cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnalcendekiailmiah@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Cendekia Ilmiah
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285271     DOI : 10.56799
Core Subject : Humanities, Social,
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. J-CEKI terbit 6 kali dalam setahun atau tiap 2 bulan sekali. J-CEKI menerbitkan artikel bidang Humaniora dan Ilmu Sosial. Humaniora: Bahasa dan Linguistik, Sejarah, Sastra, Seni Pertunjukan, Filsafat, Agama, Seni Rupa. Ilmu Sosial: Ekonomi, Antropologi, Sosiologi, Ilmu Komunikasi, Ilmu Pendidikan, Ilmu Politik, Hukum, Psikologi, Geografi, Studi Budaya dan Etika, Studi Gender dan Seksualitas, Studi Area, Arkeologi, dan bidang terkait lainnya.
Articles 3,880 Documents
Peran Dewan Perwakilan Rakyat dalam Menindaklanjuti Putusan Mahkamah Konstitusi Terkait Threshold Pemilihan Kepala Daerah Bimantya, Deva Mahendra Caesar; Isharyanto, Isharyanto
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.12276

Abstract

Peran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam menindaklanjuti Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait threshold pemilihan kepala daerah, khususnya Putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 yang menempatkan MK sebagai positive legislature. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan perundang-undangan untuk mengkaji relevansi, kewajiban, serta tantangan kelembagaan yang muncul dalam implementasi putusan MK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DPR memiliki kewajiban normatif untuk melakukan revisi legislasi sebagai tindak lanjut Putusan MK yang bersifat final and binding. Namun, ketiadaan mekanisme legislative follow-up mengakibatkan putusan berisiko hanya menjadi deklarasi yudisial tanpa daya implementatif, sehingga melemahkan prinsip supremasi konstitusi. Ketidakpatuhan DPR mencerminkan constitutional disobedience, menimbulkan ketidakpastian hukum, dan memerlihatkan dominasi politik atas hukum. Artikel ini merekomendasikan perlunya revisi Undang-Undang Mahkamah Konstitusi, penguatan peran BPHN, serta pembentukan mekanisme khusus seperti Komite Tindak Lanjut Putusan MK untuk memastikan putusan dapat diimplementasikan secara tepat waktu, konsisten, dan selaras dengan prinsip negara hukum demokratis.
Analisis Energi Otak dan Resonansi dalam Proses Belajar Heriyanto Chanra
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.12277

Abstract

Penelitian tentang energi otak dan resonansi telah berkembang pesat seiring meningkatnya minat terhadap neuroedukasi dan kognisi manusia. Energi otak yang diukur melalui aktivitas listrik (EEG, MEG) atau metabolisme (fMRI, PET) memberikan indikasi bagaimana proses belajar berlangsung dan bagaimana resonansi antar area otak memfasilitasi pemahaman, retensi, dan transfer pengetahuan. Artikel ini melakukan systematic literature review (SLR) terhadap 72 publikasi internasional dan nasional yang diterbitkan dalam rentang tahun 2015–2025, dengan tujuan mengidentifikasi tren penelitian, metodologi yang dominan, serta gap penelitian yang masih perlu dieksplorasi. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa mayoritas studi menekankan pada neurofeedback, kognisi berbasis EEG, dan resonansi sensorimotor, sementara aspek resonansi emosional dan energi otak dalam konteks pembelajaran kolaboratif masih minim diteliti. Artikel ini menyimpulkan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi hubungan energi otak-resonansi dalam situasi belajar kontekstual, penggunaan multimodalitas, serta integrasi teknologi brain-computer interface (BCI) untuk meningkatkan efektivitas belajar.
Penerapan Pembinaan Narapidana Oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kotabumi dalam Perspektif Pemasyarakatan Depisa, Joni; Edrisy, Ibrahim Fikma
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.12283

Abstract

Pembinaan narapidana merupakan inti dari sistem pemasyarakatan di Indonesia yang menekankan pergeseran orientasi dari penghukuman menjadi rehabilitasi dan reintegrasi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pembinaan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kotabumi, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menilai efektivitasnya melalui teori implementasi kebijakan Edward III dan teori tujuan pemidanaan. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis-empiris dengan sifat deskriptif-analitis. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan petugas pembinaan dan narapidana, sedangkan data sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, literatur, serta hasil penelitian terdahulu. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan menekankan hubungan antara data empiris dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan narapidana di Lapas Kelas IIA Kotabumi mencakup pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan, penyuluhan moral, dan konseling, serta pembinaan kemandirian melalui pelatihan keterampilan kerja. Program tersebut telah memberikan kontribusi positif, namun pelaksanaannya belum optimal akibat sejumlah kendala, antara lain kondisi overkapasitas, keterbatasan jumlah dan kompetensi petugas, sarana dan prasarana yang minim, rendahnya motivasi sebagian narapidana, serta dukungan eksternal yang masih terbatas. Analisis dengan teori Edward III menunjukkan bahwa komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi belum berjalan efektif, sementara tinjauan dengan teori tujuan pemidanaan menegaskan bahwa meskipun fungsi rehabilitatif dan reintegratif telah dijalankan, efektivitasnya masih terbatas dalam menekan potensi residivisme. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembinaan di Lapas Kelas IIA Kotabumi sudah mengacu pada prinsip pemasyarakatan, tetapi efektivitasnya masih perlu diperkuat. Perbaikan komunikasi, penambahan sumber daya manusia dan fasilitas, peningkatan kapasitas petugas, serta penyederhanaan birokrasi menjadi langkah penting agar tujuan pemasyarakatan dapat tercapai secara lebih optimal. Kata kunci: pembinaan narapidana, pemasyarakatan, Lapas Kelas IIA Kotabumi, implementasi kebijakan, tujuan pemidanaan
Strategi Optimalisasi Pelatihan Mengemudi Sepeda Motor dalam Meningkatkan Kepatuhan Berlalu Lintas: Pendekatan Kualitatif Supradana, Danang Amilian
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.12300

Abstract

Tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor di Indonesia menunjukkan perlunya pelatihan mengemudi yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan mengemudi sepeda motor dalam meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan model evaluasi Kirkpatrick, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan meningkatkan kompetensi peserta dalam aspek pengetahuan, keterampilan teknis, dan sikap keselamatan, dengan penurunan angka pelanggaran sebesar 40% dalam tiga bulan pasca-pelatihan. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan praktik lapangan dan kurangnya pemantauan pasca-pelatihan. Kesimpulan penelitian ini menekankan perlunya peningkatan metode pelatihan, pemanfaatan teknologi dalam evaluasi peserta, serta penguatan regulasi dan sistem pemantauan berkala untuk mendukung perubahan perilaku berkendara secara berkelanjutan.
Implementasi Pemolisian Masyarakat Dalam Pencegahan Tawuran Antar Geng Motor (Hukum) Dachi, Wanda
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.12301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi pemolisian masyarakat dalam pencegahan tawuran antar geng motor di Bandar Lampung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan literature review. Sumber data diperoleh dari berbagai jurnal akademik, laporan kepolisian, serta dokumen penelitian terdahulu yang relevan dengan topik kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemolisian masyarakat dapat berperan dalam mengurangi potensi tawuran dengan meningkatkan kehadiran polisi di masyarakat, memperkuat interaksi sosial yang positif, serta memberikan edukasi kepada remaja mengenai dampak negatif tawuran. Namun, efektivitas program ini masih menghadapi tantangan berupa kurangnya partisipasi masyarakat, keterbatasan sumber daya kepolisian, serta stigma negatif terhadap aparat kepolisian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pemolisian masyarakat dapat menjadi strategi yang efektif dalam mencegah tawuran antar geng motor jika didukung oleh keterlibatan aktif masyarakat, peningkatan sumber daya kepolisian, serta sinergi dengan pemerintah daerah. Oleh karena itu, perlu adanya peningkatan kesadaran masyarakat, dukungan kebijakan yang lebih kuat, serta program yang berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan implementasi community policing.
Penerapan Teori Emosi Hukum dalam Masyarakat Majemuk Sagalane, Andra Bani; Hoesein, Zainal Arifin
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.12356

Abstract

Masyarakat merupakan aset paling berharga dalam suatu negara, karena elemen-elemen yang membentuknya memiliki nilai strategis sebagaimana aset dalam konteks ekonomi. Namun, berbeda dengan aset ekonomi yang bersifat material, aset dalam konteks sosial hukum berwujud sumber daya manusia yang berkualitas dan bernilai, yang keberadaannya memberikan manfaat bagi masa kini maupun masa depan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif. Masyarakat tersusun dari individu-individu dengan keragaman pemikiran, kebiasaan, lingkungan, kondisi sosial, spiritualitas, dan pengalaman yang berbeda, sehingga perbedaan pandangan dan tindakan menjadi keniscayaan. Meskipun demikian, seluruh individu tetap terikat dalam satu kesatuan yang disebut masyarakat. Dalam konteks bernegara, sebuah negara terdiri dari banyak masyarakat dengan karakteristik dan budaya yang beragam, yang kemudian dikenal sebagai masyarakat majemuk. Kemajemukan ini menjadikan hukum yang mengaturnya juga bersifat plural, namun justru melalui kemajemukan tersebut terbentuk kesadaran akan pentingnya persatuan. Tantangan muncul ketika muncul gagasan untuk menyatukan masyarakat yang sangat beragam dengan hanya satu sistem hukum, yang secara praktis sulit diwujudkan. Di sinilah konsep Emosi Hukum berperan, yakni sebagai pendekatan yang menumbuhkan pemahaman emosional dan kesadaran kolektif terhadap hukum, sehingga pada akhirnya diharapkan dapat menciptakan rasa keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Implikasi Pemisahan Pemilu Nasional Dan Lokal Terhadap Masa Jabatan Kepala Daerah Dan Anggota DPRD Riska, Riska
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.12379

Abstract

Pemilihan Umum serentak kedepan akan didesain ulang pasca putusan Mahakamah Konstitusi Nomor: 135/PUU-XXII/2024, DPR sebagai open legal policy harus menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi dalam rangka memberikan kepastian hukum pelaksanaan Pemilu ke depan. Pengaturan mengenai masa transisi jabatan DPRD dan Kepala Daerah menjadi tugas utama pembentuk Undang-Undang. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui desain Pemilu serentak yang akan datang dan formulasi aturan baru untuk pelaksanaan Pemilu. Metode penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan Undang-Undang dan konseptual. Hasil penelitaian menunjukkan bahwa, implikasi pemisahan Pemilu nasional dan lokal pasca putusan mahkamah konstitusi akan berpengaruh pada masa transisi masa jabatan DPRD dan Kepala Daerah. Serta upaya formulasi aturan oleh DPR dalam merevisi UU Pemilu dan UU Pilkada melalui kodifikasi atau mengharmonisasikan kedua aturan dalam satu kesatuan melalui omnibus law dan ada kemungkinan undang-undang tersebut tetap dipisahkan tetapi saling berkesinambungan satu sama lain. Kata Kunci: Pemisahan, Pemilu Nasional dan Pemilu Lokal, Masa Jabatan Kepala Daerah Dan DPRD.
Strategi Komunikasi Politik Indrar Parawansa dalam Membangun Citra Kepemimpinan Perempuan Mukhamad Busro Asmuni; Marina Rospitasari; Chomariyana Kartika Hesti; Nur Inayah Yushar; Lailatus Sholihah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.12382

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi politik Khofifah Indar Parawansa dalam membangun citra kepemimpinan perempuan di ruang politik Indonesia yang masih dipengaruhi nilai-nilai patriarkal. Sebagai figur politik perempuan berpengaruh, Khofifah menunjukkan pola komunikasi yang menegosiasikan identitas gender melalui nilai religiusitas, empati sosial, dan representasi kepemimpinan yang inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk menggali secara mendalam bentuk dan makna strategi komunikasi politik yang dijalankan. Data diperoleh melalui pengumpulan, penelaahan, dan analisis berbagai sumber tertulis yang relevan dengan topik penelitian, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, laporan penelitian, dokumen resmi, maupun sumber daring akademik.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi politik Khofifah dibangun melalui tiga dimensi utama: religiusitas sebagai modal simbolik, empati sosial sebagai bentuk kepemimpinan partisipatif, dan negosiasi identitas gender untuk memperkuat legitimasi politik. Strategi tersebut berperan penting dalam membentuk citra kepemimpinan perempuan yang kredibel dan diterima publik. Penelitian ini memperkaya kajian komunikasi politik dan gender dengan menunjukkan bagaimana politisi perempuan menggunakan strategi komunikasi adaptif dalam membangun citra kepemimpinan di ranah politik Indonesia.
Implementasi Manajemen Media Pembelajaran Interaktif Canva dan Google Form di SMPN 2 Betung Hermanto, Hermanto; Yasir Arafat; Muhammad Juliansyah Putra
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.12424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi fungsi manajemen dalam penggunaan media pembelajaran interaktif Canva dan Google Form di SMP Negeri 2 Betung Banyuasin. Media interaktif ini digunakan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran serta keterlibatan siswa dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi diterapkan secara efektif dalam memanfaatkan media interaktif. Guru berperan penting dalam merancang materi yang sesuai menggunakan Canva, sementara Google Form digunakan untuk mengevaluasi pemahaman siswa secara real-time. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi kedua media tersebut mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, motivasi siswa, dan efisiensi proses pengajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan metode pembelajaran modern di sekolah menengah.
Implementasi Supervisi Akademik untuk Meningkatkan Mutu Guru di SMK 1 Babat Supat Nina Anggraeni; Bukman Lian; Meilia Rosani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.12425

Abstract

This study aims to analyze the implementation of academic supervision management functions by the principal to improve teacher quality at SMK Negeri 1 Babat Supat. The research method employed is descriptive qualitative, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The results show that the principal systematically implements the planning, execution, and evaluation functions of academic supervision. Planning is conducted through the development of structured supervision programs, execution involves direct observation of the teaching process, and evaluation provides feedback and recommendations for teacher improvement. This supervision implementation positively impacts the enhancement of teachers' pedagogical and professional competencies, ultimately improving the quality of learning. This study recommends further training for principals in the field of academic supervision to support the sustainability of educational quality improvement.