cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
ojsjuragan@gmail.com
Editorial Address
Jl. Syiah Kuala, Kp. Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ragam Pengabdian
Published by CV. Teewan Solutions
ISSN : 30638011     EISSN : 3063802X     DOI : doi.org/10.62710/juragan
Core Subject : Education, Social,
Berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,255 Documents
Tradisi Air Patin sebagai Tradisi Diskursif Islam pada Masyarakat Muslim Sukamara: Tradisi Air Patin dalam kalangan Muslim di Kabupaten Sukamara Ahmad Naufal; Zuhri Zuhri; Mohamad Rizky Djaba
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2026): September-Desember Integrating Multidisciplinary Knowledge for Sustainable Comm
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/nf2z6d51

Abstract

Tradisi Air Patin pada masyarakat Muslim Sukamara merupakan praktik penyembuhan lokal yang menggunakan air, sisa tempayan leluhur, dan pembacaan shalawat sebagai media ikhtiar dalam menghadapi sakit, persalinan, serta kebutuhan keselamatan keluarga. Penelitian ini bertujuan menjelaskan Tradisi Air Patin sebagai tradisi diskursif Islam dengan menelaah bagaimana praktik lokal tersebut dijalankan, diberi artikulasi keislaman, dan dibatasi melalui prinsip tauhid. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam dengan praktisi Air Patin, tokoh agama lokal, tokoh Muhammadiyah, serta masyarakat yang menggunakan atau memberi penilaian terhadap tradisi tersebut. Analisis dilakukan dengan menggunakan perspektif tradisi diskursif Islam Talal Asad. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Air Patin tidak hanya dipertahankan sebagai warisan leluhur, tetapi mengalami pemaknaan ulang melalui rujukan wahyu tentang air sebagai sumber kehidupan, shalawat sebagai jalan memperoleh rahmat, serta penegasan bahwa kesembuhan bersumber dari Allah. Kontribusi penelitian ini terletak pada pembacaan Air Patin sebagai praktik lokal yang tidak hanya diotorisasi dalam diskursus Islam, tetapi juga dihidupi sebagai bentuk living Islamic theology dalam pengalaman sakit, keselamatan, dan ketenangan keluarga masyarakat Muslim Sukamara.
Pengembangan E-Modul Intervensi Berbasis Operant Conditioning untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial Peserta Didik Disabilitas Intelektual Ringan dengan Hambatan Keterampilan Sosial di SMP Inklusi Dwi Astaningsih; Aini Mahabbati
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2026): September-Desember Integrating Multidisciplinary Knowledge for Sustainable Comm
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/ze2bx715

Abstract

Penelitian pengembangan (Design and Development Research) dengan model Richey dan Klein (2014) ini bertujuan menganalisis kebutuhan guru, mengembangkan desain, mendeskripsikan proses pengembangan, serta mengetahui kelayakan e-modul intervensi berbasis operant conditioning untuk meningkatkan keterampilan sosial peserta didik disabilitas intelektual ringan di SMP Inklusi, melalui tahapan design, development, dan evaluation dengan data yang dikumpulkan lewat studi literatur, observasi, wawancara, dan angket validasi terhadap guru dari dua SMP Inklusi serta satu ahli materi, satu ahli media, dan dua praktisi; hasilnya menunjukkan bahwa guru membutuhkan panduan intervensi yang sistematis dan praktis, sehingga dikembangkan e-modul berbasis flipbook digital melalui platform AnyFlip yang memuat karakteristik peserta didik, konsep dan strategi operant conditioning, worksheet guru, studi kasus, program intervensi delapan sesi, monitoring perkembangan, evaluasi, refleksi guru, dan ringkasan materi, dengan hasil validasi menunjukkan skor rata-rata 3,66 (91,5%) berkategori sangat layak, sehingga e-modul ini dapat digunakan sebagai panduan bagi guru dalam melaksanakan intervensi keterampilan sosial peserta didik disabilitas intelektual ringan di SMP Inklusi.
Power Relations and Social Conflict in Multicultural Communities Abubakar Muhammad Nur
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2026): September-Desember Integrating Multidisciplinary Knowledge for Sustainable Comm
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/f00b0y62

Abstract

Maluku is a multicultural region where communities with different religious and cultural backgrounds have interacted for generations. The history of social conflict in Maluku shows that differences between groups can become a challenge in maintaining social stability. However, local cultural institutions such as Pela Gandong continue to play an important role in rebuilding trust and strengthening relationships among communities. This study aims to analyze the role of indigenous power relations in maintaining social cohesion in post-conflict multicultural communities in Maluku. This research applies a qualitative case study approach involving 18 informants consisting of four customary leaders, three religious leaders, three local government representatives, six community members, and two young people. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and document analysis. The collected data will be analyzed using thematic analysis to identify patterns of customary authority, social interaction, and conflict prevention mechanisms. The study is expected to reveal that indigenous authority through Pela Gandong not only functions as a cultural tradition but also operates as a form of social power that influences community behavior, strengthens solidarity, and supports peaceful relations between different groups. This research contributes to the understanding of how local cultural power can complement formal institutions in maintaining social cohesion within multicultural societies.
Peningkatan Pengetahuan Mahasiswi tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) sebagai Upaya Deteksi Dini Kanker Payudara di Universitas Ahmad Dahlan Aceh Nuril Ria Alifa; Gunarmi; Eka Vicky Yulivantina
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2026): September-Desember Integrating Multidisciplinary Knowledge for Sustainable Comm
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/3yaa0m85

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu masalah kesehatan utama pada perempuan yang membutuhkan upaya deteksi dini untuk menurunkan risiko keterlambatan diagnosis. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI), namun pengetahuan dan keterampilan perempuan usia muda dalam melakukan SADARI masih perlu ditingkatkan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan Aceh mengenai kanker payudara dan SADARI sebagai upaya deteksi dini. Metode kegiatan menggunakan pendekatan pre-test dan post-test melalui edukasi kesehatan, demonstrasi, serta praktik langsung menggunakan phantom payudara. Peserta kegiatan berjumlah 20 mahasiswi berusia 18–23 tahun. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada seluruh aspek yang dinilai. Pengetahuan kanker payudara meningkat sebesar 30 poin, pengetahuan SADARI meningkat 35 poin, dan teknik pelaksanaan SADARI meningkat sebesar 37 poin. Selain itu, seluruh peserta memberikan respons positif terhadap kegiatan dengan tingkat kepuasan mencapai 100%. Metode edukasi yang dikombinasikan dengan demonstrasi dan praktik langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman serta keterampilan peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kesadaran perempuan dalam melakukan deteksi dini kanker payudara secara mandiri dan berkelanjutan. 
Strategic Management of Excellence Programs in Islamic Boarding Schools: Enhancing Students’ Achievement in Qur’anic Competitions Uci Rahmadini; Royhan Ikhwan; Ru’uliyanah Sabrianti; Karwadi Karwadi; Syifa Ulhusni
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2026): September-Desember Integrating Multidisciplinary Knowledge for Sustainable Comm
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/m0tc5z75

Abstract

This study aims to analyse the strategic management of excellence programs in supporting student achievement at Pesantren Terpadu Darul Aitami, South Aceh. The study focuses on four main aspects: strategic formulation, program implementation, resource organization, and evaluation and continuous improvement. A qualitative approach with an intrinsic case study design was employed. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving pesantren leaders, coaching teachers, and students participating in the excellence programs. Data were analysed through data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The findings indicate that the formulation of excellence programs is based on identifying students’ interests, talents, and potential while considering competition opportunities. Program implementation is conducted flexibly outside regular school and dayah learning schedules without disrupting formal learning activities. Resource organization relies on the commitment of coaches, student participation, the effective use of available facilities, and support from senior students and alumni. Training is developed according to the characteristics of each competition field, including Qur’anic recitation, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Khattil Qur’an, Qur’anic paper writing, and Tahfidz. Evaluation is conducted through training monitoring, internal and external competitions, identification of weaknesses, and follow-up actions through targeted training and adjustments to coaching strategies. Intergenerational experience transfer and motivational support further strengthen program sustainability. These findings confirm that student achievement is not merely the result of individual abilities but is shaped through adaptive and collaborative program management that emphasizes competency development and continuous improvement.
Pengaruh Dewan Komisaris Independen dan Komite Audit terhadap Return on Equity (ROE) dengan Kepemilikan Institusional sebagai Variabel Moderasi Radini Zety Zelianty; Juanda Astarani; Nina Febriana Dosinta
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2026): September-Desember Integrating Multidisciplinary Knowledge for Sustainable Comm
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/a2hy4937

Abstract

Dinamika kinerja keuangan perbankan pascapandemi menuntut efektivitas pengawasan tata kelola perusahaan yang optimal. Studi ini dibangun di atas kerangka tujuan untuk menguji secara empiris sejauh mana Dewan Komisaris Independen dan Komite Audit berkontribusi dalam membentuk kinerja profitabilitas yang diproksikan melalui Return on Equity (ROE), dengan menghadirkan Kepemilikan Institusional sebagai variabel moderasi yang diuji perannya. Data perusahaan perbankan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia diseleksi melalui teknik purposive sampling dan dianalisis menggunakan perangkat WarpPLS 7.0 berbasis PLS-SEM. Hasil pengujian mengungkapkan bahwa Dewan Komisaris Independen maupun Komite Audit masing-masing memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap ROE. Sebaliknya, Kepemilikan Institusional gagal membuktikan eksistensinya sebagai pemoderasi atas kedua relasi tersebut. Temuan ini mengisyaratkan bahwa mekanisme pengawasan internal yang berjalan optimal merupakan pendorong langsung profitabilita perbankan yang lebih determinan, sementara struktur Kepemilikan Institusional belum cukup optimal dalam memperkuat hubungan antar variabel tersebut.
Manajemen Mitigasi Risiko Bullying dan Implikasinya terhadap Prestasi Belajar Murid pada Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Konawe Utara Sarifuddin Sarifuddin; Rasid Rasid; Adam Adam; Lilianti Lilianti
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2026): September-Desember Integrating Multidisciplinary Knowledge for Sustainable Comm
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/r0yh8k29

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji manajemen mitigasi risiko bullying dan implikasinya terhadap prestasi belajar murid pada Sekolah Menengah Pertama Negeri di Kabupaten Konawe Utara, dengan fokus pada empat aspek, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif dan studi multi kasus. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Motui dan SMP Satap 6 Motui, Kabupaten Konawe Utara. Sumber data terdiri atas kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling, wali kelas, dan murid, yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen mitigasi risiko bullying dilaksanakan melalui tahapan yang saling berkaitan: perencanaan berbasis kondisi murid, pengorganisasian dengan pembagian peran antarwarga sekolah, pelaksanaan strategi preventif dan responsif, serta evaluasi dan tindak lanjut yang berkelanjutan. Pengelolaan risiko bullying yang sistematis terbukti berimplikasi terhadap terciptanya rasa aman, kenyamanan belajar, hubungan sosial, dan motivasi murid, meskipun masih terkendala keterbatasan tenaga bimbingan dan konseling serta sistem dokumentasi yang belum optimal.
Pengalaman Pemulihan dari Penyalahgunaan NAPZA: Kajian Pengalaman, Identitas, dan Proses Pemulihan Ardhia Pramesti Ananta Cahyani; Lely Nur Azizah
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2026): September-Desember Integrating Multidisciplinary Knowledge for Sustainable Comm
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/a389d643

Abstract

Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) pada remaja merupakan persoalan yang tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan perkembangan psikologis, relasi keluarga, dan pembentukan identitas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam pengalaman psikologis remaja dalam proses pemulihan dari penyalahgunaan NAPZA serta mengidentifikasi pola pengalaman antarnarasumber. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi interpretatif. Empat narasumber dipilih berdasarkan kriteria usia remaja, memiliki riwayat penggunaan NAPZA minimal satu tahun, serta menunjukkan komitmen untuk pulih. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis fenomenologis interpretatif. Hasil penelitian menghasilkan 158 unit makna, 15 kategori awal, dan enam tema utama, yaitu tumbuh tanpa rasa aman dalam keluarga; NAPZA sebagai ruang pelarian emosional; ketenangan yang menggerus fungsi kehidupan; titik balik menuju kesadaran dan pemulihan; bertahan dalam pemulihan bersama dukungan yang bermakna; serta rekonstruksi diri dan pemaknaan baru. Temuan menunjukkan bahwa proses pemulihan berlangsung sebagai perjalanan psikologis yang saling berkaitan dari kerentanan menuju pemaknaan diri yang baru.
Peran Kegiatan Ekstrakurikuler Hadroh Sebagai Sarana Ekspresi Kreatif Islam Pada Siswa di SMP Negeri 2 Blora Nur Fadhila; Ahmad Saiful Rizal
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2026): September-Desember Integrating Multidisciplinary Knowledge for Sustainable Comm
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/9rn0tz11

Abstract

Secondary school extracurricular engagements present crucial opportunity for pupils to refine their skills and nurture their faith-based values.  Hadroh, an Islamic musical art combining instrument playing, poetic verses, and group performance, is one such activity. This study explores the role of hadroh extracurricular activities as a means of creative Islamic expression among students at SMP Negeri 2 Blora, with specific aims to describe the forms of students' creative expression through hadroh, to analyze the role of hadroh in the internalization of Islamic values, and to outline the support provided by various parties in facilitating the activity. This study used a qualitative descriptive approach with a single case study design, collecting data through semi-structured interviews with seventeen participants comprising fifteen students, one Islamic Religious Education (PAI) teacher, and one hadroh trainer, triangulated with one direct observation session and a review of supporting documents. The findings show that students creatively express Islamic values through playing traditional and modern musical instruments, arranging songs, and performing techniques, although this creative space remains bounded by the requirements of the MAPSI competition framework. Students build their understanding of Islam through the meaning contained in hadroh lyrics, and these values become internalized not only through lyrical meaning but also through habituated behavior formed during the activity, such as courtesy, discipline, and mutual respect. The activity also develops students' musical skills, discipline, and self-confidence, supported by the school through facilities and materials. Hadroh extracurricular activities can serve as a way to integrate artistic development with Islamic religious education in schools, giving students room to creatively express their faith while cultivating discipline and responsibility.
Hubungan Status Vitamin D dengan Proteinuria dan Perkembangan Penyakit Ginjal Kronik pada Anak:  Literature Review Dino Surya Werdhatama; Fauzan A. Alkhairi
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2026): September-Desember Integrating Multidisciplinary Knowledge for Sustainable Comm
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/q5w8f377

Abstract

Penyakit ginjal kronik (PGK) pada anak dapat menyebabkan gangguan metabolisme vitamin D. Defisiensi vitamin D sering ditemukan dan diduga berhubungan dengan proteinuria serta progresi penyakit. Literature review ini bertujuan mengkaji hubungan status vitamin D dengan proteinuria dan progresi PGK pada anak. Kajian naratif dilakukan dengan alur PRISMA 2020. Literatur diperoleh dari PubMed/MEDLINE, dan dari 17 artikel, tujuh dinilai paling relevan. Hasil menunjukkan defisiensi vitamin D ditemukan pada 28% kohort CKiD dan sekitar dua pertiga kohort 4C. Defisiensi vitamin D secara konsisten berhubungan dengan proteinuria atau albuminuria pada kohort CKiD, 4C, ESCAPE, dan lupus nefritis pediatri. Kadar 25(OH)D yang lebih tinggi berhubungan dengan proteinuria lebih rendah dan preservasi fungsi ginjal lebih baik, sedangkan FGF23 merupakan prediktor independen progresi PGK. Mekanisme yang menghubungkan vitamin D dan proteinuria meliputi kehilangan vitamin D-binding protein melalui urine, penurunan aktivasi vitamin D, serta gangguan regulasi RAAS dan fungsi podosit melalui VDR. Dengan demikian, defisiensi vitamin D merupakan komponen penting dalam perjalanan PGK pediatri, terutama pada pasien dengan proteinuria, meskipun belum dapat dipastikan sebagai penyebab langsung progresi penyakit. Penelitian longitudinal dan uji klinis masih diperlukan untuk menilai apakah koreksi defisiensi vitamin D dapat menurunkan proteinuria dan memperlambat progresi PGK.