cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 663 Documents
Analisis Alur Kerja Administrasi Pada Pelaksanaan Bimbingan Teknis Di Dinas P3AKB Kabupaten Sidoarjo Salsabila Novia Jahroo; Rachmawati Novaria
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.802

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Sidoarjo selama satu bulan, terhitung mulai 19 Januari 2026 hingga 3 Maret 2026, dengan tujuan menganalisis alur kerja administrasi pada pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) serta mengetahui efektivitas setiap tahapan administrasi berdasarkan teori administrasi dari The Liang Gie dan Sondang P. Siagian. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat menggunakan metode partisipatif melalui tiga teknik pengumpulan data, yaitu observasi dan verifikasi data, wawancara dengan pegawai terkait, serta dokumentasi seluruh kegiatan administrasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelaksanaan administrasi Bimtek telah berjalan cukup baik dengan tahapan yang meliputi perencanaan, pembagian tugas, penyiapan dokumen, pelaksanaan kegiatan, kerja sama tim, ketelitian administrasi, evaluasi, dan pelaporan. Namun, masih ditemukan berbagai kendala seperti perubahan jadwal mendadak, ketidaksesuaian data antara dokumen dengan kondisi lapangan, absensi peserta yang tidak terisi lengkap, serta evaluasi yang masih bersifat umum dan belum mendalam. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian masyarakat ini telah menjadi bentuk penerapan langsung teori administrasi di lapangan dan memberikan pemahaman nyata kepada mahasiswa mengenai alur kerja administrasi Bimtek, meskipun masih diperlukan berbagai perbaikan sistem seperti peningkatan koordinasi, verifikasi data yang lebih teliti, evaluasi terstruktur, serta pengembangan sistem administrasi terintegrasi untuk mendukung efektivitas dan akuntabilitas kinerja instansi.  
Analisis Proses Verifikasi Data Pada Bidang Pengembangan Kompetensi ASN Melalui Aplikasi SIAP ASN Di BKPSDM Kabupaten Jombang Anggi Verna Rahmaida; Eddy Wahyudi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.804

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis proses verifikasi data kepegawaian pada Bidang Pengembangan Kompetensi Aparatur melalui aplikasi SIAP ASN di BKPSDM Kabupaten Jombang. Transformasi digital dalam administrasi pemerintahan mendorong penerapan sistem berbasis elektronik guna meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pelayanan publik. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta keterlibatan langsung selama kegiatan pengabdian masyarakat selama tiga puluh hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi SIAP ASN mampu mendukung pengelolaan data kepegawaian yang lebih sistematis, terintegrasi, dan terdokumentasi dibandingkan prosedur manual sebelumnya. Proses verifikasi dilakukan dengan mencocokkan data diklat ASN dengan dokumen pendukung elektronik atau e-file yang diunggah ke dalam sistem. Namun, implementasi sistem masih menghadapi berbagai kendala, seperti ketidaklengkapan dokumen, ketidaksesuaian input data dengan sertifikat, keterbatasan jumlah verifikator, gangguan jaringan internet, serta ancaman keamanan siber akibat peretasan sistem. Hambatan tersebut menyebabkan keterlambatan validasi data dan memengaruhi ketepatan pelayanan administrasi kepegawaian. Berdasarkan teori e-government Richardus Eko Indrajit, penerapan SIAP ASN telah memenuhi aspek support, capacity, dan value, meskipun masih diperlukan peningkatan keamanan sistem, penambahan sumber daya manusia, pelatihan berkelanjutan, serta penguatan infrastruktur teknologi agar proses verifikasi data ASN dapat berjalan lebih cepat, akurat, aman, dan akuntabel. Penelitian ini juga menunjukkan pentingnya koordinasi antarorganisasi perangkat daerah dalam mendukung sinkronisasi data kepegawaian melalui SIASN sehingga pengelolaan riwayat pendidikan dan pelatihan ASN dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan, pengembangan kompetensi, promosi, mutasi, dan perencanaan pelayanan.
Pengaruh Edukasi Digital Berbasis Whatsapp Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Glugur Darat Medan Timur Henni Safrida; Fitri Yuniarti; Halimatussakdiyah Lubis
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.805

Abstract

Latar belakang: Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia dan dunia. Kepatuhan konsumsi tablet Fe oleh ibu hamil masih rendah meskipun cakupan pemberian tablet Fe relatif tinggi. Edukasi digital berbasis WhatsApp berpotensi meningkatkan kepatuhan melalui pengingat dan informasi yang kontinu. Tujuan: Menganalisis pengaruh edukasi digital berbasis WhatsApp terhadap kepatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Glugur Darat, Medan Timur. Metode: Penelitian analitik observasional dengan desain quasi experiment rancangan two‑group pretest–posttest dilakukan pada 66 ibu hamil (33 intervensi, 33 kontrol) dengan teknik purposive sampling. Kelompok intervensi menerima edukasi melalui grup WhatsApp selama 4 minggu, sementara kelompok kontrol tidak. Kepatuhan diukur berdasarkan jumlah tablet Fe yang dikonsumsi per minggu dan skor kepatuhan Mora‑Todd. Analisis data menggunakan uji Mann‑Whitney dengan α = 0,05. Hasil: Rata‑rata konsumsi tablet Fe pada kelompok intervensi setelah edukasi mencapai 21,8 butir per 4 minggu, sedangkan kelompok kontrol 6,4 butir per 4 minggu (p = 0,004). Proporsi ibu hamil yang memiliki kepatuhan tinggi pada kelompok intervensi meningkat dari 27,3% sebelum menjadi 69,7% setelah intervensi, sementara kelompok kontrol hanya berubah dari 30,3% menjadi 33,3%. Kesimpulan dan saran: Edukasi digital berbasis WhatsApp berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan konsumsi tablet Fe ibu hamil di Puskesmas Glugur Darat, Medan Timur. Dinas Kesehatan Kota Medan dan Puskesmas disarankan untuk mengintegrasikan WhatsApp sebagai sarana edukasi rutin dalam program pencegahan anemia ibu hamil.
Peran Infrastruktur Dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Bengkulu Bowo Salma Hera; As’Ad As’Ad; Fitriani Ariska
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran infrastruktur jalan, infrastruktur listrik, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bengkulu periode 2014–2023. Menggunakan metode regresi linier berganda dengan data sekunder dari BPS Provinsi Bengkulu, penelitian ini menemukan bahwa ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Infrastruktur listrik terbukti menjadi faktor paling dominan dengan nilai Standardized Beta sebesar 0,910 dan t-hitung 20,104 (Sig. 0,000), diikuti oleh infrastruktur jalan (Sig. 0,008) dan PAD (Sig. 0,034). Uji simultan (Uji F) menunjukkan nilai F-hitung sebesar 796,139 dengan signifikansi 0,000, mengindikasikan bahwa ketiga variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,996 menunjukkan bahwa 99,6% variasi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bengkulu dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan ini menggarisbawahi urgensi investasi strategis pada sektor kelistrikan, pemeliharaan infrastruktur jalan, dan optimalisasi PAD sebagai pilar utama akselerasi pembangunan ekonomi regional Bengkulu.
Konstruksi Trauma Dan Proses Healing Tokoh Utama Dalam Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Rofi’ati Nur Diana Islam; Harsono Harsono
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.808

Abstract

Penelitian ini mengkaji bentuk-bentuk konstruksi trauma dan proses healing yang dialami Ale, tokoh utama dalam novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra Sigmund Freud. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pengalaman traumatis membentuk kondisi psikologis tokoh serta bagaimana proses pemulihan dirinya berlangsung secara bertahap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Sumber data berupa kutipan-kutipan dalam novel yang menunjukkan pengalaman trauma dan proses healing tokoh Ale. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi bentuk konstruksi trauma dan proses healing berdasarkan teori psikoanalisis Freud, khususnya konsep represi, kecemasan, dan alam bawah sadar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trauma Ale terbentuk akibat tekanan keluarga, kekerasan verbal, penolakan sosial, serta pengkhianatan dari lingkungan sekitarnya. Pengalaman tersebut direpresi ke alam bawah sadar dan memunculkan depresi, kecemasan, rasa rendah diri, serta kesulitan menjalin hubungan interpersonal yang sehat. Selain itu, penelitian ini juga menemukan adanya proses healing yang dialami Ale melalui pertemuan dengan tokoh seperti Murad, Juleha, Mami Luisse, Bu Murni, Pak Uju, dan Pak Jipren. Pertemuan tersebut membantu Ale menghadapi trauma masa lalu, mengurangi konflik batin, serta membangun kembali rasa percaya terhadap dirinya sendiri maupun orang lain.
Komunikasi Interpersonal Kepala Desa Dalam Meningkatkan Kinerja Aparat Desa Tanjung Batu Kecamatan Wawonii Barat Kabupaten Konawe Kepulauan Hasdi Syahid Kasim; Waranti Waranti
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 3 No. 4 (2025): Oktober - Desember
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.809

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran komunikasi interpersonal kepala desa dalam meningkatkan kinerja perangkat desa Tanjung Batu, kecamatan Wawonii Barat, kabupaten Konawe Kepulauan dan. Dalam penelitian ini menggunakan model komunikasi Lasswell. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriftif. Hasil penelitian (who) kepala desa adalah komunikator. Cara berkomunikasi kepala desa terhadap aparat desa sangat penting, terutama dalam hal ketetapan dan keterbukaan dalam menginformasikan kebijakan. (Say What) pentingnya disiplin dalam pelaksanaan tugas. Pesan ini menunjukkan bahwa setiap aparat desa diharapkan untuk melaksanakan tugas mereka dengan penuh tanggung jawab dan konsisten. (In Which Chanel) penggunaan HP dan aplikasi WhatsApp sebagai saluran komunikasi digital memperkuat efektivitas komunikasi. Dengan teknologi ini, kepala desa dapat memastikan bahwa informasi dapat disampaikan dengan mudah, terutama ketika perangkat desa tidak berada di lokasi yang sama. (To Whom) kepala desa secara aktif menyampaikan pesan kepada perangkat desa terkait kegiatan desa, perangkat desa juga menyesuaikan pesannya dengan tugas mereka. (Whith What Effect) kepala desa menekankan pentingnya pemahaman tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing anggota. Aparat desa menjadi lebih paham tentang tanggung jawab mereka. Dengan demikian, efektivitas komunikasi langsung berkontribusi pada peningkatan pemahaman yang dapat memengaruhi hasil kerja.
Pengaruh Strategi Manajerial Dan Marketing Produk Terhadap Peningkatan Penjualan Frame Pigura Di Shopee Surabaya Yohanes Ampur; Alfred Rodrigues Mau; Falentino Mau; Lelik Vansius; Nindya Kartika Kusmayati
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi manajerial dan strategi pemasaran produk terhadap peningkatan penjualan frame pigura pada platform Shopee di Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 64 responden yang merupakan konsumen dan pelaku usaha frame pigura di Shopee Surabaya. Analisis data menggunakan regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan perangkat lunak SPSS 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, strategi manajerial tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan penjualan (nilai signifikansi 0,833 > 0,05), sedangkan strategi pemasaran produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan penjualan (nilai signifikansi 0,000 < 0,05). Secara simultan, kedua strategi tersebut berpengaruh signifikan terhadap peningkatan penjualan dengan nilai koefisien determinasi sebesar 78,8%, yang berarti variasi peningkatan penjualan dapat dijelaskan oleh kedua variabel penelitian, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Karakteristik responden didominasi oleh perempuan (65,63%) dan kelompok usia 21–25 tahun (56,25%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pemasaran menjadi faktor penentu utama keberhasilan penjualan, namun tetap memerlukan dukungan strategi manajerial agar usaha berjalan stabil dan efektif.
Analisis Kinerja Keuangan Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Provinsi Sulawesi Selatan Putriani Putriani; Samsinar Samsinar; Kartika Septiary Pratiwi Musa
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.811

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2020–2022 yang diukur menggunakan rasio kemandirian keuangan daerah, rasio efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan rasio pertumbuhan PAD. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Laporan Realisasi Anggaran (LRA) melalui teknik dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio kemandirian mengalami peningkatan dari 70,0% pada tahun 2020 dengan pola partisipatif menjadi 81,5% dan 85,6% pada tahun 2021 dan 2022 dengan pola delegatif, yang mengindikasikan peningkatan kemandirian daerah. Rasio efektivitas PAD berada pada kategori efektif dengan nilai 92%, 96%, dan 98%, yang menunjukkan kemampuan pemerintah daerah dalam merealisasikan target pendapatan secara optimal. Selain itu, rasio pertumbuhan PAD menunjukkan tren positif dari 7,01% menjadi 10,68%. Secara keseluruhan, kinerja keuangan daerah tergolong baik, namun masih menunjukkan adanya ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah pusat.
Occupational Health And Safety Among Seafarers Through The Lens Of Job Demands-Resources Theory: A Systematic Literature Review From A Human Resource Management Perspective Andi Nurfiana Haz; Muh Nurfadel Hamzah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.812

Abstract

Seafarers sustain global maritime logistics, yet they work in isolated, mobile, and safety-critical environments where fatigue, long working hours, psychosocial stress, limited access to medical support, and exposure to physical hazards remain persistent occupational risks. This systematic literature review synthesizes recent evidence on occupational health and safety (OHS) among seafarers through the Job Demands-Resources (JD-R) Theory from a Human Resource Management (HRM) perspective. Following PRISMA 2020 principles, the review mapped peer-reviewed studies, official reports, and selected credible sources published primarily between 2020 and 2026, while retaining seminal JD-R and maritime safety studies for theoretical grounding. The synthesis indicates that seafarers' OHS problems are not merely technical or regulatory issues; they are strategic HRM challenges shaped by the interaction between job demands and job resources. High workload, fatigue, isolation, sleep disruption, emotional demands, time pressure, and environmental hazards increase burnout, psychological strain, unsafe behavior, and accident risk. Conversely, safety leadership, organizational support, safety training, welfare facilities, autonomy, social support, communication, and safety climate function as protective resources that reduce strain and enhance engagement, safety behavior, and retention intention. The review contributes by integrating maritime OHS, employee well-being, and safety performance within a JD-R framework. It offers a conceptual model for future empirical testing using SEM, PLS-SEM, or AMOS and provides practical recommendations for shipping companies, HR managers, ship leaders, regulators, and maritime training institutions.
Pengaruh Green Branding, Nilai Keaslian Produk, Dan Empati Digital Terhadap Minat Beli Produk Pada Oase Gallery Dengan Citra Merek Sebagai Variabel Mediasi Arya Sulistio Setiawan; Veny Puspita; M. Noor Army
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Green Branding, Nilai Keaslian Produk, dan Empati Digital terhadap Minat Beli Produk pada Oase Gallery Bengkulu, serta menguji peran Citra Merek sebagai variabel mediasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya konversi minat beli konsumen terhadap produk Oase Gallery, meskipun produk yang ditawarkan memiliki nilai budaya dan keunikan yang tinggi, seperti Batik Besurek dan kerajinan berbahan alam khas Bengkulu. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan data dikumpulkan melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 110 responden menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan metode PLS-SEM berbantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai Keaslian Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli (β = 0,644; p = 0,023) sebagai faktor paling dominan. Empati Digital juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Beli (β = 0,308; p = 0,007). Sementara itu, Green Branding tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap Minat Beli (p = 0,725), namun berpengaruh kuat terhadap Citra Merek (β = 0,356; p = 0,000). Citra Merek tidak terbukti signifikan dalam memengaruhi Minat Beli (p = 0,993) maupun dalam memediasi ketiga variabel independen, yang diduga disebabkan oleh tingginya kolinearitas antar variabel dalam model (VIF = 9,247).