Mahasiswa Dalam Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid -19 Di Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Mercu Buana Yogyakarta Afifah Afifah; Eka Aryani
Coution : journal of counseling and education Vol 4 No 2 (2023): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v4i2.995

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui regulasi emosi mahasiswa dalam pembelajaran daring pada masa pandemi covid -19 di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Agar mahasiswa mampu meregulasi emosinya selama pembelajaran daring. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 5 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Untuk mengukur keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi sumber, triangulasi metode dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek sulit meregulasi emosi selama pembelajaran daring. Dampak dari subjek yang sulit meregulasi emosi tersebut diantaranya adalah sulit mengontrol emosi yang ditunjukkan dengan subjek sering marah- marah, berteriak, berkata kasar sendiri, memukul tembok, melempar barang, berkata kotor dan berdiam diri di kamar. Banyak faktor yang mempengaruhi subjek sulit mengontrol emosi selama pembelajaran daring karena banyak masalah yang dihadapi, diantaranya sulit mengatur waktu antara kuliah dan kerja, pola fikir negatif dan selalu overthingking serta kurang mengerti penjelasan dari dosen sehingga melalaikan tugasnya.
Profil Growth Mindset Siswa Berdasarkan Sistem Zonasi Nanda Giantari; Ruly Ningsih
Coution : journal of counseling and education Vol 5 No 2 (2024): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v5i2.2682

Abstract

Sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru di SMP Negeri 3 Kalasan telah menimbulkan berbagai permasalahan, termasuk ketidakadilan dalam akses pendidikan dan perbedaan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi profil growth mindset siswa yang ditinjau dari sistem zonasi di SMP Negeri 3 Kalasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan dengan jenis survei. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri 3 Kalasan dengan sampel berjumlah 261 orang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2024. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data adalah uji T dengan Kruskal Wallis. Hasil uji Kruskal-Wallis digunakan untuk menganalisis perbedaan growth mindset antar siswa dari berbagai jalur zonasi. Hasil uji Kruskal-Wallis (Asymp. Sig = 0,378) menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan growth mindset siswa antara siswa jalur zonasi dengan non zonasi. Growth mindset siswa kategori sangat tinggi memiliki presentase 2%, kategori tinggi 52%, kategori sedang 38% dan kategori rendah 8%. Sebagian besar siswa memiliki growth mindset yang tinggi atau sedang. Penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki growth mindset yang tinggi (52%), sehingga tidak ada perbedaan profil growth mindset pada siswa zonasi dengan nonzonasi.
Resiliensi Akademik Mahasiswa Pesantren Hanik Mufaridah; Indriyana Rachmawati
Coution : journal of counseling and education Vol 4 No 1 (2023): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v4i1.611

Abstract

Resiliensi akademik merupakan ketahanan akademik individu dalam menghadapi tekanan akademik. Di era industri 5.0 ketahanan sangat dibutuhkan oleh individu untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Penelitian ini menentukan prevalensi resiliensi akademik mahasiswa pesantren dalam menghadapi era industri 5.0. Penelitian ini menggunakan desain survey. Sampel penelitian ini adalah 116 mahasiswa pesantren yang dipilih dengan teknik proportional stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan angket resiliensi akademik. Diuji validitas dan reliabilitas dengan nilai KMO dan Bartlett's Test sebesar 0,741. Data dianalisis secara deskriptif. Resiliensi akademik mahasiswa ditunjukkan dengan memiliki kompetensi, kepercayaan diri, karakter, komitmen, minat, dan pengendalian diri untuk mengatasi situasi sulit yang dihadapi. Komitmen merupakan aspek penting bagi individu untuk tegar dalam situasi akademik.
Hubungan Self Efficacy Dengan Motivasi Berprestasi Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Cilegon Dan Implikasi Bagi Program Bimbingan Dan Konseling Opah Nadiya; Evi Afiati; Meila Dwi Nurmala
Coution : journal of counseling and education Vol 2 No 1 (2021): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v2i1.298

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi untuk mengetahui hubungan self efficacydengan motivasi berprestasi siswa. Penelitian ini bertujuan untukmeningkatkan kepercayaan diri siswa dalam meningkatkan motivasi dalammeraih prestasi siswa kelas XI MIPA dan XI IPS. Jenis penelitian ini adalahpenelitian korelasional. Subjek penelitian ini adalah 186 siswa dari 349 siswakelas XI di SMA Negeri 1 Cilegon. Penelitian ini dilatar belakangi hasilpengamatan dan pengalaman peneliti, bahwa seseorang dengan self efficacyrendah menganggap dirinya tidak mampu mengerjakan segala sesuatu yangada disekitarnya. Pendekatan penelitian yang penulis gunakan adalahpendekatan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan instrument berupaangket. Dari hasil uji hipotesis korelasi Product Moment diketahui koefisienProduct Moment (râ‚“â‚—y) antara Self Efficacy (X) dengan Motivasi Berprestasi(Y) kemudian dilihat dengan r tabel atau melihat P-value berdasarkanperhitungan program SPSS for windows 20.0, maka hasil nilai korelasi rhitung sebesar -0,094 lebih kecil dari koefisien r tabel sebesar 0,227 padataraf signifikasi 5% atau P-value lebih besar dari 0,05. Dengan demikian,terdapat hubungan yang positif antara Self Efficacy dengan MotivasiBerprestasi siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Cilegon Tahun Ajaran2019/2020.
Analisis Tingkah Laku Terlambat Peserta Didik Di Sekolah Menengah Pertama Dalam Program Sistem Zonasi Angena Budi Fatmala; Heri Saptadi Ismanto; Mia Indah Kusumawati
Coution : journal of counseling and education Vol 5 No 1 (2024): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v5i1.1869

Abstract

Peraturan sekolah di buat untuk mendidik peserta didik untuk disiplin salah satunya mengenai peraturan jam masuk sekolah. Namun setiap harinya ada saja beberapa peserta didik yang datang terlambat ke sekolah melebihi pukul 07.10 WIB. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu penyebab peserta didik di SMP Negeri 6 Semarang datang terlambat ke sekolah. SMP Negeri 6 Semarang menerapkan sistem zonasi dimana jarak antara rumah dan sekolah hanya maximal 6 Km saja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah peserta didik yang pernah datang terlambat ke sekolah dari bula Juli 2023 – Desember 2023 dengan detail Kelas 7 22 responden, kelas 8 57 responden dan kelas 9 73 responden. Penyebab peserta didik SMP Negeri 6 Semarang datang terlambat adalah bangun kesiangan, terjebak macet dalam perjalanan, menunggu kereta lewat di perlintasan kereta api, jalan menuju sekolah banjir, berangkat bersama teman dan menunggunya, ban sepeda bocor, ketika di rumah mandinya lama, mandinya bergantian dengan kakak atau adik, menunggu angkutan umum, ada barang tertinggal sehingga harus balik lagi ke rumah, mengantar adik atau kakak terlebih dahulu, kebelet BAB, menunggu antrian isi bensin dan malas datang ke sekolah. Dengan demikian walau sekolah menerapkan system zonasi, peserta didik tetap ada yang datang terlambat.
Studi Kasus: Penggunaan Intervensi Token Ekonomi Untuk Menurunkan Perilaku Agresif Pada Anak Usia Dini Rizqi Isnaeni Fajri
Coution : journal of counseling and education Vol 1 No 2 (2020): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v1i2.118

Abstract

Aggressive behavior often occurs in children, especially in early childhood. Many factors of a child having an aggressive attitude, environmental factors or a person who can be imitated or emulated and not given a correct understanding of how to behave should make the child have that attitude. In this case study, you were given a series of psychological tests to determine the dynamics of your personality. So get comprehensive results, by providing BINET, VSMS, NST, observation and interview tests. The next step is giving an intervention to you, the intervention is carried out for one month by conducting three session meetings or the first session introducing, the second session informing you about the agreement that should be done, the third session conducting a joint evaluation of the activities that you have carried out. The method used to modify the economic token can reduce the aggressive behavior ananda, it was strengthened by the family and teacher when holding a follow-up. The class teacher revealed that anada had pinched behavior, hit her themes and sometimes she could share with her friends at school. Meanwhile, the family said that you don't speak loudly or angry when you want something Abstrak Perilaku agresif seringkali terjadi pada anak, terlebih pada anak usia dini. Banyak faktor seorang anak memiliki sikap perilaku agresif, faktor lingkungan tempat tinggal atau adanya orang yang dapat ditiru atau dicontoh dan tidak diberikannya pemahaman yang benar tentang bagaimana seharusnya bersikap menjadikan anak memiliki sikap tersebut. Studi kasus ini, ananda diberikan serangkaian tes psikologis untuk mengetahui dinamika kepribadian ananda. Sehingga mendapatkan hasil yang komprehensif, dengan memberikan tes BINET, VSMS, NST, observasi dan wawancara. Langkah selanjutnya yaitu memberikan intervensi kepada ananda, intervensi dilakukan selama satu bulan dengan melakukan tiga sesi pertemuan yatiu sesi pertama melakukan pengenalan, sesi kedua memberitahukan kepada ananda tentang kesepakatan yang harus dilakukan oleh ananda, sesi ketiga melakuan evaluasi bersama tentang kegiatan yang telah dilakukan ananda. Metode modifikasi token ekonomi yang digunakan dapat menurunkan perilaku agresif ananda, hal itu dikuatkan oleh keluarga dan guru saat mengadakan follow up. Guru kelas mengungkapkan bahwa annada berkurang perilaku mencubit, memukul temanya dan kadangkala ananda sudah dapat berbagi dengan teman-temannya di sekolah. Sedangkan dari pihak keluarga mengatakan bahwa ananada tidak berbicara dengan nada keras atau marah ketika menginginkan seuatu.
Efektivitas Self-Regulated Learning Meningkatkan Prestasi Akademik Mahasiswa Dalam Pembelajaran Daring Felix Trisuko Nugroho; Zita Deni Pratiwi; Juliane Maria Jeanette Clarisa Padjo
Coution : journal of counseling and education Vol 3 No 2 (2022): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v3i1.1317

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-regulated learning terhadap peningkatan akademik mahasiswa dalam pembelajaran daring. Desain penelitian ini adalah pre-experiment dengan dua kelompok yang dipilih secara random. Subjek yang digunakan dalam penelitian berjumlah 54 mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan metode self-report, literature review, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji Independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan dengan materi self-regulated learning memiliki peningkatan indeks prestasi akademik (IP) yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol. Hasil analisis data menunjukkan nilai p < 0,003. Kelompok eksperimen yang diberi perlakuan memiliki nilai rata-rata indeks prestasi (IP) dalam pembelajaran daring lebih tinggi dengan rerata mean = 2,78, sedangkan kelompok kontrol dengan rerata mean = 2,47.
Dampak Lapisan Mikrosistem Pada Karir Remaja Kusumawati Kusumawati; Ari Rahmi Hasfaraini; Yulia Novita Sari
Coution : journal of counseling and education Vol 5 No 2 (2024): Coution
Publisher : Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/coution.v5i2.2730

Abstract

Selama proses transisi dari remaja menuju dewasa berbagai perubahan harus dihadapi, termasuk mulai mengevaluasi identitas diri dan dihadapkan pada berbagai tantangan moral dan spiritual, yang lazim terjadi pada kebanyakan remaja. Perkembangan zaman menambah tuntutan dan stres yang semakin banyak dihadapi remaja. Sebagai contoh, menemukan pekerjaan di dalam kondisi yang semakin kompetitif, mengembangkan hubungan baik dengan orang lain, dan beradaptasi dengan teknologi yang kesemuanya memberikan tekanan yang tak sedikit bagi remaja. Remaja di usianya yang seharusnya telah dapat memberikan pendapat dan memutuskan apa yang ingin dilakukannya terkungkung dalam tekanan baik dari keluarga, maupun masyarakat. Ke semuanya terangkum dalam lapisan mikrosistem remaja, yakni lingkaran interaksi sosial yang terdekat dengan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat berapa persen lapisan mikrosistem memberikan dampak pada pilihan karir siswa dan sedalam apa status identitas karir mereka terhadap pilihan karir yang mereka jalani saat ini. Penelitian ini juga diharapkan mampu menghasilkan kajian dasar yang akan digunakan sebagai referensi pendukung penelitianpenelitian yang berkaitan dengan karir di tahun selanjutnya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan sampel terdiri dari 156 siswa yang dipilih secara acak. Instrumen yang digunakan merupakan skala status identitas karir yang diberikan kepada responden. Temuan penelitian menunjukkan bahwa 35% responden setuju terhadap keluarga sebagai pemberi pengaruh terbesar pada pilihan karir mereka, selanjutnya teman 24%, sekolah 21% dan masyarakat 20%. Responden pada penelitian ini juga cenderung memiliki status identitas yang berada pada status identitas achievement. Hasil temuan ini menunjukkan bahwa remaja di sekolah menengah ini memiliki bentuk kemandirian dalam pilihan karir dan memberikan gambaran bahwa keluarga masih menjadi faktor pendorong terbesar dalam pemilihan karir responden.

Page 4 of 17 | Total Record : 164