cover
Contact Name
Asmulyati Saleh
Contact Email
asmulyati@poltekkeskupang.ac.id
Phone
+628113824417
Journal Mail Official
gizi@poltekkeskupang.ac.id
Editorial Address
Mayor Campus 3rd Floor Nutrition Study Program, Poltekkes Kemenkes Kupang, Jl. R A Kartini Mayor, Kupang City, East Nusa Tenggara
Location
Kota kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Kupang Journal of Food and Nutrition Research
ISSN : 27209490     EISSN : 27214877     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Kupang Journal of Food and Nutrition Research is an open-access journal and peer-reviewed that publishes either original articles or review articles in an open-access format. Accepted articles span the full extent of Medicine, Nursing, Pharmacology, Toxicology, and Pharmaceutics. The scope of the Kupang Journal of Food and Nutrition covers: Medicine: Public Health, Environmental and Occupational Health. Nursing: Nutrition and Dietetics.
Articles 66 Documents
PENGETAHUAN, PERILAKU GIZI IBU, DAN STATUS GIZI BALITA DI DESA FATUKANUTU, KABUPATEN KUPANG Asweros Umbu Zogara; Agustina Setia
Kupang Journal of Food and Nutrition Research Vol. 2 No. 2 (2021): Kupang Journal of Food and Nutrition Research
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas hidup individu dapat dilihat dari kesehatannya. Gangguan kesehatan dapat terjadi pada semua usia, terutama lebih rentan pada balita karena sistem imun balita masih dalam proses perkembangan. Gangguan kesehatan yang sering terjadi di dunia adalah terjadinya masalah gizi baik gizi kurus maupun gemuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, perilaku gizi ibu, dan status gizi balita di Desa Fatukanutu, Kabupaten Kupang. Penelitian dilaksanakan di Desa Fatukanutu, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang pada bulan September sampai Desember 2019. Desain penelitian yang digunakan adalah studi cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 60 balita. Hasil penelitian menunjukkan lebih banyak balita gizi baik (88.33%) dibandingkan balita wasting (11.67%). Ibu yang berpengetahuan baik lebih banyak memiliki balita wasting dibandingkan ibu yang berpengetahuan gizi kurang. Lebih banyak ibu berperilaku gizi baik memiliki balita wasting. Peningkatan pengetahuan gizi dan penerapan perilaku gizi ibu perlu dilakukan secara terus-menerus oleh semua pihak demi peningkatan status gizi balita.
MODEL EDUKASI GIZI DENGAN MEDIA BUKU MEWARNAI UNTUK SISWA PAUD DI KELURAHAN OEBA: MODEL EDUKASI GIZI DENGAN MEDIA BUKU MEWARNAI UNTUK SISWA PAUD DI KELURAHAN OEBA Juni Gressilda Louisa Sine
Kupang Journal of Food and Nutrition Research Vol. 2 No. 2 (2021): Kupang Journal of Food and Nutrition Research
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nutrition education should start at an early age to build healthy eating patterns or habits. The most effective education is given to children aged two to six years. This education is not only carried out at home, but also in educational institutions, including at an early age. Coloring books are one of the educational media that can be used to apply nutritional knowledge to children aged 2-6 years. The purpose of this study was to find out that the nutritional education model with coloring book media could increase the knowledge of nutrition in early childhood. The design of this research is a qualitative study which was analyzed with a descriptive approach. This research was conducted at Early Childhood Education in Kelurahan Oeba. The subjects of the study were early childhood students aged 5-6 years as many as 13 people. In addition, this research also involved the parents of early childhood students and early childhood teachers. Types and sources of data used are sourced from primary data and secondary data. Primary data was obtained from observations and direct interviews with parties related to the field of research. Secondary data is obtained from supporting data for Early Childhood Education. The nutritional knowledge of PAUD participants became better after the provision of nutrition education materials with coloring books. PAUD students' knowledge of the types and functions of nutrients is better after receiving nutritional material through the coloring books that have been developed. Coloring books can be used as an educational medium to increase children's nutritional knowledge by coloring pictures of food based on their nutritional group. Coloring books can be an alternative to teacher handbooks in early childhood education in increasing knowledge of early childhood nutrition that can be included in the existing curriculum. Coloring books should not be all in the form of pictures, but given descriptions of pictures in the form of writing. It is intended that children can simultaneously learn letter recognition and reading.
PENGARUH SUBTITUSI TEPUNG KACANG HIJAU DAN TEPUNG PISANG KEPOK TERHADAP UJI ORGANOLEPTIK, KANDUNGAN GIZI DAN DAYA SIMPAN CUP CAKE Meirina Loaloka; Asweros Umbu Zogara; Maria Helena Dua Nita; Maria Goreti Pantaleon
Kupang Journal of Food and Nutrition Research Vol. 3 No. 1 (2022): Kupang Journal of Food and Nutrition Research
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit KEP (Kekurangan Energi Protein) merupakan salah satu penyakit gangguan gizi yang mendapat prioritas utama untuk ditangani di indonesia maupun dinegara yang sedang berkembang. Penanggulangan KEP yang pertama harus ditanggulangi ialah gejala – gejala penyakit infeksi yang akut seperti kejang – kejang, dehidrasi dan diare. Cupcake merupakan salah satu makanan selingan atau kudapan yang populer diindonesia. kacang – kacangan merupakan salah satu sumber protein nabati yang baik untuk dikonsumsi. salah satu dari jenis kacang – kacangan tersebut adalah kacang hijau. pisang yang digunakan dalam penelitian ini adalah pisang kepok kuning. pisang kepok termasuk dalam pisang platinum atau pisang olahan. Cup cake mulai populer setelah masyarakat indonesia mengenal peradaban diluar. Ragam cupcake sudah banyak yang beredar dipasar, namun untuk inovasi produk belum banyak dilakukan, inovasi produk cupcake pernah di lakukan dengan subtitusi tepung kacang merah dan tepung terigu oleh nigrum. Tujuan Khusus penelitian ini Pengaruh subtitusi Tepung Kacang Hijau dan Tepung Pisang Kepok terhadap Uji Organoleptik, Kandungan Gizi dan Daya Simpan cup cake. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah experimen, menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Hasil Penelitian cupcake subtitusi tepung kacang hijau dan tepung pisang kepok berpengaruh terhadap sifat organoleptik cupcake meliputi tekstur, warna, aroma dan rasa. cupcake yang di subtitusi dengan tepung kacang hijau 30 % dan tepung pisang kepok 20 % memiliki kandungan zat gizi yakni karbohidrat 0,214 %, protein 0,60 %, serat 0,340 %  dan 0,214 % karbohidrat. Terjadi penuranan umur simpan cupcake terutama kadar air, kadar mineral, kadar lemak dan kadar serat.
Hubungan Karakteristik Ibu dengan Status Gizi Balita di Desa Baumata Timur Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang Agustina Setia
Kupang Journal of Food and Nutrition Research Vol. 2 No. 2 (2021): Kupang Journal of Food and Nutrition Research
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Nutritional Disorders in toddlers can be affected by several factors, both directly and indirectly. Several factors are maternal characteristics. This study aims to determine the relationship between maternal characteristics and nutritional status of children under five in Baumata Timur. Methods: The study used a descriptive analytic method with cross sectional, population 952. Sampling used Proportional Stratified Random Sampling. Data were collected by using physical measurements and questionnaires. The sample is 43 people. Data analysis used Spearman rank correlation. Results: There is a relationship between the mother's education with infant nutritional status (p = 0.000). There is a relationship between mother parity with nutrition status (p = 0.000). There is a relationship between the level of knowledge of mothers about nutrition with nutritional status (p = 0.000). Conclusion: There is a relationship between education, parity, and the level of knowledge of mothers about nutrition with nutritional status of children. Keywords: education, parity, knowledge, nutritional status
Motivasi dan Kepuasan Ibu Hamil Terhadap pelayanan Antenatal Care Di Puskesmas Atapupu , Belu, NTT Alberth M. Bau Mali
Kupang Journal of Food and Nutrition Research Vol. 2 No. 2 (2021): Kupang Journal of Food and Nutrition Research
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Antenatal care or what is often called a pregnancy check is a service by professional health workers to pregnant women during their pregnancy which is carried out in accordance with Antenatal service standards, namely Midwifery Service Standards (SPK) at least 4 checks during pregnancy. The increase in ANC services is influenced by the utilization of Antenatal service users. Many factors can cause the level of utilization of ANC services including patient satisfaction, inability in terms of costs, distance from service locations or health workers. In addition to the factors of pregnant women, these factors can affect the success of service coverage for pregnant women. Based on Atapupu puskesmas profile data, the coverage of K1 pregnant women visits at Atapupu health centers in 2016 was still below the target of 79.9% of the Minimum Service Standards (SPM) target of 100%, while the coverage of K4 pregnant women visits in 2016 was also below the target of 49.8%. of the SPM target of 97%.. Research Objectives: Identification of the Relationship between Motivation and Goals of Pregnant Women on Antenatal Care ServicesResearch Methods: Descriptive research with cross sectional methodResearch Results: Most pregnant women get high satisfaction and motivation to do Antenatal Care at Atapupu Public Health CenterKey Word : Motivation, Satisfaction, ANC
PENGARUH RIWAYAT ASI, MP-ASI, TERHADAP STATUS GIZI BALITA (TB/U) PASCA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NAIONI KOTA KUPANG Yohanes Don Bosko Demu; Agustina Setia; Regina Maria Boro; Tobianus Hasan
Kupang Journal of Food and Nutrition Research Vol. 2 No. 2 (2021): Kupang Journal of Food and Nutrition Research
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data distribusi melaporkan bahwa 1 dari tiga anak di negara sedang berkembang mengalami stunting dan 70 % berada pada benua Asia. Pemberian MP-ASI disaat usia dibawah 6 bulan akan mempengaruhi usus dari pencernaan bayi dan akan bisa menimbulkan bayi diare. Dalam pemberian MP ASI, yang perlu diperhatikan adalah usia pemberian MP ASI, frekuensi dalam pemberian MP ASI, porsi dalam pemberian MP ASI, jenis MP ASI, dan cara pemberian MP ASI pada tahap awal. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh riwayat ASI, MP ASI, terhadap status gizi balita (TB/U) Pasca Pandemi Covid-19 Di Wilayah Kerja Puskesmas Naioni Kota Kupang. Penelitian ini adalah desain Cros sectional Study. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang mempunyai anak balita yang berjumlah 40 orang dan dijadikan sebagai sampel. Analisis data dengan menggunakan analisis regresi logistik. Hasil uji statistic menunjukkan bahwa menunjukkan hasil nilai t hitung lebih kecil dari t tabel (0.019 <2.032244) dan nilai probabilitas lebih besar dari tingkat signifikannya (0.890 > 0.05). Berdasarkan hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa H1 yang menyatakan usia MP ASI berpengaruh terhadap status gizi balita berdasarkan indicator TB/U ditolak. Hal ini dapat diinterpretasikan bahwa usia MP ASI tidak berpengaruh terhadap status gizi balita berdasarkan indikator TB/U.Berdasarkan hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa H2 yang menyatakan berat badan lahir berpengaruh terhadap status gizi balita berdasarkan indicator TB/U ditolak. Hal ini dapat diinterpretasikan bahwa berat badan lahir tidak berpengaruh terhadap status gizi balita berdasarkan indikator TB/U.
HUBUNGAN ASUPAN ENERGI PROTEIN DAN RIWAYAT PENYAKIT INFEKSI DENGAN STATUS GIZI BALITA 24-59 BULAN DI DAERAH PANTAI DAN PEGUNUNGAN KOTA KUPANG Regina Maria Boro; Albert Bau Mali; Yohanes Don Bosko Demu; Tobianus Hasan; Santa Da Costa
Kupang Journal of Food and Nutrition Research Vol. 2 No. 2 (2021): Kupang Journal of Food and Nutrition Research
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah gizi di Indonesia adalah gizi kurang yang disebabkan rendahnya asupan energi dan protein dalam makanan sehari hari sehingga tidak memenuhi angka kecukupan gizi (AKG). Gangguan gizi pada awal kehidupan akan memengaruhi kualitas kehidupan selanjutnya. Asupan energi dan protein daerah pesisir pantai dan daerah pegunungan cenderung mengalami perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan energi protein dan riwayat penyakit infeksi dengan status gizi balita 24-59 bulan di Kota Kupang (pesisir pantai dan non pesisir pantai). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain observasional crossectional. Penelitian ini dilakukan di pesisir pantai dan pegunungan Kota Kupang pada kurun waktu 6 (enam) bulan. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 375 balita yang terdiri dari 200 balita di daerah pantai dan 175 daerah pegunungan. Hasil uji chi square diketahui terdapat hubungan signifikan antara asupan energi dengan status gizi menurut indikator BB/U sedangkan asupan energi dengan status gizi (TB/U, BB/TB dan IMT/U) tidak signifikan. Hasil uji chi square menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara asupan protein dengan status gizi balita indikator BB/U, TB/U dan IMT/U. Hanya pada indikator BB/TB menunjukkan adanya hubungan siginifikan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa riwayat penyakit infeksi memiliki hubungan yang tidak signifikan dengan status gizi (BB/U, BB/TB dan IMT/U), namun riwayat penyakit infeksi memiliki hubungan yang signifikan dengan status gizi tinggi badan menurut umur (TB/U).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI BALITA DI DESA KUANHEUM, KABUPATEN KUPANG Asweros Umbu Zogara
Kupang Journal of Food and Nutrition Research Vol. 2 No. 2 (2021): Kupang Journal of Food and Nutrition Research
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malnutrisi, baik kekurangan maupun kelebihan gizi, merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sangat berdampak bagi negara-negara berkembang. Masalah ini berdampak bagi masyarakat, tetapi balita paling merasakan dampaknya karena kebutuhan zat gizi yang sangat tinggi untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi balita di Desa Kuanheum, Kabupaten Kupang. Penelitian dilaksanakan di Desa Kuanheum, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang pada bulan September sampai Desember 2019. Desain penelitian yang digunakan adalah studi cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 106 balita dan data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi balita adalah pendidikan ibu (p value=0,018), pendidikan ayah (p value=0,046), jumlah anggota keluarga (p value=0,011), BBLR (p value=0,000), dan riwayat penyakit (p value=0,034), sedangkan Inisiasi Menyusu Dini (p value= 0,899) tidak berhubungan dengan status gizi balita. Intervensi perlu dilakukan oleh pihak-pihak terkait terhadap masalah gizi ini agar balita dapat terbebas dari masalah gizi.
KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK MI KERING SUBTITUSI TEPUNG BERAS HITAM Astuti Nur; Anita Sembiring
Kupang Journal of Food and Nutrition Research Vol. 2 No. 2 (2021): Kupang Journal of Food and Nutrition Research
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh subtitusi tepung terigu dengan tepung beras hitam terhadap karakteristik sifat sensoris (warna, rasa, aroma, dan tekstur) mi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimen dengan rancangan penelitian RAK (Rancangan Acak Kelompok) dan pola 2 faktorial yaitu perbandingan tepung terigu dan tepung beras hitam dalam persen (100:0, 90:10, 80:20, 70:30, 60:40). Hasil uji organoleptik menunjukkan mi subtitusi tepung beras hitam sampai pada 40% berpengaruh nyata pada warna (kering dan basah), aroma, rasa dan tekstur mi dengan nilai p<0,05. Mi subtitusi tepung beras hitam terpilih adalah P5 (tepung terigu 60% dan tepung beras hitam 40%) dengan nilai kadar protein 10,27%, karbohidrat 82,78%, kadar lemak 2,29%, dan kadar air 9,28%.
ANALISIS SISTEM PENYELENGGARAAN MAKANAN, POLA MAKAN, TINGKAT KONSUMSI ZAT GIZI DAN STATUS GIZI ANAK DI PANTI ASUHAN SONAF MANEKA KOTA KUPANG Anita Christina Sembiring; Maria Helena Dua Nita; Astuti Nur; Meirina Sulastri Loaloka
Kupang Journal of Food and Nutrition Research Vol. 3 No. 1 (2022): Kupang Journal of Food and Nutrition Research
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the food administration system, diet, nutrient consumption level and nutritional status of children at the Sonaf Maneka Orphanage, Kupang City. This research is descriptive analytic because it analyzes the level of nutritional consumption and nutritional status of the respondents, it is also observational because it is carried out using interviews and direct observations of respondents with the help of a questionnaire. The research was conducted in May 2021 at the Sonaf Manekat Orphanage, Kupang City. The population in this study were all children in the Sonaf Manekat Orphanage, Kupang City. The sample in this study were all children in the Sonaf Maneka Orphanage who were willing to be respondents and were at the research location at the time of the research. Sample characteristics such as name, age, gender were collected by means of interviews with caregivers. Data about the food administration system was obtained by means of direct interviews with the Orphanage Manager. Dietary data were collected using the FFQ (Food Frequency Questionnaire) Form by interviewing respondents who were already in school and through direct observation or interviews with caregivers to respondents who were not yet in school. Data on the level of nutrient consumption was collected using the Food Recall form 1x24 hours by interviewing respondents who were already in school and through direct observation or interviews with caregivers to respondents who were not yet in school. Nutritional status data were collected by means of anthropometric measurements based on the index of TB/U, BW/PB and BMI/U carried out by researchers. Data about diet will be processed using the Excel program, data on the level of nutrient consumption that has been collected will be processed using the nutrisurvey application and will be compared with the Nutrition Adequacy Rate (RDA), the nutritional status data of respondents will be processed using the WHO-Antro application. The processed data will be analyzed descriptively and presented in the form of narration and tabulation. The food delivery system at the Sonaf Maneka orphanage is social or non-commercial. The diet of children at the Sonaf Maneka orphanage is dominated by carbohydrates, namely rice and noodles. The level of consumption of energy, protein and fat in children at the Sonaf Maneka orphanage is still very low. Most of the children's nutritional status in the Sonaf Maneka orphanage has normal nutritional status