cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
journalnusantara130@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Ulil Albab
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28100581     DOI : 10.56799
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisplin menerbitkan artikel bidang multidisiplin, termasuk : Pendidikan, Hukum, Ekonomi, Agama, Pendidikan, Kesehatan, Teknik, Kebijakan Publik, Pariwisata, Sosial dan Politik, Budaya, Seni, Pertanian, Peternakan, Ilmu Komputer, ilmu humaniora dan bidang ilmu lainnya. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin terbit setiap bulan atau 12 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,945 Documents
Penerapan Prinsip Pencegahan (Prevention Principle) dalam Pengelolaan Limbah Cair oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) Cahyaningtyas, Fickeh; Auliya, Dahayu Firda; Nadia, Hana Solehah; Tampubolon, Jonathan
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 11: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i11.10663

Abstract

Industri pulp dan kertas merupakan salah satu sektor yang memiliki potensi besar dalam mencemari lingkungan, khususnya melalui limbah cair yang dihasilkannya. Prinsip pencegahan dalam hukum lingkungan menjadi salah satu pendekatan penting untuk mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Namun, masih terdapat kesenjangan dalam kajian mengenai bagaimana prinsip ini diterapkan secara efektif oleh pelaku industri besar di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip pencegahan dalam pengelolaan limbah cair oleh PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), salah satu produsen pulp dan kertas terbesar di Indonesia. Dengan menggunakan metode yuridis normatif, penelitian ini menelaah kerangka hukum, regulasi pemerintah, dan praktik perusahaan yang berkaitan dengan perlindungan lingkungan. Data diperoleh melalui studi pustaka dan dianalisis secara kualitatif berdasarkan hukum lingkungan hidup Indonesia, khususnya Undang-Undang No. 32 Tahun 2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT RAPP menerapkan strategi proaktif seperti pemantauan kualitas air secara real-time, penggunaan bioindikator, dan teknologi produksi bersih yang sejalan dengan prinsip 5R. Upaya ini terbukti menurunkan kadar BOD, COD, dan TSS dalam air limbah serta menjaga stabilitas ekosistem perairan. Studi ini menyarankan bahwa industri dapat mencapai kepatuhan hukum sekaligus keberlanjutan lingkungan melalui manajemen limbah yang berfokus pada pencegahan. Penelitian ini juga menekankan pentingnya inovasi teknologi, keterlibatan publik, dan pengawasan regulatif untuk memperkuat efektivitas tata kelola lingkungan.
Ulum Hadits: Tinjauan Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi Palangkey, Rahmi Dewanti; Abbas Baco; Candra Swandi; Yuliawati Ningsih
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 11: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i11.10670

Abstract

Demi menjaga keaslian dan keabsahan hadis, para ulama telah merumuskan satu disiplin ilmu yang dikenal sebagai ‘Ulūm al-Ḥadīṡ atau ilmu-ilmu hadis. Studi terhadap ilmu hadis tidak hanya dapat dilakukan secara tekstual, tetapi juga filosofis. Tujuan penelitian yang hendak ingin dicapai ialah untuk mengetahui aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Secara ontologis, kajian ini menyentuh pada hakikat objek dan keberadaan ilmu hadis itu sendiri. ‘Ulūm al-Ḥadīṡ secara umum diartikan sebagai ilmu-ilmu yang membahas hadis dari berbagai sisi, baik sanad maupun matan, guna memastikan validitasnya sebagai sumber ajaran Islam. Jika membahas Ulumul Hadis pada aspek epistemologi maka tidak lepas dari penjabaran ilmu hadis Riwayah dan ilmu hadis Dirayah, kemudian berkembang menjadi beberapa cabang-cabang. Ilmu hadis mulai berkembang sejak masa sahabat dan tabi‘in, namun mengalami kodifikasi sistematis pada abad ke-3 Hijriah. Terakhir aspek secara aksiologi membahas nilai dan kegunaan ilmu. Cabang-cabang ‘Ulūm al-Ḥadīṡ memberikan banyak manfaat, baik secara keilmuan, hukum, maupun moral. Misalnya: manfaat Ilmu Rijāl dan Jarḥ wa Ta‘dīl: membantu membedakan hadis sahih dan dha‘if, sehingga umat Islam tidak terjebak pada riwayat palsu atau lemah. Dengan mempelajari Ulumul hadis mampu mengetahui perkembangan dan kemajuan ilmu-ilmu hadis dan sejarahnya mulai dari zaman Rasulullah hingga saat ini.
Metodologi Pemahaman Hadis Muliadi, Muliadi; Abdurrahman, Abdurrahman; Abbas Baco Miro; Rahmi Dewanti Palangkey
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 11: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i11.10690

Abstract

Hadis merupakan sumber hukum Islam kedua setelah Al-Qur’an yang memiliki fungsi sentral dalam menjelaskan, melengkapi, dan memperinci ajaran Islam dalam seluruh aspek kehidupan. Pemahaman terhadap hadis tidak dapat dilakukan secara sembarangan tanpa pendekatan metodologis yang sistematis dan komprehensif. Makalah ini bertujuan untuk mengkaji konsep dasar metodologi dalam pemahaman hadis, pendekatan-pendekatan yang digunakan, serta tantangan implementasinya di era kontemporer. Tiga pendekatan utama dalam memahami hadis dikemukakan, yakni pendekatan tekstual (lafziyah) yang menekankan pentingnya memahami lafaz secara literal; pendekatan kontekstual (ma‘nawiyah) yang mengaitkan hadis dengan konteks sejarah dan sosial; serta pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan kajian hadis dengan berbagai disiplin ilmu modern seperti sosiologi, psikologi, dan ilmu kesehatan. Ketiganya bersifat saling melengkapi demi menghasilkan pemahaman hadis yang utuh dan aplikatif. Namun demikian, implementasi metodologi ini menghadapi berbagai tantangan, antara lain maraknya penyebaran hadis tanpa verifikasi ilmiah di media digital, fragmentasi otoritas penafsiran, kesulitan dalam membedakan aspek universal dan partikular dari hadis, minimnya integrasi ilmu modern, serta politisasi hadis untuk kepentingan ideologis tertentu. Oleh karena itu, diperlukan revitalisasi metodologi pemahaman hadis yang responsif terhadap dinamika zaman namun tetap berlandaskan pada prinsip-prinsip otentik keislaman. Upaya ini penting untuk menjaga relevansi ajaran Nabi Muhammad SAW dalam menjawab tantangan kemanusiaan di era modern dan membentengi umat dari penyimpangan pemahaman terhadap hadis.
Takhrij Hadits : Metodologi Kritik Sanad Dan Matan Untuk Memverifikasi Keshahihan Hadits Muhammad Taufiqul Hidayat; Zhalfa Luthfi Fauza; Rahmi Dewanti Palangkey; Abbas Baco Miro
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 11: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i11.10696

Abstract

Takhrij hadits merupakan salah satu metode ilmiah yang sangat penting dalam kajian ilmu hadits klasik maupun kontemporer. Proses ini bertujuan untuk menelusuri sumber asal suatu hadits, serta menilai validitas sanad dan matannya melalui pendekatan sistematis yang berbasis ilmu musthalah al-hadits, jarh wa ta‘dil, dan kritik matan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi pustaka. Data diperoleh dari jurnal ilmiah dan literatur klasik seperti Taisir Musthalah al-Hadits, al-Kifayah fi Ilm al-Riwayah, dan Tahdzib al-Kamal. Hasil kajian menunjukkan bahwa kritik sanad menekankan kesinambungan rantai periwayatan dan integritas perawi, sementara kritik matan bertujuan menilai konsistensi isi hadits terhadap al-Qur’an, hadits mutawatir, dan rasionalitas. Dalam konteks kekinian, takhrij dilakukan melalui dua pendekatan, yaitu metode manual dengan kitab-kitab hadits induk dan metode digital melalui platform seperti Maktabah Syamilah dan Sunnah.com. Kombinasi keduanya menghasilkan efisiensi dan akurasi dalam proses verifikasi hadits. Di era digital yang rawan penyebaran hadits palsu, takhrij berperan sebagai instrumen epistemologis untuk menjaga kemurnian ajaran Islam serta meningkatkan literasi hadits di kalangan masyarakat luas.
Ilmu Rijal Al-Hadits Rahmi Dewanti Palangkey; Abbas Baco Miro; Nurwahida Ahmad; Lilis Permata Sari
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 11: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i11.10730

Abstract

Ilmu Rijal Al-Hadits merupakan cabang penting dalam kajian ilmu hadits yang berfokus pada penilaian dan klasifikasi para perawi hadits. Ilmu ini berperan sentral dalam menentukan validitas suatu hadits melalui analisis integritas (ʿadālah) dan kapasitas hafalan (ḍabt) perawi. Kajian terhadap biografi, latar belakang, perjalanan intelektual, serta hubungan guru-murid perawi menjadi dasar dalam menentukan apakah suatu hadits dapat diterima atau ditolak. Melalui metode kritis dan sistematis, Ilmu Rijal Al-Hadits memastikan bahwa transmisi hadits berlangsung secara otentik dan terpercaya. Abstraksi ini bertujuan memberikan gambaran umum mengenai ruang lingkup, metode, serta urgensi Ilmu Rijal dalam menjaga kemurnian ajaran Nabi Muhammad ﷺ melalui sanad yang sahih. Dengan pemahaman yang mendalam terhadap disiplin ini, para peneliti hadits dapat melakukan verifikasi riwayat secara ilmiah, sehingga kontribusinya sangat besar dalam disiplin ilmu keislaman secara keseluruhan.
Perancangan Program Sales Monitoring System Dengan Metode Prototype Di PT Akur Pratama Bandung Agustina, Tri Kristed
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 11: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i11.10746

Abstract

Perkembangan teknologi informasi memberikan peluang besar bagi perusahaan ritel untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pelaporan penjualan. PT Akur Pratama (Yogya Group) sebagai perusahaan ritel nasional menghadapi tantangan dalam sistem pelaporan penjualan harian yang masih manual. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi Sales Monitoring System berbasis web dengan menggunakan metode prototype agar dapat mempercepat proses input dan monitoring penjualan harian. Hasil dari pengembangan menunjukkan bahwa aplikasi ini mampu mengefisienkan proses pelaporan, mengurangi kehilangan data, dan menyajikan laporan berbasis grafik yang mendukung pengambilan keputusan.
Metodologi Penyusunan Kitab Hadits Dirayah: Analisis Kritis Dan Inovasi Kontemporer Dwi Cahya Oktianto; Wa Ode Rohis Zauman; Rahmi Dewanti Palengkey; Abbas Baco Miro
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 11: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i11.10747

Abstract

Penelitian ini membahas secara komprehensif metodologi penyusunan kitab hadits dirayah atau buhuts dengan menekankan integrasi antara pendekatan klasik dan inovasi teknologi kontemporer. Tujuan utama dari kajian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis tahapan metodologis serta prinsip-prinsip kritik hadits—khususnya dalam aspek sanad dan matan—yang menjadi dasar validitas dan otentisitas suatu hadits. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif terhadap karya-karya klasik ulama hadits serta kajian akademik kontemporer, dengan penekanan pada pemanfaatan teknologi digital seperti basis data sanad, perangkat lunak HadithTools, dan analisis berbasis Natural Language Processing (NLP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyusunan kitab hadits dirayah yang efektif harus mencakup proses verifikasi sumber hadits, kritik sanad yang mencermati kesinambungan dan kredibilitas perawi, analisis matan secara semantik dan kontekstual, serta klasifikasi hadits berdasarkan derajat keotentikannya. Penerapan teori Jarh wa Ta’dîl terbukti berperan sentral dalam proses ini, terlebih ketika dikombinasikan dengan pendekatan digital yang meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pemetaan jalur periwayatan serta pendeteksian 'illat tersembunyi. Temuan juga menekankan pentingnya pendekatan hybrid dalam penyusunan kitab dirayah, yakni memadukan kecanggihan teknologi dengan kedalaman analisis manual oleh para ulama dan akademisi. Dengan demikian, penyusunan kitab hadits dirayah dapat menjadi rujukan ilmiah yang valid, sahih, dan relevan, baik dalam tradisi klasik maupun dalam menjawab tantangan ilmu keislaman di era digital.
Metode Transmisi Sunnah: Studi Sistematik atas Teknik Periwayatan Hadits dalam Tradisi Keilmuan Islam Adji Saputra Cendana; Abdurrahim Supardi Usman; Rahmi Dewanti Palangkey; Abbas Baco Miro
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 11: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i11.10751

Abstract

Artikel ini membahas secara mendalam mengenai teknik-teknik periwayatan hadits yang digunakan oleh para ulama dalam menjaga keotentikan dan kesinambungan transmisi sunnah Nabi Muhammad SAW. Dalam tradisi keilmuan Islam, periwayatan hadits tidak dilakukan secara serampangan, melainkan mengikuti kaidah-kaidah ilmiah yang ketat, baik dalam proses penerimaan (tahammul) maupun penyampaian (ada’) hadits. Delapan teknik utama yang dikenal dalam ilmu hadits klasik, yaitu as-sama’, al-qira’ah, al-ijazah, al-munawalah, al-mukatabah, al-i’lam, al-washiyyah, dan al-wijadah, dijelaskan secara sistematis dengan merujuk pada sumber-sumber primer dan sekunder otoritatif. Setiap teknik memiliki karakteristik, syarat, redaksi lafal, serta kedudukan hukum yang berbeda-beda, yang turut mempengaruhi validitas sanad suatu riwayat. Pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka digunakan untuk menganalisis praktik dan implikasi dari teknik-teknik tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa kompleksitas dan ketelitian dalam sistem periwayatan menjadi bukti kuat atas kesungguhan ulama dalam menjaga integritas sabda Nabi. Kajian ini juga relevan untuk konteks modern, terutama dalam penguatan metodologi studi hadits serta perlindungan terhadap otentisitas ajaran Islam dari distorsi.
Hakikat Dan Wujud Ilmu Balagah Sebagai Unsur Ilmu Tafsir Adji Saputra Cendana; Mohammad Harjum
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 11: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i11.10786

Abstract

Ilmu balagah merupakan cabang penting dalam khazanah keilmuan Islam yang berfungsi menjelaskan keindahan, kefasihan, dan ketepatan makna dalam bahasa Arab, khususnya dalam memahami ayat-ayat Al-Qur’an. Kajian ini bertujuan untuk menguraikan hakikat dan wujud ilmu balagah sebagai unsur esensial dalam ilmu tafsir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan studi kepustakaan terhadap literatur klasik dan kontemporer. Tiga pilar utama dalam ilmu balagah—yakni ilmu ma’ani, bayan, dan badi’—dibahas secara rinci dengan menunjukkan aplikasinya dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Ilmu ma’ani berkaitan dengan kesesuaian lafaz terhadap konteks, ilmu bayan menguraikan keragaman cara penyampaian makna, sedangkan ilmu badi’ menjelaskan aspek keindahan retoris dalam teks. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman terhadap ketiga cabang ini sangat penting bagi seorang mufassir dalam menafsirkan Al-Qur’an secara mendalam, tepat, dan estetis. Beberapa ulama besar seperti Az-Zamakhsyari, As-Sakaki, dan As-Suyuthi bahkan menempatkan ilmu balagah sebagai salah satu syarat utama dalam penafsiran Al-Qur’an. Dengan demikian, penguasaan ilmu balagah adalah fondasi penting dalam pengembangan tafsir Al-Qur’an berbasis linguistik dan estetika bahasa Arab.
Penanaman Nilai Karakter Pada Anak Usia Dini Menurut Konsep Pendidikan Agama Islam Saleh, Abd Rahim
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 4 No. 11: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v4i11.10788

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang sifatnya kajian kepustakaan (library research) yaitu untuk mengetahui bagaimana penanaman nilai karakter pada anak usia dini menurut konsep pendidikan agama Islam. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa nilai karakter yang perlu ditanamkan pada anak usia dini yakni, nilainilai adab, nilai tanggung jawab, nilai kepedulian, dan nilai-nilai sosial. Penanaman nilai kaakter [ada anak usia dini dilaksanakan oleh orang tua dan guru di sekolah yang dilakukan sesuai dengan tanggung jawabnya masing-masing dan sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an dan Sunnag. Dengan cara penanaman nilai nilai adab, nilai kemandirian, dan penanaman nilai nilai sosial. Dalam penanaman nilai karakter pada anak usia dini, konsep pendidikan Isla terdiri dari tiga konsep, yaitu Al-Tarbiyah, Al-Ta’lim, dan AlTa’dib. Serta dalam penanaman nilai karakter pada anak usia dini harus sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah, sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw karena Rasulullah adalah manusia yang paling sempurna akhlaknya sehingga dijadikan suri tauladan bagi semua umat.