cover
Contact Name
Junio Richson Sirait
Contact Email
juniorichson1995@gmail.com
Phone
+6285842776956
Journal Mail Official
juniorichson1995@gmail.com
Editorial Address
JL. Kaliurang Km, 14 Kabulrejo, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman., Kab. Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, 55584
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan
Published by Basilius Eirene Press
ISSN : -     EISSN : 2963573X     DOI : https://doi.org/10.63436/bejap.v1i1.4
Core Subject : Religion, Education,
Basilius Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan is an Open Access journal consisting of research results in theology and education, using a Blind Review system. This journal is published by Basilius Eirene Press.
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2025)" : 16 Documents clear
Eksplanatori dan Konfirmatori Tentang Ucapan Syukur Paulus Berdasarkan 1 Timotius 1:12-17 Bagi Staff Fulltime Di Yayasan Sungai Kehidupan Kalimantan Barat Nestriani, Elni; Dwikoryanto, Matius I Totok; Purwoko, Paulus Sentot; Wesly, Jhon
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v4i1.27

Abstract

Ucapan syukur merupakan suatu perbuatan yang bertujuan untuk berterimakasih kepada Allah. Setiap orang percaya seharusnya senantiasa bersyukur, tidak terpaku pada apa yang sedang dipikirkan atau sesuatu yang diharapkan, akan tetapi mengucap syukur seharusnya terus dilakukan dalam setiap situasi kehidupan, baik pada saat mendapatkan suka atapun duka. Harus dipahami bahwa sikap hidup yang senantiasa mengucap syukur merupakan salah satu perintah Tuhan yang harus dilakukan. Rasul Paulus memberikan contoh di 1 Timotius 1:12-17 tentang mengucap syukur. oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar tingkat konfirmasi tentang Ucapan Syukur berdasarkan 1 Timotius 1:12-17 bagi staff fulltime usia 18-25 Tahun di Yayasan Sungai Kehidupan Borneo Melawi, Kalimantan Barat dan untuk mengetahui dimensi yang paling dominan menentukan tingkat konfirmasi tentang ucapan syukur berdasarkan 1 Timotius 1:12-17 bagi staffi fulltime usia 18-25 Tahun di Yayasan Sungai Kehidupan Borneo Melawi, Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunkan metode kuantitatif, data diperoleh dari sumber pustaka dan kuisioner yang dibagikan. Hasil menunjukan bahwa tingkat konfirmasi tentang ucapan syukur Rasul Paulus berdasarkan 1 Timotius 1:12-17 bagi staff fulltime di Yayasan Sungai Kehidupan Borneo Melawi Kalimantan Barat ada pada kriteria sedang. Dan dimensi yang dominan menentukan konfirmasi tentang ucapan syukur Rasul Paulus berdasarkan 1 Timotius 1:12-17 bagi staff fulltime di Yayasan Sungai Kehidupan Borneo Melawi Kalimantan Barat adalah Bersyukur untuk kasih karunia Allah.
Pelayanan Kehadiran: Tinjauan Praktis pentingnya konseling bagi umat Kristen Kadir, Martin
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v4i1.69

Abstract

Pelayanan kehadiran adalah konsep penting untuk dipahami dalam iman Kristen. Pelayanan konseling dalam kehidupan umat Kristen memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan spiritual dan emosional mereka. Konseling dalam tradisi Kristen seringkali dihubungkan dengan penyembuhan rohani dan pendampingan pastoral. Namun, pentingnya kehadiran konselor dalam mendukung umat secara psikologis dan spiritual belum banyak dibahas dalam perspektif praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran kehadiran dalam konseling Kristen serta bagaimana hal tersebut berdampak pada kesejahteraan emosional dan spiritual umat. Ini mendorong pengikut Yesus untuk berhati-hati dan mengenali yang ilahi dalam kehidupan sehari-hari serta menginspirasi orang lain melalui percakapan yang bermakna. Melalui latihan, pengikut Yesus dapat memperdalam spiritualitas pribadi dan menciptakan dampak positif pada komunitas dengan terhubung satu sama lain pada tingkat yang lebih bermakna. Konsep Pelayanan Kehadiran ini adalah aspek mendasar dari iman Kristen yang menekankan pentingnya hadir dan tersedia bagi orang lain. Sebagai orang Kristen, panggilan untuk mengasihi sesama seperti diri sendiri, dan salah satu cara dapat melakukannya adalah dengan berada di sana untuk mereka. Hasil menunjukkan bahwa kehadiran aktif dari seorang konselor memiliki dampak positif terhadap pemulihan emosional umat, meningkatkan rasa keterhubungan dengan komunitas gereja, serta memperkuat keyakinan iman mereka. Temuan ini memberikan wawasan bagi para pemimpin gereja dan konselor Kristen dalam mengoptimalkan pendekatan mereka dalam pelayanan konseling, sehingga lebih efektif dalam membantu umat mengatasi tantangan kehidupan.
Soliloquy Sebagai Instrumen Refleksi Dalam Berduka: Eksposisi Mazmur 42-43 Gilon, Beny
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v4i1.71

Abstract

Mazmur 42-43 merupakan bagian dari mazmur-mazmur ratapan. Didalamnya, terdapat pola yang khas berupa pertanyaan reflektif yang bernuansa soliloquy dimana permazmur bertanya kepada dirinya sendiri sebagai cara untuk menguatkan imannya. Penelitian ini bertujuan menelaah fungsi soliloquy dalam kedua Mazmur tersebut sebagai instrumen refleksi dalam proses berduka, serta mengkaji relevansinya bagi pelayanan pastoral masa kini. Untuk itu, dilakukan eksegesis untuk menganalisis strukur teks, konteks historis, gaya pertanyaan refleksi, dan studi kata-kata kunci. Temuan dalam penelitian ini menunjukan bahwa percakapan batin oleh pemazmur dengan dirinya ini menjadi sarana untuk mengidentifikasi dan mengkonfrontasi perasaan tertekan yang memberikan kekuatan untuk kembali beriman. Ini diharapkan dapat diterapkan dalam pelayanan pastoral, khususnya sebagai alat dalam konseling jemaat.
Revolusi Pembelajaran Kristen: Menyelaraskan Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dengan Potensi Kecerdasan Buatan Gulo, Rezeki Putra; Nenabu, Gihon; Kelin, Klemens
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v4i1.75

Abstract

Transformasi Pendidikan Agama Kristen (PAK) di era digital menuntut pendekatan yang lebih adaptif dan inovatif. Artikel ini mengkaji penyelarasan kurikulum Outcome-Based Education (OBE) dengan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran berbasis iman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis fenomenologi dan kajian pustaka untuk menganalisis implementasi AI dalam PAK. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam penerapan AI untuk mendukung kurikulum OBE, termasuk dalam aspek personalisasi pembelajaran, asesmen berbasis data, dan penguatan strategi pedagogis. Novelty penelitian yang ditawarkan terletak pada eksplorasi integratif antara AI dan OBE dalam konteks pembelajaran PAK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI berpotensi meningkatkan efektivitas pencapaian kompetensi spiritual, intelektual, dan karakter Kristen, tetapi tetap membutuhkan keseimbangan dengan bimbingan guru sebagai mentor spiritual. Dengan perancangan yang tepat, AI dapat menjadi alat yang mendukung pembelajaran PAK tanpa menghilangkan esensi transendentalnya.
Peran Pendidikan Agama Kristen sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Bullying di Sekolah Tambunan, Ruhut Parningotan; Arifianto, Yonatan Alex
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v4i1.78

Abstract

Pendidikan Agama Kristen memiliki peran penting dalam pencegahan perilaku bullying di sekolah. Bullying sering kali muncul akibat kurangnya kesadaran moral dan hubungan sosial yang harmonis. Penanaman nilai-nilai kasih, pengampunan, keadilan, dan toleransi yang diajarkan dalam Alkitab dapat membentuk karakter siswa yang berempati dan menghargai sesama, serta meningkatkan kesadaran akan martabat manusia yang diciptakan sesuai citra Allah. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran Pendidikan Agama Kristen dalam pencegahan bullying di sekolah melalui pendekatan spiritual dan nilai moral berbasis ajaran Kristen. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui teladan guru, doa, renungan, dan pembinaan rohani, Pendidikan Agama Kristen dapat menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif dan damai. Penanaman nilai-nilai Kristen berperan dalam membentuk karakter siswa yang memiliki moralitas tinggi dan dapat mengurangi terjadinya bullying. Manfaat penelitiannya, dalam pendidikan Agama Kristen menawarkan solusi holistik dalam mencegah bullying dan membangun komunitas sekolah yang bebas dari kekerasan.
Konseling Biblika Terhadap Kasus Trauma Akibat Covid-19 Widiyaningtyas, Ester; Ming, David; Gani, Mario
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v4i1.80

Abstract

Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang melanda dunia pada tahun 2020–2021 telah memberikan dampak yang sangat luas di berbagai aspek kehidupan, mulai dari kesehatan, ekonomi, politik, sosial-budaya, hingga pendidikan. Tidak hanya menimbulkan kerugian fisik dan material, pandemi ini juga menyisakan dampak psikologis yang mendalam, termasuk trauma pada individu yang terpapar langsung. Latar belakang ini mendorong perlunya respons iman yang konkret dari umat Kristen, khususnya melalui pelayanan konseling. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyoroti pentingnya konseling alkitabiah sebagai bentuk pertolongan rohani dan pemulihan psikologis bagi korban Covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur teologis dan psikologis sebagai dasar analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling alkitabiah, yang berlandaskan pada prinsip kecukupan Alkitab, dapat memberikan penguatan iman, harapan, dan kedamaian batin bagi individu yang mengalami tekanan jiwa akibat pandemi. Manfaat Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pelayanan gereja dalam menghadapi krisis global dengan pendekatan yang bersifat holistik dan teologis.
Kasih yang Lebih Dari Sebelumnya: Analisis Kiastik dan Narasi Terhadap Rut 3 Rouw, Randy Frank
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v4i1.81

Abstract

Artikel ini mengkaji tema utama dalam Rut pasal 3 menggunakan pendekatan analisis kiastik dan kritik narasi. Meskipun sejumlah penafsir sebelumnya menyoroti inisiatif Naomi, keberanian Rut di tempat pengirikan, atau tema penebusan sebagai ide sentral, penelitian ini menemukan bahwa kasih setia (khesed) Rut yang "lebih dari sebelumnya" merupakan tema utama yang menempati pusat narasi. Analisis kiastik mengungkapkan pola simetris A-B-C-D-E-F-G-F'-E'-D'-C'-B'-A' dengan ayat 10 sebagai puncaknya, saat Boas memuji kasih Rut. Kritik narasi—melalui pengamatan terhadap narator, waktu narasi, plot, karakterisasi, tafsiran implisit, dan pembaca tersirat—memperkuat bahwa pujian Boas bukan sekadar reaksi spontan, tetapi titik balik naratif dan teologis yang menegaskan nilai kasih setia Rut. Temuan ini menunjukkan bahwa kasih setia menjadi kunci pemulihan bagi Rut dan Naomi. Penelitian ini tidak hanya memberikan pembacaan yang lebih tajam terhadap Rut 3, tetapi juga menawarkan kontribusi metodologis dengan menggabungkan pendekatan kiastik dan naratif sebagai alternatif dalam menafsirkan teks-teks narasi Alkitab secara mendalam dan terarah.
Peran Guru Pendidikan Agama Kristen dan Efektifitas Pembelajaran di Masa Pandemi dalam Mengembangkan Karakter Peserta Didik Tanasyah, Yusak; Singal, Youke; Mariana, Eta
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v4i1.89

Abstract

Pada tahun 2019 menyebarnya penyakit yang dinamai Covid-19 diseluruh dunia, dan masuk di Indonesai pada bulan maret 2020, menanggapi situasi yang sangat genting pemerintah Indonesai beserta Kementrian Pendidikan dan Kebudaayaan mengambil kebijakan dengan memberlakukan libur (work At Home) untuk mengantisipasi terjadinya penyebaran luas dari penyakit Covid-19. Pandemi adalah epidemi yang terjadi saat ini sangat memberikan dampak yang sangat merugikan bangsa Indonesia bahkan mancanegara. Diketahui pada akhir tahun 2019 telah terjadi adanya virus yang membahayakan bahkan dapat mematikan manusia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru pendidikan agama kristen dan efektifitas pembelajaran di masa pandemi dalam mengembangkan karakter peserta didik. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu guru harus dapat meningkatkan kualitas dan kompetensinya di bidang pendidikan dan kerohanianya. Guru juga harus menganali peserta didiknya, serta mampu meningkatkan pengetahuan, karakter peserta didik secara holistik, sebagaimana yang sudah di tetapkan oleh peraturan menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Pasal 1, ayat 1 tentang bagaimana tugas Guru dan Dosen itu sangat besar. Setiap Guru menjadi teladan bagi peserta didik karena guru adalah model bagi mereka yang mengidolakan guru tersebut.
Analisis Peranan Guru Sebagai Pembimbing dalam Meningkatkan Spiritualitas Peserta Didik di Era Digital Supardi, Yogi; Triposa, Reni
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v4i1.90

Abstract

Peran guru sebagai pembimbing sering kali  guru hanya sebagai pemandu dalam proses pembentukan sikap spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru sebagai pembimbing spiritual di era digital tidak hanya memandu melainkan mendampingi peserta didik dalam proses mereka berjalan untuk menimba pengetahuan moral yang baik agar tercapainya suatu cita-cita kesejahteraan pembimingan. Dalam penelitian ini Penulis meyoroti mengenai peran seorang guru di era digital sebagai pembimbing spiritual yang bukan hanya menjadi pemberi materi atau pengajaran bagi para peserta didik tetapi, juga menjadi teladan dalam hal tingkah laku dan pola pembimbingan seorang guru di era digital, serta internalisasi nilai spiritual seorang  guru guna mentransformasi nilai spiritaul itu kepada setiap peserta didik. Dalam artikel ini penulis memaparkan Konseptualisasi bimbingan spiritual dalam era digital. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka dengan model pendekatan kualitatif deskriptif, yang dimana penulis menggali dengan bebarapa sumber literatur seperti artikel jurnal yang masih berkaitan dengan tema yang diangkat oleh penulis yakni, peran guru sebagai pembimbing spiritual di era digital ataupun buku-buku yang selaras deangan tema. Signifikansi guru sebagai figur sentral dalam proses internalisasi nilai-nilai spiritual serta pola pembimbingan spiritual dalam ruang lingkup digital menjadi sangat utama.
Biarkan Anak-Anak Itu Datang Kepadaku: Refleksi Teologis RPTRA Di Tengah Kemiskinan Urban Jakarta Dawan, Anil; Purwanto, Edi; Sari, Liliana Chandra Sari; Willianto, Henoch; Setiawan, Yohanes
Basileus Eirene: Jurnal Agama dan Pendidikan Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Basilius Eirene Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63436/bejap.v4i1.92

Abstract

Salah satu persoalan urban perkotaan adalah kepadatan penduduk yang menyebabkan minimnya ruang sosial yang terpadu dan ramah bagi anak dan pemenuhan hak-hak dasar anak. Akibatnya anak-anak dalam kondisi rentan dan berpotensi mengalami kekerasan, eksploitasi, pelecehan dan pengabaian. Artikel ini menggunakan tafsir ideologis-sosiologis tentang penerimaan dan penolakan anak dalam penyambutan dan kehadirannya. Refleksi teologis ini menjadi pendukung bagi gereja-gereja, dan lembaga kristen untuk memberikan dukungan terhadap pelayanan kepada anak yang sejalan dengan program pemerintah mewujudkan kota layak anak (RPTRA), dan menggunakan RPTRA sebagai ruang sosial dan ruang pelayanan yang memberikan perhatian pada pemenuhan hak anak. Refleksi teologis ini juga menjawab dukungan pembangunan RPTRA dan pemanfaatan RPTRA sebagai ruang sosial dan ruang pelayanan untuk menghadirkan penerimaan Allah dan penyambutan Yesus Kristus kepada anak-anak untuk diterima, dihargai dan dicintai dan terbebas dari segala bentuk kekerasan, pengabaian, pelecehan dan eksploitasi. Pelayanan kepada anak yang lintas iman dan lintas generasi menghadirkan gambaran Allah di dalam Alkitab, memberikan dukungan terhadap penerimaan kepada anak untuk menjembatani konflik dan memulihkan sekat-sekat masyarakat urban akibat politisasi agama, gap lintas generasi. Refleksi ini memberikan pendasaran teologis yang mengasuh spiritualitas anak dalam gambaran Allah dan penerimaan Yesus Kristus yang inklusif  melalui berbagai jenis dan bentuk pelayanan gereja dengan memaksimalkan RPTRA.

Page 1 of 2 | Total Record : 16