cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 214 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1: Desember 2025" : 214 Documents clear
Studi Literatur Berbagai Jenis Tanaman Sumber Indikator Alami Asam Basa dan Karakteristiknya Fathoni, Anton; Tasya Nia Triani Bate’e
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14314

Abstract

Konsep asam basa merupakan salah satu topik penting dalam kimia yang memerlukan pembuktian melalui praktikum, salah satunya menggunakan indikator asam basa. Indikator sintetis yang umum digunakan di laboratorium memiliki keunggulan pada kestabilan warna dan ketepatan hasil, namun berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengkaji berbagai jenis sumber bahan alami dari tanaman yang mengandung pigmen peka pH, serta karakteristiknya sebagai indikator asam basa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan analisis isi terhadap 29 jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat beberapa jenis tanaman dengan pigmen yang reaktif terhadap pH sebagai berikut: bunga sepatu dan kulit manggis (antosianin), kunyit (kurkumin), buah naga merah (Betasianin) Kulit buah naga kuning (betalain) dan bit merah (Betanin). Setiap pigmen akan berubah warna apabila dilarutkan dengan lingkungan asam atau basa, Setiap pigmen memiliki rentang pH efektif, kestabilan warna, serta metode ekstraksi yang berbeda-beda. Indikator alami memiliki keunggulan seperti biaya rendah, toksisitas rendah, ketersediaan tinggi, dan ramah lingkungan, sehingga berpotensi sebagai alternatif indikator sintetis dalam berbagai aplikasi, baik di pendidikan maupun penelitian
Kemitraan Dalam Pembinaan Kepribadian Bagi Anak Berhadapan Dengan Hukum (ABH) Tindak Pidana Pembunuhan Di LPKA Kelas II Jayapura Reynalin Sabami; Iman Santoso
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14346

Abstract

Tindak pidana yang melibatkan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH), merupakan permasalahan kompleks yang menuntut pendekatan pembinaan kepribadian yang holistik dan terintegrasi. Fokus penelitian ini adalah untuk menilai peran kemitraan dalam pembinaan kepribadian ABH dan mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peran kemitraan dalam pembinaan kepribadian ABH di LPKA Kelas II Jayapura dan hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi dalam kemitraan ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kemitraan dalam pembinaan kepribadian ABH dan mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam proses pembinaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Penelitian ini melibatkan pihak-pihak terkait, seperti petugas LPKA, mitra eksternal (PKBM Rauboria), dan anak binaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan antara LPKA dan PKBM Rauboria berperan penting dalam menyediakan pendidikan setara, pelatihan keterampilan, dan pembinaan karakter bagi ABH. Namun, terdapat hambatan seperti keterbatasan fasilitas, kurangnya tenaga pengajar terlatih, dan masalah koordinasi. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa meskipun terdapat tantangan, kemitraan yang terjalin antara LPKA dan PKBM Rauboria memberikan dampak positif dalam pembinaan kepribadian ABH, dan perlu adanya perbaikan dalam hal koordinasi dan fasilitas untuk meningkatkan efektivitas pembinaan.
Strategi Komunikasi Humas Dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Sekolah Di MIN I Palembang Okky Nadia; Choirun Niswah; Nyimas Atika
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14397

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi humas dalam meningkatkan kualitas layanan sekolah di min 1 palembang dan mengetahui kendala dan solusi pelaksanaan strategi komunikasi humas dalam meningkatkan kualitas layanan sekolah di min 1 palembang. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian Kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Dalam penelitian ini yang menjadi informan penelitian yaitu waka huma,, Kepala Sekolah, dan Guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik yang digunakan dalam analisis data ialah reduksi data, penyajian data, kesimpulan dan verifikasi. Uji keabsahan data penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahwa MIN 1 Palembang sudah menggunakan layanan PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) untuk mempermudah komunikasi antara wali siswa dan pihak sekolah. Melalui sistem ini, wali siswa dapat menghubungi nomor layanan PTSP untuk bertanya berbagai hal, seperti informasi mengenai ijazah atau legalisir dokumen. PTSP dilengkapi dengan sistem otomatis maupun respon langsung dari pihak sekolah. Selain itu, sekolah juga memanfaatkan berbagai platform digital seperti Instagram, TikTok, YouTube, serta grup WhatsApp kelas yang melibatkan wali kelas dan guru untuk menyampaikan informasi dengan cepat dan efisien.Namun, meskipun layanan digital sangat bermanfaat, sebagian wali siswa merasa kurang puas jika hanya bertanya melalui HP, sehingga mereka tetap memilih datang langsung ke sekolah untuk mendapatkan penjelasan secara tatap muka dari guru.
Analisis Strategi Pengembangan Wisata Tabiang Takuruang Berbasis Kearifan Lokal Dalam Perspektif Syariah: (Studi Kasus Jorong Jambak Sianok Anam Suku Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam) Rahmat Azif; Rusyaida; H. Asyari; M. Imamuddin
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14399

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan Tabiang Takuruang berbasis kearifan lokal dalam perspektif syariah guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus menjaga nilai adat dan agama. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman destinasi. Hasil penelitian menunjukkan kekuatan utama berupa panorama alam yang memukau, tradisi lokal seperti mairiak padi dan batagak kudo-kudo, penerapan nilai syariah, keramahan masyarakat, serta kuliner khas. Kelemahan meliputi keterbatasan fasilitas ibadah, minimnya petunjuk arah, partisipasi masyarakat yang belum merata, dan pengelolaan sampah yang kurang optimal. Peluang berkembang melalui tren wisata halal global, potensi ekonomi kreatif, dukungan tokoh adat, dan akses yang relatif mudah. Ancaman mencakup rendahnya kesadaran wisata, pengaruh budaya luar, risiko kerusakan lingkungan, dan tantangan gaya hidup modern. Strategi utama (S–T) difokuskan pada pemanfaatan kekuatan untuk menghadapi ancaman, melalui penguatan kearifan lokal, pengembangan atraksi budaya, pelatihan pemandu wisata syariah, serta promosi digital. Kesimpulannya, Tabiang Takuruang memiliki prospek menjadi destinasi wisata syariah unggulan berbasis kearifan lokal, dengan syarat adanya peningkatan fasilitas, regulasi, edukasi wisatawan, dan pelibatan aktif masyarakat.
Hak Imunitas Advokat pada Perbuatan Menghalangi Proses Peradilan (Obstruction of Justice) Terhadap Penyidikan Tindak Pidana Korupsi La Radi Eno; Yossi Agnesia Napitupulu
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14416

Abstract

Advokat dalam menjalankan tugasnya membela klien mempunyai hak imunitas, artinya hak yang memberikan keistimewaan untuk tidak dapat dituntut baik secara perdata maupun pidana dalam menjalankan tugasnya. Pada praktiknya, advokat dalam membela hak-hak klien sering dipandang keliru dan dianggap sebagai tindakan yang menghalangi proses peradilan (obstruction of justice). Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif, sementara dilihat dari sifatnya, penelitian ini bersifat deskriptif analistis yang bertujuan untuk menggambarkan keadaan objek atau masalahnya secara jelas, sistematis, dan sesuai dengan kaidah-kaidah hukum. Berdasarkan dari hasil penelitian ini maka diperoleh kesimpulan, pertama, pengaturan kedudukan hak imunitas advokat pada perbuatan menghalangi proses peradilan (obstruction of justice) dalam penyidikan tindak pidana korupsi diatur dalam Pasal 16 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat, yang menegaskan bahwa advokat dalam menjalankan tugasnya membela klien berlandaskan itikad baik sebagaimana diatur dalam Kode Etik Advokat. Keterkaitan antara hak imunitas advokat dengan tindakan obstruction of justice ditandai dengan tanggung jawab advokat ketika menjalankan profesinya dalam hal mencari kebenaran materiil demi kepentingan klien.
Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Pilar Penguatan Kurikulum Berbasis Nilai Dan Karakter Jojor Mindo Manullang; Devi Putri Thesia; Yosua Gabe Maruli Sijabat; Murniwati Lase; Sri Yunita
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran serta kontribusi Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sebagai fondasi utama dalam memperkuat kurikulum yang berorientasi pada nilai dan karakter di Indonesia. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKn tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian informasi mengenai hak dan kewajiban warga negara, tetapi juga berperan dalam pembentukan karakter peserta didik melalui penguatan nilai-nilai seperti kejujuran, toleransi, gotong royong, dan semangat kebangsaan. Pembelajaran PKn yang dilaksanakan secara kontekstual dan partisipatif mampu menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, serta tanggung jawab moral pada diri siswa.
Fungsi Pemasangan Tanda Batas Tanah Untuk Menghindari Sengketa Batas Hak Atas Tanah Salam, Reivan Faiq
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14523

Abstract

Salah satu masalah yang timbul dalam sengketa hak atas tanah adalah mengenai batas kepemilikan hak atas tanah yang tidak diberi tanda. Pemasangan tanda batas tanah bertujuan untuk menghindari sengketa hak atas tanah dan memberikan perlindungan hukum hak atas tanah milik seseorang. fungsi pemasangan tanda batas hak atas tanah untuk mempercepat dan mempermudah proses pengukuran tanah, pemasangan tanda batas memungkinkan petugas pertanahan untuk melakukan pengukuran tanah dengan lebih cepat dan mudah dengan memberikan kepastian atas luasan tanah yang dimiliki. Tanda batas membantu dalam memberikan kepastian atas luasan tanah yang dimiliki, sehingga dapat mengurangi potensi sengketa terkait dengan batas-batas tanah. Dapat juga sebagai acuan bagi orang lain dimana saja letak batas-batas tanah mereka, tanda batas tanah ini juga berfungsi sebagai acuan bagi orang lain untuk mengetahui letak tanah yang dikuasai, sehingga dapat mengurangi terjadinya kesalahan ukur terhadap tanah yang dimiliki atau dikuasai. Pemasangan tanda batas juga dapat membantu dalam menjaga aset negara, terutama jika tanah tersebut merupakan bagian dari aset negara yang belum bersertipikat.
Pengaruh Belanja Bantuan Sosial, Subsidi, Dan Dana Hibah Terhadap Kemiskinan Di Provinsi Sumatera Utara Nurul Dieniah Alfath; Nurlina; Safuridar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh belanja bantuan sosial, subsidi, dan hibah terhadap tingkat kemiskinan di Sumatera Utara. Data yang digunakan adalah data sekunder time series dari tahun 2011-2023 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Sumatera Utara. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan software eviews 10. Hasil penelitian menemukan bahwa variabel bantuan sosial berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan di Sumatera Utara, variabel hibah berpengaruh negatif signifikan terhadap kemiskinan di Sumatera Utara. Sedangkan variabel subsidi berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan di Sumatera Utara. Secara simultan variable bantuan sosial, hibah dan subsidi berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan di Sumatera Utara.
Proses Micro Teaching Dalam Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Guru PAI Masa Depan M. Dicky Prayoga; Ramadani Fitri Ginting
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses micro teaching dalam meningkatkan keterampilan komunikasi calon guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Keterampilan komunikasi merupakan aspek penting yang menentukan keberhasilan guru dalam menyampaikan pesan pembelajaran secara efektif kepada peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah mahasiswa program studi PAI yang sedang menempuh mata kuliah micro teaching. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui kegiatan micro teaching, mahasiswa dapat melatih keterampilan berbicara yang sistematis, penguasaan bahasa yang santun, serta kemampuan menyampaikan materi dengan ekspresi dan intonasi yang tepat. Selain itu, micro teaching juga membantu calon guru untuk mengelola interaksi kelas secara lebih efektif melalui penggunaan teknik bertanya dan respon komunikatif yang membangun. Kesimpulannya, micro teaching memiliki peran strategis dalam membentuk guru PAI masa depan yang memiliki kemampuan komunikasi profesional, empatik, dan edukatif dalam proses pembelajaran.
Analisis Kepustakaan Tentang Microteaching Sebagai Media Pembentukan Keterampilan Komunikasi Edukatif Rahmadani Fitri Ginting; Diah Salsabila; Vina Rindi Antia
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14529

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai literatur yang membahas peran microteaching sebagai media pembentukan keterampilan komunikasi edukatif pada calon guru. Kajian ini menggunakan pendekatan analisis kepustakaan (library research) dengan menelaah sumber-sumber ilmiah seperti jurnal, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Fokus utama penelitian ini adalah pada bagaimana kegiatan microteaching membantu mahasiswa pendidikan dalam mengembangkan kemampuan berkomunikasi secara efektif, empatik, dan profesional di lingkungan pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa microteaching tidak hanya berfungsi sebagai sarana latihan mengajar dalam skala kecil, tetapi juga sebagai wahana pembentukan karakter komunikatif guru, seperti kemampuan memberi umpan balik konstruktif, mengelola interaksi kelas, serta menyampaikan pesan pembelajaran dengan jelas dan persuasif. Dengan demikian, microteaching berperan strategis dalam membentuk keterampilan komunikasi edukatif yang menjadi fondasi keberhasilan proses belajar mengajar.