cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
arifmudi11@gmail.com
Editorial Address
Jl. HR Soebrantas KM 16.5, Kab. Kampar, Provinsi Riau, 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research
ISSN : -     EISSN : 30250994     DOI : https://doi.org/10.69693/ijim
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research adalah jurnal yang menerbitkan artikel penelitian yang mencangkup multidisiplin, yang meliputi : Humaniora dan ilmu sosial, ilmu politik kontemporer, ilmu pendidikan, ilmu agama dan filsafat, ilmu teknik, bisnis dan ekonomi, Koperasi, teknologi, ilmu kesehatan, ilmu kedokteran, pengembangan SDM, ilmu seni desain dan media. jurnal ini diterbitkan oleh Institute of Advanced Knowledge and Science, yang diterbitkan dalam 4 kali dalam setahun yaitu Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 663 Documents
Analisis Penerapan Good Corporate Governance Dalam Menangani Kasus Abnormal Studi Kasus: Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026 Pada PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Abidah Adelya; Loucha Noveratissahaladifa Putri; Ishma Nihayatul Mahmudah; Selliya Fuji Destari; Revany Chaila Syam; Rohmawati Kusumaningtias; Ambar Kusumaningsih
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Good Corporate Governance (GCG) dalam menghadapi kondisi abnormal berupa lonjakan arus mudik Lebaran 2026 pada PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan data primer perusahaan, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip GCG, yaitu transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran telah diterapkan, namun belum optimal dalam kondisi lonjakan operasional. Kendala utama terletak pada keterbatasan informasi real-time, lambatnya pengambilan keputusan, serta ketidakseimbangan layanan. Meskipun demikian, penerapan GCG terbukti berperan penting dalam menjaga stabilitas operasional, meningkatkan respons terhadap risiko, serta mempertahankan kepercayaan publik. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya literatur mengenai penerapan GCG dalam kondisi abnormal serta menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan dan regulator dalam meningkatkan kesiapan menghadapi krisis operasional.  
Sosialisasi Bahaya Narkoba Bagi Generasi Muda Pada Siswa SMP Negeri 65 Maluku Tengah Frederik Willem Ayyal; Fikram renyaan; Faozan Mewar; Styven Karl Talahatu; Sumiyanti Sumiyanti; Yulyan Valery De Queljo; Bleriot Xenoni Siahaya
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.830

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja menjadi permasalahan serius yang mengancam kualitas generasi penerus bangsa. Tingginya angka keterlibatan remaja dalam penyalahgunaan narkoba memerlukan intervensi edukatif yang sistematis, terutama di lingkungan sekolah sebagai wadah pembentukan karakter. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMP Negeri 65 Maluku Tengah mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta memperkuat sikap preventif sejak usia dini. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan penyuluhan berbasis komunitas dengan teknik ceramah interaktif, diskusi kelompok kecil, dan sesi tanya jawab yang melibatkan seluruh peserta khususnya siswa siswi smp secara aktif. Sebelum kegiatan dimulai, siswa diberikan pretes untuk mengukur pemahaman awal mereka. Setelah penyuluhan, dilaksanakan postes dengan instrument yang sama. Hasil kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai jenis-jenis narkoba, dampak fisik dan psikologis, serta cara-cara pencegahan penyalahgunaan narkoba. Rata-rata skor pretes tercatat 58,3, sementara rata-rata skor postes meningkat menjadi 79,6. Peningkatan sebesar 21,3 poin ini mengindikasikan efektivitas metode penyuluhan yang diterapkan. Dengan demikian, sosialisasi bahaya narkoba di SMP Negeri 65 Maluku Tengah terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa, serta memperkuat komitmen mereka untuk menghindari narkoba. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkala di berbagai sekolah guna mencegah meluasnya pengaruh buruk narkoba di kalangan generasi muda.
Pengaruh Kompetensi Digital Dan Cyberloafing Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Disiplin Kerja Sebagai Variabel Intervening Dikantor Dukcapil Kabupaten Bengkulu Tengah Denti Yunida; Fauzan Fauzan; Okka Adittio Putra
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi digital dan cyberloafing terhadap kinerja pegawai dengan disiplin kerja sebagai variabel intervening di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bengkulu Tengah. Penelitian dilatarbelakangi oleh digitalisasi pelayanan publik yang menuntut kompetensi digital tinggi, namun membuka peluang perilaku cyberloafing yang berpotensi menurunkan kinerja. Metode yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan populasi seluruh pegawai Dukcapil Kabupaten Bengkulu Tengah berjumlah 43 orang menggunakan teknik sampling jenuh (sensus). Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1-5, studi pustaka, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi digital berpengaruh positif tidak signifikan terhadap kinerja pegawai (T=1,335; p=0,182), namun berpengaruh positif signifikan terhadap disiplin kerja (T=6,248; p=0,000). Cyberloafing tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (T=0,117; p=0,907), namun berpengaruh positif signifikan terhadap disiplin kerja (T=13,299; p=0,000). Disiplin kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai (T=2,866; p=0,004). Pengujian mediasi menunjukkan kompetensi digital berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai melalui disiplin kerja (T=2,544; p=0,011), dan cyberloafing berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai melalui disiplin kerja (T=2,856; p=0,004). Disiplin kerja terbukti mampu memediasi hubungan kedua variabel bebas terhadap kinerja pegawai.
Pengaruh Kompensasi Dan Motivasi Kerja Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan Di Wilayah Solo Raya Listyawati Listyawati; Dwi Wulandari; Diana Kurnia Wati; Saiful Anwar Rahmadi; Muhammad Yusuf Ariyadi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.834

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan di wilayah Solo Raya. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner online (Google Form) menggunakan skala Likert 1-4 kepada 50 responden karyawan yang bekerja di wilayah Solo Raya. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Square (PLS) dan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (path coefficient = 0,286; T = 1,886; P = 0,060), sehingga hipotesis H1 dinyatakan tidak valid. Sebaliknya, motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (path coefficient = 0,509; T = 4,880; P = 0,000), sehingga hipotesis H2 dinyatakan valid. Temuan ini mengindikasikan bahwa motivasi kerja merupakan faktor yang lebih dominan dalam meningkatkan kinerja karyawan dibandingkan kompensasi di wilayah Solo Raya. Penelitian ini merekomendasikan agar perusahaan lebih memperhatikan penguatan motivasi kerja karyawan sebagai strategi utama dalam meningkatkan kinerja organisasi.
Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Stok Dan Distribusi Produk Berbasis Web Pada Toko Calico's Pet Care Lintan Zhuliani; Refliani Marsela; Jupron Jupron
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.835

Abstract

Transformasi digital dalam sektor operasional ritel modern sangat dibutuhkan guna meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan usaha. Pada Toko Calico’s Pet Care yang memiliki beberapa cabang, manajemen persediaan barang dan pemantauan distribusi produk antar gudang masih dilakukan secara konvensional menggunakan media pencatatan buku besar. Proses manual tersebut kerap menimbulkan berbagai kendala krusial, seperti kesalahan rekapitulasi data, terjadinya selisih antara jumlah stok fisik dengan laporan keuangan, serta keharusan bagi pihak administrator untuk memperbarui data persediaan barang di tingkat cabang maupun pusat secara manual pasca proses distribusi dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah sistem informasi manajemen stok dan distribusi produk berbasis web sebagai solusi integrasi data persediaan. Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rapid Application Development yang meliputi tahapan perencanaan kebutuhan, perancangan desain pengguna, konstruksi sistem, hingga tahap implementasi. Sistem yang dibangun berfokus utama pada sinkronisasi data inventaris menyeluruh dan otomatisasi pencatatan mutasi barang antar cabang. Berdasarkan hasil pengujian fungsional menggunakan metode Black Box, sistem informasi usulan terbukti berhasil mengotomatisasi pembaruan data stok di setiap cabang dan meminimalkan risiko kesalahan pencatatan oleh kasir. Selain itu, sistem ini mampu mendokumentasikan seluruh riwayat pengiriman produk antar cabang melalui mekanisme konfirmasi dua arah serta mengoptimalkan pengawasan terhadap kondisi stok yang berada pada ambang batas minimum. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi sistem manajemen berbasis web ini efektif meningkatkan efisiensi logistik distribusi serta memperkuat akurasi pengendalian persediaan barang pada seluruh jaringan toko.
Pengaruh Marketing Mix 4P (Product, Price, Place, Dan Promotion) Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Usaha Kopijadi Di Kota Samarinda Asti Asti; Kadori Haidar; Indah Permatasari; Muhammad Arya Dwiki Ressa Adriani
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.836

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk menyelidiki dampak dari bauran pemasaran 4P, yang mencakup produk, harga, distribusi, dan promosi, terhadap loyalitas pelanggan di kedai kopi KopiJadi yang berada di Samarinda. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persaingan bisnis kopi yang semakin meningkat, sehingga mengharuskan mereka untuk mengimplementasikan strategi pemasaran yang efektif demi mendapatkan loyalitas dari pelanggan. loyalitas pelanggan menjadi elemen krusial, karena berkaitan dengan pembelian yang dilakukan berulang kali dan rekomendasi kepada orang lain. Namun, penerapan bauran pemasaran di KopiJadi dinilai belum sepenuhnya maksimal, yang bisa berdampak pada kemampuan menjaga pelanggan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi yang menjadi subjek penelitian terdiri dari 120 pelanggan, sementara sampel diambil dari 55 responden menggunakan rumus Slovin dengan toleransi kesalahan 10% serta teknik pengambilan sampel purposif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan dengan metode regresi linier berganda, uji-t, uji-F, dan koefisien determinasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel produk memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap kesetiaan pelanggan. Namun, faktor harga, tempat, dan promosi tidak menunjukkan dampak yang signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Kombinasi pemasaran 4P juga tidak memberikan efek yang berarti pada loyalitas pelanggan. Koefisien determinasi mengindikasikan bahwa loyalitas pelanggan dipengaruhi oleh variabel yang dianalisis sebesar 14%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas produk adalah faktor kunci yang memengaruhi loyalitas pelanggan di KopiJadi di Samarinda.
Analisis Penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) Pada Penyajian Roti Maryam Ready To Eat Di Teras Maryam Samarinda Muhammad Nur Fadilah; Endrik Andika
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.837

Abstract

Perkembangan usaha makanan siap saji di Indonesia, khususnya pada usaha skala kecil dan rumahan, mengalami peningkatan yang cukup pesat seiring berkembangnya pemasaran digital dan meningkatnya minat masyarakat terhadap makanan praktis. Salah satu usaha pangan ready to eat yang berkembang adalah usaha roti maryam. Dalam usaha makanan siap saji, proses penyajian produk perlu memperhatikan aspek higiene dan sanitasi untuk menjaga kualitas serta keamanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Good Manufacturing Practice pada penyajian roti maryam ready to eat di Teras Maryam Samarinda. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi langsung terhadap proses penyajian produk. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Aspek yang diamati meliputi lingkungan penyajian, kebersihan penjamah makanan, peralatan penyajian, proses penyajian, pengemasan produk, dan produk akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar aspek penerapan Good Manufacturing Practice telah diterapkan dengan baik, terutama pada kebersihan peralatan, penggunaan alat bantu penyajian, pengemasan produk, dan kondisi produk akhir yang layak konsumsi. Namun, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti penggunaan alat pelindung diri oleh penjamah makanan dan kebersihan lingkungan sekitar area penyajian. Secara keseluruhan, penerapan Good Manufacturing Practice pada usaha roti maryam ready to eat di lingkungan kos-kosan dapat membantu menjaga kualitas dan keamanan pangan bagi konsumen.
Peran Asesmen Diagnostik Dalam Mengidentifikasi Kesiapan Belajar Siswa Kelas I SD Islam Ruhama Labschool Of UHAMKA Dalam Mendukung Pembelajaran Berdiferensiasi Monica Ristiantita; Sholehuddin Sholehuddin
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.838

Abstract

Asesmen diagnostik merupakan salah satu bentuk evaluasi awal yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan, karakteristik, dan kebutuhan belajar peserta didik sebelum proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan asesmen diagnostik pada siswa kelas I di SD Islam Ruhama Labschool of UHAMKA serta menganalisis pemanfaatan hasil asesmen dalam mendukung pembelajaran berdiferensiasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas I, dan siswa kelas I SD Islam Ruhama Labschool of UHAMKA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen diagnostik dilaksanakan melalui asesmen kognitif dan nonkognitif untuk mengetahui kemampuan awal siswa dalam membaca, menulis, berhitung, serta kesiapan sosial dan emosional peserta didik. Hasil asesmen menunjukkan adanya perbedaan kemampuan dan kesiapan belajar siswa kelas I yang cukup signifikan. Guru memanfaatkan hasil asesmen diagnostik untuk menentukan strategi pembelajaran, menyusun kelompok belajar, serta memberikan pendampingan kepada siswa yang mengalami kesulitan belajar. Pelaksanaan asesmen diagnostik memberikan dampak positif terhadap keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan membantu guru memahami kebutuhan belajar peserta didik secara lebih mendalam. Namun demikian, pelaksanaan asesmen diagnostik masih menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan siswa yang cukup tinggi, serta keterlibatan orang tua dalam mendampingi siswa di rumah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kompetensi guru, kolaborasi dengan orang tua, serta penggunaan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar kelas awal.
Analisis Yuridis Perlindungan Upah Dan Jam Kerja Bagi Pekerja PKWTT Di Kawasan Niaga Pasar Petisah Kota Medan: Kajian Kewajiban Pemberi Kerja Berdasarkan UU No. 13 Tahun 2003 Dan UU Cipta Kerja Kelvin Louis Zeigo Hutagaol; Hagai Brema Septanius Sembiring; Jeremy Tonggo Damanik; Agusmidah Agusmidah; Nita Nilan Sry Rezki Pulungan
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum mengenai perlindungan upah dan jam kerja bagi pekerja Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT), pelaksanaan kewajiban pemberi kerja, serta hambatan dalam penegakan perlindungan hak pekerja di Kawasan Niaga Pasar Petisah Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan perundang-undangan dan sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan pekerja di kawasan Pasar Petisah serta studi kepustakaan terhadap peraturan ketenagakerjaan dan literatur hukum yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hak pekerja telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Sebagian besar usaha di kawasan tersebut termasuk kategori Usaha Mikro dan Kecil (UMK) yang memperoleh pengecualian terhadap penerapan upah minimum daerah. Namun demikian, pemberi kerja tetap wajib memenuhi hak normatif pekerja, seperti pengaturan jam kerja, waktu istirahat, dan pembayaran upah lembur. Penelitian ini juga menemukan bahwa hubungan kerja masih banyak dilakukan secara lisan tanpa perjanjian tertulis sehingga menimbulkan lemahnya kepastian hukum bagi pekerja. Selain itu, rendahnya kesadaran hukum pekerja, keterbatasan pengawasan ketenagakerjaan, serta posisi tawar pekerja yang lemah menjadi hambatan utama dalam penegakan hak pekerja. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan, edukasi hukum, dan kepatuhan terhadap peraturan ketenagakerjaan guna mewujudkan perlindungan hukum yang lebih efektif dan berkeadilan bagi pekerja PKWTT.
Hubungan Antara Pola Makan Dengan Kejadian Anemia Ibu Hamil Trimeter I Risma Dilla Verdinda; Asep Arifin Senjaya; Gusti Ayu Eka Utarini
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.840

Abstract

Studi cross-sectional ini bertujuan menganalisis hubungan antara pola makan dengan prevalensi anemia yaitu Hb <11 g/dL pada 48 ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja UPT Puskesmas I Denpasar Selatan tahun 2025, mengingat angka anemia di wilayah tersebut (28,45%) melebihi prevalensi nasional (27,7%). Penelitian ini mengaplikasikan teknik total sampling dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden (58,3%) memiliki pola makan yang tergolong kurang baik, yang berkorelasi kuat dengan tingginya insiden anemia (45,8%) dalam populasi sampel. Secara statistik, ditemukan hubungan signifikan antara pola makan dan kejadian anemia ibu hamil trimester I. Dengan demikian, disarankan agar Unit Pelaksana Teknis Puskesmas I Denpasar Selatan mengintensifkan program intervensi melalui edukasi gizi seimbang dan optimalisasi kepatuhan suplementasi Tablet Tambah Darah (TTD) serta Vitamin C pada fase awal kehamilan.