cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
ojsjuragan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Syiah Kuala, Kp. Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ragam Pengabdian
Published by CV. Teewan Solutions
ISSN : 30638011     EISSN : 3063802X     DOI : doi.org/10.62710/juragan
Core Subject : Education, Social,
Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 47 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus" : 47 Documents clear
Terapi Akupunktur Untuk Atasi Nyeri dan Adiksi Narkoba di Panti Rehabilitasi Seuramo Mulya Aceh (SURYA) Gampong Ceurih Kecamatan Ulee Kareng Kota Banda Aceh Muhibuddin, Muhibuddin; Prisilia K.N, Ayunda; Vikia Murti, Mehdya; Afniratri, Atika; A.L, Nurcahyo; Nur Halizah, Afifah; Saleh, Muhammad; Kismullah, Fazil
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/evk8kj70

Abstract

Yayasan Seuramo Mulya Aceh (SURYA) merupakan Yayasan yang bergerak di bidang Rehabilitasi penyalahgunaan Napza. yang beralamat di Jln Jurong Dagang, Ceurih, Kec. Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Yayasan ini didiran pada tahun 2016, keberadaan Yayasan ini telah melakukan berhasil menolong para pecandu narkoba sebanyak ± 500 orang, namun beberapa diantaranya juga mengalami kekambuhan (Relapse). Pada Pengabdian kepada Masyarakat tahun ini Akademi Akupunktur Aceh bekerjasama dengan Yayasan Seuramo Mulya dan Himpunnan Mahasiswa Diploma III Akupunktur (HIMADIA) menggelar Pengabdian Masyarakat yang bertajuk Terapi Akupunktur Untuk Atasi Nyeri dan Adiksi Narkoba yang dilaksanakan pada tanggal 31 Mei 2025. Adapun pelaksanaan pengabmas ini di ikuti oleh 37 orang yang terdiri dari 15 orang residen adiksi Napza dan 22 orang dari unsur masyarakat setempat. Pelaksanaan Pengabmas diwarnai dengan beberapa rangkaian kegiatan yaitu, penyuluhan Kesehatan yang bertajuk lima tahapanan perubahan perilaku adiksi narkoba, Scrining Kesehatan, dan Terapi Akupunktur untuk atasi Nyeri dan Adiksi narkoba. Berdasarkan hasil scrining Kesehatan yang dilakukan untuk menditeksi, kadar glukosa darah sewaktu-waktu, koleterol dan Asam urat, ditemukan sebanyak 4 orangmengalami Asam urat, 4 orang dengan kolesterol yang tinggi dan 4 orang dengan Kadar Gula Daerah Sewaktu (KGDS) diatas ambang normal. Selanjutnya Akupuntur Terapis dari Akademi Akupunktur Aceh juga melakukan terapi akupunktur pada residen adiksi narkoba dan masyarakat berdasarkan pengkajian yang telah dilakukan ditemukan sebanyak 22 orang mengalami low back pain dan selebihnya sekitar 15 orang dengan adiksi napza. Pada residen dan masyarakat yang mengalami kelebihan dan dibawah batas normal dari hasil pemeriksaan Kadar Glukosa Darah, Kolesterol dan Asam Urat telah di lakukan edukasi agar masyarakat memiliki pola makan yang baik dan rajin melakukan aktivitas fisik, agar KGD, kolesterol dam Asam urat berada pada ambang normal. Demikian juga dengan reseden dan masyarakat yang yang memiliki keluhan lowback pain dan adiksi narkoba selain dilakukan terapi akupunk juga diberikan edukasi untuk menjadi kesehatan melalui pola makan yang baik dan melakukan aktivitas fisik menimal 30 menit setiap hari.
Sosialisasi Penggunaan Jamban Untuk Mencegah Penyakit Menular TBC di Desa Atong Aceh Besar Riansyah, Ferdi; Hidayattullah, Mhd; Karma, Taufiq; Halizasia, Gadis; Saputra, Mahruri; Fitria, Fitria; Ristiani, Ristiani; Julia Utama, Reka; Fajira, Mira
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/3s9b0019

Abstract

Sanitasi yang buruk masih menjadi penyebab utama terjadinya berbagai penyakit menular di wilayah pedesaan. Banyak masyarakat belum memahami hubungan antara perilaku buang air besar sembarangan dengan penyebaran penyakit, terutama akibat rendahnya kesadaran akan pentingnya penggunaan jamban yang layak dan sehat. Untuk mengatasi hal ini, dilakukan kegiatan sosialisasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang sanitasi dan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari kepala keluarga, ibu rumah tangga, remaja, dan tokoh masyarakat. Materi disampaikan melalui ceramah interaktif dan diskusi kelompok. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test guna mengukur perubahan pengetahuan. Sebelum sosialisasi, hanya 33% peserta memiliki pemahaman yang cukup baik terkait sanitasi dan penularan penyakit. Setelah kegiatan, 87% peserta mampu menjawab dengan benar pertanyaan mengenai fungsi jamban dan bahaya buang air besar sembarangan. Selain itu, sebanyak 70% peserta menyatakan kesediaan untuk menggunakan atau membangun jamban sehat. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi komunitas efektif dalam meningkatkan kesadaran dan komitmen masyarakat terhadap perilaku hidup bersih. Pelatihan lanjutan tentang pembuatan jamban sederhana dari bahan lokal sangat dianjurkan untuk keberlanjutan perubahan perilaku.
Edukasi Makanan Pendamping ASI (MPASI) di Desa Bangun Rejo Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 Ika Damayanti Sipayung; Rasmi Manullang; Putri Maymanah; Nova Christina; Lasria Yolivia Aruan; Yasrida Nadeak
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/9ahjdd82

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil, ibu menyusui, serta masyarakat Desa Bangun Rejo mengenai pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat sebagai upaya pencegahan stunting. Latar belakang kegiatan ini adalah masih tingginya angka stunting di Sumatera Utara dan kurangnya pemahaman masyarakat terkait gizi seimbang, tahapan pemberian MP-ASI, dan perilaku hidup bersih. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, diskusi, dan pembagian media edukasi berupa booklet dan brosur. Materi meliputi pengertian stunting, faktor risiko, dampak jangka panjang, prinsip pemberian MP-ASI sesuai usia anak, serta praktik pembuatan menu MP-ASI bergizi dan aman. Kegiatan dilaksanakan pada 12 Januari 2025 dengan melibatkan 20 ibu hamil dan menyusui serta 10 balita. Hasil menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta dan peningkatan pemahaman terkait pentingnya pemberian MP-ASI yang tepat waktu, bergizi seimbang, dan higienis. Media edukasi yang digunakan membantu memperkuat informasi yang disampaikan, sehingga diharapkan mendorong perubahan perilaku positif dalam pengasuhan anak.
Pemberdayaan Masyarakat Sekitar TPA Banda Aceh melalui Edukasi Pengelolaan Sampah Berbasis Circular Economy Andalia, Nurlena; T. Andi Roza; Husainah Yusuf; Muhammad Ridhwan
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/vhk6z524

Abstract

Permasalahan sampah di Kota Banda Aceh, khususnya di kawasan sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Blang Bintang, masih menjadi isu serius yang berdampak pada kesehatan, lingkungan, dan sosial ekonomi masyarakat. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah serta terbatasnya pemanfaatan limbah menjadi faktor utama yang memperburuk kondisi ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat sekitar TPA melalui edukasi dan pelatihan pengelolaan sampah berbasis circular economy sehingga sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan sebagai sumber daya yang bernilai. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif melalui tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan, implementasi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Edukasi diberikan melalui penyuluhan, diskusi kelompok terarah, dan demonstrasi teknis. Pelatihan difokuskan pada pengolahan sampah organik menjadi kompos padat dan pupuk cair, serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi kerajinan bernilai jual. Evaluasi dilakukan dengan pre-test dan post-test, observasi lapangan, serta dokumentasi hasil karya dan dampak ekonomi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan masyarakat, dengan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 47,3% sebelum kegiatan menjadi 82,6% setelah kegiatan. Perubahan perilaku juga terlihat, di mana lebih dari 70% keluarga binaan telah menerapkan pemilahan sampah di rumah tangga. Produk yang dihasilkan meliputi kompos, pupuk cair organik, serta berbagai kerajinan dari plastik dan botol bekas. Selain manfaat lingkungan, program ini juga memberikan dampak ekonomi dengan tambahan penghasilan rata-rata Rp150.000–Rp250.000 per bulan bagi keluarga peserta. Terbentuknya Bank Sampah Seulanga Berseri menjadi salah satu capaian penting, dengan pengumpulan awal 350 kg sampah anorganik senilai Rp2.750.000. Kesimpulannya, pengelolaan sampah berbasis circular economy terbukti mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesejahteraan masyarakat sekitar TPA Banda Aceh. Program ini tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi baru dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Model pengabdian ini berpotensi direplikasi di wilayah lain sebagai upaya mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada bidang lingkungan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Hidup Sehat dan Bugar Pada Usia Lansia di Panti Sosial Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang, Banda Aceh Safirza, Satria; Elmiyati; Ratih Ayu Atika; Syarifah Nora Andriaty; Farid Bastian; Ade Kiki Riezky; Meri Lidyawati; Iziddin Fadhil
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/nx7p2398

Abstract

The elderly are a population group that is vulnerable to various degenerative diseases due to the aging process. The importance of elderly knowledge about healthy and fit lifestyles will affect the health and quality of life of the elderly. Education about healthy lifestyles has a crucial role in helping the elderly understand and implement healthy lifestyle behaviors. Through a good educational approach, it will help the elderly understand how to behave in a healthy and fit lifestyle in old age. The importance of knowledge such as a balanced nutritious diet, stress management, elderly exercise and routine health checks can improve the morbidity and mortality rates of the elderly living in sosial  institutions. In direct observation, the elderly at the Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Sosial  Institution in Banda Aceh do not fully understand the optimal healthy and fit lifestyle in old age in their daily lives, this is seen by there are still elderly who only sit pensive without doing healthy and fit lifestyle activities in their free time. This service method is carried out through counseling methods and the elderly at the Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Sosial  Institution in Banda Aceh are the targets of this counseling. The results of this community service program were that the elderly received information on the correctness and importance of maintaining a healthy and fit lifestyle to improve their health. The conclusion of this program was that after receiving this education, the elderly were able to apply a healthy and fit lifestyle in their older years in their daily lives.  
Pendampingan UMKM dalam Pemanfaatan Digital Marketing untuk Peningkatan Daya Saing Usaha Vitaharsa, Leonardo Indra; Julisawati, Elly Agustina
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/dqghww47

Abstract

This community service program aims to assist micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in utilizing digital marketing as a strategy to enhance business competitiveness. MSME partners in Cipinang Melayu received training on digital branding concepts, content creation practices, social media management, and marketplace utilization. The results indicated a significant improvement, with social media followers increasing by 25–40% within two weeks and greater consumer interactions through WhatsApp Business. These findings demonstrate that digital marketing is an effective strategy for expanding market reach, boosting sales, and strengthening business image. Moreover, the program raised awareness among MSMEs about the importance of digital literacy for business sustainability.
Program Penguatan Akhlak Islami melalui Kegiatan Sosial dan Dakwah Komunitas Istianah, Siti; Solikhin
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/ypspqr44

Abstract

This community service program aims to strengthen Islamic morality among youth through social activities and community-based da’wah organized by the Youth of Al-Ikhlas Mosque (RDM). The implementation method consisted of preparation, execution of moral studies and da’wah activities, mentoring of social practices, and program evaluation. The results indicated a significant improvement in understanding Islamic moral values, increasing from 60% in the pre-test to 85% in the post-test. Furthermore, active involvement of the youth in social activities such as charity events, assistance for the needy, and environmental care initiatives facilitated the internalization of Islamic values in their daily lives. The program not only focused on spiritual development but also emphasized community empowerment and organizational capacity building of RDM. Thus, the community service program conducted by RDM Al-Ikhlas has proven to be an effective model in shaping a morally upright and socially responsible young generation, which can be replicated in other mosque-based youth communities.