cover
Contact Name
Chitra Charisma Islami
Contact Email
chitra@umkuningan.ac.id
Phone
+6281223506874
Journal Mail Official
pelitapaud@umkuningan.ac.id
Editorial Address
Department of Early Childhood Education - Universitas Muhammadiyah Kuningan Sekretariat Jurnal Pelita PAUD. Building A106 Street of Moertasiah Soepomo No 28b, 45511 Kuningan - West Java
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pelita PAUD
ISSN : 25486284     EISSN : 26150360     DOI : https://doi.org/10.33222/pelitapaud
Core Subject : Education,
Journal Pelita PAUD is a national scientific journal published by the Department of Early Childhood Education, Universitas Muhammadiyah Kuningan which contains the results of research that is raised from theoretical studies and results of research in the field of Early Childhood Education. Journal PAUD Pelita is published twice a year, namely in June and December. The purpose of this journal is to facilitate scientific publications which are the results of research conducted by students, teachers, academics and researchers. Journal Pelita PAUD contains various disciplines of Early Childhood Education, especially in the scope of ECE learning, policy, parenting, child development, and early chilhood problems.
Articles 526 Documents
EVALUASI ERGONOMI FURNITURE EDUKATIF DALAM MENDUKUNG KENYAMANAN DI TAMAN KANAK-KANAK Hanifatul Husna, Siti; Nurhidayat, Martiyadi
Jurnal Pelita PAUD Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v10i1.4697

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi ergonomi furniture edukatif dalam mendukung kenyamanan dan efektivitas pembelajaran di taman kanak-kanak (TK). Furniture yang tidak ergonomis dapat menyebabkan gangguan postur, kelelahan fisik, dan menurunnya konsentrasi anak saat belajar. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mix method) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif melalui observasi, wawancara, dan kajian literatur di TK RA Al-Hikamus Salafiyyah dan TKIT Al-Ittihad. Design thinking diaplikasikan dalam lima tahapan: empathize, define, ideate, prototype, dan test untuk merumuskan solusi ergonomis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa furniture di TK RA Al-Hikamus Salafiyyah tidak memenuhi standar ergonomi, ditandai dengan ukuran kursi dan meja yang tidak proporsional, material yang berat, dan desain sudut yang tajam. Sementara itu, TKIT Al-Ittihad memiliki furniture yang lebih ergonomis, namun tetap membutuhkan penyesuaian bagi anak-anak bertubuh kecil. Analisis data mengindikasikan bahwa perbedaan ini disebabkan oleh metode produksi dan rendahnya kesadaran terhadap standar ergonomi. Diskusi menyimpulkan bahwa penerapan ergonomi pada furniture edukatif akan meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan efektivitas pembelajaran, serta meminimalisir risiko cedera. Rekomendasi diberikan untuk memperbaiki desain furniture sesuai standar ergonomi guna mendukung perkembangan anak usia dini.
"Ini Imajinasiku": Interpretasi Anak Usia Dini terhadap Karya Seni yang Mereka Ciptakan” Ahmad Sulaiman, Alfarobi; Arifin, Imron; Yafie, Evania; Dedi Kuswandi; Arifin, Zainul
Jurnal Pelita PAUD Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v10i1.4795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana anak usia dini memaknai dan menginterpretasikan karya seni yang mereka ciptakan. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode interpretatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-struktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap hasil karya seni anak usia 5–6 tahun di lingkungan taman kanak-kanak. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi tema-tema yang bermakna dari pengalaman kreatif anak. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama: (1) anak menggunakan karya seni sebagai media ekspresi imajinatif dan emosional, (2) anak membangun narasi personal di balik karya mereka, (3) anak memiliki alasan dan logika tersendiri dalam memilih warna, bentuk, dan tema, serta (4) pemberian ruang interpretatif mendorong terbentuknya rasa percaya diri dan refleksi diri anak. Temuan ini menunjukkan bahwa karya seni anak bukan sekadar produk visual, melainkan representasi kompleks dari pikiran, emosi, dan pengalaman mereka. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya peran pendidik dalam mendukung proses interpretatif anak melalui dialog yang terbuka dan reflektif, serta menciptakan lingkungan yang aman untuk berekspresi kreatif. Penelitian ini memperkuat perspektif anak sebagai subjek aktif dalam membentuk makna melalui karya seni.
Deep Learning, Outing Class, Pem Penerapan Pembelajaran Deep Learning Pada Kegiatan Outingclass Berbasis Alam Di Tk Dharmawanita 01 Pomahan winarsih, ubudiah birul
Jurnal Pelita PAUD Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v10i1.4962

Abstract

Pembelajaran deep learning melalui outing class di alam sangat penting bagi anak usia dini karena melalui pengalaman langsung yang mendalam dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran deep Learning pada kegiatan outing class berbasis alam dan faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan mengkaji fenomena secara mendalam pada lokasi TK Dharmawanita 01 Pomahan. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, dua guru kelas B. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui dua jenis triangulasi yaitu,sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Pembelajaran outing class berbasis alam di TK Dharmawanita 01 Pomahan berhasil mengintegrasikan pendekatan deep learning, menjadikan alam sebagai guru utama untuk pengalaman belajar yang bermakna. Keberhasilan ini didukung akses lokasi, perencanaan modul ajar komprehensif, komitmen guru pada prinsip mindful, meaningful, joyful learning, dan antusiasme anak. Adapun faktor pendukung lingkungan alam yang kaya dan mudah diakses, antusiasme dan keterlibatan aktif anak-anak. Akan tetapi, terdapat faktor penghambat seperti aksesibilitas lokasi alam yang tidak selalu ideal, keterbatasan sarana, rasio guru, dan kebutuhan pelatihan guru berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan berkontribusi pada teori PAUD, menawarkan solusi praktis pembelajaran outing class, dan menjadi model implementasi deep learning bagi Pendidikan Anak Usia Dini.
Pengaruh Gadget Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Negeri Harapan Bangsa Asri, Anggun; Andi Agusniatih; Jane M Monepa; Shofiyanti Nur Zuama
Jurnal Pelita PAUD Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v10i1.5004

Abstract

The problem in this research lies in the social emotional development of children. This study aims to determine the effect of gadget use on social emotional development. The research method used in this study is a correlational quantitative approach. The subjects of this study were 28 children consisting of 14 girls and 14 boys in the even semester of 2024/2025. Data collection techniques through observation, questionnaires, and documentation. Data analysis techniques were carried out by testing the normality of the data. The normality test in this study used the Kolmogorov Smirnov test to determine whether the data was normally distributed or not. homogeneity test. The homogeneity test in this study used the Levene test technique which is used to test the variance of more than two groups of data and is an alternative to the Barlett test. Hypothesis testing used a simple linear regression test consisting of the F test (simultaneous), r test (correlation coefficient) using SPSS. The test result was 0.381. Then, we continue by looking at the coefficient value of "r" product moment of 28 with a significance level of 5% is 0.374 which means it is greater than 0.381 0.374. This figure indicates that the working hypothesis (Hₒ) in this study is accepted, namely there is an influence of gadget use on the social emotional development of children aged 5-6 years at Harapan Bangsa State Kindergarten. Meanwhile, the null hypothesis (Hₐ) is rejected.
ANALISIS FAKTOR KETERLAMBATAN BICARA PADA ANAK USIA 3-4 TAHUN DI PPT MENTARI HARAPAN Sugiarti, Titik
Jurnal Pelita PAUD Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v10i1.5005

Abstract

This study aims to identify the causes of speech delay in children aged 3-4 years and analyze its impact on child development. The qualitative case study method was employed, involving in-depth interviews, observation, and data collection from parents and educators at PPT Mentari Harapan. The results indicate that internal factors such as neurological disorders and external factors like insufficient language stimulation at home play significant roles in speech delay. The effects encompass social, emotional, and academic aspects, with risks of social isolation and hindered learning achievements. Early intervention, active parental involvement, and appropriate stimulation strategies are essential to support optimal language development and learning capacity in children.
Pengembangan Media Boneka Tangan Berbahan Alam Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Negeri Pembina Melati Tondo Roslina, Dian Permatasari; agusniatih, Andi Agusniatih; Amrullah; Nurhayati
Jurnal Pelita PAUD Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v10i1.5009

Abstract

The purpose of this research and development is to determine the improvement of children's language skills through the use of natural hand puppet learning media. The type of research used is research research in the context of R&D (Reserach and Development). The research and development method (Research and Development) according to (Rustamana et al., 2024:61), is one type of research that is often used in education. By using data collection steps such as observation, interviews, documentation. The results of the recapitulation of observations on children's language skills, from 15 children who were the subjects of the study in three aspects, namely: 1) the aspect of mentioning vocabulary; 2) the aspect of answering questions; 3) the aspect of telling the contents of the story has the same number in each aspect, namely there are no children (0%) in the BSB and BB categories, there are 10 children (67%) in the BSH category, there are 5 children (33%) in the MB category.
Pengaruh Metode Demonstrasi Terhadap Perilaku Sosial Anak dikelompok B TK Negeri Harapan Bangsa Desa Guntarano Khairunnisa; Andi Agusniatih; Jane Mariem Monepa; Durrotunnisa
Jurnal Pelita PAUD Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v10i1.5010

Abstract

Social behavior is an important aspect in child development. One method that can be used is the demonstration method. The purpose of this study is to determine the effect of the demonstration method on children's social behavior. This study uses a quantitative approach and experimental research type. The research subjects were 14 children in group B. Data collection through observation, interviews, and documentation. Based on the results of observations before and after being given treatment, the aspect of respect for the BSB category from 21% to 50%, the second category BSH from 29% to 36%, the third category MB 36% to 14% and the third category BB from 14% to 0%. While the second aspect of cooperation for the BSB category from %0 to 57%, the BSH category from 57% to 36%, the MB category from 36% to 14%, and the BB category from 7% to 0%. And the third aspect of mutual assistance for the BSB category from 0% to 57%, the BSH category from 43% to 36%, the MB category from 43% to 7% and the BB category from 14% to 0%. In addition, the t-value is 14.381 with a significance of 0.000 because it is <0.05, so it can be concluded that Ho is rejected and H1 is accepted, meaning there is an Influence of the Demonstration Method on the Social Behavior of Children in Group B of Harapan Bangsa State Kindergarten.
PENERAPAN ORAL MOTOR PADA ANAK YANG MENGALAMI KETERLAMBATAN BERBAHASA UNTUK KESIAPAN SEKOLAH Anggi Felisia, Jihan
Jurnal Pelita PAUD Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v10i1.5020

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan oral motor pada anak yang mengalami keterlambatan berbahasa untuk kesiapan sekolah di TK A BSD. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pentingnya penerapan oral motor terhadap kebutuhan anak yang mengalami keterlambatan berbahasa untuk mengembangkan oral motor kemampuan membuka mulut, mengisap, meniup, menggigit dan mengunyah makanan, megucap huruf vokal, menjilat dan aspek perkembangan bahasa sesuai dengan tahapan usianya. TK Islam Al-Azhar BSD berhasil meluluskan seluruh anak kelompok B sesuai dengan target capaian pembelajarannya. Hal ini tidak hanya mendukung kemampuan dari aspek perkembangan bahasa anak yang mengalami keterlambatan berbahasa saja, tetapi juga mempengaruhi tahapan aspek perkembangan lainnya. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dengan adanya kolaborasi antara guru, orang tua dan hasil terapi anak yang mengalami keterlambatan berbahasa berkesinambungan dan bekerja sama untuk menerapkan latihan oral motor di rumah, di sekolah dan di tempat terapi, maka hasil dari proses tersebut sangat efektif. Kata kunci: oral motor, keterlambatan berbahasa, kesiapan sekolah
IMPLEMENTASI TRANSISI PAUD KE SD (STUDI KASUS DI SD ISLAM NURUL HIDAYAH) Haerudin, Haerudin
Jurnal Pelita PAUD Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v10i1.5034

Abstract

Abstrak: Banyak tantangan yang dihadapi oleh guru sekolah dasar dalam melaksanakan program transisi PAUD ke SD. Di antaranya adalah banyak orang tua yang menuntut agar lembaga PAUD mengajarkan anak-anak mereka membaca, menulis, dan berhitung, serta masih ada siswa yang masuk kelas satu yang belum mendapatkan dasar yang seharusnya mereka dapatkan. Oleh karena itu, pemerintah mempromosikan program transisi PAUD ke SD agar anak-anak kecil dapat menjalani penyesuaian yang sesuai dengan usia mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami program transisi PAUD ke SD dan mengeksplorasi perspektif guru dan orang tua di lingkungan SD Islam Nurul Hidayah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Subjek penelitian adalah guru kelas dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak guru dan orang tua masih belum memahami Program Transisi PAUD ke SD. Perspektif guru dan orang tua adalah bahwa mereka sangat setuju dengan penghapusan tes literasi sebagai syarat masuk sekolah dasar, penerapan pengenalan numerasi dan literasi yang memadai, serta persetujuan periode orientasi. Guru mendampingi keterampilan dasar anak-anak, melaporkan perkembangan anak-anak, dan mengembangkan kurikulum sesuai dengan standar teknis.
PENGARUH KOMPETENSI KEPRIBADIAN DAN KOMPETENSI SOSIAL GURU TERHADAP PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL TK KECAMATAN LAWEYAN Wijayanto, Bima Putro
Jurnal Pelita PAUD Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v10i1.5035

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) pengaruh kompetensi kepribadian terhadap pembelajaran sosial emosional di sekolah, 2) pengaruh kompetensi sosial guru terhadap pembelajaran sosial emosional di sekolah, dan 3) pengaruh kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial guru terhadap pembelajaran sosial emosional di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Penelitian dilakukan di Kecamatan Laweyan dengan sampel penelitian sebanyak 129 guru. Adapun analisis data dalam penelitian ini meliputi uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat yakni uji normalitas, uji linieritas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Sedangkan uji hipotesis yakni analisis regresi berganda, uji parsial t, uji simultan f, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial guru terhadap pembelajaran sosial emosional anak di TK Kecamatan Laweyan. Hasil uji koefisien determinasi (R Square) menunjukkan bahwa variabel kompetensi kepribadian berpengaruh 14,4% dan kompetensi sosial berpengaruh 11,6% terhadap pembelajaran sosial emosional anak. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa kompetensi kepribadian dan sosial guru secara bersama-sama berkontribusi terhadap efektivitas pembelajaran sosial emosional anak. Oleh karena itu, disarankan agar sekolah dan pemangku kebijakan pendidikan meningkatkan kapasitas guru melalui pelatihan, workshop, dan penyediaan fasilitas belajar yang memadai, guna menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung perkembangan sosial emosional anak usia dini.