cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6282211345348
Journal Mail Official
jurnaljoongki@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
Joong-Ki
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28285700     DOI : 10.56799
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. Joong-Ki merupakan jurnal (Open Journal System) dari berbagai hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya ekonomi, pendidikan, teknik, pertanian, sosial dan kesehatan dan bidang lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 604 Documents
EduFun: Pengenalan dan Pembelajaran Ekonomi Dasar Melalui Metode Bermain untuk Siswa Sekolah Dasar di SDN 053 Sungai Raya Tan, Mery; Giovanni Fulbert Augusto Ruhupatty; Lika Cerien; Suci Rahayu
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i2.13502

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (KKM) bertujuan untuk mengajarkan siswa Sekolah Dasar dasar ekonomi dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Kegiatan ini ditujukan kepada siswa di SD Negeri 053 Sungai Raya. Siswa tidak memahami konsep ekonomi dasar seperti pengelolaan keuangan, dasar jual-beli, dan menabung, yang disebabkan oleh kurangnya media pembelajaran yang sesuai dengan usia mereka. Metode belajar sambil bermain, seperti permainan peran, simulasi pasar, dan permainan penjumlahan dasar keuangan, membantu siswa menjadi lebih aktif dan memahami materi dengan lebih mudah. Metode ini terbukti efektif untuk meningkatkan partisipasi siswa dan pemahaman mereka tentang materi ekonomi dasar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode ini dapat menjadi alternatif yang kreatif dan menyenangkan untuk mengajar ekonomi di sekolah dasar.
Edukasi Akuntansi Dan Perpajakan Serta Digital Marketing Untuk Pemberdayaan Ekowisata Mangrove Pada Kelompok Nelayan A A Ngr Gde Punia Artawan Putra; Sukmasari Triana Gita Putri; Ida Ayu Rosa Dewinta
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i2.13783

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) merupakan wujud pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat dalam menjawab permasalahan riil di lapangan. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di KUB Simbar Segara, sebuah kelompok usaha bersama nelayan pesisir di Pemogan, Denpasar Selatan, yang mengembangkan ekowisata berbasis konservasi hutan mangrove. Permasalahan utama mitra meliputi keterbatasan dalam manajemen keuangan, rendahnya literasi perpajakan, serta kurangnya strategi digital marketing. Melalui pendekatan partisipatif, tim PKM Universitas Warmadewa memberikan pendampingan penyusunan laporan keuangan sederhana, penyuluhan perpajakan, serta pelatihan promosi digital. Selain itu, diberikan produk teknologi berupa modul laporan keuangan sederhana (softcopy) dan bantuan bibit mangrove (hard product). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas manajerial mitra, meningkatnya pemahaman perpajakan, serta kemampuan dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi ekowisata. Dampak lain adalah penguatan fungsi ekologi melalui penanaman 800 bibit mangrove sebagai upaya mitigasi perubahan iklim. Program ini memberikan kontribusi multidimensional, yaitu pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan, serta mendukung tercapainya target SDGs (13: Climate Action dan 14: Life Below Water).
Peningkatan Kesadaran Mindful Consumption Dalam Mengurangi Sampah Rumah Tangga Melalui Psikoedukasi Pada Mahasiswa Kost Asniar Khumas; Nasywa Nur Fitrah; Fina Nadzifah Rahman; Kurniati Zainuddin; Haerani Nur
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i2.13848

Abstract

Kebiasaan konsumsi mahasiswa kost cenderung mengutamakan kepraktisan, kecepatan, dan biaya rendah, sehingga berkontribusi pada meningkatnya produksi sampah rumah tangga, khususnya sampah plastik dan kemasan sekali pakai. Rendahnya kesadaran dalam memilah dan mengelola sampah menyebabkan pola konsumsi sehari-hari menjadi salah satu sumber utama timbulan sampah. Program psikoedukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai mindful consumption sebagai upaya mengurangi sampah rumah tangga. Kegiatan dilakukan melalui penyebaran poster edukatif di platform TikTok dan dievaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan mayoritas mahasiswa belum mempertimbangkan aspek lingkungan dalam keputusan konsumsi dan belum konsisten dalam mengelola sampah. Setelah intervensi, hasil post-test memperlihatkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan kesadaran peserta mengenai hubungan antara pola konsumsi dan jumlah sampah yang dihasilkan. Peserta menunjukkan niat untuk mengubah perilaku, seperti mengurangi plastik sekali pakai, membawa wadah pribadi, memilah sampah, dan mengurangi pembelian impulsif. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi berbasis konten digital efektif dalam mendorong perubahan perilaku konsumsi yang lebih mindful dan berkelanjutan pada mahasiswa kost.
Digitalisasi UMKM melalui Pembuatan E-Katalog Produk Dalam Upaya Peningkatan Pendapatan Pengusaha di Desa Keduyung Zulkarnaen, Have; Kusmaya Sari, Dewi; Sekar Sari, Dewi
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i2.13862

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa KKN UNISDA 2025 di Desa Keduyung, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, bertujuan untuk meningkatkan jangkauan pemasaran produk UMKM melalui pembuatan E-katalog. Latar belakang kegiatan ini adalah keterbatasan pemasaran yang selama ini masih bergantung pada sistem penjualan tradisional, seperti hari pasar Pon, serta minimnya pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku UMKM. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui observasi partisipatif dan wawancara semi-terstruktur dengan 12 pelaku UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa permasalahan utama terletak pada strategi pemasaran, bukan pada kualitas atau kemasan produk. Pembuatan E-katalog dinilai mampu mempermudah akses konsumen terhadap informasi produk, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat identitas dan daya tarik produk melalui desain visual yang menarik. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM dan mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Desa Keduyung
Implementasi Teknologi Pengolahan Sampah dan Tata Kelola Manajemen Bank Sampah Berbasis Ekonomi Sirkuler Widodo, Edy; Akbar, Purnama; Wijayanto, Feri
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i2.13873

Abstract

Dusun Mendiro, Desa Sukoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, merupakan wilayah yang telah menunjukkan komitmen tinggi terhadap pengelolaan lingkungan. Hal ini terbukti dari keberhasilan program instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal. Namun, pengelolaan sampah domestik masih mengalami tantangan signifikan, di mana sampah anorganik sering dijual ke pengepul dalam kondisi mentah dengan harga rendah (Rp 1.000–3.000/kg) karena belum dipilah dan tidak diolah. Kondisi ini menunjukkan potensi ekonomi yang belum dimanfaatkan secara optimal serta risiko pencemaran lingkungan yang terus berkembang. Melalui program pemberdayaan berbasis masyarakat, dilakukan inisiasi pendirian bank sampah berbasis ekonomi sirkuler yang didukung oleh teknologi tepat guna dan penguatan kapasitas manajemen. Solusi yang diterapkan meliputi: (1) pembentukan dan operasionalisasi bank sampah; (2) pelatihan konsep ekonomi sirkuler dan teknik daur ulang; (3) pengadaan alat pencacah plastik untuk meningkatkan nilai jual sampah; serta (4) implementasi sistem pencatatan digital untuk transparansi administrasi. Hasil yang dicapai mencakup peningkatan pendapatan Masyarakat, perbaikan kualitas lingkungan, dan peningkatan kapasitas manajerial kelompok. Program ini secara langsung mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi.
Pemberdayaan Perempuan Muda Jayapura dengan Pelatihan Kue Kering Papilaya, Eva; Sari, Wahyu Kumala; Tartillah, Baiq Amarwati; Sofian, Muhamad; Rusniawati, Rusniawati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4: Agustus 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v4i4.13945

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk memperkuat kemampuan kewirausahaan perempuan muda di Jayapura, terutama anggota Nasyiatul Aisyiyah, terutama dalam hal keterampilan, dan kesempatan mengolah potensi lokal menjadi produk ekonomi. Kelapa dipilih sebagai fokus utama karena ketersediaannya melimpah di Papua, meskipun pemanfaatannya masih dominan sebatas konsumsi rumah tangga atau penjualan dalam bentuk mentah. Metode kegiatan menggabungkan penyuluhan dengan pengenalan konsep Business Model Canvas (BMC) guna memperluas wawasan kewirausahaan, serta pelatihan praktik melalui workshop pembuatan kue kering berbasis kelapa—kastengel dan sagu lumer—yang berpotensi sebagai produk unggulan daerah. Hasil kegiatan memperlihatkan adanya perubahan positif berupa peningkatan pemahaman mengenai strategi bisnis sederhana, keterampilan baru dalam mengolah kelapa menjadi produk inovatif, serta tumbuhnya dorongan untuk berwirausaha. Perubahan sikap tampak dari meningkatnya kepercayaan diri, kolaborasi antar peserta, dan kesadaran akan peluang usaha berbasis sumber daya lokal. Temuan ini menegaskan bahwa pemberdayaan yang menggabungkan aspek pengetahuan dan keterampilan mampu mendorong kemandirian ekonomi perempuan. Kontribusi kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-5 tentang kesetaraan gender dan tujuan ke-8 mengenai pekerjaan layak serta pertumbuhan ekonomi.
Pelatihan Pengolahan Kulit Kopi Liberika Sebagai Pupuk Organik Cair di Desa Jatimulyo, Tanjung Jabung Timur Elisabeth Joi Tamar Panggabean; Betania Yonanda Sidauruk; Nuraida Ariani; Reni Apriliani; Leo Granskila Imanuel; Amanda Fitri Rahmawati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.14250

Abstract

Kopi liberika merupakan salah satu tanaman yang dapat beradaptasi dengan baik ditanah gambut. Akar dari tanaman kopi liberika dapat menyerap kandungan air yang ada pada lahan gambut sehingga menghasilkan sifat fisik berupa pohon, batang dan buah yang lebih besar. Pengolahan kopi liberika menghasilkan limbah berupa kulit kopi liberika yang dapat di manfaatkan sebagai pupuk organik cair berfungsi sebagai penyedia unsur hara yang cepat dari unsur tanaman, tidak merusak kandungan tanah dan aman digunakan dalam jangka panjang. Cara pembuatan pupuk organik cair dilakukan melalui tahapaan yaitu dengan menggunakan air beras, EM4 dan kulit kopi. Proses pembuatan dilakukan melalui fermentasi selama kurang lebih dua minggu. Kegiatan pendampingan mulai dari peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dan pendampingan pelatihan pembuatan produk.
Kegiatan Aksi Bersih Lingkungan Untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Pentingnya Menjaga Kebersihan Abror, Sirojuddin; Nafisa, Wardha
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.14361

Abstract

Permasalahan kebersihan lingkungan masih menjadi isu penting di tingkat masyarakat desa, termasuk di desa Jati, Sidoarjo. Rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan tercermin dari perilaku membuang sampah sembarangan, kurangnya pengelolaan sampah, serta minimnya kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif generasi muda serta masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Metode PAR diterapkan melalui tahapan identifikasi masalah bersama masyarakat, perencanaan aksi, pelaksanaan kegiatan, observasi, dan refleksi evaluatif secara partisipatif. Bentuk kegiatan meliputi aksi bersih lingkungan, pembersihan saluran air, serta pemangkasan cabang pohon yang melibatkan keterlibatan langsung masyarakat dan generasi muda setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi masyarakat serta perubahan kondisi lingkungan yang menjadi lebih bersih, asri, dan nyaman. Selain memberikan dampak fisik terhadap lingkungan, kegiatan ini juga menumbuhkan nilai gotong royong, kepedulian sosial, dan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Kegiatan PKM berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana yang telah disepakati bersama masyarakat
Memasyarakatkan Tarian Wisisi: Sebuah Upaya Mengolahragakan Masyarakat Melalui Kearifan Lokal Papua Daniel Womsiwor; Toni Kogoya; Gerdha Kristina Ivony Numberi; Hakim Irwandi Marpaung; Miftah Fariz Prima Putra
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.14494

Abstract

Papua memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dan salah satunya adalah tarian wasisi. Namun, seiring kemajuan jaman atau modernisasi, pengetahuan masyarakat tentang tarian ini semakin pudar. Oleh karena itu, tujuan kegiatan pengabdian ini adalah mensosialisasikan dan memasyarakatkan tarian wasisi pada komunitas masyarakat Lanny Jaya yang ada di Wahno, Kota Jayapura, Papua. Metode Participatory Action Research (PAR) dengan sosialisasi dan pendampingan dilakukan. Hasil kegiatan PkM menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan, kepedulian, dan partisipasi masyarakat pada tarian wisisi. Masyarakat mempersepsikan positif, yaitu mudah dalam belajar tarian wasisi dan tarian tersebut menyenangkan. Tarian wasisi dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan kebugaran masyarakat dan tarian tersebut perlu dilestarikan agar kearifan lokal Papua tetap tumbuh di tengah masyarakat.
Pemberdayaan Masyarakat Kampung Yuboi melalui Pelatihan Produksi dan Diversifikasi Olahan Ulat Sagu dan Mujair Asap Agus Zainuri; Rosmin Mariati Tingginehe; Selli Reni Andeina
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1: November 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v5i1.14530

Abstract

This community service program was implemented in Yoboi Village with the aim of enhancing community skills, particularly among members of the Family Welfare Movement (PKK), in processing local food resources such as smoked tilapia and smoked sago larvae into innovative processed products, including meatballs and nuggets. In addition, the program sought to provide education on nutrition and food safety, promote household economic empowerment through the establishment of small-scale, local food–based microenterprises (UMKM), and optimize the potential of local food resources to generate added economic and nutritional value while preserving the local wisdom of the Yoboi community. The program employed several methods, including nutrition education on the importance of utilizing local food resources, demonstrations and hands-on training in processing smoked tilapia and smoked sago larvae, direct practice by participants, and group discussions on product marketing strategies. The participants consisted of 15 housewives and PKK members from Yoboi Village. The results indicated an improvement in participants’ knowledge and skills in processing local food into value-added products. Participants were able to independently produce sago larvae meatballs and smoked tilapia nuggets. Furthermore, the community gained an understanding of marketing strategies and demonstrated a commitment to establishing small-scale enterprises based on local food resources.In conclusion, the program successfully enhanced nutritional awareness, technical skills, and economic motivation among the Yoboi community. Community empowerment through local food processing has the potential to support household food security while simultaneously creating new business opportunities rooted in local wisdom.