cover
Contact Name
Dwi Viora
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
admin@ijoed.org
Editorial Address
Perumahan Mutiara Cadika Blok A5 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Indonesia Kode Pos 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
IJoEd: Indonesian Journal on Education
ISSN : -     EISSN : 30646146     DOI : https://doi.org/10.70437/ijoed
Core Subject : Education,
Indonesian Journal on Education (IJoEd) is a peer-reviewed open-access journal established for disseminating state-of-the-art knowledge in the field of education. This journal is published annually in March, June, September, and December by LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan. Indonesian Journal on Education (IJoEd) is research and Community services related to education, including; the development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution, development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in education and various fields related education.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 148 Documents
Analisis Pola Komunikasi di SMK Negeri 7 Makassar pada Masa Digitalisasi Andi Besse Bataritoja; Alifa Naila Rusmin; Rahmatullah S; Muh Rusdi; Nasaruddin Nasaruddin; Aulia Pratiwi Salsabila
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 3 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i3.362

Abstract

Komunikasi memiliki peran penting dalam pendidikan karena tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi, tetapi juga mendukung terbentuknya hubungan, kepercayaan, dan keterlibatan siswa/i dalam proses pembelajaran. Dalam konteks pendidikan, komunikasi yang baik membantu menciptakan suasana belajar yang lebih terbuka, nyaman, dan mendukung pencapaian tujuan pembelajaran (Abidin, 2015; Mulyana, 2010; Suranto, 2011). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pola komunikasi siswa/i SMK 7 Makassar pada masa digitalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data kualitatif sederhana terhadap 25 responden melalui angket daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa/i cenderung menggunakan bahasa gaul atau nonformal dalam komunikasi sehari-hari dan masih mengalami kesalahan memahami pesan digital. Siswa/i juga lebih percaya diri saat berkomunikasi dalam kegiatan praktik kerja lapangan (PKL) dibandingkan pembelajaran teori. Media sosial menjadi sarana penting memperoleh informasi sekolah. Namun sebagian siswa/i masih segan memulai percakapan dengan guru, dan WhatsApp belum sepenuhnya dianggap lebih nyaman untuk bertanya dibandingkan secara langsung. Secara keseluruhan, pola komunikasi siswa/i dipengaruhi oleh situasi interaksi, media yang digunakan, dan tingkat kedekatan dengan lawan bicara.
Pola Komunikasi Siswa SMA Negeri 2 Sinjai Dalam Proses Pembelajaran di Era Digital Novi Aulia; Nuratasyah Nuratasyah; Nabila Puspita Sari; Elsa Mayora; Nasaruddin Nasaruddin; Sri Hartati
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i4.368

Abstract

Komunikasi merupakan proses penyampaian informasi dari seseorang kepada orang lain dengan tujuan agar pesan yang disampaikan dapat dipahami dengan baik. Dalam dunia pendidikan, komunikasi memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Komunikasi merupakan unsur penting dalam proses pembelajaran karena menjadi sarana interaksi antara guru dan siswa maupun antar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola komunikasi siswa di SMA Negeri 2 Sinjai dalam proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner yang diberikan kepada siswa. Data dianalisis menggunakan teknik persentase untuk melihat kecenderungan pola komunikasi yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi yang terjadi dalam pembelajaran meliputi komunikasi satu arah, dua arah, dan komunikasi kelompok. Sebagian besar siswa lebih aktif berkomunikasi melalui diskusi kelompok dan media digital seperti WhatsApp dan Google Classroom. Faktor yang mempengaruhi pola komunikasi siswa antara lain metode pembelajaran guru, penggunaan media pembelajaran, serta kemampuan siswa dalam memanfaatkan teknologi. Penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran. 
Persepsi Siswa Terhadap Pentingnya Etika Komunikasi Profesional di Lingkungan Sekolah SMA Negeri 1 Takalar Sebagai Persiapan Dunia Kerja Inayah Al Maghfira; Tatyana Mardiah; Adelia Adelia; Sri Yunita Simanjuntak
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i4.369

Abstract

Komunikasi merupakan hal yang penting dalam kehidupan manusia yang berperan dalam menyampaikan informasi, membangun hubungan sosial, serta mengembangkan diri individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa SMAN 1 Takalar mengenai pentingnya etika komunikasi profesional di lingkungan sekolah sebagai persiapan memasuki dunia kerja. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner berbasis Google Form yang melibatkan 122 responden dari kelas XI dan XII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memberikan respon “setuju” dan “sangat setuju” pada aspek kejelasan informasi, komunikasi dua arah, penggunaan media, serta etika komunikasi. Persentase setuju dan sangat setuju bervariasi antara 67%–92% pada setiap pertanyaan, menunjukkan persepsi positif siswa terhadap pentingnya etika komunikasi profesional. Namun, sekitar 8%–33% siswa masih menunjukkan ketidaksesuaian dalam memahami komunikasi formal. Kesimpulannya, etika komunikasi profesional berperan penting dalam membentuk kesiapan siswa menghadapi dunia kerja.
Persepsi Siswa Terhadap Pentingnya Etika Komunikasi Profesional di Lingkungan Sekolah SMKN 1 Enrekang Sebagai Persiapan Magang Hamida Hamida; Andi Nurfiani Hajrul; Afni Afni; Asti Islawati; Sri Yunita Simanjuntak
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i4.370

Abstract

Perkembangan dunia kerja yang semakin kompetitif menuntut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk tidak hanya menguasai keterampilan teknis (hard skills), tetapi juga memiliki kemampuan soft skills yang memadai, salah satunya adalah etika komunikasi profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pentingnya etika komunikasi profesional di lingkungan sekolah SMKN 1 Enrekang sebagai persiapan magang. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 22 siswa sebagai responden. Instrumen penelitian mencakup aspek kejelasan informasi, komunikasi dua arah, penggunaan media, serta empati dan etika komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden memberikan penilaian positif dengan dominasi jawaban sangat setuju dan setuju pada setiap aspek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa SMKN 1 Enrekang memiliki persepsi positif terhadap pentingnya etika komunikasi profesional, dan penguatan komunikasi profesional di lingkungan sekolah berperan penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi kegiatan magang dan dunia kerja
Presepsi Siswa Terhadap Pentingnya Etika Komunikasi Profesional di Lingkungan Sekolah Smk Negeri 1 Bulukumba sebagai Persiapan Magang Fitriani Fitriani; Aulia Putri Fadila; Alya Rohana; Cindy Claudya; Sri Yunita Simanjuntak
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i4.372

Abstract

Dalam dunia pendidikan tinggi, komunikasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai penghubung yang mengkaitkan berbagai unsur dalam komunitas akademik, seperti mahasiswa, dosen dan staf administrasi. Namun, masih ditemukan rendahnya penerapan etika komunikasi profesional dlaam kegiatan magang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi siswa terhadap pentingnya etika komunikasi profesional di lingkungan sekolah sebagai persiapan magang. Metode yang digunakan adalah kuantitaif deskriptif dengan Teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada siswa SMKN 1 Bulukumba. Data dianalisis dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki persepsi positif, ditunjukkan dengan lebih dari 50% responden menyatakan sangat setuju terhadap indikator komunikasi yang santun, jelas, serta menghargai pendapat orang lain, dan sisanya sebagian besar menyatakan setuju. Hal ini menunjukkan etika komunikasi profesional berperan penting dalam meningkatkan pemahaman siswa serta membentuk sikap profesional sebagai bekal menghadapi dunia kerja.
Pengaruh Kejelasan Informasi dan Tata Bahasa Terhadap Efektivitas Penyampaian Pesan Melalui Widia Widia; Vira Aprilia; Dian Mareta; Tesa Aryani
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i4.373

Abstract

Komunikasi tertulis dalam bentuk surat resmi masih menjadi instrumen penting dalam komunikasi bisnis, namun permasalahan seperti ketidakjelasan informasi dan kesalahan tata bahasa sering menyebabkan ambiguitas dan penurunan efektivitas pesan. Kondisi ini menunjukkan bahwa kualitas penyusunan bahasa memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan komunikasi formal organisasi. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kejelasan informasi, tata bahasa, dan efektivitas penyampaian pesan dalam surat resmi pada konteks komunikasi bisnis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi literatur (library research) melalui analisis terhadap berbagai literatur ilmiah yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif-kritis dengan pendekatan tematik yang meliputi reduksi data, pengkodean, pengelompokan tema, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tata bahasa berperan dalam membentuk struktur pesan yang sistematis sehingga meningkatkan kejelasan informasi. Selanjutnya, kejelasan informasi menjadi faktor utama yang menentukan tingkat pemahaman pesan oleh penerima. Hubungan antara keduanya bersifat kausal bertingkat yang bermuara pada peningkatan efektivitas komunikasi dalam surat resmi. Dengan demikian, kualitas tata bahasa dan kejelasan informasi menjadi determinan utama dalam efektivitas komunikasi bisnis formal.
Persepsi Siswa Terhadap Pentingnya Etika Komunikasi Profesional di Lingkungan Sekolah SMKN 1 Enrekang Sebagai Persiapan Magang Hamida Hamida; Andi Nurfiani Hajrul; Afni Afni; Asti Islawati; Sri Yunita Simanjuntak
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i4.374

Abstract

Perkembangan dunia kerja yang semakin kompetitif menuntut lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk tidak hanya menguasai keterampilan teknis (hard skills), tetapi juga memiliki kemampuan soft skills yang memadai, salah satunya adalah etika komunikasi profesional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pentingnya etika komunikasi profesional di lingkungan sekolah SMKN 1 Enrekang sebagai persiapan magang. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 22 siswa sebagai responden. Instrumen penelitian mencakup aspek kejelasan informasi, komunikasi dua arah, penggunaan media, serta empati dan etika komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden memberikan penilaian positif dengan dominasi jawaban sangat setuju dan setuju pada setiap aspek. Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa SMKN 1 Enrekang memiliki persepsi positif terhadap pentingnya etika komunikasi profesional, dan penguatan komunikasi profesional di lingkungan sekolah berperan penting dalam mempersiapkan siswa menghadapi kegiatan magang dan dunia kerja. Saran penguatan etika komunikasi profesional di sekolah terbukti berperan penting dalam membentuk kesiapan mental dan perilaku siswa dalam menghadapi kegiatan magang dan dunia kerja.
Description Of Knowledge And Attitudes Of Grade 11 Female Adolescents About Personal Hygiene During Menstruationat St. Petrus Private Senior High School Medan In 2025 Risda Mariana Manik; Bernadetha Br Barus; R. Oktaviance; Merlina Sinabariba
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i4.380

Abstract

Maintaining personal hygiene during menstruation is a crucial aspect of reproductive health, especially for adolescent girls. Lack of proper knowledge and attitude towards menstrual hygiene can lead to various health issues, including reproductive tract infections. This study aims to describe the knowledge and attitudes of 11th-grade female students regarding personal hygiene during menstruation. This descriptive research involved 57 respondents selected through purposive sampling. A questionnaire is used as the research instrument. The results revealed that 61.4% of respondents had good knowledge, 33.3% had moderate knowledge, and 5.26% had poor knowledge. Regarding attitudes, 70% of the respondents demonstrated positive attitudes, while 30% showed negative attitudes. It can be concluded that the majority of female students at the school have a good understanding and positive attitudes about menstrual hygiene. It is recommended that schools and health institutions continue to provide education to increase awareness and hygienic behavior during menstruation
The Effect of Youtube-Based Audio-Visual Media on Student Learning Outcomes In Science Learning In Grade IV Mahendra Juvikar Siregar; Eva Pasaribu; Emeda Thesalonika
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i4.385

Abstract

This study aims to determine the effect of using YouTube-based audiovisual media on student learning outcomes in fourth-grade science learning at SD Negeri 091273 Karang Bangun. This study employed a quantitative approach with an experimental method. This study employed a pre-experimental design with a One-Group Pretest-Posttest approach. Data analysis was quantitative, with the aim of testing the established hypotheses. The study popuation was grade IV of SD Negeri 091273, located in Karang Bangun. The sample in this study was taken from one class used as a One Group class, thus comprising all fourth-grade students. The data analysis technique used in this study was 26 students.The resuts of the study were obtained from student learning outcomes, with an average pretest score of 41.84 and an average posttest score of 89.47. The Effect of Using YouTube-Based Audio Visual Media on Student Learning Outcomes in Science Learning for Grade IV at SD Negeri 091273 Karang Bangun using the Normality test and hypothesis test obtained a value of a significant leve of 0.01 <probability (0.05) and t count = 41.846 > t table = 1.708. So it is concluded that Ho is rejected and Ha is accepted which means "There is an Effect of Using YouTube-Based Audio Visual Media on Student Learning Outcomes in Science Learning for Grade IV at SD Negeri 091273 Karang Bangun
Utilization of Barangay Learning Hub: Framework for Enhancement Program Rhyann Carlos Balan
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i4.387

Abstract

Educational inequities continue to affect learners from underserved communities due to limited access to technology, academic resources, and supportive learning environments. Community-based learning initiatives such as Barangay Learning Hubs were established to address these challenges and support students’ academic needs. This study aimed to examine the utilization of Barangay Learning Hubs among Junior High School students in the Division of Balanga City and develop an enhancement framework. Guided by a convergent parallel mixed-methods design, quantitative and qualitative data were collected simultaneously using surveys and interviews. Findings revealed that students primarily utilized the learning hub for research, assignments, internet access, and printing services. Students viewed the learning environment, accessibility, and support services positively. However, unstable internet connectivity, overcrowding, limited equipment, and restricted operating hours affected utilization. Qualitative findings further revealed that learning hubs improved academic engagement, digital literacy, and motivation. It is recommended that learning hubs strengthen technological infrastructure, increase resources, and improve operational services to maximize educational support and sustainability.