cover
Contact Name
Abdullah Syafei
Contact Email
syafei06@gmail.com
Phone
+622178894043
Journal Mail Official
jurnal.jikm2000@gmail.com
Editorial Address
Jl. Harapan No.50, RT.2/RW.7, Lenteng Agung, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12610
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal)
ISSN : 22524134     EISSN : 23548185     DOI : https://doi.org/10.33221/jikm.v13i05
Core Subject : Health,
Fokus Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (The Public Health Science Journal) membahas kesehatan masyarakat sebagai disiplin ilmu dan praktik yang terkait dengan tindakan preventif dan promotif untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pendekatan ilmiah yang menerapkan berbagai teknik. Fokus ini mencakup area dan ruang lingkup seperti biostatistik, epidemiologi, pendidikan dan promosi kesehatan, kebijakan dan administrasi kesehatan, kesehatan lingkungan, gizi kesehatan masyarakat, kesehatan seksual dan reproduksi, serta kesehatan dan keselamatan kerja. Jurnal ini menggunakan mekanisme peer-review di mana setiap artikel yang dikirimkan harus ditinjau secara anonim oleh rekan ahli yang ditunjuk oleh editor. Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini dapat berupa artikel asli dan artikel tinjauan undangan.
Articles 382 Documents
Analisis Faktor Maternal dan Kualitas Pelayanan Antenatal dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Wiwin Nur Fitriani; Nirmala Harahap
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 04 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i04.2254

Abstract

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan masalah utama neonatus pada masa neonatal yang dapat menyebabkan mortalitas, morbiditas, dan disabilitas. BBLR merupakan penyebab tertinggi kematian neonatal. WHO melaporkan bahwa bayi dengan BBLR memiliki kemungkinan 20 kali lebih besar untuk meninggal dibandingkan bayi dengan berat badan normal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan maternal dan kualitas pelayanan antenatal terhadap kejadian BBLR di RSUD Pasar Minggu Jakarta. Metode penelitian ini adalah observasional analisis dengan rancangan studi kasus kontrol dan pendekatan retrospektif. Sampel penelitian ini adalah ibu hamil yang melahirkan bayi di RSUD Pasar Minggu Jakarta. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan perbandingan sampel 1:1 antara kasus dan kontrol yang masing-masing berjumlah 32 responden. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian BBLR yaitu umur ibu (nilai p = 0,026; OR = 3,695), paritas (nilai p = 0,042; OR = 2,896), pengetahuan (nilai p = 0,011; OR = 3,857), anemia (nilai p = 0,016; OR = 0,197), kunjungan antenatal pertama (K1) (nilai p = 0,020; OR = 5,870) dan pelayanan antenatal (nilai p = 0,035; OR = 3,151). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel yang paling erat berhubungan dengan kejadian BBLR adalah variabel pengetahuan (OR 31,618; 95% CI: 2,495-400,702). Perlu upaya yang lebih besar untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang faktor risiko, tanda gejala dan pencegahan BBLR.
Kualitas Hidup Anak Kanker Resi Putri Naulia; La Saudi
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 04 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i04.2256

Abstract

Seorang anak dengan kanker dapat mengalami berbagai permasalahan fisik yang dapat disebabkan oleh penyakit dan regimen terapi yang diberikan. Kehadiran gejala-gejala ini sangat terkait dengan kualitas hidup pada anak dengan kanker. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kualitas hidup pada anak kanker. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 78 anak kanker usia 7-18 tahun di Jakarta. Instrumen Pediatric Quality of Life Inventory (PedsQL) digunakan untuk mengukur kualitas hidup pada anak kanker. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak kanker di Jakarta memiliki kualitas hidup rendah, yang terlihat dari total rerata skor kualitas hidup (61,13), rerata skor kualitas hidup pada usia 7-12 tahun (61,94), dan rerata skor kualitas hidup pada usia 13-18 tahun (59,61). Fungsi sosial merupakan aspek kualitas hidup dengan rerata tertinggi (73,40) dan fungsi fisik merupakan aspek dengan rerata terendah (55,89). Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pendidikan (nilai p = 0,011) dan lama mendapatkan terapi (nilai p = 0,028) dengan aspek fungsi sekolah. Selain itu, didapatkan juga hubungan yang signifikan antara jenis kanker dengan aspek fungsi emosional dengan jenis kanker (nilai p = 0,003). Peran serta orang tua dan tenaga kesehatan dalam memberikan dukungan akan membuat anak mampu menjalani segala proses pengobatan sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup anak.
Implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional terhadap Pelaksanaan Pelayanan Promotif dan Preventif Nadia Nadia; Yanti Harjono Hadiwiardjo; Nunuk Nugrohowati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 05 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i05.2267

Abstract

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah program jaminan kesehatan berbasis asuransi sosial yang diwajibkan bagi seluruh rakyat Indonesia dan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat. BPJS Kesehatan mendorong FKTP, khususnya Puskesmas, untuk lebih berinovasi dalam program khususnya di bidang promotif dan preventif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana Puskesmas Kecamatan Kramat Jati Kota Jakarta Timur mengimplementasikan program JKN yang dibuat oleh BPJS Kesehatan untuk memberikan pelayanan preventif dan promotif. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif yang menggunakan desain kualitatif dan melakukan wawancara dengan informan untuk pengumpulan data. Penelitian ini menggunakan 10 informan penelitian, yang terdiri dari Kepala Bidang Upaya Kesehatan Masyarakat sebagai informan kunci, enam orang informan utama, yaitu pegawai di bidang UKM esensial yang terdiri dari staf Promosi Kesehatan, Kasie Kesehatan Lingkungan, Kasie KIA/KB, Kasie Gizi, Kasie Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit Menular, dan Kasie Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit tidak Menular, serta tiga orang informan pendukung, yaitu seorang dokter umum dan 2 (dua) orang pasien. Hasil temuan menunjukkan bahwa pelayanan promotif dan preventif Puskesmas Kecamatan Kramat Jati tidak mengalami perubahan yang signifikan sebelum atau sesudah program JKN dilaksanakan. perubahan yang terjadi, khususnya terkait kebijakan dan pendanaan JKN. Terdapat beberapa kendala antara lain kurangnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan Puskesmas, perluasan cakupan SPM (Standar Pelayanan Minimal), dan kurangnya koordinasi antar tenaga kesehatan. Temuan penelitian tersebut mengarahkan peneliti pada kesimpulan bahwa indikator pelaksanaan pelayanan promotif dan preventif tidak dapat diturunkan hanya dari satu faktor saja. Selain itu pelaksanaan program JKN tidak berdampak langsung terhadap pelaksanaan pelayanan promotif dan preventif karena arahan pelaksanaan kegiatan tersebut masih dibiayai dari dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).
Penyusunan Instrumen Status Kesehatan Mental Pelajar Chotidjah, Sitti; Ihsan, Helli; Zakariyya, Farhan; Damaianti, Lira Fessia; Mukminin, Ghinaya Ummul
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 03 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i03.2278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat ukur kesehatan mental pada siswa sekolah menengah pertama dan atas. Saat ini, siswa banyak mengalami gejala-gejala gangguan psikologis yang bila tidak terselesaikan maka akan dapat membuat mereka mengalami masalah kesehatan mental. Hanya saja, alat untuk mengukur gejala-gejala tersebut belum ada yang khusus bagi usia remaja. Oleh karena itu, peneliti berminat untuk membuat alat ukur yang dapat mendeteksi permasalahan dan gangguan kejiwaan yang ada pada siswa. Pengembangan alat ukur diawali dengan survei eksploratif kepada siswa dengan pertanyaan terbuka. Hasil survey lalu dijadikan dasar bagi pengembangan item-item alat ukur kesehatan mental bagi remaja. Setelah melalui uji statistik, skala alat ukur kesehatan mental yang awalnya berjumlah 59 item dihasilkan sebanyak 19 item yang valid, terdiri dari delapan faktor yaitu harga diri, evaluasi diri, kebiasaan tidur, motivasi belajar, orientasi karir, mengatasi kesulitan belajar, konformitas, hidup sehat. Reliabilitas yang dicapai oleh setiap faktor adalah antara 0,35 sampai 0,65. Model ini diuji dengan analisis faktor konfirmatori dengan hasil model yang fit. Item-item pada alat ukur ini perlu dianalisis lebih teliti serta perlu dilakukan pengembangan item baru lagi agar item menjadi lebih banyak dan memiliki properti psikometri yang baik serta mendapat model yang fit tanpa banyak modifikasi indeks.
Pengaruh Tingkat Stres terhadap Kejadian Kekambuhan Gastritis pada Anak Sekolah Menengah Atas Noor Latifah Amin; Fini Fajrini; Nur Romdhona; Dihartawan Dihartawan; Muiz Al Bashir
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 05 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i05.2299

Abstract

Penyakit gastritis memiliki angka kejadian yang relatif tinggi di Indonesia. Banyak faktor yang mempengaruhi kekambuhan gastritis, salah satunya adalah stres. Siswa/i sekolah menengah atas memiliki beban yang berat dalam pendidikannya karena dalam rangka persiapan menuju tingkat perguruan tinggi yang memiliki persaingan yang ketat agar bisa masuk ke dalam perguruan tinggi yang berkualitas tinggi sehingga tidak mengurangi peluang terjadinya stres di kalangan siswa/i. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kekambuhan gastritis pada siswa/i SMKN 8 Kota Bekasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan desain potong lintang. Lokasi pengumpulan data di lakukan di SMKN 8 Kota Bekasi pada bulan November 2022. Responden merupakan siswa/i SMKN 8 Kota Bekasi sebanyak 280 orang dan sampel diambil dengan menggunakan purpossive sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa mengalami stres ringan (53,9%) dan sedang (42,9%) dengan sebagian besar mengalami kekambuhan gastritis yaitu sebanyak 159 siswa (56,8%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kejadian kekambuhan gastritis pada siswa/i SMKN 8 Kota Bekasi (nilai p = 0,000).
Pengaruh Biblioterapi dan Peer Education terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Personal Hygiene saat Menstruasi Berbasis Health Promotion Model Rina Yuliana Subur; Retno Mardhiati; Sarah Handayani
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 06 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i06.2315

Abstract

Perawatan pada alat reproduksi sangat penting karena berisiko terhadap infeksi. Tingkat pengetahuan yang rendah tentang Personal Hygiene saat menstruasi mampu memberikan dampak yang buruk terhadap kesehatan reproduksi terutama terhadap remaja putri. Perempuan yang mempunyai pengetahuan yang lebih baik tentang Personal Hygiene pada saat menstruasi berisiko lebih rendah untuk terkena Infeksi Saluran Reproduksi bila dibanding dengan wanita yang mempunyai pengetahuan kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Biblioterapi dan Peer Education Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Santriwati di Pesantren Tahfizh Al Quran Al Husna Jonggol. Teknik pengambilan sampel menggunakan Non Probability Sampling terhadap 90 responden yang dibagi dalam kelompok tahap 1 dan 2 eksperimen. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif pada tahap 1 dan Quasy Eksperimental dengan rancangan Non Equivalent Control Group dan menggunakan analisa data uji Wilcoxon dan Kruskal Wallis dengan hasil uji mendapatkan nilai Asymp. Sig. sebesar 0,000 < α (0,05) artinya untuk masing-masing kelompok intervensi dan kelompok kontrol terdapat perbedaan yang signifikan untuk peningkatan pengetahuan dan sikap terhadap personal hygiene saat menstruasi.
The Pengaruh Akses Ketersediaan Kondom terhadap Perilaku Unsafe Sex pada Lelaki Seks Lelaki (LSL) di Indonesia Mona S. Fatiah; Yane Tambing
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 06 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i06.2321

Abstract

Immunodefeciency Virus (HIV) di kalangan populasi kunci di Indonesia untuk itu perlu upaya pencegahan, salah satunya berupa akses ketersediaan kondom. Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh akses ketersediaan kondom dengan perilaku unsafe sex pada kalangan LSL di Indonesia. Studi ini berdesain cross sectional dengan menggunakan data Survei Terpadu Biologi Perilaku (STBP) tahun 2018-2019 yang dilakukan selama ± 5 bulan (28 Maret - 28 Agustus 2022) dengan lokasi penelitian di 24 provinsi Indonesia. Populasi pada penelitian ini adalah LSL sejumlah 4.290 orang yang tersebar pada 24 provinsi di Indonesia, sampel penelitian berupa total populasi yang diambil menggunakan teknik Respondent Driven Sampling (RDS). Variabel pada penelitian berupa: variabel independen (akses mendapatkan kondom), variabel dependen (perilaku unsafe sex) dan variabel konfonding (usia, pendidikan, status pernikahan, kepemilikan tempat tinggal, pekerjaan, keterpaparan media sosial, persepsi risiko tertular HIV, usia seks intercouse anal dan vaginal). Hasil penelitian menemukan: jika akses ketersediaan kondom merupakan faktor proteksi mencegah terjadinya perilaku unsafe sex setelah dikontrol dengan variabel konfonding (OR: 0,71 dengan nilai 95% CI: 0,66 – 0,76). Penelitian ini merekomendasikan memastikan penyediaan kondom gratis dan memfasilitasi akses ketersediaan kondom pada lokasi yang sering dijangkau oleh LSL.
Profil Pengobatan Infeksi Saluran Napas Atas Akut (ISPA) dan Hubungannya dengan Kunjungan Ulang Pasien Sombuk, Carl Ray Kalla; Astiarani, Yunisa; Kristian, Kevin
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 05 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v13i05.2326

Abstract

ISPA merupakan salah satu permasalahan yang sering dijumpai di masyarakat. ISPA diakibatkan oleh virus dan bakteri. ISPA menyerang berbagai golongan usia, mulai dari balita, anak, maupun dewasa. Golongan obat antibiotik, kortikosteroid, vitamin, dan obat simptomatik digunakan untuk mengobati ISPA. Timbul permasalahan penggunaan obat yang kurang sesuai sehingga menimbulkan kunjungan ulang pasien untuk berobat lagi pada layanan kesehatan primer. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui profil pengobatan ISPA dan hubungannya dengan kunjungan ulang pada pasien ISPA di Klinik A, Kediri, Jawa Timurenggunakan desain penelitian potong lintang dengan pendekatan retrospektif mengguanakan telaah rekam medis. Pengambilan sampelon-random berupa whole population sampling pada penderita ISPA pada periode bulan Januari-Maret 2021 dan jumlah populasi beserta sampel sebesar 127 responden usia > 18 tahun. Menggunakan data rekam medis dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Sebesar 65,5% usia > 18 tahun, 50,4% obesitas, 14,2% komorbid. Sebesar 20,5% menggunakan antibiotik, 35,4% kortikosteroid, 100% obat simtomatik, dan 52,8% vitamin. Sebesar 17,6% pasien ISPA menggunakan antibiotik, faringitis 26,7%, sinusitis 25%, common cold 15%, dan tonsilofaringitis akut 100%. Sebesar 10,2% melakukan kunjungan ulang 2 dan 6,3% >2. Tidak ada hubungan kunjungan ulang dengan penggunaan kortikosteroid (p=0,201) vitamin (0,162). Dengan uji Fisher-Exact, hasilnya signifikan antara kunjungan ulang dengan penggunaan antibiotik (p=0.014).
Penerapan Higiene dan Sanitasi Lingkungan di Pasar Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin Inoy Trisnaini; Arshita Syifatul Qolbi Tiyanesa
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 06 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i06.2329

Abstract

Pasar adalah fasilitas umum yang kegiatannya melibatkan banyak orang di dalamnya dan terjadi interaksi fisik yang berpotensi menjadi sarana penyebaran penyakit. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut karena diperoleh hasil observasi awal yang tidak sesuai dengan PERMENKES RI No.17 Tahun 2022 yaitu penerapan personal hygiene, penataan ruang, drainase, dan bangunan pasar. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis sejauh mana implementasi atau penerapan higiene sanitasi di Pasar Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pemilihan informan menggunakan metode purposive sampling sebanyak 15 orang, yaitu terdiri dari 3 informan kunci (sanitarian, pengelola pasar, dan petugas kebersihan), dan 6 informan biasa (pedagang dan pembeli). Analisis data dengan menggunakan metode content analysis. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber, metode dan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pasar Sungai Lilin belum memenuhi persyaratan pasar sehat menurut Permenkes RI No.17 Tahun 2020, seperti sarana air bersih, sarana pengelolaan sampah, sarana drainase, sarana pengendalian vektor, sarana toilet, sarana cuci tangan, dan penerapan personal hygiene. Implementasi higiene dan sanitasi di lingkungan pasar Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin tahun 2022 berdasarkan Permenkes RI No. 17 Tahun 2020 belum diterapkan dengan baik.
Pengaruh Pelatihan Deteksi Dini Kehamilan Risiko Tinggi terhadap Peningkatan Pengetahuan, Sikap, Motivasi dan Keterampilan Kader Kesehatan Arif Kurniawan; Colti Sistiarani; Elviera Gamelia
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 06 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i06.2332

Abstract

Kehamilan berisiko tinggi mengakibatkan ibu hamil mengalami komplikasi Obstetri. Komplikasi obstetri dapat menyebabkan kematian ibu. Upaya deteksi kehamilan berisiko tinggi hanya dilakukan oleh bidan, Kader kesehatan sebagai bagian dari masyarakat belum memahami pentingnya deteksi kehamilan risiko tinggi. Penelitian ini menganalisis perbedaan skor pengetahuan, sikap, motivasi dan keterampilan kader kesehatan setelah diberikan pelatihan deteksi dini kehamilan resiko tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi eksperimental yanng dirancang dengan pretest – posttest tanpa kelompok kontrol. Kelompok intervensi yang dipilih untuk penelitian ini melibatkan 47 kader kesehatan di Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas. Sampel diambil dengan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner dan cek list observasi. Instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data penelitian dianalisis memakai uji t berpasangan. Analisis uji statistik membuktikan terdapat perbedaan yang bermakna antara pengetahuan (nilai p = 0,000), sikap (nilai p = 0,000), motivasi (nilai p = 0,000) dan deteksi dini keterampilan kehamilan berisiko tinggi (nilai p = 0,000) sebelum dan sesudah intervensi dengan pelatihan. Peningkatan pengetahuan, sikap, motivasi, dan deteksi dini kehamilan berisiko tinggi karena adanya pelatihan kader kesehatan.

Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 2s (2025): Special Issue: The 3rd International Conference on Health Sciences 2024 Vol. 14 No. 06 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 05 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 04 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 03 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 14 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 06 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 05 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 04 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 03 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 02 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 01 (2024): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 12 No. 06 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 06 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 05 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 04 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 03 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 01 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 06 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 05 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 04 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 03 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 02 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 11 No 01 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 04 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 03 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 02 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 10 No 01 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 04 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 03 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 02 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 9 No 01 (2020): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 04 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 03 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 02 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 8 No 01 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 04 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 02 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 01 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 7 No 3 (2018): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 6 No 04 (2017): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 4 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat More Issue