cover
Contact Name
Dwi Viora
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
admin@ijoed.org
Editorial Address
Perumahan Mutiara Cadika Blok A5 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Indonesia Kode Pos 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
IJoEd: Indonesian Journal on Education
ISSN : -     EISSN : 30646146     DOI : https://doi.org/10.70437/ijoed
Core Subject : Education,
Indonesian Journal on Education (IJoEd) is a peer-reviewed open-access journal established for disseminating state-of-the-art knowledge in the field of education. This journal is published annually in March, June, September, and December by LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan. Indonesian Journal on Education (IJoEd) is research and Community services related to education, including; the development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution, development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in education and various fields related education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 26 Documents
Search results for , issue "vol. 3 no. 1 (2026): in progres" : 26 Documents clear
Peraturan tentang Tanggung Jawab Hukum: Pelaku Kejahatan Siber di Indonesia Tri Ginanjar Laksana
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v3i1.429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji struktur peraturan perundang-undangan yang mengatur kewajiban pelaku kejahatan siber di Indonesia. Dimana analisis undang-undang dan peraturan tentang kejahatan dunia maya, tanggung jawab penegak hukum dan organisasi masyarakat dalam memerangi kejahatan dunia maya, serta tantangan dan kendala kerangka hukum saat ini. Penelitian ini menggunakan teknik penelitian doktrinal, dengan menggunakan pendekatan hukum dan konseptualisasi. Makalah hukum yang digunakan dalam penelitian ini meliputi sumber primer, sekunder, dan tersier. Sumber daya hukum teknis dikumpulkan melalui observasi literatur (penelitian dokumentasi) dan pencarian web. Hasil penelitian ini Di tengah pesatnya kemajuan dunia digital, sangatlah penting untuk membangun kerangka hukum yang kuat untuk mengatasi akuntabilitas kejahatan dunia maya di Indonesia. Peraturan dan kebijakan yang ada sangat penting dalam membangun landasan yang kuat untuk menanggulangi kejahatan dunia maya. Meski demikian, masih terdapat hambatan dan hambatan yang masih menghadang. Kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sangat penting untuk mengatasi kejahatan dunia maya secara efektif. Dengan mematuhi protokol ini, kedepan dapat membangun lingkungan digital yang aman dan terlindungi dari bahaya kejahatan dunia maya.
Sustainability Awareness dan Penggunaan Tumbler Reusable Menuju Kampus Berkelanjutan Aulia Nisa; Nazwa Oktavia Ramadhani; Risma Magfiroh; Hadida Hadida
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v3i1.430

Abstract

Permasalahan sampah plastik sekali pakai masih menjadi tantangan dalam mewujudkan kampus berkelanjutan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mendorong penggunaan tumbler reusable sebagai alternatif pengganti botol plastik sekali pakai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat sustainability awareness mahasiswa, tingkat penggunaan tumbler reusable, serta menganalisis hubungan antara kedua variabel tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif-korelasional. Sampel penelitian berjumlah 34 mahasiswa Program Studi Biologi Fakultas Sains UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang dipilih melalui teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert yang disebarkan secara daring. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas, serta uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sustainability awareness mahasiswa berada pada kategori sedang hingga tinggi dengan nilai rata-rata 13,00, sedangkan penggunaan tumbler reusable berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 7,00. Hasil uji korelasi menunjukkan nilai koefisien sebesar -0,001 dengan signifikansi 0,995 (p>0,05), yang menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara sustainability awareness dan penggunaan tumbler reusable. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara kesadaran lingkungan dan perilaku aktual mahasiswa. Penggunaan tumbler reusable lebih dipengaruhi oleh faktor kebiasaan, kenyamanan, pertimbangan ekonomis, serta ketersediaan fasilitas pendukung di lingkungan kampus.
Pengaruh Model Pembelajaran Game Based Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas V SD Negeri 37 Majang Kabupaten Bone Nayla Oktaviana; Achmad Shabir; Muhammad Awal Nur
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v3i1.432

Abstract

Pendidikan merupakan proses penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang terus mengalami transformasi seiring perkembangan teknologi. Akses terhadap sumber belajar yang lebih luas telah mengubah cara siswa dan pendidik berinteraksi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas V SD Negeri 37 Majang Kabupaten Bone. Penelitian ini bertujuan mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Game Based Learning serta mengetahui perbedaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-eksperimen dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 18 siswa dengan teknik sampling jenuh. Data diperoleh melalui tes esai yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Game Based Learning. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan: a) skor rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa meningkat dari 35,78 (kategori rendah) menjadi 65,78 (kategori tinggi); dan b) terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dengan nilai signifikansi 0,001<0,05. Dengan demikian, terdapat pengaruh model pembelajaran Game Based Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.
Mengenalkan agama Sejak Dini untuk Pembentukan Karakter Anak Menurut Hindu di Era Globalisasi I Made Sukancajaya; Ketut Nurhayanti; Ni Kadek Muliati
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v3i1.437

Abstract

The development of the times is marked by the rapid advancement of science and technology. These developments provide many conveniences for humans but on the other hand also bring negative impacts on the lives and younger generation of Hindus. Seeing such conditions, it is considered necessary to instill ethical teachings in the younger generation from an early age, starting with children. One of the negative impacts is the behavior of young people, such as a decline in morals and ethics due to adopting behaviors or habits from outside that do not align with cultural personality. Additionally, it can reduce interaction intensity because everything practical is done from home, thus erasing our character as Balinese people. who prioritize togetherness. Most Balinese people, who are predominantly Hindu, generally have several distinctive characteristics in their lives: they are highly religious and spiritual, always together or cooperative, friendly, polite and avoid conflict, creative and artistic, flexible, and strongly uphold traditions. Some values that need to be instilled in children from an early age are meant to be applied in their daily lives, such as: tri kaya parisudha, tat twam asi, the teachings of ahimsa, and the concept of karma phala. It is hoped that children will not only understand these teachings but also make them the foundation of Hindu personality in the future amidst modern times. Some ways to instill these teachings include: telling stories of goodness or, traditionally, doing it through Bali fairy tales/fables, then providing examples at home by parents and at school by teachers, and lastly instilling good habits or discipline in children.  
Penguatan Kemampuan Menulis Bahasa Inggris Akademik Bagi Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, UNIQHBA Semester VI Melalui Pelatihan Academic Writing 2026 Abdul Wahab; Ria Hendriani; Hasbullah Hasbullah
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v3i1.442

Abstract

Kemampuan menulis akademik dalam bahasa Inggris merupakan kompetensi penting bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, terutama dalam penyusunan artikel ilmiah, makalah akademik, proposal penelitian, dan tugas akhir. Namun, mahasiswa masih sering menghadapi kendala dalam mengembangkan ide, menyusun struktur tulisan, menggunakan tata bahasa akademik, memilih kosakata formal, serta menerapkan teknik sitasi yang tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan academic writing mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu atau UNIQHBA semester VI melalui pelatihan terstruktur. UNIQHBA merupakan Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu yang secara resmi memublikasikan informasi akademik dan kelembagaan melalui laman universitasnya. Metode kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, praktik penulisan, pendampingan, evaluasi, dan refleksi. Materi pelatihan meliputi konsep academic writing, paragraph development, thesis statement, coherence and cohesion, academic vocabulary, paraphrasing, summarizing, citation, dan reference management. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan academic writing mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap struktur tulisan akademik, ketepatan penggunaan bahasa, serta kesadaran terhadap etika akademik. Kegiatan ini juga mendorong mahasiswa untuk lebih percaya diri dalam menyusun tulisan ilmiah berbahasa Inggris secara sistematis, logis, dan sesuai kaidah akademik.
Manajemen Supervisi Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di MAS Ad-Darajat Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam Zuhra Khaliza; Thalita Dwi Yolanda; Azlin Sophie Nazwa; Meri Sunida Gulo; Intan Pastina; Yusni Rendep Solin; Cahya Wulan Pratiwi
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v3i1.443

Abstract

Supervisi kepala sekolah berperan penting dalam meningkatkan profesionalisme guru melalui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut yang sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen supervisi kepala sekolah di MAS Ad-Darajat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan 22 guru yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitia menunjukkan bahwa supervisi dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu perencanaan berdasarkan kebutuhan guru, pelaksanaan dengan teknik supervisi klinis dan kunjungan kelas, evaluasi melalui refleksi kolaboratif, serta tindak lanjut berupa pembinaan dan pelatihan. Penelitia ini menyimpulkan bahwa penguatan program pendampingan spervisi kepala sekolah diperlukan untuk mendukung pengembangan profesional guru secara berkelanjutan.
Strategi Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini: Kajian Literatur Sistematis 2021–2026 Soleha Soleha; Asri Neli Putri
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v3i1.444

Abstract

Kreativitas merupakan kompetensi penting abad ke-21 yang perlu dikembangkan sejak anak usia dini karena berperan dalam membentuk kemampuan berpikir divergen, memecahkan masalah, beradaptasi terhadap perubahan, serta menghasilkan gagasan yang inovatif. Namun, pembelajaran di banyak lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) masih didominasi pendekatan konvensional yang membatasi kesempatan anak untuk bereksplorasi dan mengekspresikan ide secara bebas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mensintesis berbagai strategi yang efektif dalam meningkatkan kreativitas anak usia dini berdasarkan publikasi ilmiah periode 2021–2026. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengikuti pedoman PRISMA. Data diperoleh melalui penelusuran artikel pada Google Scholar, Garuda, Crossref, DOAJ, dan jurnal terindeks SINTA. Dari 112 artikel yang ditemukan, sebanyak 22 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi yang paling efektif meliputi pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning), penggunaan media open-ended seperti loose parts dan balok, pendekatan creative play, serta penciptaan lingkungan belajar yang aman, fleksibel, dan kaya stimulasi. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan kelancaran berpikir, fleksibilitas, orisinalitas, dan kemampuan elaborasi ide anak. Kebaruan penelitian ini terletak pada penyusunan model integratif yang memadukan strategi pedagogis, media pembelajaran, lingkungan belajar, dan peran guru sebagai fasilitator untuk mengoptimalkan perkembangan kreativitas anak usia dini.
Sustainability-Oriented Learning Experiences of Pre-Service Teachers in the Science, Technology, and Society (STS) Course Rendel Batchar; Nancy Joy Mangansat
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v3i1.392

Abstract

This study examined the sustainability-oriented experiences of pre-service teachers in the Science, Technology, and Society (STS) course in selected Teacher Education Institutions in Bataan, Philippines. Using a convergent parallel mixed methods design, data were gathered through student surveys and qualitative interviews involving pre-service teachers who had completed the STS course during the previous semester. Findings revealed that the course promoted sustainability awareness, critical reflection, and understanding of socio-scientific issues. Students likewise recognized the relevance of STS to contemporary environmental and societal concerns. However, opportunities for authentic community engagement, experiential activities, and participatory application of sustainability concepts appeared comparatively limited. The findings suggest that while STS supports meaningful sustainability-oriented learning among pre-service teachers, more community-responsive and experience-based pedagogical approaches may further strengthen its transformative potential in teacher education.
Ergonomic Issues in Physics Laboratories: Basis For Physics Laboratory Practice Checklist Maria Fe Miguel; Lucky Sonny Ligsanan
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v3i1.396

Abstract

This study explores ergonomic issues in secondary school physics laboratories and develops a Laboratory Practice Checklist to improve laboratory conditions and instructional practices. A qualitative multiple case study was conducted with six novice Grade 8 science teachers in selected secondary schools in Pampanga, Philippines. Data were gathered through semi-structured interviews, non-participant classroom observations, and document analysis, and analyzed using thematic analysis with cross-case synthesis. Within-case analysis revealed context-specific ergonomic challenges, including inadequate infrastructure, limited equipment, overcrowded workspaces, and suboptimal environmental conditions that led to non-neutral student postures and physical discomfort. Cross-case synthesis identified recurring patterns of misalignment between pedagogical goals and laboratory conditions, reliance on improvisation, and the absence of standardized ergonomic and safety protocols, resulting in inconsistent practices and increased instructional demands. A Laboratory Practice Checklist was developed to provide a systematic, evidence-based framework addressing environment, equipment, safety, pedagogy, and procedures. The study offers context-specific insights and a practical tool to support safer, more effective, and ergonomically informed laboratory instruction.
Exploring Status and Challenges of AI-assisted Integration in Shop Technology Courses: Springboard for Laboratory-based Framework Oliver Sampang
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 3 No. 1 (2026): in progres
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v3i1.399

Abstract

Despite the capability of AI to transform education, its integration into shop technology courses is underexplored. To better understand this issue, a study was conducted at Bataan Peninsula State University's Main Campus using the sequential explanatory mixed-method design, assessing the challenges and extent of AI integration among 39 faculty members teaching industrial technology. Findings of the survey revealed that faculty are aware of AI and have a positive attitude toward using it. However, its integration is moderate only, with assessment and feedback gaining the lowest integration. Challenges include technical and structural issues, including ethical concerns, as the primary risk. The inferential test reveals no significant differences between the extent of usage and challenges against profile, except in the subdiscipline under age and specialization. The interview revealed a digital-physical divide. Findings lead to the conceptualization of the "OLI-SAMPANG" Framework to integrate AI in technical pedagogy.

Page 1 of 3 | Total Record : 26