cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
journalnusantara130@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Ulil Albab
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28100581     DOI : 10.56799
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisplin menerbitkan artikel bidang multidisiplin, termasuk : Pendidikan, Hukum, Ekonomi, Agama, Pendidikan, Kesehatan, Teknik, Kebijakan Publik, Pariwisata, Sosial dan Politik, Budaya, Seni, Pertanian, Peternakan, Ilmu Komputer, ilmu humaniora dan bidang ilmu lainnya. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin terbit setiap bulan atau 12 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,337 Documents
Pengaruh Penggunaan Wayground AI untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Kritis Mahasiswa Mica Siar Meiriza; Atalya Bernike Br. Barus; Hans Monica Br. Sinaga; Tri Putri Hutahaean; Zaskia Putri Zahra; Syairah Juwita Sari
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.17760

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh penggunaan Wayground AI terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa dalam pembelajaran ekonomi makro. Pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pendidikan semakin berkembang karena dinilai mampu membantu proses belajar menjadi lebih interaktif, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Namun, penggunaan Artificial Intelligence (AI) juga dapat menimbulkan ketergantungan apabila tidak digunakan secara bijak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penggunaan Wayground AI dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Data diperoleh melalui tes dan angket terhadap 23 mahasiswa yang menggunakan Wayground AI dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest mahasiswa sebesar 48,6 meningkat menjadi 92,9 pada posttest dengan persentase peningkatan sebesar 91,2%. Selain itu, distribusi kategori nilai juga mengalami perubahan signifikan, dimana sebagian besar mahasiswa berada pada kategori tinggi setelah penggunaan Wayground AI. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan Wayground AI efektif dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menganalisis, mengevaluasi, dan menyelesaikan permasalahan secara logis dan sistematis. Dengan demikian, penggunaan AI dalam pembelajaran dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis mahasiswa apabila digunakan secara tepat dan seimbang.
Segment Risks Based on Age, Wages, Working Hours, and Claim Costs using K-Medoids Clustering Agus Irawan; Dwi Mahrani; Aldila Nur Indah Berliana Ratam; Marisa Marisa
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.17771

Abstract

Occupational risk plays a crucial role in employment insurance management due to its direct impact on claim frequency and the sustainability of insurance systems. However, workers’ risk levels are heterogeneous and influenced by factors such as age, wages, working hours, and claim costs. This study aims to determine the optimal number of clusters and analyze worker risk segmentation using the K-Medoids Clustering method. Secondary data, obtained from Kaggle and consisting of 54,000 observations, were used. From this dataset, 300 samples were selected using the Slovin formula. The analyzed variables included age, weekly wages, hours worked per week, initial claim cost, and final claim cost. Prior to clustering, the data were standardized using a robust scaler and tested for multicollinearity. The optimal number of clusters was determined using the Silhouette Coefficient method. The results indicated that the optimal clustering structure consisted of three clusters, with a Silhouette Coefficient value of 0.703. These clusters represented low-risk, medium-risk, and high-risk worker groups. The findings offer valuable insights for insurers to enhance risk segmentation, claims management, and more targeted premium policy formulation.
Tinjauan Yuridis Penyebaran Konten Homoseksual di Platform Digital: Antara Kebebasan Berekspresi dan Perlindungan Nilai Moral Bangsa Fuad Nur
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.17774

Abstract

Perkembangan platform digital telah memperluas ruang ekspresi dan distribusi informasi, termasuk penyebaran konten yang berkaitan dengan homoseksualitas. Fenomena ini memunculkan perdebatan hukum karena beririsan dengan jaminan kebebasan berekspresi di satu sisi dan perlindungan nilai moral, agama, serta kesusilaan masyarakat Indonesia di sisi lain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum positif Indonesia terhadap penyebaran konten homoseksual melalui platform digital serta mengkaji batasan konstitusional antara kebebasan berekspresi dan perlindungan nilai-nilai moral bangsa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif menggunakan teknik deskriptif-interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum positif Indonesia belum mengatur secara eksplisit penyebaran konten homoseksual sebagai suatu tindak pidana. Namun demikian, terdapat beberapa instrumen hukum yang dapat diterapkan secara kontekstual, yaitu Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Nasional, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Undang-Undang Pornografi, bergantung pada karakteristik dan substansi konten yang disebarluaskan. Penelitian ini juga menemukan adanya ketegangan normatif antara jaminan kebebasan berekspresi sebagaimana diatur dalam Pasal 28E Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan pembatasannya berdasarkan Pasal 28J, yang memberikan legitimasi konstitusional bagi negara untuk membatasi hak tersebut demi penghormatan terhadap nilai agama, moralitas, ketertiban umum, dan hak orang lain. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa kerangka regulasi yang berlaku masih bersifat fragmentaris dan membuka ruang multitafsir, sehingga diperlukan reformulasi kebijakan hukum yang lebih jelas, proporsional, dan berorientasi pada kepastian hukum serta keseimbangan antara perlindungan hak konstitusional dan nilai-nilai fundamental yang hidup dalam masyarakat Indonesia.
Analisis Urgensi dan Implementasi Evaluasi Pembelajaran Bahasa Arab: Tinjauan Konseptual serta Praktik pada Empat Kemahiran Berbahasa Marsyanti Marsyanti; Herdah Herdah
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.17777

Abstract

Evaluasi merupakan komponen esensial dalam pembelajaran bahasa karena menentukan kualitas asesmen dan menjadi dasar pengambilan keputusan pedagogis. Namun, dalam pembelajaran bahasa Arab masih terdapat kerancuan konseptual antara pengukuran, penilaian, dan evaluasi yang berimplikasi pada kurang tepatnya perancangan sistem asesmen. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan konseptual ketiga istilah tersebut serta mengkaji implementasinya dalam evaluasi empat keterampilan berbahasa Arab, yaitu istimā’, kalām, qirā’ah, dan kitābah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui analisis kritis terhadap literatur mengenai evaluasi pendidikan dan pembelajaran bahasa Arab. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengukuran, penilaian, dan evaluasi merupakan konsep yang saling berkaitan, tetapi memiliki fungsi dan ruang lingkup yang berbeda dalam proses asesmen. Evaluasi yang efektif memerlukan penerapan prinsip objektivitas, validitas, reliabilitas, dan keadilan melalui asesmen autentik yang disesuaikan dengan karakteristik setiap keterampilan berbahasa. Selain itu, integrasi keterampilan abad ke-21 (critical thinking, creativity, collaboration, dan communication) memperkuat orientasi evaluasi yang tidak hanya mengukur capaian belajar, tetapi juga mengembangkan kompetensi berbahasa secara holistik. Temuan ini memberikan landasan konseptual bagi pengembangan sistem evaluasi pembelajaran bahasa Arab yang lebih komprehensif, kontekstual, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran.
Efektivitas Model Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), dan Pembelajaran Konvensional Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas III SD Negeri 007 Bengkong Lili Muardeti; Rahayu Condro Murti; Yoppy Wahyu Purnomo
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.17807

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), dan pembelajaran konvensional. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada hasil belajar siswa di antara ketiga kelompok pembelajaran. Model PBL dan PjBL terbukti lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Di antara ketiga model yang diuji, kelompok yang menerapkan PBL memperoleh rata-rata hasil belajar tertinggi, yang menunjukkan bahwa model tersebut memberikan kontribusi paling besar terhadap peningkatan capaian belajar. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa, khususnya PBL dan PjBL, merupakan alternatif yang lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional dalam mendukung pencapaian akademik. Penelitian ini memperkuat bukti empiris mengenai efektivitas pembelajaran aktif serta memberikan landasan bagi pengembangan penelitian selanjutnya pada populasi dan konteks pendidikan yang lebih beragam.
Pengaruh Implementasi Soft Skill dan Nilai-Nilai Religius Terhadap Terbentuknya Karakter Siswa SMKS Iluna Muhammad Sholihin Sholihin; Suratno Suratno; Monry Fraick Nicky Gillian Ratumbuysang; Baseran Nor
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.17808

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh implementasi soft skill dan nilai-nilai religius terhadap karakter siswa SMKS Iluna. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei onlline melalui google form via whatsapp. Teknik pengambilan sampelnya menggunakan simple random sampling, dan diperoleh sebanyak 130 sampel. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis uji regresi linier. Hasil uji analisis menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara soft skill dan nilai-nilai religius terhadap karakter dengan signifikansi 0,000 sedangkan nilai Fhitung = 99,839 > Ftabel = 3,07 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Diharapkan dengan mengimplementasikan soft skill dan nilai-nilai religius dapat mempengaruhi terbentuknya karakter siswa SMKS Iluna.
Prinsip Tanggung Jawab Perusahaan Penerbangan Terhadap Kerusakan, Musnah Dan Kehilangan Sebagian Atau Seluruh Barang Bagasi Penumpang Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan Hermon Sapulete Hermon; Yossie Maria Yulianty Jacob; Petornius Damat
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.17824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam mengenai implementasi prinsip tanggung jawab hukum perusahaan penerbangan dalam hal terjadinya kerusakan, kemusnahan, serta kehilangan sebagian maupun seluruh barang bagasi milik penumpang. Fokus utama kajian ini disandarkan pada ketentuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan sebagai instrumen hukum positif utama di Indonesia. Latar belakang penelitian ini berpijak pada urgensi perlindungan hak-hak penumpang sebagai konsumen jasa transportasi udara yang seringkali berada pada posisi tawar yang lemah ketika menghadapi sengketa kerugian bagasi. Metode penelitian yang diterapkan dalam skripsi ini adalah metode penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) serta analisis literatur hukum yang relevan. Data yang digunakan bersumber dari bahan hukum primer, yakni regulasi nasional terkait penerbangan, serta bahan hukum sekunder yang terdiri dari doktrin-doktrin hukum dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan tanggung jawab pengangkut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 menganut variasi prinsip tanggung jawab, di mana untuk bagasi tercatat, maskapai memikul tanggung jawab yang bersifat mutlak (strict liability). Dalam prinsip ini, pengangkut diwajibkan untuk memberikan ganti rugi tanpa perlu pembuktian unsur kesalahan dari pihak penumpang, kecuali jika maskapai dapat membuktikan bahwa kerugian tersebut disebabkan oleh faktor pengecualian seperti cacat bawaan barang atau kesalahan penumpang itu sendiri. Namun, dalam pelaksanaannya, masih ditemukan kendala terkait standarisasi nilai ganti rugi yang seringkali belum mencerminkan nilai kerugian nyata yang dialami oleh penumpang. Selain itu, perbedaan karakteristik antara bagasi kabin dan bagasi tercatat menciptakan batas-batas tanggung jawab yang berbeda secara yuridis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun regulasi telah mengatur skema pertanggungjawaban, optimalisasi perlindungan hukum bagi penumpang masih memerlukan pengawasan yang lebih ketat terhadap operasional maskapai dan sinkronisasi aturan pelaksana mengenai batasan nilai ganti kerugian.
Pemenuhan Hak Pendidikan Anak Terlantar Oleh Pemerintah Kota Kupang Ditinjau Dari Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor 1 Tahun 2023 Bagian Ketiga Pasal 44 Tentang Pendidikan : Studi Di Sekolah Dasar Inpres Oepoi Kelurahan Oebufu Kecamatan Oebobo Leonard Putra Makatita Leonard; Josef Mario Monteiro; Agnes Doortji Rema
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.17833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pemenuhan hak pendidikan anak terlantar oleh Pemerintah Kota Kupang serta menganalisis faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam pemenuhan hak pendidikan anak terlantar di Sekolah Dasar Inpres Oepoi Kelurahan Oebufu Kecamatan Oebobo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan terhadap pihak Dinas Pendidikan, kepala sekolah, wali kelas, serta pihak terkait lainnya. Data dianalisis secara kualitatif melalui tahap editing, coding, tabulasi, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Kupang telah melaksanakan upaya pemenuhan hak pendidikan anak terlantar melalui berbagai program dan kebijakan pendidikan, seperti Program Kartu Indonesia Pintar (KIP), program Lopo Pintar, penyediaan layanan pendidikan dasar, serta kerja sama antara Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial dalam menangani anak terlantar. Upaya tersebut merupakan bentuk pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Nomor 1 Tahun 2023 khususnya Pasal 44 tentang Pendidikan. Namun, pelaksanaannya belum berjalan secara optimal karena masih ditemukan anak yang mengalami kesulitan membaca dan menulis akibat kurangnya perhatian dan pendampingan dari orang tua. Faktor penghambat dalam pemenuhan hak pendidikan anak terlantar meliputi rendahnya kesadaran orang tua dan masyarakat terhadap pentingnya pendidikan, keterbatasan sumber daya manusia, serta belum adanya tenaga pendamping khusus bagi anak terlantar di sekolah. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat guna mewujudkan pemenuhan hak pendidikan anak terlantar secara optimal dan berkelanjutan.
Ketimpangan Pendapatan, Penerimaan Pajak, Dan Dana Sosial Sebagai Determinan Kesejahteraan Masyarakat Di Indonesia Suparlan Suparlan; Dewi Rispawati
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 6: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i6.17841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketimpangan pendapatan, penerimaan pajak, dan dana sosial terhadap kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Objek penelitian ini adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan mengumpulkan data berupa data Indek Pembangunan Manusia, ketimpangan pendapatan, penerimaan pajak dan dana sosial. Data yang digunakan merupakan data sekunder time series yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Data diuji menggunakan regresi linier berganda menggunakan alat bantu statistik. Temuan penelitian ini penerimaan pajak dan dana sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia. Ketimpangan pendapatan memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat Indonesia. Hal yang seharusnya dilakukan pemerintah mengoptimalkan penerimaan pajak, meningkatkan efektivitas belanja sosial, serta tetap mengendalikan ketimpangan untuk mencapai pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Optimalisasi LegalTech dan RegTech dalam Penguatan Kepatuhan Etis pada Praktik Hukum Sektor E-Commerce di Indonesia Oktar Hasudungan; Rizky Pratama Putra Karo Karo
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 7: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i7.17856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran LegalTech dan RegTech dalam memperkuat kepatuhan etis pada praktik hukum sektor e-commerce di Indonesia. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan analitis. Sumber data diperoleh melalui studi kepustakaan yang mencakup peraturan perundang-undangan, literatur hukum, jurnal ilmiah, serta dokumen yang berkaitan dengan perkembangan teknologi hukum dan regulasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LegalTech dan RegTech memiliki kontribusi penting dalam mendukung praktik hukum e-commerce, seperti pengelolaan kontrak elektronik, audit hukum, manajemen dokumen digital, pemantauan regulasi, pelaporan kepatuhan, verifikasi identitas, deteksi risiko, dan perlindungan data pribadi. Namun, penggunaan teknologi tersebut harus tetap berlandaskan prinsip legal by design, privacy by design, compliance by design, audit algoritma, transparansi, akuntabilitas, perlindungan konsumen, dan pengawasan manusia agar tidak menimbulkan persoalan etis maupun pelanggaran hukum. Penelitian ini juga menemukan bahwa masih terdapat kesenjangan regulasi terkait pengaturan LegalTech dan RegTech di Indonesia, khususnya mengenai standar penggunaan teknologi hukum, audit algoritma, pertanggungjawaban sistem otomatis, dan pengawasan etis dalam praktik e-commerce. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi dan pedoman etika yang lebih spesifik untuk memastikan penggunaan teknologi hukum berjalan secara bertanggung jawab dan memberikan perlindungan hukum yang optimal bagi masyarakat digital. Dengan demikian, optimalisasi LegalTech dan RegTech diharapkan mampu membangun ekosistem e-commerce yang transparan, aman, adil, dan terpercaya.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 8: Juli 2026 Vol. 5 No. 7: Juni 2026 Vol. 5 No. 6: Mei 2026 Vol. 5 No. 5: April 2026 Vol. 5 No. 4: Maret 2026 Vol. 5 No. 3: Februari 2026 Vol. 5 No. 2: Januari 2026 Vol. 4 No. 12: November 2025 Vol. 4 No. 11: Oktober 2025 Vol. 4 No. 10: September 2025 Vol. 5 No. 1: Desember 2025 Vol. 4 No. 9: Agustus 2025 Vol. 4 No. 8: Juli 2025 Vol. 4 No. 7: Juni 2025 Vol. 4 No. 6: Mei 2025 Vol. 4 No. 5: April 2025 Vol. 4 No. 4: Maret 2025 Vol. 4 No. 3: Februari 2025 Vol. 4 No. 2: Januari 2025 Vol. 3 No. 12: November 2024 Vol. 3 No. 11: Oktober 2024 Vol. 3 No. 10: September 2024 Vol. 4 No. 1: Desember 2024 Vol. 3 No. 9: Agustus 2024 Vol. 3 No. 8: Juli 2024 Vol. 3 No. 7: Juni 2024 Vol. 3 No. 6: Mei 2024 Vol. 3 No. 5: April 2024 Vol. 3 No. 4: Maret 2024 Vol. 3 No. 3: Februari 2024 Vol. 3 No. 2: Januari 2024 Vol. 2 No. 12: November 2023 Vol. 2 No. 11: Oktober 2023 Vol. 2 No. 10: September 2023 Vol. 3 No. 1: Desember 2023 Vol. 2 No. 9: Agustus 2023 Vol. 2 No. 8: Juli 2023 Vol. 2 No. 7: Juni 2023 Vol. 2 No. 6: Mei 2023 Vol. 2 No. 5: April 2023 Vol. 2 No. 4: Maret 2023 Vol. 2 No. 3: Februari 2023 Vol. 2 No. 2: Januari 2023 Vol. 1 No. 11 (2022): Oktober 2022 Vol. 1 No. 12: November 2022 Vol. 1 No. 10: September 2022 Vol. 2 No. 1: Desember 2022 Vol. 1 No. 8: Juli 2022 Vol. 1 No. 7: Juni 2022 Vol. 1 No. 6: Mei 2022 Vol. 1 No. 5: April 2022 Vol. 1 No. 4: Maret 2022 Vol. 1 No. 3: Februari 2022 Vol. 1 No. 2: Januari 2022 Vol. 1 No. 9: Agustus Vol. 1 No. 1: Desember 2021 More Issue