J-CEKI
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles
323 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 4 No. 2: Februari 2025"
:
323 Documents
clear
Rekonstruksi Hak Konstitusional Partai Politik Dalam Mengusulkan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden
Madaskolay Viktoris Dahoklory;
Adolof Seleky
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6517
Substansi pelaksanaan pemilu adalah wujud pelaksanaan hak konstitusional warga negara sekaligus hak konstitusional partai politik yang dijamin oleh UUD 1945. Pasal 6 ayat (2) UUD 1945 memberikan hak konstitusional bagi partai politik peserta pemilu untuk mengusulkan pasangan calon presiden dan wakil presiden, namun hak tersebut tidak bisa digunakan sebab terhalang dengan persyaratan ambang batas pencalonan presiden (Presidential threshold). Penelitian ini memfokuskan pada hak konstitusional partai politik dalam mengusulkan pasangan calon presiden dan wakil presiden dengan menggunakan metode penelitian normatif serta pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual guna menganalisis permasalahan yang hendak dikaji. Hasil dan pembahasan menyimpulkan bahwa Partai politik peserta pemilu berhak mengajukan pasangan calon presiden dan wakil presiden secara sendiri-sendiri (independent) tanpa presidential threshold. Hal itu merupakan jaminan konstitusional Pasal 6A ayat (2) berbunyi: “pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik sebelum pelaksanaan pemilihan umum”. Sebab norma presidential threshold bukan merupakan persyaratan konstitusional yang dikehendaki oleh para pemurus konstitusi. Sebaliknya keberlakuan norma presidential threshold hanya dilandasi basis argumentasi politik.
Partisipasi Bermakna Dalam Pembentukan Peraturan Daerah Di Kabupaten Seram Bagian Barat
Eivandro Wattimury;
Alfian Reymon Makaruku
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6518
Penelitian ini bertujuan untuk meninjau keterlibatan masyarakat dalam Pembentukan Peraturan Daerah di Kabupaten Seram Bagian Barat perspektif “Patisipasi Bermakna” yang mengarah pada lahirnya produk hukum yang partisipatif. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normative yakni menganalisis ketentuan perundang-undangan dan bahan hukum lainya, dengan menggunakan pendekatan konseptual (conceptual approach), pendekatan undang-undang (statute approach). Pengaturan terkait partisipasi masyarakat dalam pembentukan Peraturan Daerah (Perda) telah diatur dalam beberapa peraturan perundang-undangan di Indonesia, dimana masyarakat berhak memberikan masukan secara lisan dan/atau tertulis dalam pembentukan Perda, masukan sebagaimana dimaksud dapat dilakukan melalui rapat dengar pendapat umum, kunjungan kerja, sosialisasi, dan/atau seminar, lokarya, dan/atau diskusi. Implementasi terhadap prinsip patrisipasi bermakna menitikberatkan pada hak masyarakat untuk didengarkan, dipertimbangkan serta mendapat jawaban atas aspirasi yang disampaikan dalam setiap tahapan pembentukan Perda. Hal ini menjadi sangat penting dan benar-benar harus dapat di laksanakan oleh Pembentuk Perda dalam rangka mewujudkan peraturan daerah yang partisipatif bermakna, sebagai perwujudan kedaulatan rakyat serta menjawab kebutuhan hukum yang semakin kompleks dalam masyarakat di Kabupaten Seram Bagian Barat.
Analisis Peran Work Life Balance dalam Manajemen Stress Pekerja di PT. Shopee Internasional Indonesia
Nanda Ochtafia;
Muhammad Alkirom Wildan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6525
Perkembangan perusahaan sangat dipengaruhi oleh peran sumber daya manusia sebagai elemen kunci dalam mencapai tujuan. Dalam era transformasi digital yang terus berkembang, muncul berbagai perusahaan baru di sektor digital salah satunya adalah PT. Shopee Internasional Indonesia. Kinerja layanan yang baik di perusahaan ini sangat tergantung pada efektivitas sumber daya manusia yang akan berpengaruh pada kepuasan pelanggan. Namun, para karyawan sering kali menghadapi berbagai tantangan dalam melaksanakan tugas, khususnya dalam keseimbangan pada kehidupan pribadi dengan pekerjaan terutama di pesatnya perkembangan usaha e-commerce. Tingginya tekanan akibat tuntutan pekerjaan dan tenggat waktu yang ketat dapat menyebabkan stres, yang berdampak negatif pada kesehatan mental dan produktivitas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran work-life balance dalam pengelolaan stres di PT. Shopee. Metode yang digunakan adalah studi pustaka, dengan merujuk pada artikel-artikel dari Google Scholar dan Elsevier yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan yang dapat mengatur waktu dan beban kerja secara efektif cenderung mengalami tingkat stres yang lebih rendah. Oleh karena itu, penerapan kebijakan yang mendukung work-life balance seperti fleksibilitas jam kerja dan program kesejahteraan menjadi langkah yang efektif dalam membantu karyawan mengelola stres dengan lebih baik.
Pengaruh Strategi Manajemen RS dalam Meningkatkan Kualitas dan Kepuasan Pasien: Literature Review
Nurhalisa Putri;
Reymond Pangihutan;
Yudia Mahardika;
Purwadhi Purwadhi;
Yani Restiani Widjaja
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6532
Rumah sakit merupakan fasilitas kesehatan yang menyediakan berbagai layanan medis untuk merawat pasien yang membutuhkan perawatan medis. Rumah sakit harus berperan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan memberikan rasa aman bagi pasien yang membutuhkan pertolongan medis. Penelitian ini menggunakan data dari catatan-catatan, buku-buku literatur, dokumen, laporan dan sumber-sumber lain yang berhubungan dengan penelitian. Penelitian ini dianalisis mengguanakn metode deskriptif kualitatif, dimana perumusan masalah dalam penelitian kualitatif didapatkan karena adanya penyimpangan antara pengalaman dengan kenyataan, antara apa yang direncanakan dengan kenyataan. Strategi Manajemen menggunakan teknologi di rumah sakit mampu meningkatkan kualitas rumah sakit. Rumah sakit membutuhkan keberadaan sistem informasi manajemen yang akurat untuk meningkatkan pelayanan kepada para pasien serta lingkungan terkait lainnya.
Keterampilan Literasi Digital Guru dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Bukit Asam Tanjung Enim
Dzakia Fifi Mahardini;
Ikas Kasenda;
Indah Wigati;
Yuniar Yuniar
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6533
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi keterampilan literasi digital guru dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Bukit Asam Tanjung Enim. Di era digital, literasi digital menjadi keterampilan esensial dalam pendidikan untuk memanfaatkan teknologi secara kritis dan produktif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru PAI, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI di SMP Bukit Asam telah menerapkan teknologi dalam pembelajaran melalui penggunaan media interaktif, seperti Canva, Quizizz, dan buku digital yang meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa terhadap materi agama. Sekolah juga mendukung literasi digital dengan menyediakan fasilitas seperti laptop, proyektor, dan WiFi, serta pelatihan untuk guru. Namun, terdapat hambatan berupa keterbatasan jaringan internet, fasilitas, dan kurangnya pelatihan literasi digital khusus untuk PAI. Solusi yang diusulkan meliputi pelatihan berkelanjutan dan pengawasan siswa dalam penggunaan teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi digital guru memiliki peran penting dalam menciptakan pembelajaran PAI yang efektif dan relevan di era modern. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk pengembangan strategi peningkatan literasi digital dalam pendidikan agama.
Optimalisasi Inovasi Teknologi untuk Mendorong Daya Saing Industri Kecil dan Menengah
Dede Ruslan;
Yosua Simanjuntak;
Juanda Maulana;
Niwson Sitanggang
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6534
Penelitian ini membahas pentingnya peran inovasi teknologi dalam meningkatkan daya saing Industri Kecil dan Menengah (IKM). IKM memiliki kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian Indonesia, dengan andil sebesar 61,07% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan kemampuannya menyerap hingga 97% tenaga kerja nasional. Kajian ini menggunakan metode studi pustaka untuk menganalisis bagaimana inovasi teknologi dapat mendorong daya saing IKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi dan pengembangan teknologi yang inovatif menjadi faktor utama dalam menghadapi tantangan globalisasi sekaligus memperkuat daya saing ekonomi secara keseluruhan.
Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Meningkatakan Kinerja Organisasi
Sanida Nisa Farasi;
Ratih Putri Puspitasari;
Muhammad Alkirom Wildan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6537
Artikel ini membahas strategi manajemen sumber daya manusia (SDM) yang efektif untuk meningkatkan kinerja organisasi. Dalam konteks persaingan bisnis yang semakin ketat, SDM memainkan peran krusial dalam pencapaian keunggulan kompetitif dan keberhasilan jangka panjang. Artikel ini menyajikan analisis mendalam mengenai pendekatan-pendekatan strategis yang dapat diadopsi oleh perusahaan untuk mengoptimalkan potensi karyawan mereka. Strategi yang dibahas meliputi pengembangan budaya organisasi yang kuat, implementasi sistem manajemen kinerja yang terukur, serta penerapan program pelatihan dan pengembangan yang berkelanjutan. Selain itu, artikel ini juga mengeksplorasi pentingnya rekrutmen yang selektif dan retensi karyawan melalui insentif dan program kesejahteraan yang relevan. Penekanan diberikan pada bagaimana strategi-strategi ini dapat diselaraskan dengan tujuan bisnis perusahaan untuk menghasilkan sinergi yang mendukung pencapaian kinerja yang lebih baik. Melalui studi kasus dan data empiris, artikel ini memberikan wawasan tentang bagaimana penerapan strategi manajemen SDM yang tepat dapat meningkatkan produktivitas, keterlibatan karyawan, dan pada akhirnya, kinerja organisasi secara keseluruhan. Temuan utama menunjukkan bahwa integrasi antara kebijakan SDM yang strategis dengan tujuan bisnis yang jelas merupakan kunci untuk menciptakan lingkungan kerja yang dinamis dan berorientasi hasil. Artikel ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi praktisi SDM dan manajer organisasi dalam merancang dan melaksanakan strategi yang dapat mendukung pertumbuhan dan keberhasilan perusahaan mereka.
Pengaruh Gamifikasi Terhadap Peningkatan Customer Loyalty Dan Customer Engagement Pada Aplikasi Shopee Dalam Perspektif Bisnis Islam
Sazkia Putri Salsabila;
Dinda Fali Rifan;
Weny Rosilawati
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6540
Bisnis daring atau yang lebih dikenal dengan e-commerce sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat di seluruh dunia, khususnya di Indonesia. Shopee menjadi marketplace yang menduduki peringkat pertama dalam hal jumlah pengunjung terbanyak pada tahun 2023. Strategi lain yang diterapkan perusahaan untuk meningkatkan daya saingnya adalah membangun sistem yang menarik dengan memperkenalkan konsep gamifikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Jumlah sampel penelitian ini adalah 316 mahasiswa yang menggunakan fitur gamifikasi Shopee. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fitur gamifikasi Shopee berpengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan. Selain itu, fitur gamifikasi Shopee berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keterlibatan Pelanggan.
Language Learning Strategies And Student Thinking Style: A Case Study of Marginal Children at Relawan Anak Sumatera Selatan (RASS)
Diana Fridayanti;
Jaya Nur Iman;
Dita Rizki Anggraini
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6549
This research explores the relationship between language learning strategies and the thinking styles of marginalized children under the care of the Relawan Anak Sumatera Selatan (RASS) community. The research aims to identify how these students, who face various socio-economic challenges, adopt specific language learning strategies and how their unique thinking styles influence these choices. Through qualitative methods using field Observations and in-depth interviews. Findings show that marginalized students often use social and memory strategies due to resource constraints and external support, and their thinking styles, This research contributes to the broader discourse on inclusive education by highlighting the importance of adaptive teaching methods that address the diverse cognitive and socio-economic backgrounds of students.
Mengkaji Gerakan Sosial Dalam Penyelesaian Kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia Di Indonesia: Studi Kasus Aksi Kamisan Melalui Perspektif Aktor Non-Negara
Alfian Tegar Nur Fauzi;
Teza Yudha;
Lina Aryani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v4i2.6550
Kamisan Action is a revolution of a symbolic social movement, on the delivery of demands for injustice in resolving human rights cases in Indonesia by the government. The need to view Kamisan Action as a social movement through the perspective of non-state actors, namely outside the structure of government or state. This study is based on: 1) The unresolved gross human rights violations in Indonesia; 2) The failure of the Indonesian government to resolve human rights violation cases; 3) Allegations that the government is making impunity efforts in resolving gross human rights cases in the past. The research method used is a qualitative case study. The analytical tool in this study uses the theory of social movement dynamics through the perspective of McAdam, McCarthy, and Zald, which consists of: 1) political opportunities (political opportunities); 2) mobilization structure (mobilization structure); and 3) cultural framing (cultural framing). The results of the study concluded that the political opportunities for the demands of the Kamisan action were getting smaller due to obstacles in the process of resolving the case. Then the efforts to mobilize the masses were successful, the Kamisan action masses had spread to various regions. However, the political mobilization carried out by the Kamisan action was still unable to resolve human rights cases in Indonesia. And finally, the framing of the Thursday action has succeeded in portraying its movement as a consistent symbolic action in fighting for the resolution of human rights cases in Indonesia. Then the movement against impunity became the image brought up by the Thursday action masses which was aimed at ensuring that human rights cases continue to run on the convention track. The handling of human rights cases that seemed to ignore the government killed the values of good governance, where there must be open spaces for civil society, because in reality, in the process, democratic values guarantee the rights of citizens.)