cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyanizps@gmail.com
Phone
+6285792375955
Journal Mail Official
mimbarpgsdfloba@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) FKIP Universitas Muhammadiyah Kupang Gedung D Lantai 4 Jalan K.H. Ahmad Dahlan, No.17, Kayu Putih, Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
MIMBAR PGSD FLOBAMORATA
ISSN : -     EISSN : 29882982     DOI : https://dx.doi.org/10.51494/mpf
Core Subject : Education,
Focus dan scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in the review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction and learning Educational Management Curriculum development Special education Teacher education Educational technology Educational development
Articles 106 Documents
Penerapan Model PBL Berbasis Kearifan Lokal Adaptasi Masyarakat Kupang Terhadap Iklim Kering Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dan Keaktifan Belajar Siswa SD Muhsam, Julhidayat; Nurlaila; Hasyda, Suryadin
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 4 No. 1 (2026): MIMBAR PGSD FLOBAMORATA
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v4i1.2926

Abstract

This study aims to improve critical thinking skills and learning activity of elementary school students through the application of the Problem Based Learning (PBL) model based on local wisdom of community adaptation to the dry climate of Kupang. This study uses the Classroom Action Research method with the Kemmis and McTaggart model which is implemented in two cycles, each including the planning stage, action implementation, observation, and reflection. The research subjects were 27 fourth-grade students of Sikumana 1 Elementary School. The research instruments included a critical thinking skills test and an observation sheet of student learning activity. Data were analyzed using quantitative descriptive analysis by comparing the results between cycles. The results showed that the application of the local wisdom-based PBL model was able to significantly improve critical thinking skills and student learning activity from cycle I to cycle II. The integration of local wisdom of Kupang community adaptation to the dry climate makes learning more contextual, meaningful, and encourages active student involvement in the learning process.
Implementasi Model Pembelajaran Circuit Learning untuk Meningkatkan Hasil Pelajar IPAS di Sekolah Dasar Mau, Maria; Meilani, Dian; Bacotang, Bacotang
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 4 No. 1 (2026): MIMBAR PGSD FLOBAMORATA
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v4i1.2939

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi dan peningkatan model pembelajaran circuit learning dalam meningkatkan hasil belajar IPAS Siswa Kelas IV SD Negeri kuanino pada Topik C. Manfaat Keberagaman dan Melestarikan Keberagaman Budaya Kelas IV SD Negeri kuanino Tahun Ajaran 2024/2025. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri 4 tahap yaitu: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penilitian sebanyak 31 siswa siswa. Metode pengumpulan data menggunakan soal tes hasil belajar, lembar observasi. Data dianalaisis untuk melihat penerapan dan peningkatan hasil belajar Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa implementasi model pembelajaran circuit learning Pada Siswa Kelas IV SD Negeri kuanino pada Topik C. Manfaat Keberagaman dan Melestarikan Keberagaman Budaya Kelas IV SD Negeri Kuanino Tahun Ajaran 2024/2025 dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa.
Pengaruh Strategi Learning Start With A Question (LSQ) Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran IPAS Topik B Kekayaan Budaya Indonesia Kelas IV SDN Naikoten 1 Kupang Tahun Ajaran 2024/2025 Juita Lendi Luan; Arifin; Wahab, Ahmad Ishom Pratama
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 4 No. 1 (2026): MIMBAR PGSD FLOBAMORATA
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v4i1.3036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi pembelajaran Learning Start With A Question (LSQ) terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa kelas IV. Desain penelitian ini digunakan adalah one group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV A yang berjumlah 24 orang. Data dikumpulkan melalui pretest sebelum perlakuan (pembelajaran Learning Start With A Question) dan posttest setelah perlakuan. Hasil analisis data menunjukan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa setelah diberikan perlakuan. Hal ini mengindikasikan bahwa metode Strategi Learning Start With A Question (LSQ) efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata Pelajaran IPAS. Alat pengumpulan data menggunakan tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistic inferensial untuk mengetahui uji normalitas, homogenitas dan uji-t untuk menguji hipotesis. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS Versi 27. Hasil perhitungan uji-t independent diperoleh nilai sig 0,001<0,05 maka hipotesis HO ditolak dan HO diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model pembelajaran Learning Start With A Question (LSQ) untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada topik B kekayaan budaya Indonesia kelas IV SDN Naikoten 1 Kupang tahun ajaran 2024/2025.
Paparan Verbal Abuse Terhadap Motivasi Belajar Anak Sekolah Dasar Melalui Perspektif Neuroedukasi Ahmad, Rizqy Amelia Ramadhaniyah; Kenedi, Kenedi; Nuriyah, Nuriyah
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 4 No. 1 (2026): MIMBAR PGSD FLOBAMORATA
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v4i1.3041

Abstract

Abstrak: Kekerasan verbal (verbal abuse) masih sering terjadi dalam lingkungan pendidikan sekolah dasar, baik secara sadar maupun tidak sadar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paparan kekerasan verbal terhadap motivasi belajar siswa sekolah dasar melalui metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dari sudut pandang neuroedukasi. Data dikumpulkan dari berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan laporan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa verbal abuse dalam bentuk pelabelan negatif, bentakan, dan penghinaan berdampak signifikan terhadap penurunan motivasi belajar siswa. Secara psikologis, hal ini menghambat terpenuhinya kebutuhan dasar otonomi dan kompetensi siswa, yang pada akhirnya memicu penurunan motivasi belajar baik intrinsik maupun ekstrinsik. Secara biologis, khususnya neuroedukatif, verbal abuse memicu produksi hormon kortisol yang secara fisik "menutup" akses ke prefrontal cortex (pusat belajar) Kesimpulan dari penelitian ini menekankan bahwa iklim komunikasi yang positif antara guru dan siswa merupakan faktor penentu dalam menjaga stabilitas motivasi belajar di tingkat sekolah dasar. Abstract: Verbal abuse still frequently occurs in elementary school environments, both consciously and unconsciously. This study aims to analyze exposure to verbal abuse on elementary school students' learning motivation through qualitative methods with a literature study approach from a neuroeducational perspective. Data were collected from various scientific sources such as journals, books, and relevant previous research reports. The results of the study indicate that verbal abuse in the form of negative labeling, yelling, and insults has a significant impact on decreasing students' learning motivation. Psychologically, this hinders the fulfillment of students' basic needs for autonomy and competence, which ultimately triggers a decrease in both intrinsic and extrinsic learning motivation. Biologically, specifically neuroeducation, verbal abuse triggers the production of the hormone cortisol which physically "closes" access to the prefrontal cortex (the learning center). The conclusion of this study emphasizes that a positive communication climate between teachers and students is a determining factor in maintaining stable learning motivation at the elementary school level
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Active Learning (SAL) Pada Siswa Kelas IV SD Aiman, Ummu; Akbari, Ummu Fajariyah; Sabuna, Matica
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 4 No. 1 (2026): MIMBAR PGSD FLOBAMORATA
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v4i1.3042

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Active Learning (SAL) untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS topik A: Transformasi energi di sekitar kita dikelas IV UPTD SDI Oesapa Kecil 1 Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan rancangan penelitian yang dilakukan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi daan refleksi. Subjek penelitian yakni siswa kelas IV SD Oesapa Kecil 1 Kupang yang terdiri dari 28 orang siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan lembar lembar observasi aktivitas guru, observasi aktivitas siswa, dan tes hasil belajar, dengan menerapkan model pembelajaran Student Active Learning (SAL), serta perangkat pembelajaran berupa ATP, modul ajar, LKPD, dan soal evaluasi. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukan adanya peningkatan dari setiap aspek yang telah ditentukan. Pada siklus 1 memperoleh presentase ketuntasan 46,43% dan presentase ketidaktuntasan 53,57% dengan kriteria cukup baik. Hasil belajar pada siklus II memperoleh presentase ketuntasan 92,86% dan presentase ketidaktuntasan 7,14% dengan kategori sangat baik. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa upaya peningkatan hasil belajar melalui penerapaan model pembelajaran kooperatif tipe Student Active Learning (SAL) pada mata pelajaran IPAS topik A: Transformasi energi di sekitar kita siswa kelas IV UPTD SDI Oesapa Kecil 1 meningkat. Abstract: This study aims to apply the Student Active Learning (SAL) learning model to improve student learning outcomes in science learning topic A: Energy transformation around us in grade IV of UPTD SDI Oesapa Kecil 1 Kupang. This study is a classroom action research with a research design carried out in two cycles, including the planning, implementation, observation and reflection stages. The research subjects were grade IV students of SD Oesapa Kecil 1 Kupang consisting of 28 students. Data collection techniques were carried out using teacher activity observation sheets, student activity observations, and learning outcome tests, by applying the Student Active Learning (SAL) learning model, as well as learning tools in the form of ATP, teaching modules, LKPD, and evaluation questions. The results of the research conducted showed an increase in each predetermined aspect. In cycle 1, the percentage of completeness was 46.43% and the percentage of incompleteness was 53.57% with fairly good criteria. Learning outcomes in cycle II obtained a percentage of completeness of 92.86% and the percentage of incompleteness was 7.14% with very good categories. These results can be concluded that efforts to improve learning outcomes through the application of the Student Active Learning (SAL) learning model in the Natural Sciences subject topic A: Energy transformation around us for fourth grade students at UPTD SDI Oesapa Kecil 1 have increased.
Urgensi Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial sebagai Literasi Abad Ke-21 pada Jenjang Sekolah Dasar di Nusa Tenggara Timur Yani, Ahmad; Uslan, Uslan
Mimbar PGSD Flobamorata Vol. 4 No. 1 (2026): MIMBAR PGSD FLOBAMORATA
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/mpf.v4i1.3050

Abstract

Literasi abad ke-21 merupakan kompetensi esensial yang perlu dikembangkan sejak pendidikan dasar untuk menjawab tantangan transformasi digital dan sosial. Integrasi pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) dipandang sebagai pendekatan strategis dalam memperkuat literasi digital dan komputasional peserta didik. Namun, implementasi pembelajaran berbasis teknologi di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), khususnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur, masih menghadapi keterbatasan infrastruktur, kompetensi pendidik, dan ketersediaan sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif literatur terkait konsep literasi abad ke-21, pembelajaran koding dan AI di sekolah dasar, serta tantangan dan peluang implementasinya di wilayah 3T. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui penelusuran artikel terindeks Scopus (Q1–Q4) dan SINTA (1–3) yang terbit dalam lima tahun terakhir. Analisis data dilakukan menggunakan pengelompokan tematik meliputi konsep, model implementasi, tantangan, dan dampak pembelajaran koding dan AI. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran koding dan AI berkontribusi positif terhadap pengembangan berpikir komputasional, pemecahan masalah, dan kreativitas siswa sekolah dasar. Meskipun terdapat berbagai kendala di wilayah 3T, pendekatan kontekstual dan adaptif, seperti pembelajaran koding unplugged, memungkinkan implementasi yang efektif. Integrasi koding dan AI yang selaras dengan Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 berpotensi menjadi strategi penting dalam menjembatani kesenjangan literasi abad ke-21 di pendidikan dasar.

Page 11 of 11 | Total Record : 106